Mengenal Uptime Server: Semua yang Anda Wajib Tahu [Terbaru]

402
mengenal uptime server
4 min read

Mungkin Anda sering mencari informasi di Google dan memilih 1 hasil pencarian yang sesuai dengan yang Anda cari untuk dikunjungi. Namun saat Anda coba masuk ke website tersebut, halaman website tersebut tidak bisa diakses. Hal seperti ini memang kadang membuat Anda kesal, oleh karena itu Anda coba mengunjungi website lain yang bisa diakses dibandingkan menunggu website pertama aktif.

Hal tersebut tentunya sangat merugikan bagi pemilik website karena kehilangan pengunjung websitenya. Nah untuk itu penting bagi Anda yang mempunyai website mengetahui penyebab website down dan mengenal apa itu uptime server. 

Silahkan simak pembahasan lengkapnya di bawah ini.

Apa Itu Uptime Server?

Uptime Server adalah jumlah waktu server tetap aktif dan berjalan untuk digunakan sebagaimana dimaksud. Jika persentase uptime server rendah seperti 90,98% maka bisa dipastikan hosting tersebut sering down, namun jika presentase uptime server tinggi seperti 99,99% Kami bisa simpulkan hosting tersebut bagus dan selalu aktif.

Uptime Server biasanya dituliskan dalam presentase angka dari 1-100. Jadi jika penyedia hosting Anda memiliki Uptime Server yang tinggi, berarti Anda sudah memilih penyedia hosting yang tepat.

Penting untuk diketahui bahwa salah satu metrik yang perlu diperhatikan sebelum memilih hosting yaitu Waktu Uptime Server. Jadi cobalah tanyakan hal ini pada Customer Support untuk mengetahuinya secara langsung dan jangan mudah percaya dengan tulisan di banner.

Kenapa Uptime Server Penting?

Berikut ini beberapa alasan kenapa Uptime Server itu penting dan perlu diperhatikan, di antaranya:

  • Agar website bisa diakses kapan saja.
  • Agar tidak memberi dampak buruk untuk SEO website.
  • Google akan memberikan skor yang jelek pada website jika terjadi downtime atau tidak bisa ditemukan oleh web crawler.
  • Agar tidak kehilangan pengunjung.
  • Memberikan pengalaman yang baik kepada pengunjung saat mengakses website.
  • Untuk website yang pendapatannya mengandalkan sebuah website, ini sangat penting agar tidak kehilangan pendapatan karena website down.

Penyebab Downtime

Downtime ini dapat terjadi karena banyak hal. Mungkin bisa dari hardware, software atau mungkin kesalahan teknis dari yang mengelolanya. Inilah beberapa penyebab downtime yang paling utama atau sering terjadi, di antaranya:

Pemadaman Jaringan

Pemadaman jaringan adalah alasan nomor satu penyebab downtime sebesar 50%! Penyebab utama downtime ini juga menyumbang 42% untuk situs data yang bervolume besar dan 53% untuk semua situs lain.

Maintenance Server

Maintenance server ini umumnya dilakukan secara berkala dengan maksud agar server bisa terus berjalan optimal. Penyedia layanan hosting mempunyai jadwal rutin untuk melakukan ini dan memberitahukan terlebih dahulu kepada pelanggan jika akan ada maintenance.

Server Sibuk

Server sibuk ini biasanya terjadi karena adanya permintaan yang tinggi, lonjakan trafik, atau hal lain yang membuat server berat dan pada akhirnya server menjadi lemot tidak bisa diakses sama sekali.

Kesalahan Manusia

Kesalahan manusia ini biasanya dikarenakan kurangnya kemampuan atau pengalaman tim teknis dari penyedia hosting. Penting untuk meningkatkan skill agar tidak lagi terjadi downtime karena human error.

Permasalahan pada Software & Hardware

Kita semua tau bahwa setiap hardware memiliki batas waktu pemakaian, dan jika hardware tersebut sudah memasuki masanya maka kemungkinan kinerjanya tidak lagi prima dan bisa menyebabkan downtime. Ada juga software yang crash sehingga menyebabkan terjadinya downtime.

Bencana Alam

Meskipun menakutkan, bencana alam dan peristiwa cuaca adalah salah satu penyebab terjadinya downtime walaupun dengan presentase yang kecil.

Jenis-Jenis Downtime

Berikut ini jenis-jenis downtime yang perlu Anda ketahui, di antaranya:

Planned Downtime

Planned downtime ini adalah downtime yang sudah direncanakan atau mempunyai jadwal. Contohnya seperti maintenance server secara berkala atau bisa juga upgrade hardware server diganti dengan hardware baru.

Semi Planned Downtime

Semi planned downtime bisa dibilang downtime yang setengah direncanakan dan setengah tidak direncanakan. Ini biasanya mendadak namun masih terorganisir seperti upgrade PHP 4 ke versi PHP 5 karena adanya fitur baru yang hanya bisa digunakan di versi PHP 5. Umumnya downtime ini hanya beberapa menit dan ada pemberitahuan dahulu sebelumnya.

Unplanned Downtime

Unplanned downtime ini adalah downtime yang tiba-tiba dan tidak direncanakan. Umumnya downtime ini terjadi karena human error, server hang, hardware server rusak tiba-tiba, bencana alam, jaringan atau listrik mati dan lain-lain. Downtime ini tidak bisa diprediksi akan selesai sampai kapan, tapi biasanya akan memakan waktu yang cukup lama.

Kesimpulan

Nah itulah tadi pembahasan tentang uptime server dan penyebab downtime yang umum terjadi di penyedia hosting. Terima kasih sudah mengikuti Kami sampai akhir pembahasan, semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk semuanya.

Jika Anda membutuhkan hosting yang bisa diandalkan dan memiliki uptime server yang baik, Kami rekomendasikan untuk menggunakan hosting Indonesia Exabytes. Exabytes adalah salah satu penyedia hosting terbaik dengan uptime server 99,99% dan juga sudah berpengalaman lebih dari 20 tahun. Mulai sekarang!

Apakah artikel ini membantu?
YaTidak
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments