Mengenal SEO dan SEM Untuk Strategi Digital Marketing

749
Mengenal SEO dan SEM
Free Credit Exabytes
12 min read

Hi Exabytes Friends!

Kamu yang memiliki website pasti mau kan websitenya ada di urutan pertama halaman pencarian Google? Kalau website Kamu berada di urutan paling atas, dapat dipastikan visitor akan lebih mudah menemukan website Kamu tanpa harus scroll lebih jauh. Apalagi kalau kamu memiliki bisnis dengan menjadikan website sebagai media promosi atau marketing, pasti bisnis kamu secara tidak langsung akan perlahan naik. 

Nah, sebenarnya ada caranya lho untuk membuat website kamu ada di halaman pertama Google. Caranya adalah dengan menerapkan SEO dan SEM untuk websitemu. 

Mengenal SEO dan SEM Untuk Strategi Digital Marketing

Mungkin Exabytes Friends lebih sering mendengar SEO dibandingkan dengan SEM. Atau malah ada yang masih bingung dengan dua istilah itu atau pernah mendengarnya tapi tidak tahu perbedaannya. SEO dan SEM adalah strategi untuk mendapatkan peringkat atas di search engine seperti di Google.

Sebagai pemilik website, kamu bisa mencoba mengaplikasikan SEO dan SEM. Tetapi sebelum memulai itu, kamu perlu tahu tentang SEO dan SEM serta perbedaan kedua strategi ini di dunia digital marketing

Kedua hal ini memiliki perbedaan dan persamaan serta penjelasan tersendiri tentang SEO dan SEM yang akan diulas di artikel bawah ini.

Apa itu SEO?

SEO atau Search Engine Optimization adalah strategi pengoptimalan website untuk mendapatkan peringkat tinggi dalam hasil pencarian atau di SERPS (search engine result pages) untuk kata kunci khusus yang ditargetkan. SEO berfungsi untuk meningkatkan traffic organic website melalui posisi yang tinggi di hasil pencarian. 

Mengenal SEO dan SEM Untuk Strategi Digital Marketing

SEO memiliki beberapa komponen penting. Ada 3 komponen SEO yaitu technical SEO, on-site SEO dan off-site SEO.

Technical SEO 

Technical SEO atau SEO teknis ini mengacu pada proses mengoptimalkan website milikmu untuk tahap perayapan (crawling) dan pengindeksan. Dengan SEO teknis, kamu bisa memastikan bahwa mesin pencari dapat merayapi dan mengindeks website milikmu tanpa ada masalah.

On-site SEO

Merupakan SEO yang dapat diterapkan pada setiap halaman dan konten sehingga dapat dioptimalkan untuk kata kunci khusus yang ditargetkan. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk On-site SEO.

Caranya adalah dengan memiliki judul dan deskripsi yang baik sekaligus memasukan keyword ke judul sebuah postingan, meta description, tag dan lainnya. 

Selain itu URL yang rapi dan optimal juga bisa diterapkan, mengoptimalkan kecepatan untuk loading page website, mengintegrasikan beberapa media di dalam postingan konten website juga berpengaruh untuk meningkatkan SEO.

Off-site SEO

SEO ini mengacu pada proses mendapatkan referensi atau backlink dari website lainnya. Tujuannya untuk meningkatkan kepercayaan bahwa website atau konten milikmu di mesin pencarian. Referensi yang dimaksud adalah tautan atau link dari website lain atau link dari konten yang ada di websitemu yang dimasukan ke konten yang baru yang topiknya masih relevan. Tetapi ini bukan kuantitas atau berapa banyak tautan yang dirujuk ke website namun dilihat dari mana tautan ini berasal dan relevan atau tidak. Dengan referensi yang terpercaya, peringkat pun akan menjadi tinggi. 

Apa itu SEM?

SEM merupakan kepanjangan dari Search Engine Marketing yang merupakan strategi marketing untuk menaikan website ke peringkat atas di hasil pencarian dengan cara berbayar. Biasanya SEM diperuntukan untuk menawarkan atau mengiklankan produk dan jasa daripada konten khusus karena SEM menggunakan Google Ads. SEM banyak digunakan untuk pemilik bisnis, e-commerce atau toko online. 

Mengenal SEO dan SEM Untuk Strategi Digital Marketing

Melalui Google Ads, pemilik website dapat membuat iklan yang akan muncul di hasil pencarian Google dan pemilik website hanya membayar untuk klik pada iklan atau pay per click (PPC). Google Ads juga bisa meningkatkan visibilitas website ke peringkat teratas dengan mudah. Contohnya seperti gambar di bawah ini.

Mengenal SEO dan SEM Untuk Strategi Digital Marketing

Ketika kita mengetik keyword ‘Exabytes’ di Google, maka hasil yang paling atas muncul adalah gambar di atas dimana di samping link di sebelah kiri ada tulisan ‘iklan’. Sementara itu pada bagian deskripsi di bawahnya terdapat kalimat persuasif yang bersifat mempromosikan produk seperti diskon, cashback atau promo terbaru. Selain itu, ada tambahan atau ekstensi iklan yang yang menambahkan link tambahan berupa promo.

Baca Juga  10 Alasan Pentingnya Networking Dalam Membangun Bisnis Online

Perbedaan SEO VS SEM

SEO dan SEM memang dapat meningkatkan peringkat website ke peringkat atas di halaman pencarian. Namun ada beberapa perbedaan signifikan antara keduanya.

Mengenal SEO dan SEM Untuk Strategi Digital Marketing

Perbedaan tersebut antara lain sebagai berikut ini :

Gratis dan Berbayar

Perbedaan paling signifikan yang pertama adalah yang satu gratis dan yang satunya lagi berbayar. SEO gratis digunakan dan tidak dikenakan biaya apa-apa bila audiens mengklik website milikmu. SEO bisa dioptimalkan dengan memasukkan kata kunci yang tepat dan beberapa taktik lainnya untuk menaikkan peringkat website. 

Sementara SEM diharuskan berbayar karena biasanya SEM menggunakan media Google Ads dimana pemasang iklan harus membayar setiap kali diklik oleh visitor atau yang biasa disebut dengan Pay Per Click (PPC). 

Ada Ikon atau Tulisan Iklan

Mengenal SEO dan SEM Untuk Strategi Digital Marketing

Dilihat dari gambar di atas, ketika kita mengetik ‘Exabytes’ di kolom pencarian Google, yang paling atas muncul adalah yang ada tulisan ‘iklan’. Selain itu ada kalimat iklan yang berupa promosi yang ditawarkan dan tambahan link iklan ekstensi di bagian bawah. Hal ini merupakan cara kerja SEM.

Sementara di bawahnya bisa dilihat di hasil pencarian website Exabytes dengan deskripsi biasa tanpa ada kalimat promosi. Ini merupakan cara kerja SEO. 

Dampak SEM Lebih Instan Dibandingkan Dengan SEO

Karena berbayar, SEM sudah menjamin bahwa peringkat website akan teratas dengan cepat dan mudah dibandingkan dengan SEO. SEO perlu beberapa usaha dan waktu untuk melihat website di peringkat atas dan hasilnya pun bisa merangkak naik atau menurun peringkatnya seiring dengan berjalannya waktu tergantung beberapa faktor.

Hasil SEM Bisa Tepat Sasaran Untuk Target Audiens Tertentu

Melalui SEM, kamu bisa menentukan target audiens melihat hasil pencarian dengan menerapkan filter berdasarkan usia, lokasi, gaya hidup, pendapatan dan banyak lagi. Sementara SEO tidak bisa menentukan secara spesifik target audiens yang akan melihat hasil pencarian.

SEO Lebih Baik Untuk Jangka Panjang Daripada SEM

Organic SEO merupakan taktik terbaik digital marketing dengan hasil yang lama. Website yang berperingkat tinggi dalam hasil organik untuk kata kunci tertentu bisa mendapatkan traffic secara gratis selama 24/7. 

Website yang menggunakan PPC atau SEM masih bisa mendapatkan traffic yang bertarget dari search engine tetapi pemilik website harus membayar. Bila kamu menghentikan langganan berbayar, maka strategi SEM pun hilang. 

SEM Bisa Digunakan Untuk Testing, Sementara SEO Tidak

Karena SEM berbayar, kita bisa mengaktifkan atau mematikan sewaktu-waktu. Jika kamu ingin melakukan testing apakah SEM bisa berpengaruh untuk meningkatkan penjualan atau telah mencapai target audiens yang diinginkan, kamu bisa mengaktifkannya. Bila dirasa tidak membutuhkan SEM lagi karena penjualan sudah mencapai target, SEM bisa dimatikan.

Sementara SEO tidak bisa karena kinerja SEO yang membutuhkan waktu untuk melihat dan merasakan impact yang dihasilkan SEO apakah berpengaruh atau tidak.

Persamaan SEO dan SEM

Mengenal SEO dan SEM Untuk Strategi Digital Marketing

Selain memiliki perbedaan, SEO dan SEM ini memiliki persamaan antara lain sebagai berikut :

Meningkatkan Visibilitas di Halaman Pencarian

Dua hal ini dapat membantu website kita muncul dan meningkatkan peringkat teratas di halaman pencarian sesuai dengan kata kunci tertentu. Hal ini sangat mempengaruhi dan membantu untuk menaikan traffic websitemu.

Meningkatkan Traffic ke Website

Baik SEO dan SEM dirancang untuk mengarahkan lebih banyak traffic ke website. Keduanya untuk mendapatkan visibilitas pada SERP (search engine result pages). Semakin tinggi visibilitas website maka traffic pun akan naik karena target audiens akan mengklik di hasil pencarian melalui Click Through Rate (CTR). CTR adalah persentase audiens yang mengklik halaman website yang mengklik iklan tertentu yang muncul di halaman website tersebut.

Butuh Pemahaman Audiens

Agar strategi menggunakan SEO dan SEM berhasil, kamu harus memahami bagaimana target audiens dan bagaimana audiens bertindak. Caranya adalah dengan mengetahui segmentasi psikografis dan buyer personas seperti ciri fisik dan demografi (usia, jenis kelamin, gaya hidup dan lainnya). Dengan begitu, kamu bisa membuat konten yang relevan yang bisa menjadi solusi untuk target audiens.

Perlu Melakukan Riset Keyword

Keduanya perlu melakukan riset keyword gunanya untuk mengungkap istilah pencarian yang sedang populer. Riset ini mencakup melihat popularitas keyword untuk menentukan kata kunci teratas atau membeli kata kunci yang dicari oleh audiens website kamu. Hal ini juga sekaligus bisa melihat pesaing atau kompetitor website milikmu yang memiliki target keyword yang sama sehingga bisa merencanakan strategi untuk bersaing dengan kompetitor mu.

Fokus Pada Kata Kunci Spesifik

SEO dan SEM fokus pada penargetan kata kunci yang spesifik yang diidentifikasi selama riset kata kunci. Inti dari kedua komponen ini adalah kata kunci yang tepat.

Butuh Pengujian dan Pengoptimalan

Terakhir, SEO dan SEM butuh pengujian dan pengoptimalan yang berkelanjutan yang tidak bisa dilakukan hanya dengan sekali percobaan. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kinerja SEO dan SEM

Baca Juga  Apa Kegunaan Hosting Untuk Bisnis Online?

SEO VS SEM, Lebih Baik Yang Mana Untuk Strategi Digital Marketing?

Setelah melihat pemaparan diatas penjelasan tentang SEO dan SEM serta perbedaan dan persamaan, kini muncul pertanyaan baru : lebih baik yang mana untuk strategi digital marketing, SEO vs SEM?

Mengenal SEO dan SEM Untuk Strategi Digital Marketing

Sebenarnya dari penjelasan di atas, mungkin dari Exabytes Friends sudah menentukan strategi apa yang akan dipilih. Tetapi sebelum menentukan, sebaiknya pertimbangkan beberapa hal berikut ini sebelum memilih antara SEO dan SEM

Pertimbangkan Siapa Pesaing Website Milikmu

Sebelum memilih antara SEO dan SEM, sebaiknya pikirkan terlebih dahulu siapa pesaing kamu. Cari tahu kinerja mereka dalam pemasaran pencarian mereka sebelum kamu memutuskan untuk bersaing. 

Cari tahu terlebih dahulu kata kunci pencarian yang mereka lakukan, menggunakan SEO dan SEM atau malah menggunakan keduanya dan bagaimana pembayaran yang mereka gunakan untuk mengarahkan traffic ke website mereka. Ketika melakukan hal ini, kamu bisa melihat cela untuk menemukan cara dan membuat strategi  agar bisa bersaing dalam pencarian berbayar dan organik.

Pertimbangkan Seberapa Baik Mengenal Industri Yang Dilakukan

Jika kamu telah menggeluti di industri cukup lama dan tahu apa yang konsumen inginkan dan butuhkan, kamu lebih baik membangun strategi SEO untuk jangka panjang dibandingkan SEM. Tetapi jika kamu masih ragu atau kurang banyak mengetahui konsumen dan pesaingmu, kamu bisa mempertimbangkan menggunakan SEM. Dengan testing menggunakan SEM, kamu bisa menguji ide, produk dan layanan yang kamu tawarkan kepada konsumen.

Pertimbangkan Lamanya Siklus Pembelian Pelanggan

Jika produk atau layanan yang kamu tawarkan memiliki siklus pembelian yang singkat, kamu bisa menggunakan SEM. Iklan dari SEM dapat menempatkan produk atau layanan kamu di tempat teratas sehingga pelanggan dapat langsung melihat dan tertarik membelinya segera. Jika siklus pembelian lama atau websitemu dijadikan referensi untuk melakukan riset dan membandingkan harga dengan tempat lainnya selama beberapa minggu, sebaiknya tidak perlu menggunakan SEM karena tidak ada pembelian setelah melihat iklan tersebut. 

Pertimbangkan Biaya

Sebelum menentukan menggunakan SEM, sebaiknya melakukan riset terlebih dahulu untuk memperkirakan berapa biaya yang akan dibutuhkan untuk menerapkan SEM. Setiap keyword memiliki beragam biaya per klik berdasarkan persaingan. Jika biaya per klik rendah, mungkin bisa dijadikan strategi yang tepat untuk menerapkan SEM.

Pertimbangkan Usia Website

Jika kamu baru memulai bisnis dan menjadikan website sebagai platform marketing, butuh waktu yang lama untuk mengembangkan SEO dan merasakan dampak baiknya. Sebaiknya kamu menggunakan SEO dan SEM di saat yang bersamaan. SEM bisa membantu untuk mendapatkan traffic di awal sembari kamu bisa mengoptimalkan SEO untuk mendapatkan traffic organic.

Jika website sudah berjalan cukup lama, kamu bisa menentukan apakah ingin menggunakan SEO dan SEM lagi atau hanya fokus menggunakan SEO saja untuk kebutuhan jangka panjang.

Pertimbangkan Status Website

Saat membuat strategi pemasaran, cari peluang yang dapat membuat dampak besar dengan usaha yang minim. Caranya dengan melakukan riset terlebih dahulu untuk melihat potensi dalam mengembangkan strategi SEO organik sebelum mengeluarkan uang dalam kampanye iklan dari SEM. 

Jika SEO kurang memuaskan atau mendapatkan status yang buruk, sebaiknya menggunakan SEM untuk meningkatkan traffic sembari mengoptimalkan strategi SEO.

Untuk melihat status traffic atau melakukan riset terhadap website pesaingmu, kamu bisa menggunakan tools SEO. Selengkapnya kamu bisa membaca rekomendasi SEO tools yang bisa dijadikan referensi untukmu.

Kesimpulan

Sebagai pemilik website pasti ingin websitenya mendapatkan peringkat yang tinggi di hasil pencarian terutama untuk pemilik bisnis seperti e-commerce, marketplace, dan toko online. Ada beberapa cara untuk mewujudkan hal itu dengan menerapkan SEO dan SEM. 

SEO dan SEM adalah strategi untuk meningkatkan pemasaran di internet dengan agar website berada di peringkat teratas di halaman pencarian. Keduanya memiliki beberapa perbedaan dan persamaan. Salah satu perbedaan yang paling signifikan adalah SEM itu berbayar yang tampilannya terdapat logo atau tulisan iklan di halaman pencarian sementara SEO gratis. Dan salah satu persamaannya adalah meningkatkan visibilitas di halaman pencarian.

SEO dan SEM sama-sama baik dan bisa diterapkan bersamaan untuk website. Namun ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan seperti siapa pesaing website, seberapa baik mengenal industri yang dilakukan, lamanya siklus pembelian, biaya, usia website dan status website.

Apapun pilihannya ingin menerapkan SEO saja, atau SEM saja atau mungkin keduanya akan membantu mendongkrak website dan meningkatkan traffic website. Sebelum menentukan sebaiknya melakukan riset yang cukup mendalam terhadap websitemu dan beberapa faktor lainnya yang bisa mempengaruhi agar strategi yang kamu terapkan bisa maksimal dan memberikan dampak yang baik untuk website milikmu.

Semoga artikel ini bermanfaat untukmu ya!

Credit to Audina Chairun Nisa

Free Credit Exabytes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here