Pelajari 5 Hal yang Bisa Mengubah Startup Kamu Jadi Unicorn

63
3 min read

Pelajari 5 Hal yang Bisa Mengubah Startup Kamu Jadi Unicorn

“Unicorn”, istilah yang dalam beberapa bulan belakangan ini sedang ramai-ramainya dibicarakan apalagi perusahaan – perusahaan startup yang sedang berlomba – lombanya mendapatkan istilah Unicorn tersebut. Sebenarnya apa sih yang dimaksud perusahaan Unicorn ? 

Unicorn adalah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan perusahaan yang telah mengantongi valuasi lebih dari US$ 1 miliar. Valuasi itu sendiri juga digunakan untuk dijadikan acuan terhadap seberapa besar potensi dari bisnis perusahaan tersebut. Istilah Unicorn ini juga sudah sangat familiar di dunia perusahaan startup terutama di Indonesia. 

Lalu, bagaimana sih caranya membuat perusahaan Startup mu menjadi perusahaan Unicorn? Kita kupas tuntas disini 5 cara yang bisa membuat perusahaan mu menjadi perusahaan Unicorn menurut Hasnul Arifin dan Tri Admojo dalam bukunya ‘Mendirikan Startup yang diburu Investor & Big Fund’. 

Konsisten dan Evaluasi 

Maksud konsisten dan evaluasi disini adalah perusahaan mu perlu tetap konsisten kepada tujuan dari perusahaan dari awal mulai perusahaan mu. Kemudian melakukan evaluasi jika ada masalah yang menghambat perusahaan , apakah perusahaan masih di dalam jalan tujuan perusahaan diawal atau tidak. Cari ide- ide yang menarik untuk menaikkan posisi perusahaanmu , setelah itu seleksi dari sekian banyak ide itu mana yang paling berpotensi menaikkan posisi perusahaan secara efektif. 

Memproyeksikan Pasar Secara Cepat

Di pasar yang bersaing sangat sengit ini, sangat diperlukan bagi perusahaan untuk memproyeksikan pasar secara cepat. Menebak keinginan pasar yang fluktuatif ( berubah – ubah ) itu penting , hal tersebut dapat diatasi dengan melakukan riset pasar. Melihat berapa banyak rata-rata uang yang dihabiskan oleh konsumen dalam melakukan 1 kali pembelanjaan , bisa juga dengan melihat seberapa sering konsumen melakukan pembelanjaan misalnya dalam kurun waktu 1 bulan. Setelah melakukan riset dan memproyeksikan pasar, baru kamu bisa menyimpulkan produk atau jasa apa yang paling banyak mendapatkan respon positif. Dengan begitu , diperlukannya oleh perusahaan untuk menari marketing yang sudah berpengalaman.

Uji Prototype 

Agar produk yang dijual dipasar selalu terjaga kualitasnya , perlu dilakukan uji prototipe. Prototipe produk merupakan tahapan yang sangat penting karena menyangkut keunggulan produk yang akan menentukan kemajuan suatu usaha di masa mendatang. Prototipe adalah model awal dari produk, yang berawal dari design thinking dan membuatnya menjadi nyata. Tujuan dari langkah ini adalah bukan bukan hanya menguji produk yang sudah selesai, tetapi untuk menemukan kesalahan sebelum produk benar-benar turun di pasar. Pengujian prototipe harus dilakukan berkali-kali untuk melihat respon dari konsumen apakah positif atau negatif. Produk yang ditawarkan harus berguna dan bermanfaat bagi orang-orang , sesuai dengan kebutuhan pasar agar menarik orang-orang untuk membeli produk dari perusahaanmu. 

Menggunakan Blue Ocean Strategy

Agar keuntungan yang didapatkan perusahaan dapat melambung tinggi , kamu harus mencari pasar yang belum dirambah oleh perusahaan – perusahaan lain yang tentunya disesuaikan dengan kebutuhan konsumen yang sesuai dengan pengertian Blue Ocean Strategy.  Blue Ocean Strategy adalah sebuah strategi untuk melepaskan perusahaanmu dari persaingan di pasar (kompetitor). Kamu membuat pasarnya sendiri dengan meluncurkan produk yang belum pernah ada perusahaan lain yang menjualnya karena diawali dengan berani berbeda dari yang lain. Karena sudah produk mu sudah berbeda dengan yang lainnya, maka pasar yang tertarik dengan produk kita adalah pasar yang tergolong khusus.

Memperluas Pasar 

Supaya perusahaan dapat berkembang lagi lebih jauh dan demi pencapaian target perusahaan , perlu dilakukannya memperluas pasar. Pasar Global adalah langkah yang tepat untuk lebih dikenal secara mendunia dan akses pasar yang lebih besar lagi. Sebelum Go International , perlu adanya melakukan riset terlebih dahulu terhadap kebiasaan dan budaya dari negara tersebut. Perlu adanya penyesuaian tetapi tidak menghilangkan ciri khas produk dari perusahaan agar produk kita dipilih dan perusahaan kita selalu unggul di pasar. Kemudian , bermitra dengan perusahaan lain juga bisa diterapkan agar perusahaan bisa dibantu untuk Go International. 

Tidak ada perjuangan yang mudah , apalagi bersaing sengit di pasar dengan kompetitor. Tetapi selama masih ada keyakinan untuk berhasil, kegigihan untuk selalu bangkit , dan belajar dari kesalahan pasti akan berhasil untuk mencapai tujuan yang diinginkan , menjadi perusahaan Unicorn. Good luck everyone!

Credit to: Shafira Risda

Baca Juga  Exabytes Digital Day: Web Development Berbasis Wordpress

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here