Cara Mudah Install Web Server di VPS

1347

Membangun website seringkali memerlukan penggunaan web server. Ada banyak pengguna yang memilih menggunakan Virtual Private Server (VPS), selain karena kontrol yang lebih besar, menggunakan VPS sebagai web server juga jauh lebih fleksibel.

Untuk menjalankan website di VPS, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu beberapa hal penting yang harus dipersiapkan, yaitu Anda perlu menginstal dan melakukan konfigurasi web server. 

Dalam artikel ini, kita akan memahami bagaimana cara menginstal web server di VPS, termasuk cara menginstal Apache dan Nginx (dibaca: engine X), keduanya adalah contoh web server yang paling populer digunakan di VPS. Siap menambah wawasan Anda tentang VPS? Mari simak pembahasannya!

Apa Itu Web Server

Apa Itu VPS Server dan Cara Kerjanya Panduan Lengkap

Web server adalah perangkat lunak yang bertanggung jawab untuk mengirimkan halaman web kepada pengguna melalui browser mereka.

Ketika Anda mengakses suatu website, web server mengelola permintaan yang datang dan mengirimkan file (HTML, CSS, JavaScript, gambar) kembali untuk ditampilkan pada browser pengguna.

Beberapa contoh web server yang paling sering digunakan adalah Apache, dan Nginx. Agar lebih mudah memahami cara menginstal web server di VPS, Anda bisa menyimak pembahasan di bawah ini, dan mengikuti langkah-langkah mudah menginstal web server Apache dan Nginx melalui VPS. 

Cara Install Web Server di VPS

Setelah VPS siap dan dikonfigurasi, kita akan masuk ke pembahasan utama dari artikel ini, yaitu menginstal web server di VPS. Seperti yang sempat disinggung di awal artikel, ada dua web server yang paling banyak digunakan adalah Apache dan Nginx.

Berikut adalah panduan untuk menginstal keduanya. 

Cara Install Apache di VPS

Apache adalah salah satu web server yang paling populer yang sering digunakan untuk meng-hosting website. Instalasi Apache di VPS memberikan Anda kontrol penuh dan kemampuan untuk menjalankan website dengan performa yang baik.

Di bawah ini adalah langkah-langkah instalasi Apache di VPS yang dapat Anda ikuti. 

  1. Lakukan Akses VPS via SSH

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah mengakses VPS Anda menggunakan SSH (Secure Shell). SSH memungkinan Anda untuk mengontrol VPS secara remote melalui terminal atau command prompt.

Untuk mengakses VPS, Anda memerlukan alamat IP VPS dan kredensial login (username dan password atau key). Berikut adalah perintah untuk mengakses VPS via SSH.

ssh root@<alamat-ip-vps>

Gantilah “<alamat-ip-vps>” dengan IP nyata dari server VPS Anda. pastikan Anda masuk sebagai root atau pengguna dengan hak akses administrator, karena Anda akan memerlukan izin untuk menginstal perangkat lunak. 

2. Instal Apache di VPS

Setelah berhasil login ke VPS, langkah berikutnya adalah menginstal Apache. Apache2 adalah versi terbaru dari Apache yang digunakan untuk menjalankan web server di banyak sistem berbasis Linux. Untuk menginstal Apache, Anda bisa menjalankan perintah berikut.

apt-get update

apt-get install apache2

Penjelasan:

  • apt-get update: Perintah ini berguna untuk mengupdate daftar paket dan repository sehingga sistem bisa mendapatkan informasi terbaru tentang paket perangkat lunak yang tersedia. 
  • apt-get install apache2: Perintah ini berguna untuk menginstal Apache2 di VPS Anda. 

Setelah kedua perintah tersebut dijalankan, Anda akan diminta untuk mengonfirmasi instalasi Apache. Tekan Y (Yes) untuk melanjutkan, dan sistem akan mengunduh serta menginstal Apache secara otomatis. 

3. Lakukan Pengecekan Proses Instalasi

Setelah Apache berhasil diinstal, langkah berikutnya adalah memeriksa apakah proses instalasi Apache berhasil atau tidak. Anda dapat menggunakan perintah apache2ctl untuk mengecek status konfigurasi Apache. 

apache2ctl configtest

Perintah ini akan memeriksa konfigurasi Apache untuk memastikan tidak ada kesalahan dalam pengaturannya. Jika konfigurasi sudah benar, Anda akan mendapatkan output seperti berikut.

Syntax OK

Ini berarti Apache telah berhasil diinstal dengan benar dan siap digunakan.

4. Mengelola Layanan Apache (Start, Stop, Restart)

Apache sudah terinstal dan berhasil dikonfigurasi, namun Anda perlu memulai (start) layanan Apache agar dapat berfungsi. Anda juga perlu tahu cara menghentikan (stop) atau me-restart (restart) layanan Apache ketika diperlukan.

Untuk memulai layanan Apache, gunakan perintah berikut:

service apache2 start

Untuk menghentikan layanan Apache, gunakan perintah berikut:

service apache2 stop

Terakhir, untuk me-restart Apache, misal Anda ingin mengubah konfigurasi atau file tertentu, gunakan perintah berikut;

service apache2 restart

5. Mengubah Server Name 

Setelah Apache berjalan dengan baik, langkah terakhir adalah memastikan server name diatur dengan benar agar VPS dapat diakses melalui nama domain atau IP address. Untuk melakukannya, Anda perlu mengedit file konfigurasi Apache yang berada di /etc/apache2/apache2.conf.

Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Masuk ke direktori tempat file konfigurasi Apache berada menggunakan perintah cd: cd /etc/apache2/
  2. Gunakan editor seperti nano atau vim untuk mengedit file apache2.conf. Misalnya, Anda akan mengedit file menggunakan nano: nano apache2.conf
  3. Di dalam file apache2.conf, cari bagian yang server menyebutkan ServerName. Biasanya, baris ini akan dipasang dengan tanda # di depan, yang berarti baris tersebut dinonaktifkan. Anda perlu menghapus tanda pagar dan menggantinya dengan IP address VPS Anda, misalnya: ServerName 192.168.1.100. Anda bisa mengubah 192.168.1.100 dengan IP address yang sesuai dengan VPS Anda.
  4. Setelah melakukan perubahan, simpan file dan keluar dari editor. Jika Anda menggunakan nano, Anda bisa menekan CTRL + X, lalu tekan Y untuk mengkonfirmasi perubahan, dan tekan Enter untuk keluar.
  5. Setelah file konfigurasi Apache berhasil diubah, restart Apache untuk menerapkan perubahan dengan menggunakan perintah berikut: service apache2 restart
  6. Langkah terakhir adalah memastikan Apache sudah berjalan dengan baik. Anda cukup membuka browser dan masukkan alamat IP VPS Anda. Jika Apache terinstal dengan benar, Anda akan melihat halaman default Apache, yang menunjukkan bahwa server web sedang berjalan dengan baik. Contoh URL: http://<alamat-ip-vps>. Jika halaman default Apache muncul, maka instalasi Apache Anda telah berhasil.

Cara Install Nginx di VPS

Nginx adalah web server yang ringan dan efisien, cocok untuk VPS. Di bawah ini adalah langkah-langkah singkat untuk menginstalnya.

  1. Akses VPS via SSH

Gunakan SSH untuk mengakses VPS dengan hak akses root. Jalankan perintah berikut pada terminal pada perangkat Anda:

ssh root@<alamat-ip-vps>

Anda bisa mengganti <alamat-ip-vps> dengan IP VPS Anda.

2. Instal Nginx di VPS

Setelah berhasil login ke VPS Anda, jalankan perintah berikut untuk menginstal Nginx.

apt-get update

apt-get install nginx

Kedua baris perintah tersebut akan mengunduh dan menginstal Nginx secara otomatis. Tekan Y untuk melanjutkan.

3. Cek Instalasi Nginx

Untuk memastikan apakah instalasi berhasil, jalankan perintah berikut:

nginx -t 

Jika berhasil, Anda akan melihat pesan “configuration file test is successful”.

4. Kelola Layanan Nginx (Start, Stop, Restart)

Setelah konfigurasi berhasil dilakukan, Anda perlu mengetahui beberapa perintah ini untuk mengelola layanan Nginx.

Untuk memulai (start) Nginx, gunakan perintah:

service nginx start

Untuk menghentikan (stop) Nginx, gunakan perintah:

service nginx stop

Untuk me-restart Nginx, gunakan perintah:

service nginx restart

Sama seperti pada Apache, perintah restart hanya diperlukan jika Anda perlu menerapkan perubahan pada file konfigurasi. 

5. Verifikasi Nginx Berfungsi

Untuk memastikan semua proses berhasil, Anda bisa membuka browser dan masukkan IP VPS Anda.

Contoh URL: http://<alamat-ip-vps>

Jika Nginx berhasil terinstal dengan benar, Anda akan melihat halaman default Nginx pada browser Anda. 

Penutup

Menginstal web server di VPS adalah langkah penting jika Anda ingin membangu website atau aplikasi online.

Dari pembahasan artikel ini, Anda sudah mengetahui bagaimana cara menginstal web server di VPS menggunakan dua opsi, yaitu Apache dan Nginx. Kedua web server ini memiliki kelebihan masing-masing, dan pilihan tergantung pada kebutuhan spesifik Anda. 

Dengan mengikuti langkah-langkah yang telah dijelaskan, Anda dapat dengan mudah menginstal dan melakukan konfigurasi web server di VPS untuk memastikan website Anda berjalan dengan lancar. 

Jika Anda membutuhkan domain dan hosting untuk website Anda, jangan ragu untuk mengunjungi website resmi Exabytes dan konsultasikan kebutuhan website Anda. Tim Exabytes akan dengan senang hati membantu Anda menemukan solusi yang tepat untuk website Anda.