Penting! Inilah 7 Alasan UMKM Harus Go Digital Hari Ini

1645
UMKM Harus Go Digital
7 min read

Hi, Exabytes Friends!

Digitalisasi adalah buzzword (keyword atau kata kunci) untuk bisnis saat ini, tetapi juga merupakan perdebatan panjang yang dapat diwarnai dengan beberapa perlawanan dari karyawan dan pemangku kepentingan.

Namun, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang sudah maju, tampaknya optimis tentang dampak digitalisasi pada keuntungan bisnis mereka. Dengan go online atau go digital, tak ada lagi sekat yang membatasi interaksi antara konsumen dan penjual, begitu juga soal transparansi harga.

Exabytes Indonesia sebenarnya sudah pernah membahas alasan mengapa bisnis kamu harus go online atau go digital di link ini, namun mengingat akan pentingnya hal ini, kami tidak bosan untuk mengangkat tema ini kembali. Jadi, mari simak alasan kenapa UMKM harus Go Digital hari ini juga!

Apa Maksud Go Digital?

Go Digital sudah menjadi keharusan sekarang ini agar bisnis UMKM kamu bisa terus bersaing.
Go Digital sudah menjadi keharusan sekarang ini agar bisnis UMKM kamu bisa terus bersaing. (Sumber: Adobe Photo Images)

Kemajuan dalam era digital membuat kita bisa mendapatkan segala sesuatu hanya dalam satu genggaman. Tidak hanya itu saja, kemajuan teknologi juga memberikan perubahan signifikan bagi dunia bisnis. Karena mau tidak mau pelaku usaha harus menyesuaikan dengan digitalisasi bisnis yang tidak terbatas pada tempat maupun waktu.

Digitalisasi bisnis itu sendiri merupakan proses yang mengubah komunikasi, interaksi dan segala manfaat dalam bisnis menjadi digital. Melalui penerapan digitalisasi bisnis, para pelaku usaha beralih dari sistem konvensional menjadi virtual.

Proses ini meliputi banyak hal, mulai dari transaksi sampai bagaimana cara pelaku usaha mengelola bisnis dan bertujuan untuk membuat kinerja pelaku usaha menjadi lebih efisien.

7 Alasan UMKM Harus Go Digital

Memasuki 2021, strategi pemasaran modern tidak terbatas pada promosi offline, tapi sudah memanfaatkan teknologi untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Langkah seperti ini disebut dengan go online atau go digital. Maksudnya, sebuah langkah yang memanfaatkan internet untuk memperluas jangkauan promosi. 

Berikut merupakan ulasan selengkapnya terkait setidaknya 7 alasan mengapa bisnis UMKM harus go digital hari ini.

Untuk Menjangkau Pasar yang Lebih Luas.

Dengan Go Digital target pasar pelanggan online bisa dijangkau oleh bisnis UMKM kamu.
Dengan Go Digital target pasar pelanggan online bisa dijangkau oleh bisnis UMKM kamu. (Sumber: Adobe Photo Images)

Alasan pertama yang mendasari para pelaku UMKM agar memanfaatkan ekosistem digital adalah demi memperluas jangkauan pasar. Keterbatasan sistem distribusi dan pemasaran sejak dari dulu memang menjadi kendala utama bagi bisnis kecil.

Namun, saat ini hal tersebut sudah bisa diminimalisir berkat kehadiran sosial media serta website yang jangkauan pemasarannya bisa menembus batasan marketing tradisional.

Meminimalisir Hilangnya Target Pasar. 

Dalam hal ini, yang dimaksud dengan kehilangan pasar adalah kecenderungan pengguna yang mulai nyaman dengan ekosistem digital. Mulai dari jasa transportasi, pesan makanan secara, transaksi, hingga belanja kebutuhan secara online.

Jika bisnismu tidak menyesuaikan dengan kebiasaan ini, maka bersiaplah untuk kehilangan potensi pendapatan dari konsumen yang semakin dimanjakan dengan kemudahan akses online.

Pertumbuhan Pengguna Internet yang Kian Pesat. 

Jumlah pengguna internet di Indonesia setiap tahun selalu meningkat secara signifikan. Terutama setelah dicetuskannya proyek satelit Palapa Ring yang mampu menjangkau lebih banyak kota di daerah perbatasan.

Baca Juga  Tingkatkan Riset Market Bagi UMKM dalam EDD

Dengan berbekal data tersebut rasanya sangat masuk akal bagi para pelaku UMKM untuk mulai merambah pasar digital jika bisnisnya ingin tetap relevan. 

UMKM Menjadi Lebih Profesional. 

Dengan go digital, UMKM tidak hanya berpotensi meraup lebih banyak pelanggan, tapi juga mulai memasuki babak persaingan baru di ranah industri modern. Walaupun masih menyandang status UMKM, bisnis kamu akan mendapatkan nilai lebih dari calon pelanggan jika sudah memiliki sosial media dan website sebagai media pemasaran.

Lantas, siapkah kamu untuk menjadi pelaku bisnis yang lebih profesional?

Biaya Operasional Lebih Rendah. 

Salah satu manfaat go digital yang paling menyenangkan adalah bisa menekan biaya operasional. Bagi para pelaku UMKM biaya operasional seperti sewa kios, workshop, serta pemasaran offline tentu sangat memberatkan.

Dengan go digital para pegiat UMKM bisa lebih menghemat modal karena tidak harus memiliki toko fisik agar produk bisa dikenal. Pasalnya, saat ini website sudah bisa menjadi semacam showcase tempat calon konsumen berkumpul dan melakukan transaksi pembelian.

Biaya operasional dan pembuatan website pun saat ini sudah sangat terjangkau.

Budget Pemasaran Bisa Diatur Sesuai Kebutuhan. 

Siapa bilang pemasaran digital harus mengeluarkan banyak uang? Pada prinsipnya budget pemasaran digital justru lebih transparan dan akuntabel dibandingkan metode pemasaran offline yang memerlukan waktu serta tenaga ekstra.

Untuk memperkenalkan bisnis, kamu bisa memanfaatkan platform email yang bisa mengirim pesan ke ribuan orang sekaligus dalam beberapa kali klik. Selain itu, kamu juga bisa melihat seberapa efektif kampanye yang dilakukan berkat adanya fitur analytics yang merekam setiap respon dari pelanggan.

Pertumbuhan Lebih Cepat. 

Alasan terakhir yang menjadi dasar bagi para pelaku UMKM terletak pada faktor pertumbuhan yang lebih cepat. Kecepatan penyebaran informasi saat ini memang menjadi kunci utama dalam setiap bisnis digital, dengan memanfaatkan platform digital secara maksimal maka jumlah orang yang melihat produk kamu dipastikan bakal lebih banyak dan lebih beragam. Alhasil, potensi penjualan bisa semakin besar. 

Media Digital Yang Digunakan Untuk UMKM 

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa bisnis digital sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dunia bisnis masa kini dan juga di masa depan. Untuk pembahasan lebih panjang tentang digital marketing untuk UMKM, kamu bisa klik artikel exabytes ini.

Ada tiga media digital yang bisa dimanfaatkan oleh UMKM untuk melakukan bisnis digital tersebut.

Website

Yang pertama adalah situs web, yang akan mendefinisikan identitas produk kamu. Ini sangat penting, ini adalah domain kamu. Website kamu harus menarik minat calon pelanggan. Itu dapat dinilai dari traffic internetnya, seperti berapa banyak pengunjung, klik, atau hits yang didapat oleh situs web kamu. Oleh karena itu, kamu perlu membuat konten yang menarik dan memikat, yang mencakup foto, gambar, video, model dan copywriting berkualitas tinggi.

Baca Juga  10 Cara Meningkatkan Omset Penjualan Produk UMKM

Social Media

Kamu harus memanfaatkan sosial media untuk  menjadi "etalase" produk atau jasa bisnismu.
Dengan Go Digital, sosial media bisa jadi “etalase” untuk produk atau jasa bisnis UMKM kamu. (Sumber: Adobe Photo Images)

Berikutnya adalah sosial media, yang berperan sebagai semacam “front-line kantor bisnis digital” kamu, yang memasarkan dan memberikan informasi detail tentang produk kamu. Kamu bisa memilih antara Facebook, Twitter dan Instagram, atau semuanya sekaligus. Untuk lebih jelasnya kamu bisa klik artikel Exabytes ini.

Email Marketing

Kamu juga bisa membuat email khusus yang diperuntukkan guna keperluan email marketing. Fungsinya yaitu untuk berinteraksi lebih lanjut, lebih dalam dan private dengan pelanggan atau pun calon pelanggan potensial. Hal ini penting, karena pelanggan harus dibuat senyaman mungkin, selain itu keamanan data mereka harus dilindungi dan jangan sampai bocor ke pihak yang tidak berkepentingan, seperti hacker.

Penutup

Itulah tujuh alasan mengapa bisnis UMKM harus go digital. Beralih dari pasar offline ke ranah online memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Ketika memasuki ranah digital, berarti kamu juga harus siap untuk menanggung segala konsekuensi yang ditimbulkan. Misalnya, seperti harus sigap dalam merespon berbagai pertanyaan konsumen kapanpun dan dimanapun, harus menguasai teknik packaging yang aman agar produk bisa diterima dalam keadaan baik, serta kemampuan untuk closing penjualan.

Berbeda dengan konsep pemasaran tradisional yang biasanya hanya menjangkau calon pelanggan dari area terbatas, pemasaran digital didorong untuk menembus batas wilayah yang sebelumnya tidak pernah kamu bayangkan.

Dengan demikian, ada banyak sekali alasan bisnis harus go online. Mulai dari meningkatkan kredibilitas, customer support, keberadaan, mendapatkan feedback, hemat biaya, serta upaya agar dapat mencapai target market yang global.

Semua hal tersebut adalah benefits yang bisa kamu dapatkan jika kamu mendaftarkan bisnis kamu di internet dan memiliki presensi online. Apalagi, di era digital seperti sekarang, penting sekali untuk bisnis kamu untuk memiliki presensi online tersebut.

Jika kamu masih bingung gimana caranya sih untuk mengganti bisnis kamu yang sedang offline ke online, kamu bisa banget untuk simak artikel Exabytes tentang memindahkan bisnis offline kamu di sini! 

Kemudian, kalau kamu tertarik untuk membuat website tapi gak tau caranya, kamu bisa ikutin step yang telah direkomendasikan oleh Exabytes di sini!

Exabytes Indonesia sangat mendukung ide ini, oleh karena itu kami menghelat webinar SME DigitalFest 2021, yang merupakan event tahunan yang bertujuan untuk membantu bisnis UMKM/UKM dengan membagikan informasi, pengetahuan, teknik, dan solusi untuk mendorong pertumbuhan dan perkembangan bisnis UMKM/UKM dalam lingkungan pasar yang semakin kompetitif.

Penting! Inilah 7 Alasan UMKM Harus Go Digital Hari Ini - 2021
SME DigitalFest 2021

Catat ya, event ini akan diselenggarakan pada 31 Juli mendatang. Jadi jangan lupa daftar ya karena event ini free lho dan akan banyak pembicara yang inspiratif di event ini. Kunjungi laman Exabytes Event sekarang.

Semoga dengan membaca artikel alasan UMKM harus Go Digital ini jadi menambah insight baru dan semakin mantap untuk bertransformasi online atau memiliki bisnis online sendiri.

Apakah artikel ini membantu?
YaTidak
0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments