Cara Redirect HTTP ke HTTPS di WordPress [Tutorial Lengkap]

360
10 min read

HTTPS (Hypertext Transfer Protocol Secure) merupakan hasil pengembangan dari versi HTTP yang dilengkapi dengan penggunaan sertifikat SSL (Secure Socket Layer). Website akan lebih aman dengan adanya SSL ini karena sertifikat keamanan tersebut mengenkripsi respon dan permintaan dari HTTP normal.

HTTPS mempunyai fungsi keamanan yang sangat ketat sehingga client akan merasa lebih aman ketika mengakses berbagai konten website. Protokol HTTPS tersebut dikembangkan oleh perusahaan yang berbasis IT Netscape Communication Corp.

Sebelum kita membahas tentang cara redirect HTTP ke HTTPS, sangat penting untuk mengetahui manfaat dari HTTPS.

Dwell Time pada Website Meningkat

Dwell time adalah salah satu metrik yang penting untuk SEO. Tool ini digunakan untuk menentukan total durasi user dari mesin pencari, lalu mengunjungi situs Anda, dan kemudian memilih kembali di halaman pencarian. Alat pengukur ini akan memberitahu Google akurasi dari hasil pencarian dan relevansi situs website Anda untuk kueri mereka.

Akan lebih sulit untuk mempertahankan dwell time yang bagus jika situs website Anda belum HTTPS. Pengunjung akan menemukan situs website Anda, karena konten pada situs Anda sesuai dan relevan dengan yang mereka butuhkan. Kemudian mereka akan masuk ke situs website Anda.

Ketika halaman sudah terbuka dan terlihat ada notifikasi “tidak aman” dari situs website, bisa jadi pengunjung akan mengurungkan niat untuk berselancar di berbagai konten yang telah tersedia di website Anda. Jika hal tersebut terjadi, maka peluang untuk menunjukkan konten-konten berkualitas di website Anda bisa jadi berkurang atau bahkan hilang.

Pada akhirnya, mesin pencari lain akan menilai situs website Anda sebagai situs dengan kualitas yang rendah atau tidak relevan dengan istilah pencarian yang dimaksud tersebut. Jika hal tersebut terus dibiarkan dan tidak diperbaiki segera, maka perlahan situs Anda akan mengalami penurunan peringkat di mesin pencari atau search engine.

Aman untuk Pengguna

Google telah menambahkan pembaruan notifikasi sejak beberapa tahun lalu berupa informasi yang aman atau tidak ketika user berkunjung ke sebuah situs website di Google Chrome. Domain yang belum mempunyai SSL diberi keterangan not secure. Dengan adanya pemberitahuan tersebut pengunjung akan berpikir ulang untuk melanjutkan akses website Anda atau tidak, terlebih jika ada transaksi jual-beli.

Mesin pencari akan memberikan notifikasi terkait keamanan website yang pengguna kunjungi. (Sumber: Shutterstock)
Mesin pencari akan memberikan notifikasi terkait keamanan website yang pengguna kunjungi. (Sumber: Shutterstock)

Website bisnis sangat disarankan untuk menggunakan HTTPS pada URL mereka. Karena situs yang sudah menggunakan HTTPS akan menjamin informasi yang dimasukkan oleh pengunjung ketika mendaftar, login, ataupun tidak mengalami kebocoran transaksi.

Sehingga bagi Anda yang belum memiliki SSL, Anda bisa beli SSL di perusahaan yang menyediakan SSL.

Pelaporan SEO Akurat

Agar website perusahaanAnda bagus, perlu dilakukan audit hasil penerapan search engine optimization secara rutin. Mengapa demikian? Dengan begitu Anda akan mengetahui apa saja yang dapat membantu website dan apa saja yang tidak memberikan efek baik untuk website. Jadi Anda dapat mengatur ulang strategi yang akan digunakan.

Dengan menggunakan HTTPS, informasi rujukan situs yang dianggap tidak aman akan dihilangkan sehingga akan mempermudah Anda dalam melakukan proses audit. Meningkatkan keamanan situs website dengan menggunakan HTTPS dapat memberikan sumber yang jelas tentang lalu lintas terbaik ke website Anda, sehingga laporan analisis SEO menjadi lebih tepat dan akurat.

Waktu Loading Lebih Cepat

Waktu loading website yang cepat akan sangat mempengaruhi seseorang berada di website Anda lebih lama. Selain dapat meningkatkan keamanan pada website Anda, konten pada website yang menggunakan HTTPS lebih cepat ketika ditampilkan.

Anda juga akan mendapatkan berbagai keuntungan dari teknik SEO yang diterapkan untuk promosi website Anda. HTTPS menjadi solusi yang sangat efektif untuk mendapatkan keuntungan yang besar dalam hal mempersingkat loading time website Anda.

Sehingga Anda tidak perlu menggunakan teknik untuk mengecilkan ukuran file, optimalisasi gambar, bahkan mengurangi pengalihan untuk meningkatkan kecepatan situs website Anda. 

Perbedaan HTTP dan HTTPS, Apa Saja?

Dengan menggunakan HTTPS tentu saja tidak langsung membuat situs Anda masuk ke halaman pertama mesin pencarian Google. Anda membutuhkan strategi pendukung lain, seperti menerapkan SEO on page ataupun off page, konten pendukung untuk menempatkan website Anda agar muncul di halaman pertama mesin pencari, dan menerapkan konsep website user friendly.

Ada sedikit perbedaan antara HTTP dan HTTPS yang bermanfaat bagi pengguna, perbedaan tersebut terdapat pada pengembangan keamanan sistem protokol jaringan. Berikut ini perbedaan dari protokol HTTP vs HTTPS.

SSL

Protokol komunikasi antara pengguna dengan server menggunakan konsep dari HTTP. Jika Anda ingin menerapkan protokol dari HTTPS, maka Anda membutuhkan sertifikat SSL (Secure Socket Layers). Ada 6 jenis SSL yang tersedia dan dapat dibeli. Anda dapat membaca beberapa perbedaan sertifikat SSL tersebut pada artikel ini.

Penggunaan SSL akan memunculkan tanda gembok pada alamat URL website Anda. Sehingga pengunjung dapat mempercayai bahwa website tersebut aman untuk diakses dalam memberikan informasi atau transaksi yang sensitif. SSL bermanfaat untuk merahasiakan informasi-informasi penting seperti e-money, password e-banking, identitas, dan lain sebagainya.

Penggunaan Port

Pada HTTP jenis port yang digunakan adalah port 80, sedangkan HTTPS diakses melalu SSL dengan port 443 sebagai jaringan konektivitasnya.

Keamanan Data

HTTPS dilengkapi dengan protokol kolaboratif yang menjamin keamanan data yang ditransmisikan, sehingga banyak digunakan oleh web developer. Sedangkan data yang ditransmisi lewat protokol HTTP tidak dijamin keamanannya.

Agar perlindungan websiteAnda semakin aman, jangan lupa untuk menggunakan plugin keamanan dan firewall tambahan serta lakukan maintenance WordPress secara rutin seperti update plugin, tema dan core WordPress..

Keuntungan Penggunaan

HTTPS menjadi keuntungan yang paling unggul dalam hal penggunaan protokol. Anda mungkin pernah mengunjungi sebuah situs website dengan simbol gembok terbuka di bagian bilik URL. Tanda tersebut menunjukkan bahwa website tersebut tidak aman untuk dikunjungi. Terkadang Anda akan merasa kesulitan dan tidak bisa membuka halaman website tertentu sehingga dialihkan ke laman lain.

Penjelajahan web server dengan menggunakan protokol HTTPS memberikan kenyamanan bagi penggunanya. Sehingga Anda tidak perlu merasa khawatir ketika ingin memberikan informasi yang bersifat rahasia.

Cara Redirect HTTP ke HTTPS dengan Mudah

Kita sudah memasuki pembahasan intinya yaitu tentang cara redirect HTTP ke HTTPS. Sebelum menerapkan cara redirect HTTP ke HTTPS di bawah ini, Anda perlu untuk memasang sertifikat SSL terlebih dahulu di website.

Lalu, bagaimana cara memasang SSL di website? Tenang saja, layanan WordPress hosting Exabytes Indonesia menyediakan SSL gratis yang bisa Anda gunakan di website. Anda dapat menggunakan Let’s Encrypt yang bisa Anda aktifkan melalui member area Exabytes Indonesia.

Instal/Aktifkan Let’s Encrypt

Ikuti langkah-langkah instal/aktifkan Let’s Encrypt sebagai bagian dari cara redirect HTTP ke HTTPS.

Langkah 1: Masuk ke halaman login Member Area Exabytes Indonesia.

Masuk ke halaman login Member Area Exabytes Indonesia.

Langkah 2: Setelah masuk klik Layanan.

Setelah masuk klik Layanan.

Langkah 3: Di halaman produk saya & layanan, klik salah satu layanan hosting yang Anda gunakan. Misal dalam demo ini kami memilih WP 12 Beginner dan klik Atur produk.

Di halaman produk saya & layanan, klik salah satu layanan hosting yang Anda gunakan. Misal dalam demo ini kami memilih WP 12 Beginner dan klik Atur produk.

Langkah 4: Scrol dan temukan tombol My Manage Hosting, klik tombol tersebut.

Scrol dan temukan tombol My Manage Hosting, klik tombol tersebut.

Langkah 5: Setelah masuk ke halaman control panel Plesk, cari menu Security > SSL/TLS Certificates dan klik.

Setelah masuk ke halaman control panel Plesk, cari menu Security > SSL/TLS Certificates dan klik.

Langkah 6: Setelah itu Anda akan masuk ke halaman SSL/TLS Certificate, scrol dan temukan Install a free basic certificate provided by Let’s Encrypt dan klik tombol install.

Setelah itu Anda akan masuk ke halaman SSL/TLS Certificate, scrol dan temukan Install a free basic certificate provided by Let's Encrypt dan klik tombol install.

Langkah 7: Akan muncul popup SSL dan ceklis bagian Secure the wildcard domain (including www and webmail) dan klik tombol Get it free.

Langkah 8: Tambahkan TXT record yang diberikan untuk diterapkan di DNS Settings control panel yang kita gunakan.

Tambahkan TXT record yang diberikan untuk diterapkan di DNS Settings control panel yang kita gunakan.

Langkah: 9: Masuk ke DNS Settings caranya klik Website & Domains > tab Hosting & DNS > DNS Settings.

Masuk ke DNS Settings caranya klik Website & Domains > tab Hosting & DNS > DNS Settings.

Langkah 10: Setelah terbuka, tambahkan TXT yang Anda dapatkan di langkah 8 sebelumnya dengan cara klik tombol Add Record dan nanti hasilnya adalah sebagai berikut:

Setelah terbuka, tambahkan TXT yang Anda dapatkan di langkah 8 sebelumnya dengan cara klik tombol Add Record dan nanti hasilnya adalah sebagai berikut:
Add record
setelah ditambahkan
Setelah ditambahkan

Selesai, Anda sudah mengaktifkan SSL di website. Sekarang saatnya untuk menerapkan cara redirect HTTP ke HTTPS setelah melalui proses instalasi di atas.

Redirect HTTP ke HTTPS

Sekarang saatnya menerapkan cara redirect HTTP ke HTTPS, caranya sangat mudah yaitu masih di halaman control panel yang sama.

Langkah 1: Klik Website & Domains.

Langkah 2: Klik SSL/TLS Certificates.

Klik SSL/TLS Certificates.

Langkah 3: Ubah Redirect from http to https menjadi aktif.

Ubah Redirect from http to https menjadi aktif.

Selesai, sekarang Anda sudah menerapkan cara redirect HTTP ke HTTPS. Biasanya jika ingin hasil sempurna harus menunggu masa propagasi selama 1×24 jam. Tapi terkadang ada yang sudah aktif dalam waktu beberapa menit saja.

Lengkapi HTTPS di Website Anda Sekarang Juga!

Itu tadi langkah-langkah sederhana cara redirect HTTP ke HTTPS dengan mudah. Website yang dilengkapi dengan HTTPS akan lebih aman dan terpercaya, bahkan Google juga akan memberikan predikat baik di mesin pencari mereka.

Nah, agar bisa merubah HTTP ke HTTPS, pastikan bahwa Anda sudah menginstal sertifikat SSL terlebih dahulu. Jika Anda membeli layanan hosting dari Exabytes Indonesia, SSL gratis bisa Anda dapatkan dengan mudah.

Selain SSL gratis, Anda juga akan mendapatkan keunggulan berupa litespeed cache yang merupakan salah satu solusi terbaik untuk kecepatan website. Layanan kami juga dilengkapi dengan alat keamanan website patchman, di manabisa melindungi website dari masalah keamanan.

Selamat mencoba cara redirect HTTP ke HTTPS di atas ya, good luck!

Apakah artikel ini membantu?
YaTidak
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments