Perbedaan Plesk dan cPanel: Control Panel Mana Yang Terbaik Untuk Web Hosting?

133
Perbedaan Plesk dan cPanel
Raih Kemenangan
12 min read

Disaat kamu sedang memilih layanan web hosting untuk website kamu, ada banyak sekali hal-hal yang harus kamu perhatiin, apalagi kalau kamu masih baru di dalam dunia web hosting. Selain kecepatan, template ataupun harga, kamu tentunya harus menentukan control panel mana yang kamu inginkan.

Ada 2 control panel populer yaiitu Cpanel atau Plesk untuk memulai web hosting. Jika kamu ingin mengambil alih kepada server, memilih diantara Plesk dan Cpanel adalah hal pertama yang harus kamu tentukan. 

Ilustrasi control panel : perbedaan plesk dan cpanel

Kedua control panel ini dapat menawarkan fungsi, menu dan interface yang sangat berguna untuk kamu yang sedang memiliki web hosting. Tapi, perbedaan Plesk dan cPanel tuh apa aja sih? Control panel mana sih yang lebih baik untuk web hosting kamu?

Sebelum mengupas tuntas perbedaan Plesk dan cPanel, yuk simak dulu pengertian dari Control Panel dibawah ini. 

Definisi Control Panel 

Control panel adalah software program yang biasanya disediakan oleh penyedia web hosting kamu dan berfungsi untuk mempermudah kamu mengelola segaianya.

Mulai dari melancarkan, mengoperasikan, dan mengatur mengelola semai fasilitas di hosting kamu; mau itu manajemen domain ataupun menginstall aplikasi. Jadi, dengan adanya control panel, kamu dapat melakukan beberapa pengaturan kompleks hanya dengan melewati beberapa clicks pada tab control panel kamu. 

Karena dengan menggunakan Control panel ini tidak membutuhkan banyak waktu untuk mengerjakan pengaturan, kamu tentunya akan menghemat tenaga dan waktu. Contohnya, kamu bisa dengan gampang perpindahan dari server dan penggantian web server karena kamu cuman perlu klik beberapa tombol di control panel.  Jadi, kamu tidak perlu membingungkan cara mengurus peraturan dan bisa fokus mengerjakan aspek-aspek lain untuk website kamu. 

Untuk control panel, ada banyak sekali opsi yang bisa kamu pilih, diantaranya ada; Plesk dan Cpanel. Masih bingung harus pakai yang mana? Oleh karena itu, akan dikupas tuntas perbedaan Plesk dan Cpanel dibawah ini. Agar kamu bisa memilih control panel yang tepat, langsung saja simak di bawah.

Plesk dan cPanel 

Plesk dan Cpanel merupakan dua control panel yang sangat populer dan sering digunakan oleh banyak programmer, tapi tentunya keduanya memiliki fitur-fitur yang berbeda dan keahlian masing-masing. Sebelum kamu mengenal perbedaan Plesk dan Cpanel, sebaiknya kamu mengetahui dulu background information dari keduanya. 

Apa Itu Plesk? 

Plesk adalah salah satu control panel yang sangat populer dan sudah membantu sistem administrator untuk selama 10 tahun sebelumnya. Plesk ini memiliki interface yang sangat user-friendly dan memiliki berbagai macam fitur sehingga lebih efisien untuk mengelola server kamu. Untuk Plesk, control panel ini tersedia di Windows dan Linux. 

Plesk

Selain itu, Plesk juga memiliki built-in-monitor dan firewall yang bisa menjamin sekuritas untuk website kamu. Plesk juga sangat scalable dan customizable, jadi bisa kamu gabungkan dengan plugin apapun yang kamu sehingga mereka dapat bekerja sebagai common mechanism

Apa Itu cPanel? 

cPanel adalah control panel yang paling banyak digunakan dan setelah 20 tahun, cPanel tetap menjadi sosok “leader” di hosting automation platform untuk control panel. Karena cPanel menawarkan berbagai fitur dengan mudah akses di dalam satu halaman, cPanel sangat cocok untuk kamu yang masih pemula di dalam dunia web ini. 

Kemudian, cPanel juga lebih berfokus kepada fungsi konsolnya daripada desain, jadi untuk kamu yang lebih memilih kegunaan daripada desainnya, cPanel sangat cocok untuk kamu. Tetapi, control panel ini hanya tersedia di di sistem operasi Linux. 

cPanel

Masih ada banyak sekali perbedaan cPanel dan Plesk yang bisa kamu perhatikan, untuk mengetahui control panel mana yang cocok untuk web hosting kamu, yuk baca dibawah sini!

Perbedaan Plesk dan cPanel 

Berikut adalah beberapa perbedaan Plesk dan cPanel, berdasarkan aspek-aspek tertentu, yang bisa kamu perhatikan terlebih dahulu sebelum memilih control panel yang cocok. 

Dashboard 

Dashboard memang menjadi hal yang diutamakan oleh banyak programmer yang sedang mencari control panel untuk websitenya. Biasanya, dalam memilih dashboard yang paling penting adalah; bisa user-friendly, dan memiliki quick link yang bisa menampilkan bagian-bagian tertentu, serta memiliki opsi desain untuk interface nya. 

Orang- orang memang lebih familiar dengan dashboard cPanel, tapi bukan berarti cPanel memiliki dashboard yang lebih bagus. Oleh karena itu, ini adalah perbedaan dashboard antara Plesk dan Cpanel.

Plesk

Plesk memiliki desain UX/UI dengan teknologi JavaScript, jadi dashboard plesk menawarkan desain yang modern dan cukup serupa dengan admin panel di website WordPress atau CMS yang lainnya. 

Plesk dan cPanel

Jika dilihat, Plesk memiliki main menu di kiri yang bisa kamu klik dengan mudah untuk mengarah ke bagian lainnya seperti; subscription, customer, domains, dan yang lainnya. Selain itu. Oleh karena itu, bisa dibilang bahwa control panel Plesk lebih terorganisasi karena mereka mengkategorisasikan menu itemnya dan menamakan sesuai dengan kegunaannya. 

Baca Juga  6 Fitur Terbaik dari Panel Kontrol Plesk Onyx yang Perlu Kamu Tahu!

Dengan demikian, Plesk mempunyai desain yang sangat beginners friendly karena kamu bisa lebih gampang mencari jalanmu di dashboard Plesk. Jadi, gampang banget buat kamu yang masih pemula dan baru di dalam dunia web. Kemudian, Plesk juga memiliki user interface yang sangat clean sehingga dapat menggampangkan kamu untuk melokasikan fitur-fitur yang ditawarkan. 

cPanel 

cPanel memiliki graphical user interface karena semua menu item ditunjukkan di dashboard. Walaupun hal tersebut lebih memakan ruang, tapi lebih ngasih opsi kepada user tanpa harus nge klik down di multiple menu item. Jadi, setiap item di grup menjadi bagian dan ada banyak bagian yang bisa kamu lihat di dashboard cPanel kamu.

Contohnya; Files, Database, Domain, Email, Metrics, Security, Software, dan yang lain-lainnya. Untuk yang masih pemula, dashboard cPanel memang terlihat sangat kompleks, namun jika kamu sudah explore semuanya, akan lebih gampang untuk kamu gunakan. 

cPanel

Tentunya, karena cPanel sudah lama didirikan, interfacenya sudah di revisi untuk kesekian kalinya agar lebih terlihat modern dan clean. Walaupun cPanel masih terlihat lebih tradisional, dashboard cPanel ini fully customizable sehingga kamu bisa memilih dan nge-highlight fitur-fitur yang kamu paling butuhkan. 

Fitur dan Tools 

Dashboard memang menjadi prioritas untuk kamu, tapi yang lebih penting adalah fitur dan tools yang ditawarkan oleh kedua control panel hosting; Plesk dan cPanel.

Karena, tanpa adanya fitur yang bisa menguntungkan kamu, kamu akan kesusahan disaat sedang setup website kamu. Pada dasarnya, Plesk dan cPanel memiliki fitur yang mirip, tapi inilah perbedaan diantara keduanya: 

Plesk

Fitur dasar seperti, email management, WordPress Installs, domains and Subdomains, SSL dan Database Management, tentunya bisa kamu temukan di Plesk. Dengan Plesk, kamu bisa install WordPress hanya dengan satu klik.

Kemudian, Plesk hosting bisa digunakan di linux dan juga Windows. Selain itu, Plesk juga memiliki fitur website builder dan development tools yang cukup strong. 

Salah satu perbedaan Plesk dengan cPanel dalam fiturnya merupakan; Plesk lebih mengarah ke menyediakan extension database sehingga lebih berguna untuk bisnis yang ingin meluaskan functionalitynya di masa depan. 

perbedaan cPanel

cPanel: 

Seperti Plesk, cPanel juga menawarkan fitur-fitur dasar seperti menginstall WordPress dengan satu klik, domain dan subdomain, email management, dan database management.

cPanel lebih masuk untuk kamu yang sedang mengatur website kamu dari nol. Kelebihan yang dimiliki cPanel adalah kamu bisa diarahkan ke redirections of website hanya dengan one-click HTTPS, jadi sangat memudahkan. 

Security  

Keamanan adalah salah satu hal yang ditakutkan oleh web user. Tentunya, platform untuk control panel yang kamu pilih harus memiliki keamanan yang sangat ketat agar tidak terjadi kecelakaan apapun. Untungnya, Plesk dan juga cPanel mengadopsi sistem keamanan yang sangat bagus. Inilah perbedaan nya. 

Plesk 

Control panel Plesk mendukung adanya security extension seperti Immunity 360, Fail2ban intrusion prevention ataupun active directory integration. Dengan demikian, tentunya kamu akan mendapatkan keamanan selama 24 jam. Jika kamu memiliki domain, kamu bisa mengamankan domain kamu dengan menggunakan DNS ataupun DNSSEC. 

Kemudian, Plesk menyediakan automated healing dan recovery functionality dimana itu bisa membantu selesaikan isu teknikal tanpa mengharuskan kamu untuk mempunyai skil tertentu. Yang terakhir, kamu bisa menyalakan SSL dan HTTP/2 untuk semua website kamu hanya dengan mengklik Plesk Security Advisor 

cPanel 

cPanel security dikenal dengan integritas keamanan yang sangat tinggi. Selain itu, cPanel juga menawarkan beberapa security extension yang sangat terpercaya seperti; Automatic installation of SSL certificate, IP address denials dan juga password protected directories

Dengan keamanan tersebut, cPanel dapat nge blacklist ataupun whitelist IP individual yang datang dari negara atau wilayah yang tidak dikenal. Kemudian, cPanel juga bisa mengenkripsi semua pesan outbond dan menyediakan multi-factor authentication untuk visitor kamu. 

Yang terakhir, cPanel juga sangat mendukun third-party integration agar website kamu bisa lebih aman. Jadi, bisa dibilang bahwa dengan cPanel, keamanan akan sangat dijaminkan. 

Sistem Operasi

Sistem operasi ini bisa menentukan apakah kamu bisa mengakses control panel tersebut atau tidak. Apa saja sih sistem operasi yang mendukung kedua control panel tersebut? Yuk simak jawabannya. 

Plesk

Seperti yang diketahui, Plesk dapat digunakan di kedua server; Linux dan juga windows. Kemudian, Plesk memiliki cross-platform program yang bisa berjalan di beberapa OS. Termasuk: 

  1. Debian 
  2. Ubuntu 
  3. CentOS
  4. Cloud LInux
  5. Amazon Linux
  6. Virtuozzo Linux
  7. Windows Server 2008 R2 SP 

cPanel

Tidak seperti Plesk, cPanel hanya bisa digunakan dengan Linux. Jadi, cPanel bisa berjalan di sistem operasi seperti tersebut: 

  1. CentOS
  2. CloudLinux
  3. Red Hat Enterprise Linux
  4. Amazon Linux

Support 

Support secara resmi tentunya sangat penting karena akan sangat dibutuhkan jika terjadi sesuatu kepada website kamu. Jika kamu tidak bisa menyelesaikannya sendiri, kamu pasti perlu bantuan dari expert. Oleh karena itu, inilah sistem support yang diberikan oleh Plesk dan cPanel.

Baca Juga  Unik! Ternyata Gurita Lucu Ini Maskot Plesk

Plesk memiliki support service yang ada untuk kamu 24/7 jadi kalau kamu kena masalah kamu bisa langsung kontak mereka dan tidak akan dikenakan biaya. Untuk cPanel, kamu juga bisa kontak ke customer service mereka jika ada kendala dan bisa meminta bantuan di website mereka. (cPanel support). Namun, jika kamu memang membutuhkan dukungan yang sangat urgen, kamu harus membayar $65 untuk kejadian tersebut.  

Database

Database perlu diperhatikan karena kamu harus tau tipe database yang bisa kamu akses jika kamu memakai kedua control panel. Jadi, database apa aja sih yang ditawarkan oleh cPanel dan Plesk? 

Kalau untuk Plesk tersendiri, mereka menawarkan akses ke phpMyAdmin agar bisa mengelola database MySQL. Selain itu, Plesk juga mendukung akses kepada phpPgAdmin untuk PostgreSQL database. Kalau untuk cPanel, kamu bisa membuat database khusus dengan MySQL Wizard dan juga phpMyadmin. 

Jadi, bisa dibilang kalau baik Plesk maupun cPanel memiliki manajemen database yang mirip dan semua yang esensial pun ada. Keduanya tentunya memiliki tool database tersendiri. 

Backup 

Keduanya memiliki sistem keamanan dan support yang sangat tinggi, namun kamu tetap harus berhati-hati dengan data kamu karena tidak tahu kapan kamu akan membutuhkan backup. Oleh karena itu, yuk lihat gimana backup support kedua platform tersebut berbeda antara satu sama lain. 

Plesk 

Plesk menawarkan 2 tipe backup yang bisa kamu pilih; complete backup dan juga incremental backup. Yang dimaksud oleh complete backup adalah, kamu bisa nge backup semua data kamu tanpa terlalu memperhatikan waktu dimana data tersebut terakhir di update. 

Tapi kalo incremental backup itu artinya kamu cuman bisa nge backup data yang sudah di update dari backup sebelumnya. Backup tersebut bisa kamu simpan di Plesk storage-nya tersendiri atau kamu juga bisa simpan di tempat FTP storage yang eksternal. Enaknya dengan Plesk, kamu bisa menyusun kapan kamu mau backup dan kamu bisa nge-backup seluruh server kamu.

cPanel 

cPanel menawarkan 3 tipe backup yaitu; compressed yang berarti semua informasi kamu akan disimpan dengan format compress dan akan tidak memakan ruang, uncompressed yang berarti data kamu akan tersimpan dengan kualitas yang lebih bagus tapi akan mengambil lebih banyak ruang, dan incremental backups yang menggunakan hard links untuk menyimpan di disk space.

Di cPanel, kamu ditawarkan untuk backup bisa per hari, minggu ataupun per bulan juga. Kemudian, kamu juga bisa mengatur schedule dan file kamu pun akan di simpan di backup/directory secara otomatis. 

Harga Cpanel dan Plesk

cPanel dan Plesk memiliki harga yang berbeda dan semua berdasarkan plan yang bisa kamu pilih. Karena harga cPanel yang berganti, banyak yang pindah dari cPanel ke layanan Plesk karena langganan cPanel yang mulai mahal. Tapi, hal tersebut tentunya tidak menurunkan kualitas dari cPanel. Oleh karena itu, kamu harus tahu perbedaan harga dari kedua platform ini. 

Plesk menawarkan 3 plans untuk kamu yang ingin berlangganan VPS dan Dedicated server nya. Kamu bisa bayar per bulan dan enaknya, kamu bisa dapat diskon jika kamu memilih annual plan mereka. 

cPanel juga menawarkan 3 opsi untuk Solo, VPS, dan Dedicated. Kamu juga bisa bayar perbulan atau per tahun. Kabar baik, kamu bisa mendapatkan 30% special Partner discount dan juga bisa mendapatkan diskon lebih jika kamu memilih annual plan merekam.

Kesimpulan

Memilih control panel yang pas untuk web hosting kamu adalah keputusan yang paling penting karena bisa menentukan gimana kamu bisa berinteraksi dengan visitor kamu. Hal tersebut Karena, control panel adalah “sosok” yang bisa memberikan fitur-fitur yang kamu butuhkan di dalam website kamu. 

Plesk dan cPanel; control panel mana yang lebih baik untuk website hosting ?

Jadi, dari semua perbedaan Plesk dan cPanel, yang mana yang lebih cocok untuk website hosting kamu?

Kembali lagi, keputusan tersebut bergantung dengan kemauan dan kebutuhan kamu. Memang, kalimat ini sering sekali diucapkan jika kamu ingin memilih fitur primary kamu. Lagipula, kamu tetap bisa mengelola email, database, CMS dan backup dari kedua control panel. Mungkin, perbedaan Plesk dan cPanel muncul jika kamu ingin memilih dashboard, harga, dan tipe hosting yang bisa kamu akses.

Dengan demikian, jika bisa disimpulkan, inilah perbedaan Plesk dan cPanel: 

  1. Plesk memiliki dashboard yang lebih modern dan mirip seperti WordPress karena ada menu settingnya di sebelah kiri, namun cPanel memiliki graphical dashboard dimana semua menu ditampilkan di dashboardnya. 
  2. Plesk menawarkan harga yang lebih bisa dijangkau 
  3. cPanel memiliki infrastruktur yang lebih kuat untuk website yang mengelola hal-hal lebih besar dari pada Plesk 

Untuk kamu yang belum memiliki website dan masih memikirkan dimana bisa cari hosting terpercaya, Exabytes menawarkan hosting murah lho yang langsung menggunakan Plesk. Langsung aja dicek ya!

Sekian informasi mengenai perbedaan Plesk dan cPanel, semoga bermanfaat ya.

Apakah artikel ini membantu?
YaTidak
Raih Kemenangan