7 Jenis-Jenis SSL yang Perlu Kamu Ketahui

300

SSL sudah menjadi standar keamanan untuk hampir semua website saat ini.

Tapi ketika Anda mulai memilih sertifikat SSL, Anda akan menemukan berbagai jenis dengan istilah seperti DV, OV, EV, wildcard, dan multi-domain, yang mungkin akan membuat Anda bingung.

Artikel ini akan membantumu memahami jenis SSL berdasarkan tingkat validasi dan jumlah domain, serta membantu memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan websitemu.

Jenis SSL Berdasarkan Tingkat Validasi

apa itu ssl

Tingkat validasi menunjukkan sejauh mana otoritas sertifikat (Certificate Authority / CA) memverifikasi identitas pemilik domain atau organisasi sebelum menerbitkan SSL.

Berikut tiga level utamanya:

1. Domain Validation (DV SSL)

Ini adalah jenis SSL paling basic, dan juga yang paling cepat prosesnya. CA hanya perlu memastikan bahwa Anda memang memiliki kontrol atas domain yang akan diamankan.

Biasanya verifikasi dilakukan lewat email, DNS record, atau file verifikasi yang di-upload ke server.

Jenis SSL ini cocok untuk blog pribadi, landing page, atau website testing.

Kelebihan:

  • Proses penerbitan cepat.
  • Biaya relatif terjangkau.
  • Cocok untuk website personal atau blog yang tidak menangani data sensitif.

Kekurangan: 

  • Kurang direkomendasikan untuk jenis website bisnis atau website dengan fitur transaksi online.
  • Sertifikat tidak menampilkan nama organisasi. 

2. Organization Validation (OV SSL)

Naik satu level di atas DV, OV SSL tidak hanya memverifikasi domain, tapi juga identitas organisasi di baliknya.

Tidak seperti pada DV yang tidak menampilkan nama organisasi, jenis SSL ini akan menampilkan nama perusahaan dan detail lainnya dalam sertifikat.

Hal tersebut penting agar pengunjung dapat mengetahui pemilik situs yang mereka akses.

CA akan melakukan pengecekan ke database legal dan bisa saja meminta dokumen seperti akta pendirian atau bukti operasional. 

Kelebihan: 

  • Menampilkan identitas organisasi secara resmi.
  • Meningkatkan rasa aman dan profesionalisme di mata pengguna.

Kekurangan: 

  • Proses validasi memakan waktu lebih lama dibanding DV SSL, biasanya 1-3 hari.
  • Biaya sedikit lebih tinggi dibanding DV.

Jenis SSL ini cocok untuk website bisnis, startup, atau organisasi yang ingin tampil profesional dan terpercaya.

3. Extended Validation (EV SSL)

Untuk jenis SSL berdasarkan tingkat validasi, EV SSL memiliki level validasi SSL tertinggi.

Organisasi harus melewati proses verifikasi yang benar-benar ketat untuk mendapatkan jenis SSL ini, mulai dari status hukum, struktur bisnis, hingga keberadaan fisik. 

Namun, usaha yang besar juga datang dengan hasil yang setara, browser akan menampilkan nama perusahaan langsung di address bar (pada beberapa browser), memberikan sinyal kuat bahwa situs Anda sah dan aman.

Kelebihan:

  • Tingkat kepercayaan paling tinggi.
  • Memberikan bukti nyata bahwa situs dikelola oleh entitas yang sah dan terverifikasi.
  • Cocok untuk website yang menangani transaksi, data sensitif, atau brand besar.

Kekurangan:

  • Proses validasi dapat memakan waktu hingga 7 hari kerja.
  • Biaya lebih mahal dibanding DV dan OV.

 

Jenis SSL Berdasarkan Jumlah Domain

apa itu ssl

Selain tingkat validasi, jenis SSL juga dibedakan berdasarkan cakupan domain/subdomain yang dilindungi. Ini penting supaya Anda tidak membeli terlalu banyak (atau terlalu sedikit) dari yang dibutuhkan.

1. Single Domain SSL

Seperti namanya, jenis ini hanya melindungi satu domain utama. Misalnya Anda memiliki domain example.com, maka sertifikat ini hanya berlaku untuk domain itu saja.

Subdomain seperti shop.example.com atau mail.example.com tidak akan terlindungi.

Single Domain SSL cocok untuk:

  • Website tunggal tanpa subdomain.
  • Project kecil atau landing page.

2. Wildcard SSL

Jika Anda memiliki beberapa subdomain di bawah satu domain utama, Wildcard SSL adalah solusi yang efisien. Sertifikat ini akan melindungi domain utama dan semua subdomain tingkat satu. 

Misalnya Anda memiliki beberapa domain dan subdomain:

Semua akan otomatis terlindungi tanpa Anda perlu membeli sertifikat tambahan. 

Wildcard SSL cocok untuk:

  • Website dengan struktur dengan banyak subdomain.
  • Bisnis yang menggunakan subdomain untuk layanan berbeda. 

Catatan: Perlu diketahui bahwa subdomain tingkat dua (misal: dev.api.example.com) tidak secara otomatis terlindungi. 

3. Multi-Domain SSL

Jenis ini memungkinkan Anda melindungi beberapa domain berbeda dalam satu sertifikat. Misalnya:

  • example.com
  • mywebsite.co.id
  • portofolio.net

Semua domain dapat diamankan sekaligus, tanpa perlu mengelola banyak sertifikat secara terpisah.

Multi-Domain SSL cocok untuk:

  • Agensi, developer, atau perusahaan dengan banyak brand/domain.
  • Hemat waktu & biaya untuk manajemen sertifikat.

Catatan: Subdomain tidak otomatis ikut, namun Anda bisa menambahkan secara manual.

4. Multi-Domain Wildcard SSL

Jika Anda membutuhkan kombinasi keduanya, memiliki banyak domain di mana masing-masing juga mempunyai banyak subdomain, maka jenis ini adalah opsi paling powerful.

Satu sertifikat dapat melindungi domain utama dan seluruh subdomain-nya, dan dapat digunakan untuk banyak domain sekaligus.

Contoh:

Multi-Domain Wildcard SSL cocok untuk:

  • Perusahaan besar dengan banyak website & sistem terpisah.
  • Provider layanan hosting, SaaS, atau aplikasi skala besar.

Catatan: Karena lebih kompleks, pemasangannya memerlukan ketelitian ekstra.

Kapan Harus Menggunakan Jenis SSL Tertentu?

SSL Berbayar VS SSL Gratis

Berikut panduan memilih jenis SSL berdasarkan kebutuhan:

1. Website Pribadi

Website ini biasanya hanya menampilkan konten statis, seperti artikel, foto, atau informasi pribadi, tanpa mengelola data sensitif pengguna (seperti login atau pembayaran).

Tujuannya adalah memberikan keamanan dasar (HTTPS) untuk meningkatkan SEO dan kepercayaan dasar pengunjung.

Jenis SSL yang Cocok:

  • Domain Validated (DV) SSL Single Domain
    • Alasan: Proses penerbitan cepat, biaya murah (bahkan gratis dengan Let’s Encrypt), dan cukup untuk melindungi satu domain (misalnya, “www.blogpribadi.com”). Tidak perlu validasi organisasi karena website tidak terkait dengan entitas bisnis resmi.
    • Contoh: Blog pribadi seperti “www.myblog.com” atau portofolio “www.johndoe.com”.

Catatan: Jika blog memiliki subdomain (misalnya, “shop.myblog.com”), pertimbangkan DV Wildcard SSL untuk mengamankan semua subdomain dengan hemat.

2. Website Bisnis Kecil hingga Menengah

Website ini biasanya memiliki halaman informasi perusahaan, formulir kontak, atau transaksi sederhana (misalnya, pembelian produk/jasa).

Kepercayaan pelanggan penting, dan website perlu menunjukkan bahwa itu adalah bisnis sah. Data seperti alamat email atau informasi pelanggan mungkin dikumpulkan.

Jenis SSL yang Cocok:

  • Organization Validated (OV) SSL Single Domain
    • Alasan: OV SSL memverifikasi identitas bisnis, meningkatkan kepercayaan pelanggan dengan menunjukkan bahwa website dikelola oleh entitas resmi. Cocok untuk satu domain utama, seperti “www.contohbisnis.com”.
  • OV Multi-Domain SSL (SAN SSL)
    • Alasan: Jika bisnis memiliki beberapa domain terkait (misalnya, “www.contohbisnis.com” dan “toko.contohbisnis.com”), SAN SSL lebih efisien daripada membeli beberapa sertifikat terpisah.
    • Contoh: Website perusahaan seperti “www.dewaweb.com” atau toko online kecil dengan domain utama dan subdomain untuk checkout atau support.

Catatan: Jika bisnis memiliki banyak subdomain (misalnya, “blog.contohbisnis.com”, “shop.contohbisnis.com”), OV Wildcard SSL bisa dipertimbangkan untuk mengamankan semua subdomain di bawah satu domain.

3. E-Commerce

Website ini menangani transaksi finansial dalam jumlah besar, menyimpan data sensitif seperti detail kartu kredit, dan membutuhkan kepercayaan tinggi dari pelanggan untuk mencegah penipuan seperti phishing.

Pengguna harus yakin bahwa website adalah entitas resmi.

Jenis SSL yang Cocok:

  • Extended Validation (EV) SSL Single Domain
    • Alasan: EV SSL menampilkan nama organisasi di bilah alamat browser, memberikan kepercayaan maksimal kepada pengguna. Cocok untuk website dengan satu domain utama yang menangani transaksi besar, seperti “www.tokobesar.com”.
  • EV Multi-Domain SSL (SAN SSL)
    • Alasan: Jika e-commerce memiliki beberapa domain terkait (misalnya, “www.tokobesar.com” dan “payment.tokobesar.com”), EV SAN SSL dapat mengamankan semua domain ini dengan tingkat kepercayaan tinggi.
    • Contoh: Marketplace seperti “www.tokopedia.com” atau situs dengan halaman pembayaran seperti “checkout.tokobesar.com”.

Catatan: EV SSL adalah pilihan terbaik untuk merek besar karena proses validasi yang ketat meningkatkan reputasi dan mengurangi risiko penipuan.

4. Website dengan Banyak Subdomain

Website ini menangani data sangat sensitif, seperti informasi keuangan, kesehatan, atau hukum, dan membutuhkan tingkat keamanan dan kepercayaan tertinggi.

Pengguna harus yakin bahwa mereka berinteraksi dengan entitas resmi, dan kepatuhan terhadap regulasi (misalnya, PCI DSS untuk pembayaran) sangat penting.

5. Website dengan Banyak Data Sensitif

Jenis SSL yang Cocok:

  • Extended Validation (EV) SSL Single Domain atau Multi-Domain
    • Alasan: EV SSL memberikan kepercayaan tertinggi dengan menampilkan nama organisasi di browser dan memenuhi standar keamanan ketat. Multi-Domain EV SSL cocok jika institusi memiliki beberapa domain terkait, seperti “www.bankcontoh.com” dan “login.bankcontoh.com”.
    • Contoh: Website bank seperti “www.bca.co.id” atau platform kesehatan seperti “www.halodoc.com”.

Catatan: Wildcard SSL jarang digunakan di sektor ini karena subdomain sensitif biasanya memerlukan validasi spesifik, sehingga EV SSL lebih disukai.

Penutup: Tingkatkan Keamanan Website dengan SSL dari Exabytes

ssl adalah

Sekarang Anda sudah memahami berbagai jenis SSL berdasarkan tingkat validasi (DV, OV, EV) dan cakupan domain (Single, Wildcard, Multi-Domain).

Pilihan sertifikat yang tepat tak hanya melindungi data, tapi juga meningkatkan kepercayaan pengunjung, memperkuat brand, dan mendukung peringkat SEO.

Jika Anda ingin SSL dari penyedia lokal yang terpercaya, Exabytes menyediakan berbagai pilihan paket SSL yang lengkap dan sesuai berbagai kebutuhan bisnis dan website:

Apa yang ditawarkan Exabytes?

  • Pilihan validasi lengkap: mulai dari DV hingga EV. EV untuk pencitraan profesional dan transaksi sensitif dengan validasi paling ketat (1–7 hari) 
  • Cakupan domain fleksibel: tersedia layanan SSL Single Domain, Wildcard, Multi-Domain, hingga Multi-Domain Wildcard (UCC), cocok untuk satu domain hingga banyak subdomain atau domain berbeda 
  • Enkripsi kuat: menggunakan algoritma SHA‑2 dan 2048-bit, kompatibel dengan 99,9% browser desktop dan mobile 
  • Dukungan teknis 24/7 profesional, plus layanan instalasi di berbagai platform hosting seperti cPanel, Plesk, DirectAdmin, bahkan server luar hosting Exabytes 
  • Harga kompetitif mulai dari sekitar Rp 6.000–Rp 300.000 per bulan (dan setup fee satu kali sekitar Rp 300.000 atau USD 25, tergantung paket). Termasuk SSL gratis via Let’s Encrypt untuk pelanggan hosting tertentu

Jangan tunda menambahkan lapisan keamanan tambahan untuk website Anda, mulai dari SSL ringan untuk blog pribadi hingga SSL premium untuk bisnis besar, Exabytes menyediakan solusi lengkap dan dukungan teknis yang bisa diandalkan.

Amankan website Anda sekarang, bangun kepercayaan pengunjung, dan jadikan SSL sebagai pondasi kredibilitas online Anda.