Mengulas Webinar EDD On Air: Campaign yang Menguntungkan dengan Google Ads

54
5 min read

Hi Exabytes Friends!

Baru aja kemarin Exabytes melaksanakan event yaitu Exabytes Digital Day On Air (Webinar): Boost Your Sales with Facebook Ads & Google Ads nih. Buat kamu yang ketinggalan pembahasan pada EDD kemarin khususnya topik Google Ads bersama Ryan Kristo Mujiono selaku Founder & CEO of ToffeeDev, gak perlu khawatir karena pembahasannya sudah dirangkum dalam artikel ini.

Yuk baca artikel nya sekarang!

Mengulas Webinar EDD On Air: Campaign yang Menguntungkan dengan Google Ads

Google Ads adalah salah satu platform periklanan dari Google yang dapat membantu kamu saat ingin mengatur iklan bisnis yang kamu miliki. Dengan menggunakan Google Ads, kamu bisa mengatur penempatan iklan, demografi target pasar mu, bahasa, dan lainnya. Google Ads ini menjadi platform untuk memasarkan dan mengiklankan produk yang terbesar di dunia. Google das memungkinkan iklan masuk ke berbagai website atau platform di seluruh dunia. Dengan begitu, kamu bisa memasang iklan di Google Search, YouTube, Gmail, Web Berita, dll. Fitur yang dimiliki oleh Google Ads ini akan membantu kamu untuk merencanakan strategi pemasaran online dan meningkatkan bisnis serta penjualan mu karena Google Ads bisa menargetkan 90% orang di dunia.

Tantangan yang dihadapi Saat Memulai Campaign Google Ads

Takut untuk Spending Uang 

Kebanyakan orang masih ragu dan takut untuk spending uang nya dalam membuat campaign di Google Ads. Hal tersebut merupakan hal yang sangat wajar, terlebih lagi ketika kamu baru memulai menggunakan Google Ads. Sehingga tantangan ini perlu dilewati agar campaign mu berjalan dengan lancar.

Unfriendly Platform

Saat pertama kali menggunakan sebuah platform periklanan, pasti semua orang akan mengalami kesulitan dalam menggunakannya. Seperti bingung dalam mengatur settingan dan lainnya. Tapi jangan khawatir karena banyak sekali tutorial menggunakan Google Ads di platform seperti YouTube dll yang dapat membantu kamu belajar menggunakan Google Ads.

Baca Juga  Mana Yang Lebih Efektif, Facebook Ads Atau Google Adwords?

Lose Campaign

Ini jadi hal yang snagat wajar terlebih lagi saat kamu belum pernah membuat campaign dengan Google Ads. Kamu tidak perlu takut campaign mu kalah dengan kompetitor. Kamu hanya perlu membuat campaign dengan bagus sehingga kamu dapat berada di persaingan dengan baik.

3 Rahasia Sukses untuk Campaign yang Menguntungkan

Mengulas Webinar EDD On Air: Campaign yang Menguntungkan dengan Google Ads

Campaign Objective Is For Conversion 

Saat ingin membuat campaign, kamu harus tahu tujuan apa yang ingin dicapai dari memasang campaign tersebut. Apakah tujuannya masuk akal atau tidak dan bisa dilakukan oleh mu atau tidak. Saat menggunakan Google Ads pun kamu tidak boleh melakukan wishing marketing dan berangan-angan agar campaign tersebut tidak merugi, mendapatkan untung, dan lainnya karena dalam dunia digital, semua akan dihitung apakah yang kamu lakukan sudah pas atau belum.

Hindari juga lame offer dalam campaign kamu, penawaran yang tidak menarik akan membuat orang tidak tertarik melihat iklan mu. Kamu perlu mengemas website dan halaman secara menarik, misalnya dengan template yang sesuai dengan produk. Jangan sampai kamu juga tidak punya product focus dan justru menjual segalanya. Menjual semua produk dalam satu iklan membuat ads tidak efektif, sehingga kamu perlu fokus menargetkan target utama pada satu iklan. Dengan melakukan hal tersebut, akan terjadi sales funnel yaitu ketika awal target iklan tersebut hanya mengunjungi sampai membeli produk yang diiklankan. 

Locate Audience At The Right Time, At The Right Place

Setelah tahu bagaimana campaign yang akan dibuat, sekarang kamu harus mencari orang-orang yang membutuhkan produk mu. Perumpamaannya yaitu ketika kamu ingin menjual produk fashion, tempat mana yang akan kamu pilih? Apakah Tanah Abang atau Roxy Mas. Sebagian besar orang akan memilih Tanah Abang karena tahu bahwa Tanah Abang identik dengan menjual produk fashion. Dengan begitu, jika kamu ingin menjual fashion maka kamu akan menjual di tanah abang, karena target audience mu berada disitu yaitu orang-orang yang mencari produk fashion untuk dibeli.

Baca Juga  Mengenal Google UTM, Tool Jitu Untuk Analisa Traffic dengan Mudah

Ingatlah bahwa ketika kamu menggunakan Google Ads untuk iklan, itu berarti kamu membayar untuk traffic nya, dan bukan untuk tempat atau channel nya. Sehingga kamu harus memilih tempat yang tepat dengan traffic yang tinggi dan sesuai dengan target pasar mu. Google Ads juga akan memberi kebebasan untuk kamu menargetkan target pasar melalui keywords, audience, demografi, kontekstual, topik, specific placement. Saat kamu sudah menargetkan pasar atau audience mu, maka saatnya kamu memberikan solusi kepada mereka yaitu melalui produk yang kamu iklankan.

Always Improving Your Campaign Regularly

Setelah menentukan target audience, campaign, dan lainnya, kamu harus tahu bahwa di dunia digital marketing tidak ada perfect formula untuk campaign. Meskipun kamu mempraktikkan segala strategi yang dibahas pada suatu seminar atau pelatihan pun hasilnya akan berbeda-beda di tiap campaign masing-masing orang. Sehingga kamu harus terus mengimprove campaign yang kamu buat agar menjadi lebih baik. Selain itu, perhatikan hal-hal detail dan mencoba dengan menargetkan ke target audience yang berbeda-beda dan lihat bagaimana hasilnya. Saat kamu berhenti untuk terus mengembangkan dan mengimprove campaign, maka hasil yang kamu dapat pun akan stop dan tidak maksimal.

Menari dan bermanfaat banget kan topik tentang Google Ads ini? Kamu gak perlu bingung lagi untuk tahu gimana caranya membuat campaign yang menguntungkan. Kamu juga bisa langsung mencoba membuat campaign untuk bisnis mu! Untuk kamu yang masih penasaran tentang presentasi dari Ryan Kristo Mujiono, cek videonya disini ya! 

Sampai jumpa lagi di Exabytes Digital Day selanjutnya!

Credit to: Salma Nur Hanina
View her LinkedIn: 
https://www.linkedin.com/in/salma-nur-hanina-b39baa192/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here