Apa Itu Cyber Espionage dan Bagaimana Mencegahnya?

0
2165

Jika berbicara tentang kejahatan siber, tentunya ada banyak jenis cyber crime. Kejahatan dunia maya tentunya harus kita waspadai terlebih dengan semakin meningkatnya angka kejahatan yang merugikan para korban. 

Adanya cyber espionage dan jenis cyber crime lain menunjukkan bahwa ada banyak pihak tidak bertanggung jawab yang mencoba mendapatkan tujuan dengan cara yang tidak bagi. Hal tersebut juga merugikan target atau korban bahkan secara finansial.

Nah, bagi kamu yang kali ini penasaran dengan apa itu cyber espionage karena baru mengetahui adanya jenis kejahatan dunia maya tersebut, mari kita cari tahu bersama melalui artikel ini.

Mengenal Apa Itu Cyber Espionage

mengenal apa itu cyber espionage
Tindak kejahatan dunia maya, cyber espionage dapat merugikan target serta menimbulkan kekacauan besar. (Sumber: shutterstock)

Semakin penasaran ingin tahu sebenarnya apa itu cyber espionage? Cyber espionage adalah salah satu bentuk kejahatan siber. 

Jika kita melihat definisi dari spionase yaitu kegiatan memata-matai dengan tujuan mendapatkan informasi rahasia dan membocorkannya tanpa izin pemegang atau pemilik informasi tersebut. Tujuannya sudah jelas adalah keuntungan pihak tersebut namun merugikan pihak korban.

Jadi, cyber espionage adalah aktivitas spionase yang dilakukan di dunia siber melalui sistem informasi atau internet. Dengan kata lain, cyber espionage adalah praktik mata-mata dengan tujuan mendapatkan informasi tertentu baik tentang perusahaan, negara, pemerintahan, maupun militer.

Salah satu hal penting yang harus kamu tahu tentang kejahatan siber satu ini adalah para pelaku atau hacker memang secara sengaja direkrut atau dipekerjakan. Dengan berbekal pengetahuan teknis dalam mengambil informasi dari infrastruktur, sistem keuangan, dan sumber daya lain, tentunya mereka mendapatkan harga yang sebanding.

Cyber espionage juga turut menciptakan kekacauan dalam acara besar bertaraf nasional dan internasional. Bahkan dapat memengaruhi hasil pemilihan politik serta berdampak pada keberhasilan perusahaan dalam sebuah kompetisi.

Tahapan Proses Cyber Espionage

Apa itu cyber espionage mungkin tergolong awam bagi sebagian dari kamu. Akan tetapi, tindak kejahatan siber satu ini harus kamu waspadai untuk berbagai alasan. Tindakan satu ini menjadi sarana agar penjahat bisa mengumpulkan data sensitif yang bersifat rahasia.

Data tersebut kemudian bisa diperjualbelikan untuk keuntungan finansial pihak tidak bertanggung jawab. Namun, dalam beberapa kasus, cyber espionage hanya dilakukan untuk menyebabkan kerugian reputasi para korban.

Apa saja tahanan dari cyber espionage? Nah, berikut adalah uraian lengkap proses atau tahapan cyber espionage.

Pencarian Data (Footprinting)

Tahapan pertama dari cyber espionage adalah pencarian data atau footprinting. Seperti namanya, pelaku akan mencari data yang bisa mereka susupi dengan mudah. Kemudian, mereka akan akan menyerang data tersebut dengan terlebih dahulu menentukan lingkup serangan hingga membuat peta jaringan.

Pemilihan Sasaran (Scanning)

Tahapan selanjutnya dari tindak kejahatan cyber espionage adalah memilih sasaran atau yang juga dikenal dengan istilah scanning. Pelaku tindak kriminal ini akan memilih sasaran setelah mereka mendapatkan data yang diperlukan. Dalam tahapan ini, mereka akan menentukan kelemahan sistem jaringan target korbat.

Pencarian Data Sasaran

Setelah mampu masuk dalam sistem jaringan melalui kelemahan sistem tersebut, pelaku akan mencari data yang mereka targetkan. Beberapa contoh data yang menjadi sasaran pelaku cyber espionage adalah nama akun, share resources, dan lain sebagainya. Tahapan dari cyber espionage ini juga dikenal dengan sebutan lain, yaitu enumerasi.

Mendapatkan Akses 

Untuk bisa melakukan kejahatan, pelaku akan memasuki tahapan selanjutnya yaitu mendapatkan akses terhadap sistem. Caranya tentu saja menggunakan salah satu akun yang menjadi bagian dari sistem tersebut. Artinya, akun tersebut memiliki akses terhadap sistem yang menjadi target peretas.

Escalating Privilege

Penasaran dengan proses selanjutnya dari apa itu cyber espionage? Setelah berhasil masuk ke dalam sistem yang menjadi sasaran kejahatan, itu artinya hacker sudah berhasil menemukan celah. Sehingga mereka bisa merubah role akun tersebut agar bisa mengakses seluruh informasi yang diperlukan.

Tahap Espionage

Nah, pada fase espionage inilah hacker akan mencuri informasi yang mereka targetkan. Karena sudah memiliki akses dengan mengubah role akun yang mereka gunakan, hacker bisa dengan mudah mendapatkan informasi atau data yang memang mereka incar sebagai sasaran.

Backdoor

Teknologi yang semakin berkembang turut meningkatkan angka kejahatan siber. Hal tersebut tentunya dikarenakan para pelaku kejahatan yang semakin pintar. 

Mereka yang sudah terbiasa melakukan cyber espionage bahkan dapat menghapus jejak atau aktivitas log. Tujuannya agar tidak menimbulkan kecurigaan pada pihak pemilik atau pengelola sistem yang hacker berhasil retas.

Target Cyber Espionage

target cyber espionage
Perusahaan besar, pemerintahan, militer, dan pelaku politik menjadi target umum kejahatan cyber espionage. (Sumber: shutterstock)

Sebagai salah satu jenis kejahatan siber, cyber espionage tentunya memiliki target. Artinya, kejahatan tersebut memang dilakukan untuk mencapai maksud tertentu. Adapun target yang paling umum dari kejahatan astu ini adalah perusahaan besar, instansi pemerintahan, serta organisasi yang memiliki aset data penting. 

Meski demikian, individu juga harus tetap waspada agar tidak menjadi korban dari kejahatan tersebut. Selain beberapa target di atas, cyber espionage juga menargetkan data yang bersifat sensitif, seperti:

  • Data aktivitas penelitian dan pengembangan
  • Data penelitian akademis
  • Properti intelektual, misalnya formula produk
  • Informasi sensitif seputar keuangan serta pengeluaran organisasi maupun individu termasuk gaji, bonus, dan lainnya
  • Daftar pelanggan
  • Struk pembayaran
  • Strategi politik, afiliasi, dan komunikasi
  • Tujuan bisnis, rencana, dan strategi marketing

Dampak Cyber Espionage

dampak cyber espionage
Dampak cyber espionage bisa sangat mengerikan. (Sumber: shutterstock)

Meski tidak selalu merugikan target atau korban secara finansial, cyber espionage adalah tindak kejahatan dunia maya yang tidak boleh dianggap sepele. Terlebih bagi mereka yang berada dalam persaingan bisnis maupun politik.

Cyber espionage juga bisa menjadi bentuk terorisme atau perang siber. Dimana hal tersebut dapat merusak layanan dan infrastruktur publik. Tidak hanya itu, dampak yang tidak kalah mengerikan adalah mengakibatkan kematian terutama jika cyber espionage ini menjadi bagian dari taktik politik atau militer.

Cara Mencegah Cyber Espionage

Seperti yang sudah dikatakan bahwasanya target cyber espionage bukan hanya perusahaan atau organisasi besar saja. Data individu yang bersifat sensitif juga tidak luput menjadi sasaran tindak kejahatan tersebut. Agar bisa tetap aman dari ancaman serangan siber, kamu bisa mencoba beberapa cara.

Adapun upaya pencegahan yang dapat kamu coba lakukan adalah:

  • Mengenali teknik yang hacker gunakan saat melakukan serangan cyber espionage
  • Tidak lengah dalam memantau sistem menggunakan berbagai tools atau alat penunjang seperti security monitoring tool guna mendeteksi apabila ada aktivitas mencurigakan pada sistem
  • Memastikan infrastruktur penting terlindungi dan selalu diperbarui secara berkala sesuai kebutuhan
  • Menetapkan kebijakan data agar tidak sembarang orang bisa mengakses data atau informasi penting
  • Memastikan tidak adanya celah kerentanan dalam software atau sistem sehingga software tersebut selalu aman
  • Menentukan dan menetapkan kebijakan keamanan siber tentang prosedur dan risiko keamanan
  • Mengedukasi karyawan atau staf perihal kebijakan keamanan termasuk berhati-hati dalam membuka email yang mencurigakan
  • Memastikan dilakukannya penggantian password secara rutin
  • Memantau data yang bisa disimpan di perangkat masing-masing karyawan
  • Menetapkan respons insiden apabila terjadi serangan yang terdeteksi

Contoh Cyber Espionage

Agar lebih bisa memahami apa itu cyber espionage, mungkin kamu bisa melihat beberapa contoh kasus, seperti yang terjadi pada:

GhostNet

GhostNet merupakan jaringan pengawasan yang cukup besar. Jaringan tersebut mengorganisir penyusupan ke lebih dari seribu komputer di sekitar 103 negara. 

Kasus tersebut ditemukan pada tahun 2009 oleh para peneliti Kanda. Dimana pelaku membobol jaringan kantor Dalai Lama. Faktanya, menteri luar negeri beberapa negara termasuk Jerman, India, Korea Selatan, dan Pakistan juga menjadi korban penyerangan tersebut.

Titan Rain

Peretas militer China mengancam komputer pemerintah Amerika Serikat secara terus menerus dan terjadi selama dua tahun yaitu antara tahun 2003 hingga tahun 2005. 

Titan Rain juga menyerang pertahanan Inggris serta kementerian luar negeri. Hal tersebut bahkan terjadi hingga tahun 2007. Ternyata, kasus tersebut merupakan kasus cyber espionage pertama. Yang lebih mengejutkan lagi adalah negara turut mensponsori kasus kejahatan siber ini.

Bagaimana Cara Melindungi Data Penting?

Dengan mengetahui apa itu cyber espionage, tentunya kamu akan semakin menyadari betapa pentingnya menjaga keamanan data dan informasi. 

Setiap jenis kejahatan siber termasuk cyber espionage akan sangat merugikan. Bahkan berdampak besar terhadap perusahaan, pemerintahan, dan pelaku politik yang menjadi target atau sasaran tindak kejahatan tersebut.

Punya website bisnis dan ingin memastikan data di dalamnya aman? Pastikan untuk memilih layanan hosting yang tepat yang dilengkapi dengan fitur pencegah serangan siber. 

Sementara untuk mengamankan data pelanggan dalam komunikasi di website, tentunya kamu harus menggunakan SSL. Pilihan jenis SSL yang tepat menentukan tingkat keamanan yang akan didapatkan.

Baik layanan hosting maupun SSL bisa kamu dapatkan sekaligus dari Exabytes.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments