8 Cara Membangun Strategi Konten Marketing Untuk Bisnis Kamu

202
Strategi Konten Marketing
11 min read

Berbicara mengenai kegiatan pemasaran, konten marketing menjadi salah satu faktor keberhasilan sebuah kampanye pemasaran. Tidak hanya asal dibuat, konten marketing membutuhkan perencanaan yang matang. Sehingga konten yang dibuat dapat memberikan hasil yang sesuai dengan tujuan. Oleh karena itu, kita membutuhkan strategi konten marketing untuk mengembangkan bisnismu lebih luas lagi.

Pada MarketingFest yang telah dilaksanakan pada tanggal 19 November 2020 kemarin, Exabytes berkesempatan menghadirkan Lucky Indah Putri selaku SEO Specialist dari Gojek. Topik yang dibahas yaitu seputar membangun strategi konten marketing nih.

Mungkin kamu yang ketinggalan event MarketingFest atau mungkin banyak dari kamu yang ingin mempelajari lebih dalam mengenai strategi konten marketing. Pas banget nih! Artikel kali ini akan membahas mengenai 8 cara membangun strategi konten marketing untuk bisnis kamu.

Yuk simak penjelasannya bersama pada artikel di bawah ini! Jangan sampai di skip ya, Friends~

Apa Itu Konten Marketing?

Apa itu Konten Marketing?

Konten marketing adalah sebuah proses di dalam marketing atau bisnis yang berhubungan dengan konten. Mulai dari pembuatan sampai dengan pendistribusian konten yang relevan serta bermanfaat. Konten yang kamu buat dapat berbentuk foto, video, audio, maupun teks.

Berbeda dengan iklan atau PR, konten marketing lebih berfokus kepada pelanggan bukan kepada brand. Jadi, kamu tidak hanya menawarkan produk, tapi juga harus menonjolkan solusi yang diberikan brand kamu kepada pelanggan. Tujuan dari konten marketing itu sendiri yaitu untuk menarik perhatian pengunjung dan sampai ke tahap melakukan aksi atau transaksi. 

Lalu gimana sih cara membangun strategi konten marketing yang baik dan menarik?

8 Cara Membangun Strategi Konten Marketing

Saat ini sosial media semakin populer digunakan oleh masyarakat. Bahkan pada Facebook, 4,75 miliar konten yang diunggah dan di share, 500 juta tweet yang dikicaukan di twitter, dan 1,8 miliar foto yang diunggah dan dibagikan di Instagram. Fakta ini membuktikan bahwa sebuah konten sangat berperan dalam keberhasilan marketing sebuah brand.

Maka dari itu, sebelum mengunggah sebuah konten, kenali dulu strategi ampuh untuk meraih kesuksesan konten kamu. Berikut beberapa cara membangun strategi konten marketing untuk bisnis kamu:

Tentukan Audiens

Tentukan audiens merupakan salah satu strategi konten marketing

Hal pertama dan paling penting dalam membuat strategi konten marketing yang perlu kamu lakukan yaitu mengetahui target audiens. Kalau kamu tidak tahu audiens mana yang ingin ditargetkan, maka konten kamu tidak akan tersampaikan dengan baik ke mereka, lho!

Setiap produk atau layanan pasti memiliki target audiens yang berbeda. Ketahui target mulai dari usia, jenis kelamin, status pekerjaan, kebutuhan, minat, dan lainnya. Setelah itu, lakukan riset atau survei mengenai kebutuhan yang mereka hadapi. Lalu kamu bisa membuat konten marketing untuk memberikan solusi atau jawaban terkait kebutuhan mereka.

Tentukan Topik

Tentukan topik untuk strategi konten marketing

Nah, setelah mengenal audiens kamu dengan baik, langkah selanjutnya yaitu menentukan topik konten. Pastikan topik yang kamu ambil didasarkan pada user persona yang kamu miliki. User persona ini merupakan gambaran seperti apa target audiens kamu, apa yang mereka butuhkan, apa yang mereka sukai, bagaimana perilaku mereka, dan lainnya.

Ada beberapa hal yang bisa kamu gunakan sebagai sumber konten kamu. Misalnya dengan memanfaatkan customer feedback sebagai sumber informasi mengenai apa yang mereka inginkan terhadap brand. Kamu juga bisa memperbarui konten yang sudah ada dan memperbaruinya agar lebih relate dengan isu saat ini.

Tentukan Posisi Konten Marketing Dalam Customer Journey

Customer Journey

Strategi konten marketing selanjutnya adalah mengetahui dimana posisi brand bagi pelanggan. Setiap tahapan yang berbeda pada customer journey, maka cara mengeksekusikan konten marketing juga berbeda, guys. 

Baca Juga  Strategi Marketing yang Efektif Meningkatkan Penjualan Jelang Lebaran

Tapi, kamu bisa juga lho membuat konten yang mencakup keempat tahapan customer journey tersebut. Misalnya pada paragraf awal kamu bisa membahas mengenai isu yang terjadi, lalu apa yang mereka perlukan untuk mengatasi hal tersebut. Setelah itu mengkaitkan dengan produk kamu sebagai solusi serta keuntungan yang didapatkan. Lalu, tambahkan Call to Action (CTA) yang mengarahkan mereka untuk melakukan konversi pada tahap akhir. 

Walaupun tidak langsung menghasilkan konversi, konten marketing ini akan teringat di pikiran mereka. Sehingga ketika mereka mengalami isu yang sama seperti pada konten di masa depan, mereka akan mengingat brand kamu untuk menjawab permasalahan mereka.

Terdapat 4 tahapan dalam customer journey yaitu online influence, discover, consider, dan decide.

Online Influence

Online Influence merupakan tahap pertama dimana kamu bisa memberikan narasi kepada pelanggan potensial melalui review, komentar, blog, atau forum. Tahap ini bertujuan untuk meningkatkan brand awareness di masyarakat atau bahkan membuat pelanggan melakukan pertimbangan untuk membeli produk.

Discover

Discover merupakan tahapan selanjutnya dalam customer journey. Tahap ini bisa kita lakukan untuk mengedukasi pengguna mengenai solusi untuk permasalahan mereka, apa yang bisa diberikan produk kamu, alasan mereka harus membeli produk seperti itu, dan lainnya.

Consider

Tahap ini merupakan tahap dimana produk kamu sudah masuk ke pertimbangan pelanggan dalam menjawab solusi mereka. Pada tahap ini, kamu bisa memberikan alasan yang kuat mereka harus membeli produk kamu sekarang juga. Berikan solusi kepada pelanggan mengenai apa yang harus dibeli, kapan harus membeli, dimana mereka bisa membeli produk kamu, dan lainnya.

Decide

Tahap decide merupakan tahapan akhir dimana pelanggan sudah menaruh kepercayaan kepada brand kamu. Pelanggan sudah yakin untuk memilih brand kamu sebagai solusi permasalahan mereka. Mereka yakin brand kamu mampu memenuhi ekspektasi mereka. Dan berakhir dengan mereka melakukan konversi.

Manfaatkan Semua Channel

Channel-channel marketing

Dari banyaknya channel yang ada, tentu kamu harus memanfaatkan semaksimal mungkin, guys! Setiap channel memiliki keunggulan dan manfaatnya masing-masing bagi brand kamu. Target audiens dan cara penyampaian konten pada tiap channel juga berbeda.

Terdapat 3 jenis media yang bisa kamu manfaatkan untuk konten marketing yaitu paid, earned, dan owned media. Berikut penjelasannya!

Paid Media

Paid media merupakan media yang dibayar perusahaan untuk mendapatkan manfaat dari media tersebut. Paid media yang bisa kamu gunakan seperti Facebook Ads, Instagram Ads, Youtube Ads, dan lainnya. Jenis media ini sangat cocok jika kamu ingin menjangkau target audiens lebih mudah dan luas.

Earned Media

Earned media yang populer saat ini yaitu melakukan kerjasama dengan para publisher seperti portal berita, backlink dari blogger, influencer, dan lainnya. Kamu bisa memanfaatkan portal berita untuk mendapatkan publisitas. Cobalah bekerja sama dengan influencer baik makro maupun mikro. Pasti kamu akan ketagihan terhadap feedbacknya!

Jenis media ini lebih unggul dalam segi kepercayaan. Terbukti bahwa seseorang lebih mempercayai testimoni atau anjuran orang lain ketika membeli sebuah produk dibandingkan dengan iklan komersial.

Owned Media

Owned media merupakan media yang dimiliki perusahaan misalnya website resmi, instagram, channel youtube, dan lainnya. Owned media merupakan media yang wajib banget kamu miliki dalam bisnis kamu, lho! 

Sebuah bisnis wajib banget mempunyai media resmi milik perusahaan untuk meningkatkan kredibilitas di mata pelanggan. Percuma saja jika kamu menggunakan paid dan earned media, namun tidak memiliki owned media. Bayangkan jika pelanggan mencari website kamu, namun yang keluar malah website orang lain maka kredibilitas perusahaan kamu akan dipertanyakan.

Buat Jadwal

Membuat jadwal untuk konten marketing

Jadwal merupakan hal wajib dalam perencanaan strategi konten marketing, nih! Kamu bisa merencanakan timeline campaign agar tidak bentrok satu sama lain. Misalnya membuat jadwal bulanan untuk konten yang ingin diunggah di media sosial, youtube, maupun blog. Lalu jika membayar iklan, maka buatlah jangka waktu iklan itu ingin ditayangkan, dan lainnya.

Baca Juga  Wajib Tahu Pentingnya Domain Untuk Bisnis Online

Kamu juga bisa membuat jadwal sebagai pengingat mengenai hari-hari besar, lho. Misalnya Harbolnas, 11.11, Promo Tahun Baru, dan lainnya. Dalam jadwal ini, cantumkan detail lengkap terkait konten mulai dari kategori konten yang dibuat, jenis konten, media yang akan digunakan, dan lainnya.

Publish Konten Berkualitas Secara Reguler

Terbitkan konten yang berkualitas sebagai stategi konten marketing bisnismu

Percuma konten bagus tanpa adanya konsistensi di dalamnya! Kunci penting kesuksesan konten marketing yaitu konsistensi, guys! Percuma brand kamu bagus kalau update kontennya saja malas-malasan. Bulan ini aktif, bulan depan menghilang. Pelanggan akan ragu untuk menaruh kepercayaan kepada perusahaanmu. 

Pastikan selalu aktif melakukan update sesuai jadwal. Jangan terlalu sedikit mengunggah konten, namun juga jangan terlalu banyak atau spamming. Buatlah jadwal yang ideal dan tentunya konten yang berkualitas.

Pantau Performance Konten Marketing

Monitor konten marketing

Faktor kunci selanjutnya yaitu memperhatikan benchmark dari konten yang kamu unggah. Dimana benchmark ini merupakan perbandingan yang dianggap sebagai tolak ukur keberhasilan sebuah konten.

Pantau performance konten marketing yang dibuat mulai dari jumlah viewers, jumlah klik, durasi orang tersebut berada di halaman, dan lainnya. Benchmark tiap media yang kamu gunakan pasti berbeda satu sama lain.

Gunakan Search Engine Optimization (SEO)

SEO penting untuk strategi konten marketing

Sering terlupa atau dianggap remeh, SEO! Padahal SEO ini menjadi strategi konten marketing yang paling krusial lho. Jangan lupakan SEO dalam konten marketing yang kamu buat! Wajib banget diingat. SEO merupakan salah satu strategi marketing yang efektif, lho. SEO tidak hanya digunakan untuk blog saja, konten foto atau video kamu juga bisa menggunakan SEO.

Ada dua hal yang perlu kamu perhatikan ketika mengoptimasi SEO yaitu riset keyword dan optimasi konten itu sendiri. Berikut penjelasannya!

Riset Keyword

riset keyword untuk strategi konten marketing selanjutnya

Pastikan konten marketing yang kamu buat menggunakan keyword yang paling sering dicari oleh orang-orang. Lakukan riset terlebih dahulu mengenai keyword apa yang sering dicari oleh audiens. Sehingga ada potensi lebih besar konten kamu akan lebih sering muncul kepada pengguna yang melakukan pencarian. 

Keyword yang kamu gunakan juga harus relevan dengan isi konten. Pastikan kamu menggunakan long tail keyword yaitu keyword yang terdiri dari 3 kata atau lebih. Nggak usah khawatir, kamu bisa melakukan riset keyword menggunakan tools yang tersedia seperti Ubersuggest atau Keyword Planner.

Bahkan jika ingin menggunakan Youtube, kamu bisa memanfaatkan SEO juga, lho! Caranya yaitu dengan memasukkan keyword-keyword ke dalam subtitle. Pastikan keyword juga tercantum di judul dan deskripsi video.

Optimasi Konten

optimasi konten

Keyword yang telah kamu pilih bisa kamu gunakan untuk mengoptimasi konten marketing yang dibuat. Berikut beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mengoptimasi konten:

  • Judul yang mengandung keyword yang ditargetkan.
  • Membuat konten yang unik dan tidak duplikat. Sesuaikan konten dengan ciri khas brand kamu sehingga pelanggan menyadari brand value kamu.
  • Masukkan keyword di paragraf pertama.
  • Masukkan keyword di sub judul.
  • Optimasikan gambar. Pastikan size gambar kecil agar proses loading cepat, diberikan alt teks untuk memberitahukan Google mengenai isi gambar tersebut, dan image name.
  • Masukkan internal link. Misalnya dengan mencantumkan related article untuk memberikan saran ke konten lainnya.
  • Tambahkan video atau maps.
  • CTA dan tombol share. CTA sangat berpengaruh untuk membuat konversi. Kamu bisa mencantumkan tombol share agar pengunjung yang tertarik bisa menyebarkan ke temannya. Tentunya menghasilkan awareness yang lebih banyak terhadap brand.

Seperti itulah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk membangun strategi konten marketing untuk bisnis kamu nih guys! Pastikan konten marketing yang akan diunggah telah melewati cara-cara diatas ya.

Strategi Konten Marketing di MarketingFest

Buat kamu yang ingin menonton selengkapnya tentang membangun strategi konten marketing bersama dengan Lucky Indah Putri, kamu bisa menonton siaran ulang MarketingFest di Facebook Exabytes Indonesia di sini ya.

Semoga artikel diatas dapat bermanfaat buat bisnis kamu ya, Exabytes Friends. See you di artikel selanjutnyaaa~

Credit: Carissa Dea Chrestella Prayudhi

Apakah artikel ini membantu?
YaTidak