Sering Terjadi, 5+ Kesalahan Memilih VPS, Sudah Tahu Belum?

33
9 min read

Saat ingin membeli atau menggunakan jasa sesuatu, pastikan kamu tidak salah dalam memilih. Banyak hal yang harus diperhatikan sebelum memutuskan memilih sesuatu. Ini pun berlaku ketika memilih hosting maupun VPS.

Pada dasarnya, VPS dan Cloud Hosting memiliki prinsip kerja yang hampir sama. Perbedaan VPS dan Cloud Hosting yang paling kentara terletak pada jumlah pengguna pada setiap server-nya. VPS lebih bersifat privat dan konfidensial. Jangan sampai salah memilih ya!

Agar kamu tidak salah memilih, sebaiknya kamu perhatikan kesalahan memilih VPS. Tujuannya adalah supaya kamu tidak melakukan kesalahan yang sering terjadi. Di artikel ini, kamu akan memahami pengertian VPS, tips memilih VPS, hingga kesalahan memilih VPS yang wajib kalian hindari. Sudah penasaran? Yuk, langsung simak saja pada pembahasan di bawah ini, ya!

Apa Itu VPS?

kesalahan memilih vps
VPS merupakan salah satu produk hosting unggulan masa kini dengan performa tinggi dan stabil. (Sumber: Shutterstock)

Pernahkah Exabytes Friends bertanya-tanya tentang apa itu VPS ketika pertama kali berkecimpung di belantara website? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, pertama mari kita uraikan terlebih dahulu apa sebenarnya singkatan dari VPS. VPS adalah Virtual Private Server. 

Dalam pandangan awam, istilah server yang merujuk pada VPS dapat diartikan sebagai komputer canggih yang menyimpan segala data dan file yang diperlukan oleh website agar dapat beroperasi.

Ketika seorang pengguna internet mengetikkan nama domain sebuah website pada browser mereka, maka server dari hosting akan menyajikan situs website yang dimaksud pada halaman hasil pencarian (Google, Bing, DuckDuckGo, atau mesin pencari lainnya).

Nah, dalam hal ini, server hosting pada VPS yang menggunakan teknologi virtualisasi berfungsi untuk membagi server pusat (Data Center) yang dimilikinya menjadi beberapa server virtual. Server virtual tersebut yang selanjutnya digunakan untuk menghubungkan dengan internet agar website yang kita miliki dapat muncul, dilihat, dan dikunjungi oleh pengguna.

Perlu diingat pula apabila kalian mempelajari VPS, maka hal penting yang tidak boleh dilewatkan adalah memahami tentang pentingnya VPS untuk website. Pentingnya VPS dapat terlihat melalui berbagai kelebihan dan kekurangan VPS yang dimiliki. Jika Exabytes Friends berangan-angan untuk memiliki website dengan peforma stabil, kecepatan akses penuh, kapasitas penyimpanan besar untuk mengolah data, maka VPS sangat direkomendasikan untuk digunakan.

Jenis VPS yang biasa digunakan terbagi menjadi empat macam, yakni OpenVZ, VPS KVM (Kernel-based Virtual Machine), HVM (Hardware Virtual Machine), dan Microsoft Hyper V. 

Prinsip Kerja VPS

prinsip kerja vps
Prinsip kerja VPS menggunakan teknologi virtualisasi. (Sumber: Shutterstock)

VPS Hosting membuat kalian merasakan sensasi menggunakan server pribadi secara virtual meskipun pada kenyataannya kalian berbagi server fisik (Data Center) dengan pengguna lainnya.

VPS bekerja dengan memasang sistem virtual di atas Operating System (OS) menggunakan teknologi virtualisasi. Melalui sistem dan teknologi tersebut, tiap pengguna akan memiliki kemudahan untuk melakukan instalasi sistem operasi dan perangkat lunak sendiri (kustomisasi server) sesuai dengan kebutuhan website

VPS memisahkan file dan data dari masing-masing pengguna mereka dalam level OS (Operating System) sehingga kalian akan merasa benar-benar menggunakan server pribadi. Semua fasilitas yang ada di sistem operasi kalian seperti CPU, memory, disk, dan lainnya akan digunakan secara privat tanpa takut terbagi atau tercampur dengan penyewa VPS lainnya.

Dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan serta kemampuan untuk menjamin penggunanya memiliki kebebasan kustomisasi server pribadi, maka VPS saat ini sudah layak dinobatkan sebagai layanan hosting paling populer di abad-21. 

Baca Juga  Mengenal Perbedaan VPS dan Dedicated Server

Semakin populernya VPS, maka semakin banyak pula penyedia layanan hosting yang bermunculan untuk menawarkan layanannya. Oleh karena itu, Exabytes Friends perlu mengetahui cara memilih VPS Indonesia terbaik dan menghindari kesalahan memilih VPS agar tidak merugikan kinerja website.

Kesalahan Memilih VPS yang Sering Terjadi

Kali ini kita telah sampai pada pembahasan inti artikel berikut. Pada bagian ini, akan dibahas secara komprehensif mengenai kesalahan umum dalam memilih VPS yang perlu dihindari sebelum membelinya.

Tidak Mengetahui Tujuan Menggunakan VPS

Sebelum memutuskan untuk membeli VPS, Exabytes Friends harus terlebih dahulu mengetahui dan memetakan apa tujuan kalian menggunakan VPS. Jika tujuan kalian memilih VPS karena membutuhkan layanan hosting dengan kecepatan penuh, keamanan berlipat ganda, server yang stabil sehingga tidak akan mengalami downtime ketika terjadi lonjakan trafik, maka sudah dapat dipastikan VPS memang pilihan terbaik. 

Namun jika website yang ingin dibangun masih dalam skala kecil sehingga memiliki akumulasi pengunjung terbatas pada setiap periode waktunya, maka terdapat pilihan jenis hosting lainnya dengan biaya lebih ekonomis daripada VPS yang dapat dipilih.

Oleh karena itu, sebelum memasuki tahap pemilihan layanan hosting, sebaiknya Exabytes Friends mengetahui terlebih dahulu jenis dan kapasitas website yang ingin dibangun. Dalam dunia hosting, VPS tentu saja tidak hanya berfungsi untuk menyimpan data dan menjalankan website saja. Ada banyak fungsi VPS lainnya, salah satunya yaitu sebagai penghubung dengan layanan IoT (Internet of Things).

Tidak Memperhatikan Sistem Operasi yang Digunakan

kesalahan memilih vps adalah tidak memperhatikan OS
Sistem operasi yang sering digunakan dalam VPS adalah Windows dan Linux. (Sumber: Shutterstock)

Sistem operasi merupakan software yang terpasang pada Hard Drive dari sebuah komputer. Saat ini, sistem operasi yang biasa digunakan pada komputer terdiri dari beberapa jenis, diantaranya yaitu Windows, Linux, Unix, MacOS, Android, MS DOS, dan lainnya.

Untuk menghindari kesalahan memilih VPS, maka sebaiknya Exabytes Friends memperhatikan sistem operasi yang tersedia. Biasanya ada beberapa penyedia layanan VPS yang hanya menyediakan satu jenis sistem operasi saja. Namun ada pula penyedia VPS yang menyediakan sistem operasi Windows sekaligus Linux.

Oleh karena itu, sistem operasi menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan untuk membeli VPS. Kalian harus mengetahui sistem operasi yang kalian gunakan dan menyesuaikan dengan yang disediakan oleh penyedia layanan VPS. 

Tidak Mengetahui Kapasitas Bandwidth Bulanan

bandwitdth limited
Kapasitas bandwidth pada VPS sangat penting karena berpengaruh terhadap kecepatan akses website. (Sumber: Shutterstock)

Apabila kalian saat ini sedang membangun sebuah website untuk menjalankan bisnis atau kebutuhan e-commerce, maka kemungkinan besar kalian akan membutuhkan layanan hosting yang cepat dan stabil.

Salah satu penentu kecepatan layanan hosting adalah kapasitas bandwidth. Apabila website kalian telah melampaui batas penggunaan kapasitas bandwidth setiap bulannya, maka kecepatan akses VPS akan menurun drastis dan berimbas pula pada kecepatan website. 

Sehingga sangat penting untuk mengetahui batas penggunaan bandwidth yang ditetapkan oleh penyedia layanan website sebelum memutuskan untuk membeli. Hal tersebut berguna untuk menghindari kesalahan memilih VPS serta dapat menyesuaikan dengan kebutuhan hosting website kalian.

Kurang Memahami Jenis Penyimpanan yang Ditawarkan

VPS biasanya memiliki dua jenis tipe penyimpanan yaitu Hard Disk dan SSD (Solid-state Drive). Jika Exabytes Friends ingin membeli layanan VPS, sebaiknya kalian menanyakan terlebih dahulu jenis penyimpanan apa yang mereka tawarkan. 

Jika kalian memiliki anggaran biaya terbatas, sebaiknya memilih layanan VPS yang menggunakan Hard Disk. Karena biasanya Hard Disk menawarkan harga yang cenderung lebih ekonomis.

Namun jika kalian menginginkan jenis penyimpanan dengan kapasitas tinggi dan memiliki ketahanan power yang kuat, maka sangat disarankan untuk memilih SSD. SSD memiliki kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan Hard Disk. Sehingga VPS akan jauh lebih maksimal jika menggunakan penyimpanan SSD.

Baca Juga  Keunggulan VPS KVM yang Harus Anda Ketahui, Apa Saja?

Tidak Memahami Perbedaan Managed dan Unmanaged

Hal berikut adalah hal paling penting yang harus Exabytes Friends perhatikan agar tidak mengalami kesalahan memilih VPS. VPS Managed dan VPS Unmanaged memiliki beberapa perbedaan utama.

Pada VPS Managed, segala kebutuhan server mulai dari konfigurasi, pemeliharaan, instalasi, dan lainnya telah dilakukan oleh pihak penyedia layanan. Sehingga pengguna hanya tinggal menggunakan fasilitas VPS saja. Dan apabila terjadi trouble pada VPS, maka pihak penyedia layanan yang akan mengatasinya.

Memilih jenis VPS Managed cocok bagi kalian yang tidak memiliki keahlian teknis terkait konfigurasi dan server VPS. 

Sedangkan pada VPS Unmanaged, semua kebutuhan server VPS mulai dari konfigurasi, maintenance, pengaturan, pemeliharaan, instalasi, hingga perbaikan apabila terjadi error menjadi tanggung jawab pengguna atau penyewa VPS. Oleh karena itu, jenis VPS Unmanaged hanya cocok digunakan bagi kalian yang memang telah memiliki keahlian dan pemahaman penuh terhadap segala seluk beluk server VPS.

Tidak Membuat Anggaran Biaya

tidak membuat anggaran biaya
Sangat penting untuk membuat alokasi biaya sebelum membeli VPS. (Sumber: Shutterstock)

Meskipun biaya berlangganan yang dimiliki oleh VPS cenderung lebih murah jika dibandingkan dengan jenis hosting lainnya. Namun kalian tetap harus membuat anggaran biaya untuk menyesuaikan alokasi anggaran dengan harga VPS terbaik yang ditawarkan.

Namun jangan khawatir, jika saat ini kalian sedang mencari penyedia layanan VPS murah, maka Exabytes sangat cocok untuk kalian. Exabytes menyediakan layanan VPS dengan harga sangat ramah di kantong namun memiliki uptime server andal dan fasilitas yang lengkap. 

Menghindari Kesalahan Memilih VPS, Apakah Mudah?

menghindari kesalahan memilih vps
Salah satu prinsip untuk menghindari kesalahan memilih VPS adalah dengan memahami tujuan pembuatan website. (Sumber: Shutterstock)

VPS adalah salah satu jenis layanan server hosting untuk website yang berbasis virtual dan pribadi sehingga sangat cocok digunakan untuk kebutuhan suatu bisnis atau perseorangan. VPS berfungsi untuk memastikan keamanan, kecepatan, serta media penyimpanan dokumen atau file penting dari website.

Saat ini telah banyak bermunculan penyedia layanan VPS dengan penawaran berbeda dan Unique Selling Point masing-masing. Agar website yang kalian bangun dapat bekerja secara optimal, maka kalian harus memilih jenis VPS terbaik. Ada beberapa prinsip yang harus kalian pahami agar dapat menghindari kesalahan memilih VPS. 

Cara yang pertama adalah dengan mengetahui tujuan menggunakan VPS. Apakah kalian membutuhkan VPS karena menginginkan membuat website dengan resource besar atau memilih VPS hanya karena murah? Pahami terlebih dahulu esensi dan tujuan kalian menguunakan VPS.

Prinsip selanjutnya yang perlu dilakukan agar tidak mengalami kesalahan memilih VPS adalah dengan memperhatikan Sistem Operasi yang digunakan (Windows, Linux, MacOS, atau lainnya), mengetahui batasan kapasitas Bandwidth setiap bulannya, memahami jenis penyimpanan yang ditawarkan (Hard Disk atau SSD), dan memahami perbedaan VPS Managed dan VPS Unmanaged.

Dan yang tak kalah penting yaitu kalian harus menyesuaikan alokasi anggaran dengan harga VPS terbaik di pasaran. Karena tentunya harga VPS yang ada di pasaran sekarang beragam mulai dari Rp50.000 hingga Rp1000.000 per bulannya. 

Nah, cukup sekian pembahasan kali ini mengenai cara menghindari kesalahan memilih VPS. Semoga bermanfaat, ya! Bagi kalian yang ingin membaca artikel-artikel menarik lainnya mengenai website dan tips pembuatan konten, maka dapat mengunjungi blog Exabytes. Selain itu, Exabytes juga menyediakan layanan VPS murah, loh!

Jangan lupa pula untuk subscribe agar tak ketinggalan konten artikel up-to-date lainnya. Sampai jumpa!

Apakah artikel ini membantu?
YaTidak
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments