Mengenal 5 Perbedaan SQL dan MySQL Secara Lengkap

536
Perbedaan SQL dan MySQL
6 min read

Sebuah website atau aplikasi yang dinamis membutuhkan database atau basis data agar bisa berjalan. Basis data ini dapat berjalan ketika ada bahasa standar yang kita gunakan. Bahasa tersebut harus terintegrasi dengan bahasa pemrograman lainnya untuk menciptakan sebuah aplikasi yang utuh.

Nah, jika kita bicara bahasa standar dalam manajemen basis data, maka kita tidak bisa meninggalkan yang namanya SQL. Di samping itu, juga ada istilah SQL Server dan MySQL yang terkait dengannya.

Lalu, apa perbedaan SQL dan MySQL ini? Mari kita bahas lebih lanjut.

Pengertian SQL

SQL adalah bahasa standar dalam pengelolaan basis data relasional yang berguna untuk memasukkan, mencari, memperbarui, dan menghapus rekaman basis data. Ada banyak operasi yang dapat dilakukan oleh SQL, termasuk optimasi dan pemeliharaan database atau basis data tersebut.

Untuk menjalankan SQL, kita butuh sebuah sistem, tepatnya relational database management system (RDBMS). Di tahap inilah muncul istilah lainnya seperti SQL Server dan MySQL yang termasuk dalam RDBMS itu.

SQL Server adalah sebuah sistem manajemen basis data relasional (RDBMS) yang dikembangkan dan dikenalkan oleh Microsoft. Sistem ini mencakup bahasa SQL dan Transact-SQL (T-SQL).

Pengertian MySQL

ilustrasi relational database pengertian sql
Ilustrasi relational database (Sumber: Pixabay)

MySQL adalah salah satu sistem manajemen basis data relasional yang dikembangkan oleh Oracle dan berbasis structured query language (SQL). RDBMS satu ini bersifat open source alias lisensi terbuka atau gratis.

Berkat MySQL, sebuah database dapat Anda kelola dengan lebih mudah. Sistem satu ini sangat umum dipakai di berbagai produk hosting atau server, bahkan pada aplikasi-aplikasi yang dikembangkan oleh banyak startup atau perusahaan rintisan.

MySQL juga memiliki kompatibilitas yang baik dengan berbagai bahasa pemrograman yang berkembang saat ini. Hal ini membuat ia tetap menjadi pilihan banyak pengguna.

Fungsi SQL

Sebagai sebuah bahasa standar untuk database, SQL memiliki berbagai fungsi. Secara umum, fungsi SQL adalah sebagai alat untuk melakukan proses CRUD. CRUD sendiri adalah singkatan dari create, read, update, dan delete.

Dengan demikian, fungsi SQL adalah sebagai berikut:

  • Membuat (create) rekaman (record) baru pada sistem basis data atau database. Pada SQL, kita lebih mengenal istilah insert yang berkaitan dengan create ini. Anda bisa membuat tabel atau data baru pada SQL.
  • Membaca (read) rekaman yang sudah ada di tabel basis data, baik membaca tabel atau nilai di dalam tabel itu.
  • Memperbarui (update) rekaman di dalam basis data ketika Anda ingin mengubah isiannya, baik secara langsung atau menggunakan sistem yang terintegrasi dalam sebuah website atau aplikasi dinamis.
  • Menghapus (delete) rekaman yang sudah tidak dibutuhkan dalam sebuah basis data yang Anda gunakan.

Fungsi MySQL

Sebagai sebuah sistem atau RDBMS, fungsi MySQL sebenarnya sederhana, yaitu menyimpan data dalam tabel database dan membuatnya menjadi baris dan kolom.

Berkat MySQL, pengguna bisa mendefinisikan, memanipulasi, mengontrol, dan memasukkan kueri data ke dalam SQL. Sederhananya, MySQL adalah alat atau sistem yang berfungsi mengelola basis data berbasis SQL.

Fungsi ini pada dasarnya sama dengan fungsi SQL Server, yang membedakan hanya alatnya. SQL Server berbayar, sedangkan MySQL gratis.

Perbedaan SQL dan MySQL

perbedaan sql dan mysql dalam programming
SQL dan MySQL dibutuhkan dalam programming (Sumber: Pexels)

Dari penjelasan di atas tadi, tentunya kita sudah bisa menyimpulkan perbedaan SQL dan MySQL. SQL adalah bahasa standar dalam manajemen database, sedangkan MySQL adalah alat atau sistem dalam mengelola SQL tersebut.

Namun jika kita perlu bahas secara lebih mendalam, berikut perbedaan antara kedua istilah di atas.

  • SQL adalah bahasa sedangkan MySQL adalah sistem basis data relasional yang menggunakan SQL untuk membuat sebuah database.
  • Anda dapat menggunakan SQL untuk melakukan proses CRUD, namun MySQL dapat menyimpan data terbaru dan mengelola database dengan cara yang lebih terorganisasi atau teratur.
  • SQL dapat menulis query untuk database, sedangkan MySQL dapat menyimpan, memodifikasi, dan memanajemen kueri tersebut dalam format tabel.
  • SQL mendukung single storage engine, namun MySQL mendukung banyak storage engine dan juga beberapa plug-in storage engine. Hal ini membuat MySQL jadi lebih fleksibel.
  • SQL lebih kompleks untuk dipelajari sedangkan MySQL lebih mudah karena bisa Anda download dan install. MySQL juga punya dokumentasi yang lengkap untuk memudahkan Anda belajar.

Kelebihan dan Kekurangan SQL

Fakta bahwa SQL adalah bahasa standar dalam pembuatan database tentu tidak terlepas dari kelebihan SQL itu. Selain itu, ada juga beberapa kekurangannya yang perlu kita ketahui.

Kelebihan SQL

Berikut adalah kelebihan dari SQL:

  • Proses kueri yang cepat. Data dalam jumlah besar dapat diproses secara cepat dan efisien melalui berbagai operasi yang berkaitan dengan CRUD.
  • SQL adalah bahasa yang terstandar dan penggunaannya sangat umum selama bertahun-tahun. Ia dapat digunakan untuk berbagai aplikasi.
  • Portabel. Anda dapat menggunakan SQL untuk program PC, server, laptop dan perangkat lain. Selain itu, ia juga bisa Anda sematkan (embed) di aplikasi lain.

Kekurangan SQL

Berikut adalah kekurangan dari SQL:

  • Interface yang kompleks membuat SQL tidak cukup ramah bagi pengguna awal atau pemula.
  • Beberapa versi SQL memiliki harga tertentu yang membuat programmer susah untuk menjangkaunya.
  • Programmer yang menggunakan SQL tidak memiliki kontrol penuh atas database karena beberapa aturan bisnis yang tersembunyi.

Kelebihan dan Kekurangan MySQL

Mengenal 5 Perbedaan SQL dan MySQL Secara Lengkap - 2022
MySQL memudahkan coding dan cocok untuk berbagai bahasa pemrograman (Sumber: Pexels)

Kelebihan MySQL

Berikut adalah kelebihan dari MySQL:

  • Mengurangi biaya kepemilikan karena MySQL adalah sistem pengelola database yang open source atau bisa Anda dapatkan dengan gratis.
  • MySQL juga sangat portabel dan dapat digunakan di berbagai platform, baik itu Linux, Solaris, Windows dan sebagainya. MySQL juga mendukung banyak bahasa pemrograman seperti C, C++, PHP, PERL, Java, Python, dan lainnya.
  • MySQL merupakan RDBMS yang aman dan dapat diandalkan.

Kekurangan MySQL

Berikut adalah kekurangan dari MySQL:

  • Versi lama (5.0 atau lebih rendah) tidak mendukung ROLE, COMMIT dan stored procedure.
  • Tidak efisien untuk menyimpan database yang berukuran sangat besar.
  • Tidak memiliki pengembangan dan debugging tool yang lebih bagus dari database lain.
  • Tidak dapat menangani transaksi dengan sangat efisien karena rentan terhadap data yang korup.

Penutup

Kesimpulannya, SQL adalah bahasa standar database yang paling umum digunakan saat ini. Ada banyak website dan aplikasi yang menggunakan database satu ini. Di samping itu, MySQL menjadi sistem pengelolaan database relasional SQL yang paling populer karena penggunaannya mudah dan bersifat terbuka.

Bagaimanapun, Anda membutuhkan SQL dan MySQL dalam membuat sebuah website atau aplikasi yang dinamis. Namun di samping itu, Anda juga perlu memiliki hosting agar bisa menjalankan website atau aplikasi tersebut secara online. Pastikan Anda memilih hosting terbaik agar performa website Anda juga baik.

Kabar baiknya, kami memiliki beragam pilihan hosting hingga server untuk Anda pilih. Kami akan senang berkonsultasi dengan Anda. Akhir kata, terima kasih sudah membaca.

Apakah artikel ini membantu?
YaTidak
2.5 2 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments