9 Kesalahan dalam Membuat Desain Website yang Harus Dihindari

4

kesalahan dalam membuat desain website

Sebenarnya ada satu cara mudah menilai apakah sebuah website itu legit atau tidak, yaitu dari desain website itu sendiri. Kedengarnnya sederhana, tapi first impression di dunia digital sering menjadi penentu apakah pengunjung ingin eksplor lebih jauh atau meninggal website.

Dan biasanya, keputusan itu didasari dari kesan yang pengunjung dapat dari melihat warna, layout, atau tampilan keseluruhan halaman. Itulah mengapa desain website sangat penting.

Mari pahami bersama apa saja alasan desain website yang baik itu penting, dan kesalahan apa yang sering pemilik website lakukan saat membuat desain website.

Mengapa Desain Website yang Baik itu Penting?

Selain media sosial, website sering menjadi tempat pertama seseorang menemukan brand Anda. Soal urusan desain, media sosial lebih fokus pada estetika feeds, itu juga jika Anda memiliki tema tertentu yang ingin ditampilkan pada pengikut Anda.

Sedangkan pada website, orang dapat menilai kredibilitas sering dimulai dari apa yang mereka lihat dan rasakan selama beberapa detik pertama di halaman tersebut.

Desain yang baik membuat pengunjung lebih mudah menemukan informasi, lebih betah membaca, dan lebih terbuka untuk mengambil tindakan seperti mengisi form, membeli, atau menghubungi Anda.

Sebaliknya, desain yang buruk dapat membuat pengunjung merasa ragu untuk melakukan aktivitas di website Anda, yang pada akhirnya membuat mereka keluar dan meningkatkan bounce rate website.

Itulah alasan mengapa Anda perlu memiliki desain website yang baik, karena desain adalah cara Anda memandu pengunjung memahami siapa Anda dan apa yang Anda tawarkan.

Kesalahan dalam Membuat Desain Website

9 Kesalahan dalam Membuat Desain Website yang Harus Dihindari - 2026

Berikut adalah daftar kesalahan dalam membuat desain website yang paling umum dan berdampak besar:

1. Mengabaikan Prinsip Mobile-First

Di era ketika sebagian besar pengguna mengunjungi website lewat smartphone, memulai desain dari tampilan mobile adalah sebuah keharusan.

Pendekatan mobile-first membantu memastikan setiap elemen dalam website Anda tetap nyaman diakses di layar kecil, lalu dikembangkan dengan lebih leluasa ke versi desktop.

2. Struktur Navigasi yang Rumit dan Membingungkan

Navigasi adalah salah satu hal utama yang menentukan pengalaman setiap visitor. Ketika struktur menu tidak jelas, penamaan membingungkan, atau terlalu banyak level, perjalanan pengguna akan terasa melelahkan.

Untuk menjaga navigasi tetap intuitif:

  • Batasi menu utama pada 5–7 item.
  • Gunakan istilah yang umum dan mudah dipahami.
  • Simpan tautan sekunder di footer, seperti kebijakan privasi dan syarat penggunaan.

Tujuannya sederhana, yaitu membuat setiap pengunjung dapat menemukan informasi dalam hitungan detik.

3. Kecepatan Loading yang Sangat Lambat

Loading yang lambat bukan hanya mengganggu, tetapi juga berpotensi mengurangi konversi secara signifikan. Visitor tentunya mengharapkan website yang cepat, responsif, dan tidak membuat mereka menunggu.

Beberapa penyebab utama lambatnya loading antara lain:

  • Gambar yang belum dioptimasi.
  • Penggunaan plugin atau script tambahan yang berlebihan.
  • Kapasitas hosting yang tidak sesuai kebutuhan.

4. Terlalu Banyak Elemen yang Bersaing

Ketika terlalu banyak elemen ingin tampil paling menonjol, akhirnya tidak ada yang benar-benar diperhatikan.

Warna yang berlebihan, font yang terlalu variatif, animasi yang muncul di banyak titik, semua hal ini bisa mengganggu fokus utama.

Desain yang efektif justru memprioritaskan kesederhanaan. Gunakan whitespace untuk menjaga ruang bernapas, minimalkan gangguan visual, dan buat elemen penting tampil lebih jelas.

5. Tipografi yang Sulit Dibaca

Desain yang menarik tidak akan berarti banyak jika teks sulit dibaca. Tipografi yang buruk dapat menghambat penyampaian informasi dan menurunkan kualitas pengalaman pengguna.

Perhatikan beberapa hal berikut:

  • Gunakan font sans-serif yang bersih untuk teks panjang.
  • Pilih ukuran font yang nyaman (idealnya 16–18px).
  • Pastikan tingkat kontras cukup kuat antara teks dan latar belakang.

Tujuan akhirnya adalah memastikan informasi dapat dipahami dengan cepat dan nyaman.

6. CTA yang Tersembunyi atau Tidak Jelas

Call-to-Action (CTA) adalah titik penghubung antara visitor dan tujuan konversi Anda. Ketika CTA terlalu samar atau tidak menonjol, peluang untuk mendapatkan aksi dari pengguna akan menurun drastis.

Pastikan CTA Anda:

  • Menggunakan kata kerja yang spesifik.
  • Memiliki warna yang kontras dengan elemen lain.
  • Berada di posisi strategis, seperti di atas lipatan atau setelah informasi penting.

7. Konten yang Tidak Terstruktur dengan Baik

Tidak hanya visual yang perlu diperhatikan, tetapi juga cara Anda menyampaikan informasi. Konten yang ditulis tanpa struktur yang jelas membuat visitor kesulitan memahami inti pesan.

Gunakan:

  • Heading untuk membuat hierarki informasi.
  • Bullet points untuk merangkum poin penting.
  • Paragraf pendek agar mudah dibaca dan dipindai.

Struktur konten yang baik membantu mengarahkan mata pembaca ke informasi yang paling relevan.

8. Tidak Ada Konsistensi Visual Antar Halaman

Konsistensi visual adalah fondasi profesionalisme dalam desain website. Ketika tampilan antar halaman berbeda jauh, visitor bisa merasa seperti berpindah ke website lain.

Pastikan elemen seperti warna tombol, gaya ikon, layout, dan format gambar seragam di seluruh halaman.

Selain membuat tampilan lebih kohersif, konsistensi juga meningkatkan kenyamanan pengguna secara keseluruhan.

9. Terlalu Mengandalkan Tren Sesaat

Tren desain memang menarik untuk diikuti, tetapi tidak semua elemen yang populer cocok digunakan. Beberapa tren terlihat keren secara visual, namun tidak selalu mendukung fungsi website, bahkan bisa memperlambat loading atau mengalihkan fokus.

Prioritaskan elemen yang memberikan value nyata bagi pengguna, bukan hanya sekadar mengikuti tren.

Penutup

Sebagai pemilik website, penting untuk melihat tampilan website dari sudut pandang visitor. Apakah informasi mudah ditemukan? Apakah navigasi terasa mulus? Dan yang tidak kalah penting, apakah website cukup cepat serta nyaman digunakan di berbagai perangkat?

Jika Anda mampu menghindari berbagai kesalahan desain di atas, website tidak hanya terlihat lebih profesional, tetapi juga berpotensi meningkatkan durasi kunjungan, menurunkan bounce rate, dan mendorong konversi secara signifikan.

Namun perlu diingat, desain yang baik harus didukung oleh performa website yang sama baiknya. Tampilan yang menarik tidak akan maksimal jika website lambat atau sering mengalami gangguan.

Karena itu, memilih layanan hosting yang andal menjadi langkah penting dalam membangun pengalaman digital yang optimal.

Bersama Exabytes, Anda dapat menghadirkan website dengan performa cepat, uptime tinggi, serta infrastruktur yang siap mendukung pertumbuhan bisnis Anda. Dengan fondasi teknis yang kuat, Anda bisa lebih fokus menyempurnakan desain sekaligus menciptakan pengalaman terbaik bagi setiap pengunjung.

Mulai evaluasi desain website Anda hari ini, dan pastikan platform yang Anda gunakan mampu mendukung setiap perkembangan bisnis ke depannya.