Perbedaan Lengkap Google Ads vs Google AdSense

272
blog exabytes indonesia
8 min read

Saat terjun ke dunia digital marketing, kamu akan mengenal banyak istilah termasuk Google Ads. Sayangnya masih banyak yang keliru dalam memahami apa itu Google Ads. Oleh karena itu, akan lebih baik jika kamu mengetahui perbedaan Google Ads dan Google AdSense agar tidak salah mengartikan dua istilah tersebut.

Meski sama-sama bergerak dalam periklanan, tetapi Adwords dan AdSense memiliki fungsi yang berbeda. Yuk cari tahu bersama melalui artikel ini agar semakin tahu apa saja perbedaan Google Ads dan Google AdSense.

Google Ads atau Google Adwords

Google Adwords
Google Ads memungkinkan pebisnis online untuk memasang iklan di Google untuk kebutuhan marketing. (Sumber: pixabay)

Saat membuka mesin pencari Google untuk mencari sesuatu dengan mengetikkan keyword tertentu di sana, hasil pencarian tidak hanya menampilkan informasi berupa artikel atau blog tetapi juga iklan. Biasanya ditandai dengan kata ads

Google Adwords atau yang juga dikenal dengan Google Ads memang fokus untuk muncul di halaman mesin pencari Google. Namun, kemunculan di halaman pertama itu bukanlah hal terjadi begitu saja karena harus memenuhi beberapa kriteria. Salah satunya adalah kaitan keyword yang dicari di dalam mesin pencari Google dengan iklan yang dipasang.

Google Ads Indonesia (adwords) adalah sebuah layanan periklanan yang dibuat oleh Google yang sampai saat ini masih menjadi salah satu sumber pemasukan Google dalam periklanan.

Google AdSense

Google Adsense
AdSense memungkinkan pemilik website untuk mendapatkan penghasilan dari iklan yang terpasang di website mereka. (Sumber : flickr)

Meski berbeda, tetapi masih banyak orang yang keliru mengartikan Google AdSense dengan Adwords. AdSense merupakan program kerjasama periklanan melalui media internet yang diselenggarakan oleh Google.

Untuk mengenali iklan yang satu ini, kamu bisa melihatnya saat membuka halaman website dan melihat ada beberapa iklan di halaman yang kamu kunjungi atau buka. Akan tetapi, iklan ini tidak bisa muncul di semua website

Agar iklan bisa muncul, pemilik atau pengelola website harus mendaftarkan diri atau menyetujui agar website mereka bisa digunakan untuk beriklan.

Pada umumnya, iklan yang muncul di halaman website tertentu merupakan iklan dari produk yang pernah pengguna internet cari. 

Misalnya, jika sebelumnya kamu mencari produk seperti tas atau jam tangan, maka saat mengunjungi website selanjutnya kamu akan menemukan iklan yang berhubungan dengan pencarian sebelumnya yaitu tas atau jam tangan.

Perbedaan Google Ads dan Google AdSense

Perbedaan Google Ads dan Google AdSense
Perbedaan Google Ads dan Google AdSense bisa dilihat dari cara kerja dan fungsi masing-masing layanan iklan tersebut. (Sumber: pixabay)

Sebelum lebih jauh menghitung biaya Google Ads yang kamu butuhkan, yang paling penting untuk saat ini adalah cara mengenali perbedaan Google Ads dan Google AdSense. Berikut adalah perbedaan antara kedua istilah dalam periklanan dan digital marketing. 

Fungsi Google Ads dan Google AdSense

Ketika berbicara fungsi, maka Google Adwords dan AdSense memiliki perbedaan dalam hal tersebut. Berikut adalah perbedaan keduanya dari segi fungsi iklan itu sendiri.

Google Adword menjadi salah satu jasa pengiklan digital yang dibuat oleh Google. Iklan tersebut berhubungan dengan konten. Layanan ini banyak digunakan oleh pelaku bisnis yang ingin mempromosikan produk atau jasa yang mereka tawarkan. 

Dengan menggnunakan layanan iklan ini, produk yang kamu iklankan muncul di halaman pencarian Google tanpa perlu melakukan Search Engine Optimization (SEO).

Baca Juga  Mengenal Google AdSense dan Bagaimana Cara Mendaftarnya

Menawarkan dua jenis sistem pembayaran yaitu Pay Per Click dan Pay Per Million yang bisa pengguna sesuaikan dengan kebutuhan.

Google AdSense digunakan oleh pemilik website atau blog yang ingin memasang iklan menggunakan keyword atau kata kunci serta konten yang relevan sesuai dengan isi website atau blog. 

Mereka bisa segera memasang unit iklan dengan konsep dan materi yang ditentukan oleh Google setelah pendaftarannya mendapatkan persetujuan dari Google.

Dari iklan tersebut, pemilik website akan mendapatkan keuntungan atau pemasukan dari Google untuk setiap klik iklan. Sistem ini dikenal dengan Pay Per Click (PPC).

Cara Kerja Google Ads dan Google AdSense

Cara kerja antara Google Ads dan Google AdSense menjadi hal penting yang harus kamu tahu apabila memutuskan untuk memasuki dunia periklanan digital. Untuk bisa membedakan keduanya, berikut adalah ulasannya.

Cara Kerja Google Adwords

Saat membuat iklan, kamu harus tahu bagaimana Google Ads akan menampilkan iklan tersebut. Ada banyak kompetitor yang juga beriklan menggunakan Google Ads dengan penggunaan keyword yang sama.

Kemudian, Google akan menilai iklan siapa yang bisa memenangkan persaingan dalam satu keyword. Untuk menilai relevansi isi iklan yang terpasang dengan yang pelanggan cari, Google menggunakan cara Google quality score.

Cara Kerja Google AdSense

Google AdSense berbeda dari Google Ads dan perbedaannya bisa kamu lihat dari cara kerja keduanya. Jika Google Ads menggunakan sistem pay per click (PPC), AdSense juga menggunakan sistem yang sama.

Hal yang harus kamu tahu adalah bahwa pemilik website yang mengajukan atau mendaftar Google AdSense dan diterima belum tentu mendapatkan penghasilan kecuali iklan tersebut mendapatkan klik dari pengunjung website.

Semakin banyak klik pada iklan tersebut, semakin banyak pemilik website mendapatkan penghasilan dari Google. Selain PPC, AdSense juga menyediakan AdSense for search dan iklan arahan atau referral. Fitur AdSense for search memungkinkan pemilik website untuk memasang kotak pencarian Google di halaman website.

Pemilik website akan mendapatkan penghasilan apabila pengunjung melakukan pencarian di kotak search dan kemudian mengklik iklan yang ditampilkan.

Kelebihan dan Kekurangan Google Ads dan Google AdSense

Sebagai layanan iklan yang memiliki fungsi yang berbeda, Google Ads dan AdSense juga menawarkan kelebihan yang berbeda. Akan tetapi, kelebihan tersebut juga hadir dengan berbagai kekurangan yang melengkapinya.

Kelebihan dan Kekurangan Google Ads

Untuk pemilik website yang ingin menjangkau calon pembeli, klien, atau pelanggan melalui mesin pencari Google, Google Adwords bisa menjadi salah satu upaya yang tepat. Ini juga menjadi salah satu pilihan Search Engine Marketing (SEM) untuk mereka yang menjalankan bisnis secara online

Adapun kelebihan dan kekurangan Adwords adalah sebagai berikut:

Kelebihan

Sebagai sarana digital marketing, Google Ads bisa memberikan beberapa kelebihan, di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Harga fleksibel, di mana pengguna bisa menentukan anggaran atau saldo untuk kebutuhan pemasangan iklan.
  • Iklan bisa segera berjalan apabila saldo akun Adwords sudah diisi.
  • Tidak ada batasan usia website untuk bisa memasang iklan.
  • Minim risiko gagal meskipun ada risiko ditolak karena iklan tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan Google.

Kekurangan

Ada kelebihan, tentu ada juga kekurangan dan ini juga berlaku untuk Adwords yang kamu pilih untuk membantu menjalankan kampanye iklan digital. Berikut adalah beberapa kekurangannya:

  • Memerlukan biaya dan anggaran agar iklan bisa berjalan setiap hari dan muncul di halaman pertama Google.
  • Saldo berkurang apabila pengguna internet mengklik iklan yang terpasang.
  • Bersifat non organik, di mana iklan yang muncul di halaman pertama mesin pencari tidak berhubungan dengan reputasi website.
  • Tidak bisa selalu ditampilkan setiap waktu karena bergantung dari budget pengguna.
Baca Juga  Apa Itu Google Ads dan Mengapa Harus Menggunakannya?

Kelebihan dan Kekurangan Google AdSense

Sebelum memutuskan untuk mendaftarkan website guna mendapatkan penghasilan dari AdSense, ada baiknya jika kamu terlebih dahulu tahu apa saja kekurangan dan kelebihan layanan iklan satu ini. Untuk mengetahuinya, berikut adalah uraiannya:

Kelebihan

Dengan menjalankan Google AdSense, pemilik website bisa mendapatkan beberapa kelebihan, seperti:

  • Pemasangan iklan yang mudah di mana pengguna hanya perlu copy paste kode html di website yang diberikan oleh AdSense.
  • AdSense bekerja secara otomatis memilih iklan yang dianggap sesuai dengan website pendaftar.
  • Satu akun AdSense bisa digunakan untuk beberapa website.
  • Mudah dipelajari dengan sumber informasi seputar AdSense yang banyak ditemukan di internet.
  • Memungkinkan pengguna memilih iklan yang ingin mereka tampilkan.
  • Pendaftaran gratis tanpa biaya.

Kekurangan

Meski menawarkan berbagai kelebihan, tetapi AdSense juga hadir dengan berbagai kekurangan, termasuk:

  • Proses verifikasi yang bisa berjalan lama bahkan hingga berbulan-bulan.
  • Harga iklan tidak bisa diketahui dengan pasti, jadi pengguna tidak bisa mengetahui nilai terendah atau tertinggi iklan.
  • Angka minimum payout atau PO adalah sebesar $100 atau setara dengan Rp 1 juta rupiah.

Batas Iklan per Halaman

Perbedaan Google Ads dan Google AdSense lainnya bisa kamu lihat dari batas iklan yang ditampilkan per halaman. Google AdSense memungkinkan penggunanya menempatkan tiga konten iklan  dan tiga iklan tautan. 

Sedangkan Google Ads hanya memperbolehkan satu iklan untuk ditayangkan pada satu waktu di Google, jaringan pencarian Google, serta Google Display.

Ekspektasi Pembayaran

Kamu juga bisa melihat perbedaan Google Ads dan Google AdSense pada ekspektasi pembayarannya. Dengan Adwords, kamu bisa memiliki gambaran umum seputar biaya yang dikeluarkan dengan menentukan tawaran maksimum atau yang dikenal dengan max bid.

Adwords juga memberikan harga dari setiap kata kunci yang ditawarkan sehingga kamu bisa menentukan berapa biaya per klik untuk setiap iklan yang bisa disesuaikan dengan anggaran yang dimiliki.

Saat menggunakan AdSense, kamu akan mendapatkan apa yang kamu kerjakan. Dengan kata lain, kamu tidak perlu mengontrol biaya iklan per klik atau per tayangan. 

Akan tetapi, kamu bisa membuat target lebih banyak pendapatan dengan membangun situs web. Semakin banyak situs yang kamu kelola, semakin banyak pula penghasilan yang akan kamu terima.

Kesimpulan

Dengan mengetahui perbedaan Google Ads dan Google AdSense, kamu tidak akan lagi pusing membedakan antara kedua jenis layanan iklan tersebut. Alhasil, kamu bisa memilih layanan yang sesuai dengan kebutuhan, apakah ingin layanan untuk kebutuhan marketing atau untuk mendapatkan penghasilan secara online.


Jika kamu lebih butuh layanan yang akan membantu meningkatkan visitor, traffic, atau sales, maka kamu bisa menghubungi penyedia jasa Google Ads yang bisa dipercaya. Jadi, tunggu apalagi? Mulai sekarang agar bisa mencapai tujuan bisnis yang dibuat!

Apakah artikel ini membantu?
YaTidak
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments