Inilah 10+ Fakta Cyber Attack Yang Terjadi di Tahun 2021

334
blog exabytes indonesia
9 min read

Selama pandemi berlangsung sejak tahun 2020, kegiatan produktivitas mulai dialihkan ke dalam kegiatan daring. Mulai dari kebijakan WFH (Work From Home), sekolah online, belanja online, dan juga bisnis yang mulai beralih ke internet.

Melihat semakin bertambahnya penggunaan internet oleh karena pembatasan sosial yang memaksakan kegiatan berlangsung secara daring ini rupanya dimanfaatkan oleh sekelompok pelaku kejahatan di dunia maya untuk mencari keuntungan dengan cara merugikan suatu pihak.

Mari simak bagaimana hubungannya keadaan pandemi yang mempengaruhi meningkatnya jumlah cyber attack di dunia maya, jenis-jenis cyber attack yang umum terjadi, fakta-fakta tentang cyber attack di tahun 2021, dan juga cara melindungi website dari cyber attack, dengan membaca artikel di bawah ini.

Apa Itu Cyber Attack?

Cyber attack (serangan siber) adalah sebuah usaha untuk melumpuhkan, menargetkan, dan menghancurkan sistem komputer atau jaringan milik pengguna atau bisa juga diartikan sebagai kegiatan pelaku kejahatan di dunia maya.

Dampak-dampak yang diakibatkan oleh cyber attack tentunya cukup merugikan. Mulai dari kerugian bisnis, hilangnya produktivitas, merusak reputasi, sampai pada gugatan hukum akibat kecurian data pelanggan.

Terjadinya pandemi covid-19 di seluruh dunia memberi dampak kepada produktivitas manusia sehari-harinya. Adanya kebijakan social distancing membuat keterbatasan dalam mendapatkan akses dengan orang lain. Pemindahan bisnis ke dalam dunia maya dilakukan agar seluruh kegiatan usaha tidak berhenti, tetapi masih bisa dilanjutkan ke dalam kegiatan daring. Pelaku bisnis mulai beradaptasi dengan kegiatan secara online.

Di satu sisi, keadaan ini membawa keuntungan kepada perusahaan yang menyediakan layanan komunikasi virtual, seperti perusahaan aplikasi Zoom Meeting, yang digunakan oleh orang-orang selama melakukan kegiatan belajar dan bekerja secara daring. Tapi, di sisi lain, dampak buruknya adalah keadaan ini juga dimanfaatkan oleh oknum pelaku kejahatan dunia maya untuk melakukan serangan siber. 

Jumlah serangan siber yang terjadi selama pandemi mengalami peningkatan. Oleh sebab itu, para pegiat bisnis online juga gencar dalam memperhatikan perlindungan dari serangan siber yang bisa merugikan bisnis mereka.

Jenis-Jenis Cyber Attack yang Umum Terjadi

Seorang hacker yang melakukan cyber attack
Seorang hacker yang melakukan cyber attack (Sumber: Adobe Stock Photo)

Simak jenis-jenis cyber attack di bawah ini agar kamu lebih mengenal serangan siber yang mungkin bisa menyerang websitemu!

Malware/Virus

Malware adalah singkatan dari Malicious Software, yaitu perangkat lunak yang diciptakan merusak jaringan atau sistem komputer. Malware dikenal juga sebagai sebutan lain dari virus

Pelaku penyerang ini akan memecahkan kata sandi yang lemah untuk masuk ke dalam sistem milik target untuk menginfeksi penyimpanan dan backup data-data milik target, sehingga data-data tersebut mengalami kerusakan atau kehilangan.

Serangan DoS dan DDoS

Serangan DoS (Denial-of-Service) dan DDoS (Distributed Denial-of-Service) adalah salah satu bentuk serangan malicious traffic, yaitu serangan yang mengganggu normal traffic server dan jaringan milik korban. 

Pelaku kejahatan DoS dan DDoS tersebut akan menyerang dengan cara membanjiri traffic jaringan internet korban dengan banyak pengunjung, sehingga mengakibatkan website milik korban mengalami down karena kewalahan. Tanda sebuah website mengalami serangan ini adalah jika yang membanjiri situs web tersebut berasal dari IP address yang sama.

Serangan Phishing

Pelaku serangan phishing akan menyerang dan memperdaya target dengan cara menyamar sebagai sebuah lembaga yang sah dan mengirim email mencurigakan kepada korban untuk mendapatkan data-data informasi pribadinya. Hal ini dilakukan untuk mencuri data-data sensitif, seperti rekening bank milik korban. 

Pelaku ini juga bisa mengirimkan sebuah tautan yang berbahaya, yang mana jika korban mengklik tautan tersebut bisa menyebabkan sistem komputer terserang oleh virus.

Cracking Password

Cracking password adalah usaha pelaku kejahatan siber yang membobol password milik target menggunakan program aplikasi.

Man in the Middle (MitM)

Man in the Middle (MitM) adalah teknik peretasan yang dilakukan oleh pelaku kejahatan siber dengan cara memposisikan dirinya dalam percakapan antar pengguna dan aplikasi dan menyamar sebagai suatu pihak, untuk menguping pertukaran informasi yang sedang berlangsung.

13 Fakta Cyber Attack di Tahun 2021

Kamu juga harus mengetahui beberapa fakta cyber attack yang terjadi di tahun 2021. Serangan siber ini tak hanya terjadi di Indonesia tetapi juga secara global. Simak faktanya di bawah ini.

Serangan ransomware terjadi setiap 11 detik di tahun 2021

ilustrasi website terkena ransomware
Ransomware Attack di tahun 2021

Ransomware adalah salah satu jenis Malware (Malicious Software) yang menginfeksi komputer dan membatasi akses pengguna. Pelakunya memeras korban untuk membayar sebelum pelaku memulihkan akses pengguna.

Menurut jurnal purplesec, setiap 11 detik terjadi serangan ransomware yang menyerang organisasi baru. Setidaknya ada 6 serangan ransomware terjadi dan 40% klien menjadi sasarannya.

Peningkatan serangan ransomware sejak tahun 2020

Serangan ransomware meningkat sebanyak 62 persen di seluruh dunia di antara tahun 2019 dan 2020. Hampir 2.500 keluhan serangan ransomware melaporkan kepada FBI pada tahun 2020.

Di Indonesia, terdapat 741,4 juta serangan siber di tahun 2021

Data Badan Siber dan Sandi Negara menyatakan terdapat 741,4 juta serangan terjadi di sepanjang bulan Januari sampai Juli 2021 di Indonesia. Jenis-jenis serangan siber di antaranya adalah malware dan email phishing.

Terdapat sebanyak 157 peretasan yang terjadi

Sebanyak 157 laporan dari pengguna internet yang mengalami peretasan di bulan Maret 2021. Peretasan ini menyebabkan kerusakan lebih dari 20 juta catatan kasus.

Peningkatan serangan ransomware di sektor pendidikan

Sektor pendidikan juga mengalami dampak peningkatan serangan ransomware. National Cyber Security Center (NCSC), yaitu organisasi Pemerintah Inggris yang memberikan penyuluhan tentang ancaman keamanan komputer, menyoroti ancaman serangan ransomware di sektor pendidikan di Inggris di tahun 2020. Pada akhir Mei dan awal Juni, NCSC melakukan penyelidikan terhadap peningkatan serangan ransomware terhadap sekolah sampai perguruan tinggi.

Serangan DDoS terjadi sebanyak 4,83 juta serangan

Serangan DDoS menjadi serangan yang umum terjadi di tahun 2020. Terdapat 4,83 juta serangan pada setengah tahun pertama di tahun 2020 yang setara dengan 26.000 serangan.

Hampir 40% pelanggaran data yang memangsa bisnis kecil di tahun 2021

Bahkan bisnis kecil pun tidak terhindar dari cyber attack. Terdapat hampir 40 persen pelanggaran yang memangsa bisnis kecil di tahun 2021. Hal ini terjadi karena peretas mengetahui bahwa sebagian besar bisnis kecil tidak memiliki sistem keamanan yang sesuai.

92% virus malware dikirim melalui email

Tercatat sebanyak 92 persen virus malware dikirimkan dengan email. Hal ini membuktikan bahwa perlu adanya perlindungan terhadap email bisnis terhadap serangan virus malware.

Serangan ransomware menelan biaya 6 triliun dollar di tahun 2021

Peretasan merugikan organisasi hingga sekitar 6 triliun dollar menurut sebuah statistik. Diperkirakan bahwa kemungkinan kejahatan cyber attack ini akan terus meningkat di tahun-tahun yang akan datang.

China mengalami serangan DDoS tertinggi di dunia di tahun 2021

Ada fakta unik yang menyatakan China mencatat sejarah karena mendapat serangan DDoS tertinggi di tahun 2021 secara global.

1,5 juta situs phishing baru dibuat setiap bulan

Saat ini tercatat 4,78 miliar populasi dunia menjadi pengguna smartphone. Karena itu, perlu adanya peningkatan proteksi khusus untuk para pengguna ponsel dari serangan-serangan siber yang membahayakan seperti situs phishing, karena kabarnya 1,5 juta situs phishing baru dibuat setiap bulannya.

Satu dari setiap 4.200 email adalah email phishing

Email phishing sangat marak terjadi. Tercatat bahwa satu dari 4.200 email adalah email phishing.

Tiap 39 detik, terjadi serangan siber di suatu website

Semakin maraknya penggunaan website, semakin meningkatkan serangan siber yang terjadi. Tercatat bahwa terdapat serangan siber yang terjadi pada sebuah website di tiap 39 detik.

Cara Melindungi Website dari Cyber Attack

Mengingat kerentanan dalam mengalami serangan siber yang semakin meningkat di masa-masa pandemi, perusahaan mengetatkan perlindungan terhadap website. Dengan membaca fakta-fakta cyber attack di tahun 2021 di atas, kamu telah mengetahui betapa banyaknya serangan siber yang terjadi dan itu sangat berbahaya. 

Di bawah ini adalah beberapa cara melindungi website dari serangan siber yang bisa kamu ikuti.

Backup Data Website

melakukan backup untuk mencegah cyber attack
Backup Data untuk Mencegah Cyber Attack

Backup data penting pada website pada layanan cloud storage akan membantu memulihkan file-file yang rusak atau hilang akibat virus. Sejumlah kerugian akan muncul jika pemilik bisnis yang menggunakan website tidak memiliki backup data. Salah satunya, pemilik bisnis bisa terkena tuntutan akibat menghilangkan data-data milik pelanggan.

Menggunakan metode 3-2-1 akan membantu backup data lebih efektif. Metode 3-2-1 adalah seseorang perlu memiliki 3 salinan data, 2 cadangan, dan satu salinan off-site untuk disaster recovery atau pemulihan akibat bencana. Pencegahan seperti ini sangat dibutuhkan untuk menjauhi serangan siber yang tidak diinginkan terjadi.

Menambahkan SSL (Secure Socket Layer)

Menambahkan SSL (Secure Socket Layer) berfungsi untuk memproteksi website agar mencegah pelaku penyerang memiliki akses ke data-data pribadi. SSL mengenkripsi data agar data-data website terlindungi. Selain itu, menambahkan SSL akan memberi rasa aman para pengunjung yang mampir ke sebuah website, sebagai tanda bahwa situs tersebut adalah situs yang aman dikunjungi.

Menggunakan Layanan Email Filter untuk Mencegah Email Phishing

Dengan menggunakan layanan email filter akan membantu email bisnis terhindar dari email phishing dan email-email mencurigakan. Layanan ini juga membantu menghemat ruang penyimpanan email, karena spam email tidak akan mencapai inbox.

Jika kamu ingin menggunakan layanan email filter untuk mencegah spam email dan email phishing, Exabytes memberikan layanan Filter Email Filter SpamExperts yang bekerja untuk mencegah spam email dan email-email mencurigakan mencapai inbox. Selain itu, kamu juga bisa mempelajari apa itu Email Filter SpamExperts di blog Exabytes.

Menggunakan Web Hosting Terpercaya

Menggunakan web hosting yang terpercaya juga membantu mencegah cyber attack yang mungkin terjadi pada website. Web hosting yang tidak aman akan memungkinkan sebuah website diretas dengan tujuan mendapatkan data-data sensitif milik korban. Pastikan web hosting yang kamu gunakan aman dan terpercaya.

Menggunakan Layanan Network Security

Gunakan layanan-layanan untuk memperkuat proteksi jaringan. Manfaatnya untuk melindungi website dari serangan-serangan seperti virus, SQL injections, dan lain-lainnya dan untuk membangun kepercayaan website.

Kesimpulan

Serangan siber (cyber attack) di dunia maya semakin marak terjadi di masa-masa pandemi. Di tahun 2021 juga serangan siber seperti ransomware mengalami peningkatan, dan serangan ini bukan hanya menyerang website milik bisnis besar saja, melainkan juga menyerang bisnis kecil sampai sektor-sektor pendidikan.

Dampak-dampak kerugian pasti terjadi jika serangan ini dibiarkan. Sebab itu, cara-cara yang bisa dilakukan untuk melindungi website adalah seperti menambahkan layanan SSL (Secure Socket Layer), layanan email filtering, backup data-data website, menggunakan web hosting terpercaya, dan juga menggunakan layanan network security untuk mengencangkan keamanan website.

Dengan mengetahui fakta-fakta cyber attack di atas, kamu telah mengetahui betapa banyaknya serangan yang terjadi. Selain itu, kamu juga sudah mempelajari bagaimana cara melindungi website dari serangan-serangan kejahatan di dunia maya. Semoga ini menjadi pelajaran supaya kamu semakin waspada terhadap cyber attack.

Apakah artikel ini membantu?
YaTidak
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments