PHP adalah salah satu pondasi utama di balik banyak website dinamis yang kita gunakan setiap hari, mulai dari blog pribadi hingga platform e-commerce dan sistem manajemen konten seperti WordPress.
Bahasa pemrograman ini terkenal karena fleksibilitas, kemudahan integrasi dengan database seperti MySQL, serta komunitas pengembangnya yang besar dan aktif.
Kabar baiknya, belajar PHP tidak harus rumit, bahkan untuk Anda yang baru mulai mengenal dunia coding.
Dengan sintaks yang relatif mudah dipahami dan dokumentasi yang melimpah, PHP adalah salah satu bahasa terbaik untuk pemula yang ingin membangun aplikasi web pertama mereka.
Di artikel ini, kita akan membahas dari dasar tentang apa itu PHP, bagaimana cara kerjanya, hingga langkah-langkah praktis untuk mulai belajar PHP dari nol.
Daftar Isi
Apa Itu PHP?
PHP adalah singkatan dari Hypertext Preprocessor, yaitu bahasa pemrograman server-side yang dirancang khusus untuk pengembangan web.
PHP pertama kali dikembangkan oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1994, dan hingga saat ini terus berkembang menjadi salah satu bahasa yang paling banyak digunakan untuk membuat website dinamis.
Menurut data dari W3Techs, sekitar 74.3% website yang menggunakan bahasa pemrograman sisi server di seluruh dunia dibangun dengan PHP.
Bahasa pemrograman populer ini memiliki beberapa karakteristik, seperti:
- Bersifat open-source, sehingga gratis untuk digunakan.
- Sintaks sederhana dan mudah dipahami, cocok untuk pemula.
- Dapat digunakan bersama dengan HTML dan CSS.
- Kompatibel dengan berbagai database seperti MySQL, PostgreSQL, dan SQLite.
- Dapat berjalan diberbagaidi berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, dan macOS.
Cara Kerja PHP
Secara sederhana, PHP bekerja dalam tiga tahap utama untuk memproses permintaan pengguna. Begini alur kerjanya:
Pertama, ketika Anda membuka website lewat browser, misalnya mengakses halaman index.php, browser Anda akan mengirimkan permintaan HTTP ke web server tempat website tersebut disimpan. Permintaan ini ibarat “pesan” yang meminta server untuk menampilkan halaman tersebut.
Kedua, setelah menerima permintaan tersebut, server akan meneruskan tugas ini ke PHP. pada tahap ini, PHP akan membaca dan mengeksekusi semua kode yang ada di dalam file index.php. Seluruh instruksi PHP akan diproses, dan hasil akhirnya biasanya berupa file dalam format HTML.
Ketiga, setelah proses selesai, web server akan mengirimkan hasil yang sudah berupa file HTML tersebut kembali ke browser Anda. Browser kemudian menampilkan halaman tersebut kepada Anda.
Sekilas fakta yang mungkin belum Anda ketahui, yaitu browser tidak pernah langsung melihat atau membaca kode PHP.
Yang dikirimkan ke browser hanyalah hasil akhirnya, yaitu halaman HTML yang sudah diolah dari script PHP di server.
Cara Belajar PHP Dasar untuk Pemula
Belajar PHP sebenarnya tidak sesulit yang mungkin Anda bayangkan. Bahasa pemrograman ini bisa dipelajari oleh siapa saja, sekalipun tidak memiliki latar belakang IT.
Berikut adalah langkah-langkah belajar PHP dasar untuk pemula yang bisa Anda ikuti:
1. Pahami Konsep Dasar HTML dan Web
Sebelum mendalami PHP, Anda disarankan memahami dulu dasar-dasar HTML, karena PHP sering digunakan bersama HTML dalam membangun halaman web.
Anda tidak perlu menjadi ahli HTML, cukup tahu cara membuat struktur dasar dokumen HTML saja, seperti menggunakan tag-tag umum seperti <h1>, <p>, dan <a>, serta bagaimana menyisipkan PHP di dalamnya.
Jika Anda masih bingung apa yang dimaksud dengan ‘menyisipkan’, mari kita simak contoh di bawah ini:
<!DOCTYPE html> <html> <head> <title>Belajar PHP</title> </head> <body> <h1><?php echo "Selamat datang di dunia PHP!"; ?></h1> </body> </html>
2. Siapkan Local Server
Untuk menjalankan script PHP, Anda membutuhkan server lokal dan interpreter PHP. Untungnya, Anda tidak perlu menyiapkan server sungguhan. Cukup gunakan software seperti:
- XAMPP (Windows, macOS, Linux)
- Laragon (Windows)
- MAMP (macOS, Windows)
- LocalWP (khusus untuk WordPress)
Setelah menginstal XAMPP misalnya, Anda bisa langsung membuat file PHP di folder htdocs, lalu akses melalui localhost/nama_file.php di browser Anda.
3. Mulai dari Dasar Sintaks PHP
Anda perlu memahami fondasi dari bahasa PHP itu sendiri, yaitu sintaks dasarnya. Ini adalah langkah penting untuk memastikan Anda dapat menulis kode dengan benar dan memahami alur program secara keseluruhan.
Berikut beberapa materi dasar yang perlu Anda kuasai:
Variabel atau Tipe Data
<?php $nama = "Andi"; $umur = 21; $tinggi = 170.5; $menikah = false; ?>
Struktur Kontrol: if-else, switch
<?php $nilai = 85; if ($nilai >= 80) { echo "Nilai Anda A"; } else { echo "Nilai Anda B atau C"; } ?>
Perulangan: for, while, foreach
<?php for ($i = 1; $i <= 5; $i++) { echo "Baris ke-$i<br>"; } ?>
Array
<?php $buah = ["Apel", "Mangga", "Jeruk"]; foreach ($buah as $item) { echo $item . "<br>"; } ?>
Fungsi
<?php function sapa($nama) { return "Halo, $nama!"; } echo sapa("Budi"); ?>
4. Gunakan Sumber Belajar Terpercaya
Berikut beberapa sumber yang direkomendasikan untuk belajar PHP:
-
PHP Official Documentation (php.net/docs.php): Dokumentasi resmi PHP, lengkap dan gratis, meski agak teknis untuk pemula.
-
W3Schools (w3schools.com/php): Tutorial interaktif dengan contoh kode yang mudah dipahami.
-
FreeCodeCamp (freecodecamp.org): Menyediakan kursus PHP gratis dengan fokus praktis.
-
Codepolitan (codepolitan.com): Platform lokal dengan kursus PHP berbahasa Indonesia, cocok untuk pemula.
-
Udemy (udemy.com): Cari kursus seperti “PHP for Beginners” oleh Edwin Diaz, sering diskon.
-
YouTube: Saluran seperti Traversy Media atau Program With Gio punya tutorial PHP gratis yang berkualitas.
5. Semangat Latihan!
Coding bukanlah skill yang dapat dikuasai dalam semalaman. Tentu tidak perlu langsung memulai dengan project kompleks, cobalah beberapa project sederhana seperti di bawah ini:
- Kalkulator online
- Formulir pendaftaran
- Guestbook (buku tamu)
- Sistem login sederhana
Semakin sering Anda berlatih, semakin cepat pula Anda memahami logika dan sintaks PHP.
Tips Agar Belajar PHP Semakin Efektif
Tak perlu khawatir jika Anda masih pemula dalam dunia pemrograman. Dengan strategi belajar yang tepat, menguasai PHP bukanlah hal yang mustahil.
Simak tips-tips berikut agar proses belajar Anda semakin optimal.
1. Gabungkan dengan Belajar MySQL
PHP dan MySQL merupakan kombinasi yang sangat populer dalam pengembangan website dinamis. PHP berfungsi untuk menangani logika aplikasi dan interaksi pengguna, sementara MySQL digunakan untuk menyimpan, mengelola, dan mengambil data dari basis data.
Dengan menguasai keduanya, Anda dapat membangun sistem web yang kompleks seperti blog, toko online, atau aplikasi manajemen data secara efisien dan terstruktur.
Belajar PHP tanpa memahami dasar-dasar MySQL akan membatasi kemampuan Anda dalam membangun aplikasi web yang sepenuhnya fungsional.
Baca Juga: Mengenal 5 Perbedaan SQL dan MySQL Secara Lengkap
2. Gunakan Tools Editor yang Nyaman
Ada banyak editor yang bisa Anda eksplor untuk menemukan yang paling cocok untuk Anda, seperti Visual Studio Code, Sublime Text, atau PHPStorm.
Beberapa editor tersebut menyediakan fitur yang dapat membuat belajar PHP semakin efektif dan seru, seperti auto-complete, syntax highlighting, dan error checking.
3. Ikut Komunitas dan Forum Online
Bergabunglah dengan komunitas seperti Stack Overflow, grup Facebook programmer, atau forum seperti Reddit. Dari sana, Anda bisa belajar dari pengalaman orang lain dan mungkin juga solusi dari kendala yang sedang Anda hadapi saat belajar PHP.
4. Bangun Portofolio
Setelah Anda mulai menguasai dasar-dasar PHP, jangan ragu untuk menerapkannya dalam bentuk proyek nyata.
Buatlah beberapa proyek sederhana seperti blog pribadi, halaman kontak, sistem login, atau aplikasi to-do list. Kemudian, unggah hasil kerja Anda ke GitHub atau tampilkan di website portofolio pribadi.
Ini tidak hanya menunjukkan kemampuan teknis Anda, tetapi juga membuktikan bahwa Anda mampu menyelesaikan proyek dari awal hingga akhir. Portofolio yang baik akan menjadi nilai tambah yang besar saat melamar pekerjaan sebagai web developer, freelance, atau bahkan saat mencari klien.
Penutup
Belajar PHP untuk pemula bukanlah sesuatu yang mustahil. Dengan niat yang kuat, konsistensi, dan sumber belajar yang tepat, Anda bisa memahami dasar-dasar PHP bahkan tanpa latar belakang IT sekalipun.
PHP masih sangat relevan di dunia pengembangan web saat ini, terutama untuk membangun website dinamis, CMS, dan aplikasi web berskala kecil hingga besar. Jadi, jika anda ingin memasuki dunia pemrograman web, PHP bisa menjadi awal yang menjanjikan.
Agar proses belajar semakin maksimal, Anda bisa mulai dengan menggunakan Hosting Exabytes yang mendukung PHP secara langsung, praktis dan cocok untuk pemula.
Jika ingin eksplorasi lebih dalam, misalnya mengatur konfigurasi server sendiri atau menguji berbagai versi PHP, VPS Exabytes bisa menjadi pilihan tepat karena fleksibel dan scalable. Dan ketika Anda sudah siap mempublikasikan hasil belajar ke internet, jangan lupa untuk mendaftarkan nama domain unik agar website Anda terlihat lebih profesional.
Selamat mencoba membuat script PHP pertama Anda—semangat belajar dan selamat datang di dunia pemrograman web!















