Inilah 10 Perilaku Konsumen Di Bulan Ramadhan 2021 Yang Perlu Kamu Ketahui!

121
Raih Kemenangan
12 min read

Lebaran sebentar lagi tiba, apakah bisnis kamu sudah dipersiapkan untuk menyambut bulan ramadhan ini? Jika belum ataupun masih bingung gimana caranya, lebih baik perhatikan terlebih dahulu perilaku konsumen di bulan Ramadhan tahun 2021 agar mendapatkan gambar tentang consumer behaviour untuk bisnismu.

perilaku konsumen di bulan ramadhan
Bisnis di bulan Ramadhan ( source: Adobe Phototock )

Perilaku konsumen ini adalah aspek yang sangat penting dan tentunya harus di perhatikan agar bisnismu bisa terus sukses di bulan ramadhan. Karena selalu berganti, perilaku konsumen bisnis manapun akan selalu berbeda di setiap bulan. Apalagi dengan adanya pandemi COVID-19 ini, perubahan perilaku konsumen di bulan Ramadhan sangatlah berbeda dari yang biasanya. 

Jadi, tunggu apa lagi, yuk langsung simak saja artikel ini agar bisa mempersiapkan strategi yang pas untuk kesuksesan bisnismu. 

Perilaku Konsumen 

Perilaku konsumen adalah sebuah studi terhadap individu ataupun pembeli dan organisasi. Jadi, perilaku konsumen ini memperhatikan bagaimana para pembeli menyeleksi dan menggunakan suatu produk maupun layanan tertentu. Sehingga, aspek ini fokus untuk menganalisa tentang tingkah laku, motivasi, dan psikologi masyarakat. 

Lalu, kenapa perilaku konsumen sangat penting untuk bisnis ? Nah, perilaku konsumen ini telah menjadi aspek yang sangat penting karena dengan aspek ini, sebuah bisnis dapat memproduksi produk dan layanan yang sesuai dengan kemauan masyarakat. Tidak hanya itu, dengan menganalisis perilaku konsumen, bisnis pun bisa menyusun strategi-strategi yang sesuai, sehingga bisnismu bisa bekerja dengan efektif. Jika kamu masih ingin mengetahui kepentingan perilaku konsumen terhadap bisnis, langsung cek aja artikel exabytes tentang consumer behaviour !

Perubahan Perilaku Konsumen 

Seperti yang diketahui, perilaku konsumen tidak akan pernah bisa menetap karena selalu berganti, tergantung musim tertentu. Contohnya, perilaku konsumen bisa saja menjadi lebih konsumtif, seperti di masa liburan atau lebih terkontrol, seperti di masa pandemi. Biasanya, perubahan perilaku konsumen terjadi ketika ada special seasons/occasions, misalnya; musim natal atau musim lebaran. 

Di Indonesia tersendiri, perilaku konsumen di bulan Ramadhan menjadi lebih konsumtif karena keluarga akan membeli beberapa keperluan tertentu yang dibutuhkan untuk Ramadhan. Perubahan perilaku konsumen seperti tersebut biasanya dapat terjadi karena beberapa faktor seperti; perubahan pola makan, perubahan aktivitas, tradisi keluarga, keagamaan di setiap keluarga, dan juga suasana bulan Ramadhan yang dialami setiap masyarakat Indonesia. 

Dengan demikian, sangat penting untuk kamu para entrepreneurs untuk mengetahui perubahan perilaku konsumen di bulan Ramadhan agar bisnismu bisa beradaptasi secepat mungkin. Kemudian, mengetahui perubahan tersebut bisa membantu untuk menentukan strategi marketing serta promosi yang lebih tepat. 

Terus, apa saja sih perubahan perilaku konsumen di bulan Ramadhan? yuk , langsung aja baca di bawah ini. 

10 perilaku konsumen di Bulan Ramadhan 

Inilah 10 perilaku konsumen di bulan Ramadhan yang patut diketahui untuk para entrepreneurs!

Lebih sering memain Internet 

Di bulan Ramadhan, masyarakat Indonesia memiliki waktu istirahat yang lebih banyak. Hal tersebut dikarenakan adanya perubahan pola makan dan aktivitas tertentu yang berbeda dari bulan-bulan biasanya. Semisalnya, di bulan biasa, masyarakat Indonesia menggunakan jam istirahat siang untuk makan siang, namun di bulan Ramadhan, jam istirahat siang digunakan untuk rebahan atau istirahat karena puasa. Oleh karena itu, di dalam waktu istirahat tersebut masyarakat akan lebih cenderung menggunakannya untuk bermain Internet.

Baik itu untuk medsos, untuk nge browse di Google, ataupun yang lainnya, masyarakat Indonesia akan menggunakan jam istirahatnya untuk memain handphone, sehingga internet akan mengalami kenaikan dalam segi penggunaannya. 

perilaku konsumen
Perilaku konsumen di bulan Ramadhan ( source: Adobe Phototock )

Nah, sebagai seorang entrepreneur tentunya bisa memanfaatkan perubahan tersebut untuk bisnismu. Dengan kenaikkan penggunaan internet, kamu bisa menyesuaikan jam operasional terhadap jam istirahat pembeli. Selain itu, kamu juga bisa menyesuaikan delivery time agar bisa sesuai dengan jam traffic yang tinggi. 

Kemudian, kamu juga bisa mulai membuat presensi online untuk bisnismu, jadi seolah-olah memiliki bisnis online. Hal tersebut bisa dilakukan dengan membuat website ataupun memiliki akun sosial media, tetapi yang paling dilirik tentunya memiliki website. Dengan memiliki website, bisnismu akan terlihat lebih profesional dan akan meningkatkan kepercayaan. Oleh karena itu, segera buat website bisnis untuk menanggapi perubahan perilaku konsumen di bulan Ramadhan yang akan datang! 

Jika masih bingung gimana caranya, langsung aja cek layanan website hosting exabytes. 

Baca Juga  5 Alasan Kenapa Consumer Behavior Itu Penting Untuk Bisnis

Menonton sebagai sumber entertainment 

Serupa dengan penggunaan internet, karena waktu istirahat yang lebih banyak, sebagian dari masyarakat Indonesia akan beralih untuk nonton di waktu istirahat nya. Menurut Google analytics, kebanyakan masyarakat Indonesia menonton Youtube di waktu istirahatnya apalagi disaat jam makan siang, malam sebelum tidur, dan juga di saat menunggu sahur. 

Google pun mengutip bahwa konsumsi video online naik sebanyak 15% di bulan Ramadhan, terutama untuk mobile devices. Hal tersebut terjadi mungkin untuk mengalihkan perhatian mereka dari kelaparan saat jam makan siang ataupun saat akan membatalkan puasa nya. 

perilaku konsumen
perubahan perilaku konsumen di bulan Ramadhan ( source: Adobe Phototock )

Oleh karena itu, sebagai pebisnis, kamu bisa banget memanfaatkan perilaku konsumen di bulan ramadhan yang ini dengan meningkatkan strategi promosi serta marketing dengan membikin video dan mempromosikannya sebagai Youtube ads. Dengan demikian, brand kamu bisa mencapai target market yang lebih banyak karena penonton Youtube yang meningkat di bulan Ramadhan. Sehingga, dapat meningkatkan customer loyalty untuk bisnismu. 

Aktif di sosial Media 

Layaknya seperti dua perilaku sebelumnya, masyarakat Indonesia juga lebih aktif di sosial media di bulan ramadhan dari pada di bulan-bulan biasanya. Hal tersebut dikarenakan, bermain di dunia maya seperti sosial media menjadi salah satu aktivitas “ngabuburit” yang bisa dilakukan selama bulan Ramadhan. Apalagi, dengan adanya pandemi Covid-19 ini.  

Selain itu, keaktifan di sosial media pada bulan Ramadhan juga digunakan untuk mencari berita-berita tertentu dan waktu-waktu beribadah. Contohnya, banyak yang aktif di sosial media untuk menyebarkan berita tentang agama, seperti doa-doa yang bisa dibaca disaat Ramadhan, ataupun makanan yang bisa dimasak untuk sahur di saat keburu-buru dan semacamnya. 

perubahan perilaku konsumen
Perilaku konsumen di bulan Ramadhan ( source: Adobe Phototock )

Dengan fakta tersebut, kamu harus bisa menyesuaikan strategi bisnis. Untuk mencapai konsumen yang lebih banyak, bisnismu pun harus lebih aktif di sosial media daripada konsumen. Hal tersebut bisa saja dilakukan dengan mengeluarkan konten sebanyak dan sebisa mungkin dalam waktu seminggu dan selama Ramadhan. Kemudian, pastikan bahwa kontennya bisa interaktif dan bisa bermanfaat untuk para pembeli agar bisa dilirik oleh customer

Menghabiskan waktu untuk belanja Online

Belanja online di website e-commerce menjadi hal yang sangat populer di bulan Ramadhan. Masyarakat indonesia menjadi lebih konsumtif di bulan Ramadhan, sehingga sektor e-commerce pun jadi booming. Karena memang pada dasarnya masyarakat Indonesia sangat menyukai belanja online, apalagi dengan adanya pandemi COVID-19, bulan Ramadhan justru memberi mereka kesempatan yang lebih luas untuk belanja beberapa barang online seperti; membeli baju baru, membeli elektronik, dan juga perangkat-perangkat rumah lainnya. 

perilaku konsumen di 2021
Belanja Online di bulan Ramadhan ( source: Adobe Phototock )

Menurut Google, web traffic E-commerce Indonesia di antara jam 3:00 dan 6:00 am naik sebanyak 152% di bulan Ramadhan, lebih spesifiknya, di waktu sahur. Sehabis itu, traffic naik lagi di saat jam istirahat siang dan di waktu “ngabuburit” dimana mengalami kenaikkan sebanyak 12%. 

Dengan demikian, sebagai pebisnis, kamu bisa mengambil keuntungan di platform tersebut. Contohnya, kamu bisa menjual produk di e-commerce tertentu seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, ataupun Blibli agar bisa menaikkan pendapatan dan agar bisa menarik customer lebih banyak. 

Jika kamu pebisnis dalam food and beverages, jangan takut! Kamu juga bisa jual produk di e-commerce tersebut lho! Yang penting kamu bisa mengantarkannya di jam-jam traffic tertentu. 

Sering memesan makanan online 

Selanjutnya, memesan makanan menjadi salah satu perubahan perilaku konsumen yang paling diperhatikan dan dinantikan oleh pebisnis food and beverages. Banyak yang berpikir bahwa di bulan Ramadhan pembelian makanan akan berturun, tapi jangan salah! Justru, di bulan puasa masyarakat Indonesia akan lebih sering memesan makanan online karena ingin makan dirumah daripada diluar. Apalagi, di tengah pandemi COVID-19 ini. 

Biasanya, masyarakat Indonesia lebih banyak memesan makanan online di jam menjelang buka puasa dan di malam hari untuk sahur ataupun ngemil malam. Kemudian, mereka pun lebih sering memesan melewati aplikasi Ojek online seperti Gojek ataupun Grab. 

Inilah 10 Perilaku Konsumen Di Bulan Ramadhan 2021 Yang Perlu Kamu Ketahui! - 2021
Memesan makanan di bulan Ramadhan ( source: Adobe Phototock )

Oleh karena itu, jika kamu mempunyai bisnis food and beverages, lebih baik kamu mempunyai presensi online! Karena dengan hal tersebut, kamu bisa menjangkau pembeli yang lebih luas dan bisa menyesuaikan dengan jam-jam traffic tersebut. 

Selain itu, akan lebih baik jika kamu mendaftarkan bisnimu di aplikasi ojol tertentu agar bisa memiliki instant delivery untuk pesanan-pesananmu. 

Mencari promo “lebaran”  

Seperti yang diketahui, produk promo dan diskon selalu menarik perhatian customer, apalagi di masa lebaran. Karena perilaku konsumen di bulan Ramadhan lebih fokus terhadap pembelian online, banyak masyarakat Indonesia yang mencari “bundling” lebaran ataupun potongan harga spesial untuk bulan Ramadhan. 

Baca Juga  7 Alasan Mengapa Bisnis Kamu Harus Go Online

Sayangnya, membeli barang atau makanan di bulan Ramadhan tidak segampang itu karena masyarakat lebih mempertimbangkan hal tersebut. Jadi, akan lebih baik jika kamu sebagai owner, bisa membuat produk “ bundling” khusus ramadhan yang bisa menarik perhatian konsumen. Atau, promosi produk juga bisa menggunakan promosi potongan harga serta bebas biaya pengiriman akan bisa semakin dilirik oleh para pelanggan. 

Sangat menanti waktu Lebaran 

Tentunya, di bulan Ramadhan banyak masyarakat Indonesia yang sangat menantikan hari raya Idul Fitri, yaitu hari lebaran. Hari lebaran bisa dibilang sebagai hari yang membawa kebersamaan untuk banyak keluarga. Sehingga, banyak yang ingin memberikan kebahagiaan dan blessing di hari tersebut dengan keluarga dan teman-teman terdekatnya. 

Inilah 10 Perilaku Konsumen Di Bulan Ramadhan 2021 Yang Perlu Kamu Ketahui! - 2021
Bisnis di bulan Ramadhan ( source: Adobe Phototock )

Oleh karena itu, pastikan bisnismu bisa searah dengan spirit lebaran dengan cara memberikan kartu ucapan lebaran kepada para pelanggan melewati platform tertentu, seperti email atau whatsapp. Atau mungkin juga bisa dengan mengupload konten ucapan. Selain itu, mungkin bisnismu juga bisa memberi kartu ucapan di setiap pembelian saat bulan Ramadhan agar bisa menaikkan engagement dengan pelanggan.  

Lebih peduli terhadap keluarga dan teman 

Di bulan puasa, perilaku konsumen di bulan Ramadhan menjadi lebih peduli. Yang dimaksud oleh ini adalah, kebanyakan masyarakat Indonesia akan lebih memperhatikan keluarga, sehingga lebih banyak berbagi kepada keluarga dan teman. Misalnya, karena berada di keadaan yang tidak bisa bertemu di tengah pandemi, sebagian masyarakat Indonesia menggantikan hal tersebut dengan memberikan makanan atau barang untuk teman dan keluarga dekatnya. 

Beda dengan bulan-bulan biasa, kelakuan tersebut lebih sering terjadi di bulan Ramadhan karena kebanyakan masyarakat ingin membagi makanan ringan seperti takjil, untuk berbuka puasa. 

Oleh karena itu, bisnismu bisa menyesuaikan dengan mengganti strategi packaging produk agar bisa terlihat lebih menarik untuk dibeli dan diberikan sebagai hadiah untuk buka puasa. Biasanya, konsumen akan lebih tertarik dengan produk yang memberikan packaging rapi dan ramah untuk dijadikan sebagai kiriman ke orang lain. Dengan demikian, produk kamu akan terus sukses di masa ramadhan. 

Niat berbagi yang lebih tinggi 

Searah dengan yang sebelumnya, bulan ramadhan merupakan bulan berbagi untuk umat muslim di Indonesia. Seperti yang telah disebut di bagian sebelumnya, perilaku konsumen di bulan ramadhan akan lebih mengarah terhadap berbagi; mau itu sebagai zakat, atau cuman sebagai berbagi dengan keluarga dan teman. 

Dengan demikian, sebagai pebisnis, kamu juga harus bisa berinisiatif untuk berbagi. Selain memberikan promo, kamu juga bisa mengadakan program donasi atau program berbagi dimana kamu membagikan produk kamu secara free. Dengan melakukan hal tersebut, bisnismu akan mendapatkan reputasi yang baik di masa Ramadhan. Sehingga, akan menarik pelanggan karena aksi CSR (corporate social responsibility) yang dilakukan bisnis. 

Lebih Spiritual

Yang terakhir, perilaku konsumen di bulan Ramadhan menjadi lebih spiritual. Dalam arti, customer akan lebih tertarik kepada konten spiritual disaat sedang browsing internet di bulan Ramadhan. Contohnya, konten seperti “doa-doa Ramadhan”, “donasi di bulan Ramadhan” , “memberi zakat di bulan Ramadhan”, “perilaku baik di bulan Ramadhan” dan semacamnya akan lebih dilirik.

Jadi, akan lebih menarik jika bisnis kamu bisa mengunggah konten yang mengadakan keyword focus tersebut. Tidak harus spesifik, mengintegrasikan seberapa banyak pun akan menjadi hal yang diapresiasikan konsumen di bulan Ramadhan. 

Dengan demikian, bisnismu bisa terlihat lebih mendukung, sehingga dapat memancing pelanggan baru dan membangun citra baik.

Kesimpulan 

Sebagai kesimpulan, perilaku konsumen di bulan Ramadhan sangat berbeda dari bulan-bulan biasanya. Hal tersebut dikarenakan faktor-faktor seperti; pola makan yang berbeda, jam istirahat berbeda, dan suasana yang berbeda. 

Oleh karena itu, dengan adanya perubahan perilaku konsumen pada bulan Ramadhan, kamu sebagai entrepreneur sangat bisa memanfaatkan hal tersebut dengan mengadakan strategi promosi dan marketing serta CSR yang bisa menyesuaikan perilaku konsumen di bulan Ramadhan. 

Inilah 10 Perilaku Konsumen Di Bulan Ramadhan 2021 Yang Perlu Kamu Ketahui! - 2021
Bulan Ramadhan ( source: Adobe Phototock )

Jika bisa disimpulkan, masyarakat Indonesia banyak yang menghabiskan waktu di internet di masa Ramadhan; mau itu aktif di sosial media, browsing internet, belanja online ataupun nonton Youtube. Oleh karena itu, memiliki presensi online dan memiliki strategi digital marketing yang pas sangatlah penting untuk bisnis kamu. 


Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membangun bisnis online atau mendigitalisasikan bisnis kamu seperti yang disebut di atas, namun salah satu yang penting adalah dengan memiliki website. Untuk kamu yang belum memiliki website untuk bisnis, yuk langsung aja kunjungi Exabytes! Ada layanan web hosting yang bisa dilirik yang pastinya sesuai dengan kebutuhanmu nih!

Dan mumpung lagi ramadhan, nikmati juga promo Berkah Ramadhan dimana kamu bisa dapat cashback 30% ShopeePay lho. Asik banget kan? Berlaku cuma sampai tanggal 25 April 2021 aja lho jadi buru promonya!

Apakah artikel ini membantu?
YaTidak
Raih Kemenangan