Apa Itu Green Data Center? Manfaat dan Keunggulannya

1878

Yuk cari tahu apa itu green data center, manfaat, serta cara membangunnya, pusat data center yang diharapkan bisa mengurangi emisi karbon dan ramah lingkungan. Selengkapnya di artikel satu ini

Mengenal Apa itu Green Data Center

Mengenal Apa itu Green Data Center

Apa itu green data center? Green data center adalah pusat data yang dibuat untuk mengurangi dampak lingkungan. Melalui pusat data ini diharapkan bisa mengurangi dampak negatif pada lingkungan melalui pengurangan emisi karbon dan peningkatan efisiensi energi.

Dalam implementasinya, green data center melibatkan penggunaan peralatan hemat energi, termasuk server dan penyimpanan. Melalui teknologi virtualisasi, pengguna bisa mengoperasikan beberapa server dalam satu perangkat.

Sementara untuk sumber daya (resource), green data center menggunakan sumber daya yang dapat diperbarui seperti energi angin dan panel surya untuk dapat menghasilkan energi atau listrik. Hal ini turut berkontribusi dalam pengurangan emisi karbon sekaligus mengurangi biaya operasional penggunaan data center.

Untuk mengenali apa itu data center dan manfaatnya, simak artikel ini.

Manfaat Green Data Center

Kehadiran green data center di tengah penggunaan data center tentunya memberikan banyak manfaat yang bisa dirasakan di berbagai aspek. Hal ini berarti kehadirannya turut memberikan dampak baik bagi masyarakat, termasuk dalam hal lingkungan dan ekonomi.

Berikut adalah beberapa manfaat utama green data center:

  • Mengurangi emisi karbon
  • Efisiensi energi
  • Mengelola sumber daya air
  • Mengurangi biaya operasional
  • Memberikan dukungan terhadap pengembangan smart city
  • Meningkatkan reputasi perusahaan melalui kepercayaan konsumen
  • Bukti kepatuhan terhadap regulasi lingkungan

Cara Membangun Green Data Center

Cara Membangun Green Data Center

Mengetahui apa itu green data center menjadi sangat penting bagi pebisnis masa kini karena kebutuhan dan penggunaan server yang tidak bisa dielakan. Saat berencana beralih ke data center yang lebih ramah lingkungan, kamu bisa mulai membangun green data center melalui beberapa cara berikut:

Memilih dan Menentukan Lokasi Data Center

Memahami apa itu green data center akan membawa kamu memahami lebih dalam tentang pentingnya memiliki solusi pusat data yang ramah lingkungan. Ini juga akan membuat kamu menyadari pentingnya menggunakan green data center.

Untuk bisa membangun green data center, hal pertama yang harus dilakukan adalah memilih dan menentukan lokasi data center. Mengapa? Lokasi pusat data akan berpengaruh terhadap pembangunan pusat data.

Oleh sebab itu, kamu harus memastikan bahwa lokasi tersebut strategis dengan kondisi udara yang sesuai. Bagi yang hendak membangun pusat data yang besar di Indonesia, standar suhu yang bisa diikuti adalah 20 hingga 21 derajat.

Pemilihan lokasi yang tepat akan turut mengurangi kebutuhan akan pendingin ruangan, sehingga lebih hemat energi dan biaya serta lebih ramah lingkungan.

Menggunakan Hardware Hemat Energi

Apa itu green data center menawarkan manfaat sekaligus kelebihan berupa efisiensi energi. Jadi, penggunaan energi dalam data center harus efisien. Salah satunya adalah dengan menggunakan hardware hemat energi. Pastikan standar pada hardware tersebut sebelum kamu menggunakannya.

Kebutuhan akan penggunaan hardware satu  ini mungkin mengharuskan kamu mengeluarkan lebih banyak biaya di awal. Hardware hemat energi biasanya  lebih mahal dari hardware lain.

Mengimplementasikan Standar Green Data Center

Secara fungsi, green data center sama dengan data center yang banyak digunakan. Perbedaan antara keduanya ada pada penggunaan peralatan yang harus memenuhi standar tertentu yang sudah ditetapkan.

Standar green data center harus memenuhi beberapa aturan, termasuk:

  • Penggunaan material rendah emisi
  • Daur ulang limbah sistem komputer
  • Pemanfaatan energi alternatif
  • Penggunaan bahan bakar elektrik atau hybrid

Pemerintah Indonesia mengupayakan untuk membangun data center ramah lingkungan. Oleh karena itu, pemerintah mengeluarkan Keputusan Menteri Ketenagakerjaan RI No. 45 tahun 2015 tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia bidang Pengelolaan Pusat Data yang mengatur standar pembangunan green data center.

Melakukan Pengelolaan dan Pemantauan

Dalam membangun data center yang ramah lingkungan, kamu juga harus melakukan pengelolaan dan pemantauan dengan baik. Melalui sistem manajemen energi yang canggih, kaku bisa mendapatkan data hasil pemantauan secara real-time. 

Ini akan sangat membantu operator untuk bisa mengidentifikasi dan kemudian mengatasi masalah yang berkaitan dengan efisiensi energi dengan cepat. 

Sementara untuk pemantauan, kamu harus memanfaatkan sistem pemantauan modern yang sudah dilengkapi dengan sensor dan analitik yang dapat mengukur penggunaan energi, suhu, kelembapan, maupun parameter lingkungan lainnya. Proses pemantauan diharapkan bisa membantu mencapai tujuan, yaitu menciptakan dan memiliki data center ramah lingkungan.

Memperhatikan Kondisi Ruangan Data Center

Sudah benar-benar memahami apa itu green data center dan alasan dibalik pembangunannya? Saat mulai menyusun rencana untuk membangun data center yang ramah lingkungan, ada hal yang tidak kalah penting untuk dilakukan, yaitu memperhatikan kondisi ruangan, di mana data center tersebut akan ditempatkan.

Dalam membangun pusat data, penting bagi kamu untuk memastikan bahwa ruangan yang dipilih merupakan ruangan dengan kondisi yang bersih. Ruangan tersebut harus memiliki aliran udara yang dapat menyeimbangkan kondisi ruangan saat data center mulai beroperasi.

Karena dalam hal ini kamu bertujuan menciptakan data center ramah lingkungan, ruangan data center tidak boleh memiliki bukaan atau celah sekecil apapun agar tetap tentang. Celah akan berdampak pada penurunan efisien ruangan pusat data.

Lakukan pengecekan guna memastikan bahwa ruangan green data center tidak memiliki celah, baik pada antar rak, dinding, maupun di bagian lain di dalam ruangan.

Tips Mengelola Green Data Center

Apa itu green data center berkaitan dengan efisiensi energi. Itulah mengapa penggunaan data center harus berkomitmen dalam mencapai tujuan dibangunannya green data center.

Untuk memastikan bahwa operasi kamu akan berjalan optimal serta ramah lingkungan, berikut adalah tips yang bisa dilakukan dalam mengelola pusat data ramah lingkungan:

Mengelola dan Memantau Penggunaan Energi

Agar bisa mengelola green data center dengan tepat dan bisa mencapai tujuan, kelola dan pantau penggunaan energi di pusat data tersebut. Untuk kebutuhan ini, kamu bisa mengintegrasikan sensor dan alat ukur yang berfungsi memantau penggunaan energi dan parameter lingkungan lainnya, seperti suhu dan kelembapan ruangan data center.

Pemantauan dilakukan secara rutin yang bertujuan untuk mengidentifikasi peluang peningkatan efisiensi maupun risiko inefisiensi.

Melibatkan Virtualisasi

Mengetahui apa itu green data center memang penting. Akan tetapi, tugas dan tanggung jawab kamu tidak selesai sampai disitu saja. Setelah berhasil membangun pusat data ramah lingkungan, ada tugas yang berhubungan dengan pengelolaan pusat data.

Untuk mengoptimalkan pengelolaan, apakah kamu akan melibatkan virtualisasi dan konsolidasi? Virtualisasi pada server bisa dilakukan dengan memanfaatkan teknologi virtual dalam menjalankan beberapa server virtual pada satu server fisik. 

Virtualisasi bertujuan untuk mengurangi jumlah penggunaan server atau hardware dalam mengoperasikan pusat data.

Kendala dalam Pengoperasian Green Data Center

Data center memiliki banyak manfaat yang baik untuk lingkungan. Akan tetapi, kamu juga harus menyadari bahwa operasi pusat data ramah lingkungan mungkin memiliki kendala. Pusat data tersebut dapat menurunkan biaya operasional, namun untuk memulainya, perlu biaya yang tinggi di awal.

Penggunaan hardware rendah energi dan kebutuhan lain dalam pembangunan green data center memerlukan biaya yang besar. Ini tentu menjadi kendala bagi beberapa organisasi atau perusahaan dengan anggaran terbatas.

Itulah mengapa penting bagi kamu untuk memahami apa itu green data center secara menyeluruh, termasuk kendala, hambatan, dan tantangan yang akan dihadapi.

Kompleksitas juga menjadi kendala dalam pembangunan dan pengoperasian green data center. Memperkenalkan teknologi baru serta mengubah infrastruktur yang sudah memerlukan waktu yang tidak sebentar. Belum lagi prosesnya yang kompleks, di mana pihak-pihak yang terlibat harus melakukan penyesuaian diri.

Meski dapat memberikan dampak baik bagi lingkungan dan perekonomian, tetapi pembangunan green data center harus didasari dengan perencanaan yang matang. Green data center juga memerlukan sumber daya manusia yang terampil dan perangkat yang mendukung. 

Kesimpulan

Memahami apa itu green data center bisa menjadi langkah awal dalam membangun pusat data yang ramah lingkungan. Pengoperasian pusat data ini diharapkan bisa meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi emisi karbon. Data center menggunakan energi yang besar yang turut berdampak pada emisi karbon yang lebih banyak. 

Oleh sebab itu, pemerintah Indonesia berupaya untuk membangun green data center dengan mengusung konsep ramah lingkungan. Pembangunan pusat data ramah lingkungan memerlukan perencanaan, proses, dan waktu. Namun, bisnis kamu tetap harus berjalan. Jadi, untuk kebutuhan saat ini, kamu bisa menggunakan colocation server dari Exabytes yang hadir dengan harga terjangkau.

vps linux mura