Apa Itu Laravel? Framework PHP Terbaik untuk Developer

0
213

Punya cita-cita menjadi pengembang situs web? Kamu bisa mewujudkan mimpi tersebut dengan mulai mempelajari apa itu laravel. Laravel dikenal sebagai framework PHP terbaik untuk para pengembang aplikasi berbasis web. 

Simak selengkapnya di artikel ini!

Mengenal Apa Itu Laravel

Mengenal Apa Itu Laravel

Laravel merupakan framework PHP yang dirancang untuk pengembangan aplikasi web yang elegan dan ekspresif. Apa itu Laravel? Ini adalah alat yang menggunakan arsitektur MVC (Model-View-Controller) untuk memisahkan logika aplikasi, presentasi, dan interaksi data. 

Laravel menawarkan berbagai fitur seperti Eloquent ORM, Blade templating engine, Artisan CLI, dan sistem autentikasi yang kuat, menjadikannya pilihan populer di kalangan pengembang untuk membangun aplikasi web yang scalable dan maintainable.

Apa itu PHP? Simak selengkapnya di artikel satu ini!

Fungsi Laravel

Dengan mengetahui apa itu laravel, apakah bisa menjelaskan fungsinya? Laravel menyediakan alat dan struktur kerja yang akan memudahkan pengembang aplikasi berbasis web. Beberapa fungsi utama dari laravel adalah:

  • Mempermudah pembuatan dan meningkatkan hasil akhir pembuatan situs web guna mengurangi waktu dan efisiensi biaya
  • Menggunakan eloquent ORM sehingga memungkinkan pengguna menggunakan sintaks yang mudah dipahami
  • Memiliki Fitur blade template engine agar proses pengembangan UI/UX situs web menjadi lebih efisien
  • Memudahkan pengelolaan sesi pengguna

Fitur-fitur Laravel

Memahami apa itu laravel rasanya kurang lengkap apabila tidak mengetahui apa saja fitur-fiturnya, bukan? Nah, berikut adalah beberapa fitur yang bisa pengembang manfaatkan ketika menggunakan laravel

Blade Template Engine

Blade Template Engine adalah alat templating yang kuat dalam Laravel. Blade memungkinkan pembuatan tampilan dinamis dengan sintaks yang sederhana. Mendukung fitur seperti pewarisan template, komponen, dan direktif kondisional, Blade memudahkan pengembangan UI yang bersih dan terstruktur. 

Dengan fitur laravel satu ini, pengembang dapat dengan mudah menggabungkan logika PHP dalam template HTML, meningkatkan efisiensi dan keterbacaan kode.

Eloquent ORM

Eloquent ORM adalah fitur Laravel yang menyediakan cara mudah dan intuitif untuk berinteraksi dengan database. Menggunakan model PHP, Eloquent memungkinkan pengembang melakukan operasi database tanpa menulis query SQL secara langsung. 

Modul and Library

Modul dan Library merupakan fitur yang memperluas fungsionalitas framework. Modul memungkinkan pengembang untuk mengorganisir kode menjadi bagian-bagian yang terpisah, sementara Library menyediakan fungsi-fungsi siap pakai yang dapat digunakan untuk tugas-tugas umum. 

Dengan begitu, pengembang dapat mengoptimalkan penggunaan kode, meningkatkan efisiensi pengembangan, dan mempercepat proses pembuatan aplikasi web.

Routing Laravel

Fitur Routing Laravel memungkinkan pengembang untuk mendefinisikan URL aplikasi dan mengarahkannya ke fungsi atau controller yang sesuai. Dengan sistem routing yang fleksibel, pengembang dapat dengan mudah menangani permintaan HTTP dan mengatur navigasi pengguna. 

Melalui fitur ini, pengembangan aplikasi web akan lebih terstruktur dan terorganisir, sehingga meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan.

Composer

Composer adalah alat manajemen paket PHP yang digunakan dalam Laravel untuk mengelola dependensi proyek. Dengan Composer, pengembang dapat dengan mudah menambahkan, menghapus, dan memperbarui paket-paket PHP yang diperlukan. 

Composer mempercepat pengembangan aplikasi web dengan menyediakan akses mudah ke ribuan paket open-source yang siap pakai, memperluas fungsionalitas dan efisiensi pengembangan. Composer adalah komponen integral dalam ekosistem Laravel yang mendukung kinerja dan skalabilitas proyek.

Testing and Debugging

Testing and Debugging merupakan fitur laravel yang memberikan alat yang kuat untuk memastikan keandalan dan kinerja aplikasi web. Dengan fitur ini, pengembang dapat menulis dan menjalankan tes unit dan integrasi secara mudah menggunakan PHPUnit. 

Selain itu, Laravel menyediakan alat bawaan untuk debugging, termasuk output error yang informatif dan dukungan untuk log aplikasi, memudahkan pengembang dalam mencari dan memperbaiki bug.

Authentication

Authentication adalah fitur laravel yang menyediakan sistem autentikasi yang kuat dan fleksibel untuk melindungi aplikasi web. Dengan fitur ini, pengembang dapat dengan mudah mengelola proses otentikasi pengguna, termasuk login, registrasi, dan pengelolaan session. 

Laravel juga menyediakan kontrol akses yang tepat untuk mengatur izin pengguna, menjaga keamanan aplikasi dan data. Dengan fitur Authentication, pengembang dapat membangun aplikasi web yang aman dan dapat diandalkan.

web hosting terbaik blog banner

Cara Kerja Laravel

Seperti apa cara kerja apa itu laravel? Laravel merupakan framework PHP yang populer untuk pengembangan aplikasi web. Adapun cara kerjanya adalah sebagai berikut:

Routing

Laravel menggunakan sistem routing yang sederhana dan elegan. Rute didefinisikan dalam file web.php atau api.php, dan setiap rute dapat diarahkan ke fungsi atau controller yang spesifik.

Controller

Controller bertugas untuk menangani logika aplikasi. Setiap metode dalam controller dapat dihubungkan dengan rute tertentu. Controller membantu dalam memisahkan logika aplikasi dari tampilan.

Middleware

Middleware bertindak sebagai lapisan pengaman yang memproses HTTP request sebelum mencapai aplikasi. Mereka dapat digunakan untuk autentikasi, logging, dan tugas lainnya yang perlu dilakukan sebelum request diteruskan ke rute atau controller.

Model dan Eloquent ORM

Model mewakili tabel dalam database dan berinteraksi dengan database. Laravel menggunakan Eloquent ORM yang memudahkan manipulasi database dengan menggunakan sintaks yang bersahabat dan mudah dipahami.

View dan Blade Templating Engine

View bertanggung jawab untuk menampilkan data kepada pengguna. Laravel menggunakan Blade sebagai templating engine yang memungkinkan penggunaan template dinamis dan komponen yang dapat digunakan kembali.

Migration dan Seeder

Migration digunakan untuk mengelola skema database, memungkinkan perubahan pada struktur database dengan cara yang terorganisir dan mudah dilacak. Seeder digunakan untuk mengisi database dengan data awal atau contoh.

Artisan Command Line Interface

Artisan adalah tool command line yang menyediakan berbagai perintah untuk mempermudah pengembangan, seperti membuat controller, model, migration, dan lain-lain.

Service Provider

Service Provider bertanggung jawab untuk mem-bootstrapping komponen-komponen utama aplikasi. Mereka memuat layanan, menghubungkan rute, dan melakukan berbagai tugas pengaturan lainnya.

Dependency Injection

Laravel mendukung dependency injection, yang memungkinkan objek atau layanan diinjeksikan ke dalam class lain untuk meningkatkan modularitas dan testabilitas kode.

Dengan mengikuti pola MVC (Model-View-Controller), Laravel membantu developer membangun aplikasi yang terstruktur, mudah dipelihara, dan skalabel.

Kelebihan dan Kekurangan Laravel

Dari pertama kali hadir di tahun 2011 hingga saat ini, laravel menjadi salah satu library yang cukup populer. Itu artinya, banyak pengembang yang menggunakan laravel. Laravel hadir dengan banyak kelebihan namun juga tidak terlepas dari kekurangan. 

Berikut adalah beberapa kelebihan dan kekurangan laravel yang turut melengkapi informasi tentang apa itu laravel yang pemula harus tahu:

Kelebihan Laravel

Laravel bisa pilihan populer para pengembang situs web karena menawarkan banyak kelebihan, di antaranya adalah:

Pengkodean yang Sederhana

Dalam pengembangan aplikasi, pengkodean menjadi salah astu hal yang rumit. Namun penggunaan laravel turut mempermudah beberapa tugas pengembangan aplikasi. Laravel mempunyai library yang luas dengan fitur-fitur fungsionalitas yang sudah diprogram.

Mudah Dipelajari

Kelebihan lain dari laravel adalah memungkinkan pemula mempelajarinya dengan mudah. Laravel dikenal sebagai salah satu framework yang mudah diakses yang menyertakan screencast PHP yang mudah dipahami.

Komunitas yang Besar dan Aktif

Laravel memiliki komunitas besar dan aktif yang menyediakan banyak sumber daya, tutorial, dan dukungan, membantu pengembang menemukan solusi dan belajar lebih efektif.

Kekurangan Laravel

Apa itu laravel menawarkan banyak kelebihan, bukan? Meski demikian, framework ini juga tidak lepas dari ketidaksempurnaan. Beberapa kekurangan dari laravel adalah sebagai berikut:

Kinerja Lambat

Kinerja yang lambat menjadi salah satu kekurangan laravel. Hal ini sangat mungkin terjadi terlebih saat mengelola permintaan yang tinggi.

Frekuensi Pembaruan

Pembaruan rutin pada laravel menjadikannya framework yang mempunyai kekurangan. Bagaimana bisa? Pembaruan yang terlalu cepat dapat menyulitkan software yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan.

Ketergantungan pada Komposer

Laravel sangat bergantung pada komposer untuk mengelola dependensi. Ini bisa menjadi hambatan bagi pengembang yang tidak terbiasa dengan manajemen paket berbasis CLI atau bekerja di lingkungan tanpa akses internet yang konsisten.

Ukurang Aplikasi

Aplikasi Laravel cenderung lebih besar dalam hal ukuran file dan struktur direktori, yang mungkin tidak ideal untuk proyek kecil atau aplikasi dengan batasan resource.

Tips Belajar Laravel bagi Pemula

Tips Belajar Laravel bagi Pemula

Ingin menjadi pengembang aplikasi berbasis web? Kali ini, kamu bisa mulai belajar laravel. Mulai dengan mencari tahu lebih lanjut tentang apa itu laravel dan lakukan beberapa tips berikut ini:

Mulai dengan Dasar-dasar PHP

Agar bisa memulai pengembangan aplikasi, kamu harus mempunyai pemahaman tentang PHP. Tujuannya adalah agar kamu bisa memahami framework tersebut secara lebih mendalam dan efisien. Pahami HTML, create read update delete (CRUD), dan object oriented programming (OOOP).

Cari tahu apa itu HTML dan cara kerjanya melalui artikel satu ini.

Pelajari Konsep MVC

MVC adalah singkatan dari model view controller, yaitu konsep arsitektur logika yang menjadi kunci dari penguasaan apa itu laravel. Pemula harus tahu bagaimana MVC bekerja dalam mengembangkan situs web.

Database juga tidak kalah penting untuk dipelajari. Jadi, pastikan kamu mempelajari bagaimana cara menggunakan eloquent ORM yang baik. Dengan begitu, kamu dapat berinteraksi dengan database agar tahu bagaimana menghubungkan proyek dengan database secara langsung.

Mulai Berlatih Membuat Proyek Sederhana

Memahami apa itu laravel menjadi langkah awal dalam mempelajarinya secara lebih mendalam. Sebagai pemula, kamu harus mulai berlatih membuat proyek sederhana. Akan lebih baik apabila kamu juga melihat dokumentasi resmi untuk dijadikan sebagai sumber informasi.

Kamu juga bisa bergabung dengan komunitas pengembang situs web secara online dan offline. Di komunitas tersebut, kamu bisa bertanya, berbagi pengalaman, dan belajar dari pengembang lain.

Kesimpulan

Laravel adalah framework PHP yang inovatif dan kuat, membawa kemudahan penggunaan, keamanan, dan performa ke pengembangan aplikasi web. Dengan fitur-fitur unggulannya, Laravel terus menjadi pilihan utama bagi pengembang untuk membangun aplikasi web yang berkualitas dan terpercaya. 

Meski sudah mulai mempelajari apa itu laravel, namun akan lebih baik untuk menggunakan jasa pembuatan website profesional untuk membangun situs web bisnis agar situs terlihat profesional di mata pengunjung.

Kamu bisa mendapatkan jasa pembuatan website dengan menghubungi Exabytes.

web hosting murah terbaik blog banner