Apa Itu Subnet Mask? Panduan Lengkap untuk Pemula

0
138

Untuk bisa membagi jaringan menjadi bagian-bagian kecil, ahli jaringan komputer memerlukan teknik khusus yang disebut subnet mask. Sudah pernah mendengar istilah ini sebelumnya?

Agar lebih paham apa itu subnet mask, simak ulasannya di artikel ini ya!

Mengenal Apa Itu Subnet Mask

Mengenal Apa Itu Subnet Mask

Belum tahu apa itu subnet mask? Subnet mask adalah cara yang digunakan untuk menambah jaringan. Subnet mask dikenal sebagai bagian penting dari internet protocol (IP) dan digunakan bersama dengan alamat IP untuk mengidentifikasi host dalam jaringan.

Subnet mask juga digunakan untuk menentukan bagian mana dari alamat IP yang merupakan alamat jaringan dan bagian mana yang merupakan alamat host.

Jika dilihat secara teknis, subnet mask bisa disebut sebagai serangkaian bit biner yang panjangnya sama dengan panjang alamat IP. Setiap bit dalam subnet mask menunjukkan apakah bit yang sesuai dalam alamat IP tersebut merupakan bagian dari alamat jaringan (bernilai 1) atau alamat host (bernilai 0).

Fungsi Subnet Mask

Bagi yang sedang mempelajari lebih lanjut apa itu subnet mask, pasti juga penasaran dengan fungsinya. Dalam jaringan komputer, subnet mask memiliki peran yang begitu penting, yaitu membantu mengatur aliran data, melakukan identifikasi jaringan, serta memastikan keamanan.

Adapun fungsi dari subnet mask secara rinci adalah:

  • Melakukan efisiensi alokasi alamat IP sehingga bisa meningkatkan kinerja alamat IP agar berjalan lebih optimal
  • Memisahkan jaringan serta memastikan data hanya bisa dikirim oleh host yang mempunyai alamat IP yang sesuai
  • Menangani masalah pada hardware
  • Mengurangi traffic jaringan akibat host yang terlalu banyak pada suatu jaringan komputer
  • Meningkatkan kinerja jaringan serta memastikan tidak terjadi gangguan pada data saat melewati jaringan
  • Mencegah terjadinya serangan siber pada jaringan dengan menjaga keamanan

Apabila kamu belum begitu familiar dengan istilah IP address, silahkan baca artikel satu ini.

Cara Menghitung Subnet Mask

Sudah tahu apa itu subnet mask namun masih bingung bagaimana cara menghitungnya? Perhitungan subnet mask mungkin tampak rumit namun bisa kamu lakukan dengan mudah. Yang terpenting adalah memastikan bahwa kamu mempunyai dan menguasai ilmu-ilmu jaringan komputer.

Untuk bisa menghitung subnetting, terdapat dua cara, yaitu menggunakan metode binary dan metode khusus. Artinya, perhitungan bisa kamu lakukan menggunakan metode yang dianggap lebih mudah sehingga bisa disesuaikan dengan preferensi.

Terlepas dari metode mana yang akan digunakan untuk menghitung subnet mask, jumlah subnet merupakan unsur yang paling penting. Begitu pula dengan jumlah host di setiap subnet dan blok subnet. Jangan lupa bahwa host dan broadcast tidak kalah penting dari ketiga hal yang disebutkan sebelumnya.

Pada umumnya, alamat IP ditulis dengan angka 192.168.1.2. Akan tetapi, tidak sedikit pula yang menggunakan tulisan yang berbeda, yaitu 192.168.1.2/24. Apa maksud dari 2/24 di bagian belakang alamat IP? 2/24 menunjukkan teknik perhitungan di mana 24 bit subnet mask diselubungi oleh binary 1.

Sudah siap menghitung subnet mask? Nah, sekarang kamu bisa melakukan beberapa langkah berikut:

Pilih Jumlah Subnet yang Dibutuhkan

Dengan berbekal informasi apa itu subnet mask, kamu bisa mencoba menghitung subnet mask. Adapun langkah pertamanya adalah menentukan jumlah subnet yang diinginkan dalam jaringan. Tujuannya adalah menentukan seberapa banyak bit yang akan dialokasikan untuk subnet.

Tentukan Jumlah Bit Subnet

Langkah selanjutnya dalam perhitungan subnet mask adalah menentukan jumlah bit subnet.

Hitung jumlah bit yang diperlukan untuk mewakili jumlah subnet yang kamu butuhkan. Kamu bisa menggunakan rumus 2^n – 2, di mana n adalah jumlah bit subnet yang dibutuhkan. Kecuali Anda menggunakan seluruh alamat subnet (tidak mengizinkan untuk alamat jaringan dan broadcast). 

Kemudian kurangi 2 dari total kemungkinan alamat untuk menghindari penggunaan alamat jaringan dan broadcast.

Hitung Jumlah Bit Host

Setelah menentukan jumlah bit subnet, kamu bisa menentukan sisa bit yang akan digunakan untuk host dalam setiap subnet.

Buat Subnet Mask

Dengan mengetahui jumlah bit subnet, kamu kemudian bisa membuat subnet mask dengan menetapkan bit subnet menjadi 1 dan bit host menjadi 0.

Sebagai contoh, mari perhatikan ilustrasi perhitungan subnet mask berikut:

Anggap saja kamu memiliki alamat IP kelas C 192.168.1.0 dan kamu ingin membaginya menjadi 4 subnet. Untuk menghitungnya, kamu harus memperhatikan beberapa poin berikut:

  • Perlu 2^2 – 2 = 2 subnet (satu untuk alamat jaringan dan satu lagi untuk alamat broadcast)
  • Memerlukan 2 bit subnet untuk mengakomodasi 4 subnet
  • Sisa bit (8 – 2 = 6) akan digunakan untuk host
  • Subnet mask akan menjadi 255.255.255.192, karena 192 adalah representasi desimal dari 2 bit subnet diaktifkan (128 + 64)

Contoh cara perhitungan apa itu subnet mask di atas akan dapat membantu mengetahui kebutuhan jaringan.

Cara Mudah Menggunakan Subnet Mask

Cara Mudah Menggunakan Subnet Mask

Melalui informasi seputar apa itu subnet mask yang sudah kamu dapatkan, apakah kamu tertarik untuk untuk menggunakannya? Agar memiliki jaringan yang lebih optimal, pastikan kamu menggunakan subnet mask dengan bijak.

Jika masih bingung harus memulainya dari mana, kamu bisa mencoba beberapa cara mudah menggunakan subnet mask berikut:

Pilih Subnet yang Tepat

Untuk bisa mendapatkan pilihan subnet yang tepat, tentu kamu harus menginvestasikan waktu untuk melakukan beberapa hal, termasuk:

Analisis Kebutuhan

Salah satu langkah dalam memilih subnet mask yang tepat adalah melakukan analisis terhadap kebutuhan. Di langkah ini, kamu harus mempertimbangkan jumlah perangkat dalam setiap subnet serta pertumbuhannya di masa mendatang. 

Oleh sebab itu, sebaiknya pilih bit subnet yang sesuai sehingga bisa memfasilitasi kebutuhan subnet kamu.

Pastikan Skalabilitas

Hal penting lain yang juga harus kamu pertimbangkan agar mendapatkan pilihan subnet yang tepat adalah skalabilitas jaringan di masa mendatang.

Sebaiknya, kamu tidak menggunakan bit subnet yang terlalu banyak. Hal tersebut mungkin akan berdampak pada subnet yang lebih banyak dibanding apa yang kamu butuhkan sekarang.

Pertimbangkan Kebijakan Keamanan

Dalam mengoptimalkan subnet mask, kamu juga perlu memperhatikan hal lain, termasuk perluasan kebijakan keamanan di dalam jaringan. Untuk bisa mengaturnya dengan baik dan lebih efektif, mengapa tidak segera memisahkan subnet berdasarkan fungsi dan tingkat akses?

Pahami Batas Kapasitas Subnet

Selanjutnya, kamu juga harus memahami batas kapasitas subnet mask. Dalam hal ini, ada dua hal penting yang perlu diperhatikan, yaitu:

  • Batas kapasitas host yang akan bisa diakomodasi
  • Reserved address dengan mengalokasikan beberapa IP address untuk tujuan tertentu, misalnya alamat jaringan atau alamat broadcast

Pastikan Skalabilitas Jaringan Terjaga

Sudah tahu apa itu subnet mask, bukan? Nah, bagi yang ingin menggunakan subnet mask dengan mudah, ada hal penting lain yang bisa kamu andalkan sebagai cara yang tepat mencapai tujuan tersebut. Yaitu memastikan bahwa stabilitas jaringan tetap terjaga. 

Buat rencana jangka panjang dengan memperkirakan pertumbuhan yang signifikan. Juga pastikan subnet bisa diubah dengan mudah tanpa menimbulkan gangguan pada operasi jaringan.

Selanjutnya, kamu bisa menggunakan IP address management atau IPAM untuk  keperluan pengelolaan IP address dan subnet sehingga bisa lebih terstruktur. Bila perlu, kamu juga harus melakukan pelatihan tim guna menghindari kesalahan konfigurasi.

Apakah Subnetting Cocok untuk Semua Alamat IP?

Dengan mengetahui apa itu subnet mask, kamu juga mungkin penasaran apakah subnetting cocok untuk semua alamat IP atau tidak. Pertama, kamu harus tahu bahwa alamat IP dibagi menjadi 5 jaringan kelas, yaitu A, B, C, D, dan E. Akan tetapi, alamat IP kelas D dan E memiliki fungsi yang berb da.

Sehingga hanya alamat IP A, B, dan C saja yang bisa dilakukan subnetting. Meski demikian, setiap kelas alamat IP mempunyai default subnet mask yang berbeda. Default tersebut menggambarkan banyaknya baris bilangan yang digunakan pada jaringan tersebut.

Berikut adalah uraian tentang subnet mask default pada masing-masing kelas:

  • Kelas A (255.0.0.0): Oktet pertamanya adalah 255 yang merupakan subnet mask dan tiga oktet sisanya adalah subnet yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengguna
  • Kelas B (255.255.0.0): Pada oktet pertama dan kedua, masing-masing 255 dan 2455 merupakan subnet mask, sementara dua oktet sisanya yaitu 0 dan 0 adalah subnet dengan panjang 16 bit
  • Kelas C (255.255.255.0): Oktet pertama, kedua, dan ketiga merupakan subnet mask dan satu oktet sisanya merupakan subnet dengan panjang 8 bit

Sebagai contoh, 10.45.21.0 merupakan alamat IP. Maka, dari jumlah oktet pada alamat IP tersebut, termasuk kelas C dengan subnet mask 255.255.255.0. Dengan begitu, IP host berada pada rentang 10.45.21.0- 10.45.21.255.

Dari penjelasan di atas, kini kamu tahu apa itu subnet mask, cara mudah menghitungnya, dan cara menggunakannya dengan mudah.

web hosting murah terbaik blog banner