Hi Exabytes Friends!
Ada ga dari kalian yang hadir di EEC Indonesia 2018? Kalo ada ayo dong kasih feedback mengenai EEC Indonesia 2018 disini.
Nah, seperti yang sudah di janjikan tadi,  Exabytes pengen cerita sedikit mengenai EEC Indonesia 2018 buat Exabytes Friends yang belum sempat hadir di event EEC kemarin. EEC Indonesia 2018 merupakan event konferensi e-commerce pertama yang dilaksanakan di Indonesia, menghadirkan lebih dari 22 pembicara ternama dari industri e-commerce dan startup digital. Keren ga si?

Yuk lihat beberapa fun fact mengenai EEC Indonesia 2018

Dihadiri hampir 500 peserta

Mengingat EEC Indonesia baru pertama kali dilaksanakan, Exabytes sendiri tidak menyangka akan kehadiran hampir 500 peserta. Peserta yang hadir pun memiliki latar belakang yang berbeda, meliputi pelaku UKM/UMKM, pemilik startup/bisnis, praktisi advertising/branding serta dosen dan mahasiswa., Melalui EEC Indonesia 2018 para peserta yang hadir diharapkan mengetahui cara untuk tumbuh dalam persaingan pasar digital dan memperluas bisnis dengan menggunakan teknologi yang tersedia saat ini.

EECID2018 di isi oleh 22 pelaku industri e-commerce dan startup teknologi terbesar 

Kesuksesan ke-2 dari EEC Indonesia 2018 adalah kehadiran 22 pembicara profesional yang merupakan pemain besar di industri e-commerce dan startup digital, diantaranya YouTube, Gojek, PVRA, RedDoorz, Yuna+co, Alibaba UC, Shopee, dan masih banyak lagi. Beberapa partner juga ikut membantu dalam memeriahkan acara ini seperti Digibank by DBS, Apigo, Tagtoo, CIMB Niaga, Koinworks, CBN dan Delivery Teh 63.

Baca Juga  Pembukaan Kantor Exabytes Network di Indonesia

Misi baik dibalik EEC Indonesia 2018

Exabytes eCommerce Conference (EEC) Indonesia 2018 memiliki misi baik untuk menginspirasi para pelaku UKM/UMKM  dari cerita sukses para pembicara dan memberikan learning point mengenai trend, strategi dan tips untuk menghadapi trend bisnis online di 2019 mendatang.

Selain itu, EEC juga menjadi platform bagi para pelaku UKM/UMKM untuk berkolaborasi dengan beberapa brand besar sehingga dapat menciptakan produk yang lebih baik dan memiliki dampak terhadap perekonomian Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here