Apa Itu HTTP2? Pengertian dan Perbedaan Dengan HTTP

49
blog exabytes

Saat kamu mengetikkan URL pasti menjumpai “http://” pada awal alamat webnya. Nah, hal ini disebut dengan Hypertext Transfer Protocol atau HTTP. Adanya HTTP ini adalah untuk mengatur hubungan antara browser pengguna dan server hosting website. Enam belas tahun pasca ditemukannya HTTP, muncullah generasi keduanya, yaitu HTTP2. Dirilisnya HTTP2 ini diperkirakan proses pencarian di internet jadi semakin cepat. Untuk pembahasan lebih lanjut, simak artikel ini ya!

Apa itu HTTP2

Apa Itu HTTP2?

HTTP adalah sebuah protokol standar website yang digunakan pada seluruh software browser. Tujuannya adalah agar proses komunikasi antara browser dengan web server bisa berjalan dengan lancar. Dengan kata lain, bisa menampilkan website di layar browser. 

HTTP awalnya dirancang oleh Tim Berners-Lee agar bisa menghasilkan protokol komunikasi antara website server dan klien. Versi pertamanya adalah HTTP 0.9 yang pertama kali dirilis pada tahun 1991. 

Pada tahun 1996, HTTP resmi diakui dengan dirilisnya HTTP versi 1.0. Sejak dirilis, HTTP hanya sedikit mengalami pembaruan. Pada saat itu versi yang paling banyak digunakan adalah HTTP.1.1 yang dirilis tahun 1999. Bahkan versi ini tidak mendapatkan pembaruan lebih dari 15 tahun. 

Versi ini lambat laun dianggap tidak mengikuti perkembangan zaman. Hal ini tentu sangat merugikan. Apalagi seiring berkembangnya teknologi, orang yang mengakses website semakin banyak. Bahkan semua orang hampir setiap hari mengakses website. Selain itu juga konten web yang terus berkembang dan semakin memuat banyak data membuat akses dengan HTTP.1.1 jadi lebih lambat.

Website jadi semakin lambat sehingga banyak pengembang website maupun pengguna yang mengeluh. Apalagi saat melakukan akses website melalui perangkat mobile ketika koneksi internet tidak stabil. Sebuah web harus simple, didukung dengan performa yang tinggi, dan memiliki ketahanan yang baik. Akhirnya, berbagai cara dilakukan untuk mengatasi hal ini. Misalnya kompresi HTML, CSS, JavaScript, caching, dan lain sebagainya.

Pada Februari 2015, tim HTTP Engineering Task Force melakukan revisi HTTP dan mengembangkan  versi keduanya dalam bentuk HTTP2. Setelah itu, HTTP2 memperoleh standarisasi dan sudah kompatibel dengan HTTP Google SPDY.

HTTP2 adalah update kedua dari HTTP yang didasarkan pada protokol Google SPDY. SPDY sendiri merupakan protokol eksperimental yang dikembangkan Google. Sejak awal kemunculannya pada tahun 2009, SPDY dapat mempercepat akses ke suatu halaman hingga 55% menurut hasil pengujian. 

Setelah itu, SPDY mengalami perkembangan menjadi HTTP-WG (HTTP Working Group). HTTP2 dirancang untuk meningkatkan kecepatan akses pada halaman web dengan memanfaatkan teknologi seperti compression, multiplexing, hingga stream priority. 

Tujuan utama HTTP2 diciptakan adalah untuk memperbaiki kelemahan yang ada pada versi sebelumnya, HTTP.1.1. Selain itu juga agar proses loading pada website jadi lebih cepat dan lebih aman. HTTP2 dirancang berdasarkan Google SPDY supaya pengalaman browsing yang diberikan lebih menyenangkan. 

Dengan menggunakan HTTP2, website bisa diakses lebih cepat melalui berbagai macam perangkat, mulai dari desktop, laptop, smartphone, dan tablet. HTTP2 juga memungkinkan website yang isinya penuh dengan gambar bisa diakses lebih cepat. 

Perubahan besar lainnya yang dibawa HTTP2 adalah enkripsi. Pasalnya, bagi website yang ingin menggunakan HTTP2 harus dilengkapi dengan TLS (Transport Layer Security). TLS sendiri merupakan protokol kriptografi yang bertujuan untuk mengamankan koneksi antara web server dengan aplikasi web menggunakan enkripsi data. Dengan begitu, data-data yang sifatnya sensitif seperti informasi login dan nomor kartu kredit lebih aman dari peretas. 

Apa itu HTTP2

Apa Perbedaan HTTP2 dan HTTP?

Perbedaan utama HTTP2 dan HTTP adalah protokolnya yang lebih modern sehingga bisa meningkatkan kecepatan akses website. HTTP2 juga kompatibel dengan HTTP. Sebagian besar teknologi yang digunakan pada HTTP2 maupun HTTP juga masih sama. Bedanya adalah, HTTP2 memungkinkan kinerja lebih efisien dan server bisa merespon lebih banyak permintaan dalam satu waktu.

HTTP hanya menggunakan satu koneksi saja untuk setiap objek di web server yang akan ditampilkan di browser. Dengan begitu, saat sebuah halaman website berisi lebih dari 100 objek, maka dibutuhkan 2 x 100 kali koneksi agar bisa melakukan permintaan dan menunggu respon dari server.

Apabila web server terlambat dalam memproses salah satu permintaan, maka akan terjadi bottleneck atau penumpukan. Sementara HTTP2 sudah menggunakan teknologi atau fitur multiplexing yang memungkinkan browser bisa melakukan permintaan dan mengunduh beberapa objek sekaligus secara paralel dalam satu koneksi. 

Selain itu, proses memuat halaman website akan lebih cepat saat menggunakan HTTP2 dibandingkan HTTP versi sebelumnya. Protokol baru memungkinkan halaman web dan browser untuk mengambil keuntungan dari peningkatan bandwidth. Akses internet juga bisa lebih cepat saat kamu menggunakan HTTP2.

Fitur Apa Saja Yang Terdapat di HTTP2?

Adanya HTTP2 bisa membuat website lebih cepat diakses. Hal ini bisa terjadi karena HTTP2 memiliki beberapa fitur tambahan baru yang sebelumnya tidak ada sehingga bisa mempercepat performa website. Apa saja fitur yang dimiliki HTTP2?

Multiplexing

Setiap browser pasti memiliki jumlah koneksi TCP yang terbatas. Dengan HTTP, browser hanya bisa memuat satu resource dalam satu waktu. Hal ini berarti bahwa setiap aset di halaman website yang diakses akan dikirim kembali ke browser satu per satu. Ini tentu memakan waktu lebih lama sehingga prosesnya lambat. 

Nah, adanya fitur multiplexing di HTTP2 ini memungkinkan aset-aset bisa dikirimkan ke browser dalam satu waktu sekaligus. Jadi prosesnya bisa lebih cepat. 

Jika dianalogikan, fitur multiplexing di HTTP2 seperti memindahkan beberapa barang ke tempat lain hanya dalam satu keranjang. Sedangkan HTTP seperti saat kamu memindahkan beberapa barang ke tempat lain tapi dilakukan satu per satu. Jadi, setelah kamu memindahkan satu barang, maka harus kembali ke tempat sebelumnya untuk mengambil barang yang lain. Multiplexing bisa dibilang sebagai fitur yang paling terlihat di HTTP2.

Header compression

Sebuah website pasti banyak mengandalkan aset eksternal. Misalnya seperti gambar, CSS, JavaScript, font, dan lain sebagainya. Saat browser meminta salah satu aset tersebut, maka ia akan menyertakan HTTP header pada permintaannya. Sebaliknya, saat server ingin mengirimkan aset yang diminta ke browser, maka server juga akan menyertakan HTTP response header. 

Pada HTTP2 ini, seluruh HTTP header bisa dikirim dalam format compressed. Sehingga jumlah transaksi informasi yang terjadi antara browser dan server berkurang. 

Stream priority

Stream priority memungkinkan browser untuk menentukan aset mana yang ingin diterima terlebih dahulu. Saat browser kamu mendukung HTTP2, maka browser akan memuat HTML halaman terlebih dahulu. Baru setelah itu memuat CSS, JavaScript, dan terakhir gambar. Adanya fitur stream priority ini membuat browser bisa melakukan render dan menampilkan sebuah halaman dengan lebih cepat.

Apa Saja Manfaat HTTP2?

Ada banyak manfaat yang bisa didapat saat menggunakan HTTP2, diantaranya:

  1. Waktu loading website lebih cepat dengan adanya fitur multiplexing, concurrency, header compression, dan server push yang memungkinkan server untuk menekan konten yang akan loading di background..
  2. Penggunaan resource pada server dan klien lebih hemat.
  3. Koneksinya bisa berjalan lebih cepat dan aman dan enkripsi juga lebih efisien.
  4. Pengembang aplikasi jadi memiliki kontrol yang lebih besar dalam mengatur prioritas urutan objek yang akan di-load terlebih dahulu.
  5. Lebih ramah SEO dengan adanya Google Bot yang sudah support HTTP2. Dengan begitu, website akan lebih diprioritaskan oleh Google.
  6. Enkripsi HTTP2 sudah diperbarui sehingga aksesnya lebih cepat.
  7. Lebih canggih dan cepat dibandingkan protokol SPDY sebelumnya.

Kesimpulan

Hingga saat ini, hampir seluruh browser sudah support HTTP2. Apalagi pada browser populer seperti Chrome, Firefox, Safari, Opera, dan Microsoft Edge. Tapi, kalau server web hosting kamu belum support HTTP2, maka kamu akan tetap mendapatkan akses ke HTTP. 

Tujuan utama dikembangkannya HTTP2 adalah untuk mempercepat proses loading website lebih cepat dan aman. Dengan adanya HTTP2 memungkinkan untuk mengakses website melalui berbagai perangkat seperti dekstop, laptop, smartphone, hingga tablet. Keamanan dalam HTTP2 juga lebih terjamin karena adanya enkripsi. HTTP2 juga memiliki beberapa fitur yang sangat menguntungkan bagi penggunanya seperti multiplexing, header compression, dan stream priority. Multiplexing memungkinkan untuk mengirimkan banyak data sekaligus dalam satu koneksi.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments