Cara Mudah Desain WordPress untuk Klien Mu

33
Desain WordPress
Desain WordPress
11 min read

Hello Exabytes Friend!

Dalam membuat sebuah desain WordPress untuk klien mu, kamu perlu tahu dan memperhatikan banyak aspek penting saat akan merancang nya. Karena desain website dengan WordPress yang kamu buat akan berpengaruh dengan kepuasan klien mu. Oleh karena itu kamu perlu memahami beberapa hal yang akan dibahas pada artikel kali ini.

Jadi, baca artikel ini sampai akhir ya! 

Cari Inspirasi atau Ide Desain dari Website Lain

Inspirasi
Inspirasi

Membuat desain website yang menarik memang menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi para penyedia jasa desain website yang bertugas untuk membuatkan desain website untuk klien-klien nya. Saat akan membuat desain website khusunya WordPress untuk klien mu, kamu bisa mencari inspirasi melalui website yang dimiliki orang lain dengan desain yang unik dan menarik. Kamu bisa melihat bagaimana peletakkan icon-icon yang digunakan oleh pengguna WordPress lainnya, kemudian warna-warna seperti apa yang digunakan pada website tersebut. Tapi ada hal yang perlu kamu ingat bahwa saat mencari inspirasi di website milik orang lain, kamu tidak bisa mengambil logo, identitas brand, nama, dan hal-hal lain yang berhubungan dengan identitas website karena hal tersebut sama saja dengan pencurian. Saat mencari inspirasi di website lain, kamu juga hanya bisa mengambil inspirasi ide desain website nya saja ya, sehingga kamu bisa memodifikasi ide desain website sesuai dengan permintaan klien. Mencari dan mengambil inspirasi id dari website lain pastinya akan memudahkan kamu serta mempercepat proses kamu untuk membuat desain WordPress klien mu. Pencarian inspirasi ide desain melalui website lain juga akan menghemat waktu mu untuk memikirkan bagaimana desain WordPress yang cocok dengan website klien, sehingga kamu gak perlu memikirkannya dari nol. Kamu hanya perlu memodifikasi ide desain yang kamu temukan dari website lain dan sesuaikan dengan kategori, keinginan, dan kebutuhan website dari klien mu.

Baca Juga  7 Tema WordPress Gratis Yang Multiguna di Tahun 2020

Pahami Tujuan Website Milik Klien

Tujuan client
Tujuan client

Sebelum menentukan bagaimana desain website yang sesuai dengan permintaan klien, kamu juga perlu memahami tujuan dari pembuatan website klien mu. Biasanya klien yang ingin dibuatkan desain website pun akan tetap mengutamakan tujuan utama website nya  yang bisa memberikan keuntungan sesuai dengan ekspektasi, bukan hanya keindahan dan keunikan dari desain website yang dibuat oleh mu. Hal itu sering terjadi dimana klien lebih mementingkan keuntungan yang dihasilkan dari website dan bukan estetika dari website nya. Tujuan klien ini merupakan hal yang sangat penting karena klien pasti berharap bahwa website nya akan menjadi website yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan nya. Dengan mengetahui dan memahami apa tujuan website milik klien, kamu akan memiliki gambaran yang jelas tentang bagaimana desain website yang cocok untuk klien.

Sebagai contoh yaitu klien mu ingin memiliki website yang bertujuan untuk menjual produk-produk bisnisnya, sehingga kamu harus membuat desain WordPress dengan tambahan fitur wajib untuk sebuah toko online seperti shopping cart, payment gateway, halaman produk, promo, dan lain-lainnya. Tidak hanya website untuk berjualan online, pasti akan ada klien yang memiliki tujuan lain dalam pembuatan website seperti membuat website untuk company profile. Untuk website company profile, kamu pasti akan mendesain website tersebut dengan menambahkan halaman deskripsi tentang perusahaan, kemudian struktur keanggotaan perusahaan serta memberikan informasi kontak perusahaan pada website dan bukannya memasukkan fitur shopping cart, payment gateway, dan halaman promosi yang digunakan untuk website toko online.

Baca Juga  Cara Mudah Menjadi Contributor WordPress

Nah, oleh karena itu penting banget buat kamu berdiskusi terlebih dahulu dengan klien mu untuk memastikan apa tujuan pembuatan website klien serta apa permintaan khusus yang diinginkan klien dalam pembuatan desain website nya. Kamu juga bisa aktif bertanya kepada klien tentang apa yang diinginkan klien terhadap website nya, kemudian bagaimana detail yang ingin diperhatikan pada website, serta apa yang diinginkan klien dari pengunjung website nya nanti. Sehingga kamu bisa memformulasikan beberapa hal penting tersebut dan direalisasikan melalui desain Website milik klien.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here