Inilah Perbedaan WordPress.com dan WordPress.org

442
Perbedaan WordPress.com dan WordPress.org
12 min read

Ketika kamu ingin berjualan secara online atau sekedar menyalurkan hobi menulis dan bercerita di internet untuk dilihat banyak orang, yang sebaiknya kamu lakukan ialah membuat website agar bisa dikunjungi. Banyak cara mudah untuk membuat website sekarang dan salah satunya ialah menggunakan WordPress.

Tetapi kamu tahu tidak kalau WordPress itu ada 2 macam : WordPress.com dan WordPress.org. Hmm perbedaan keduanya apa ya?

Sebelum menyimak perbedaan WordPress.com dan WordPress.org, ada baiknya kamu mengetahui terlebih dahulu tentang WordPress secara umum.

Sekilas Tentang WordPress

Secara umum, WordPress adalah sistem manajemen konten (atau biasa disebut dengan CMS / Content Management System) untuk membuat website sendiri secara mudah, sederhana dan cepat. Membuat akun WordPress hanya dibutuhkan beberapa menit dan voila! kamu sudah mempunyai website sendiri. 

Berdasarkan penelitian yang dilakukan W3techs, WordPress kini menguasai nyaris 40% website di internet. Banyak perusahaan seperti Microsoft, blogger yang websitenya didukung oleh WordPress. Selain itu WordPress juga banyak digunakan untuk toko e-commerce, portfolio atau resume seseorang, jejaring sosial, forum dan situs keanggotaan.

Perbedaan WordPress.com dan WordPress.org

Selain karena sudah umum dipakai banyak orang sehingga terdapat pula banyak tutorial untuk mempelajari sendiri sistemnya. WordPress hingga kini mempunyai 5.000 tema dan 50.0000 plugin yang ciamik dan bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Dengan banyak tema dan plugin itulah seseorang tidak perlu menjadi developer website handal dan memulai website sendiri.

Serupa Tapi Tak Sama

Tetapi tahukah kamu kalau WordPress mempunyai 2 platform yang berbeda? Yang satu ialah WordPress.com dan yang lainnya ialah WordPress.org. Bagi orang awam atau mungkin akan kebingungan untuk memilih yang mana yang sebenarnya tepat untuk digunakan.

Pemilihan harus disesuaikan dengan tingkat kesuksesan online yang ingin dicapai tiap pengguna. Maka berikut akan mimin jabarkan perbedaan WordPress Hosted dan WordPress Self-hosted.

Perbedaan WordPress.com dan WordPress.org

Perbedaan WordPress.com dan WordPress.org yang paling utama terletak pada siapa yang mengelola situs kamu. Apakah kamu sendiri yang punya kendali penuh pada situs atau kah dibantu dengan WordPress. Semua akan dijabarkan di bawah ini

WordPress.com atau WordPress Hosted

WordPress.com sering disebut juga dengan WordPress Hosted.

Pada WordPress.com, semua telah disediakan untuk kamu dari mulai tema-tema yang gratis untuk digunakan sehingga kamu tinggal menyesuaikan sedikit sesuai selera. Mengubah warna background, mengubah jenis huruf sesuai yang disediakan situs WordPress. 

WordPress.com tidak memerlukan hosting dan domain eksternal karena semua 100% gratis disediakan oleh WordPress. Hanya perlu membuat akun saja kok! Mudah banget kan?

WordPress.org atau WordPress Self-hosted

Sedangkan WordPress.org atau bahasa lainnya WordPress Self-hosted, maka kamu sendiri lah yang mengatur dan mengelola penuh terhadap website. Yang kamu butuhkan ialah nama domain dan WordPress hosting.

Meski harus melakukan pembelian terhadap dua hal tersebut, kamu tidak akan terbatas pada kesediaan tema atau plugin atau tools yang telah disediakan WordPress. Jika ingin website terlihat menonjol dan berbeda dari yang lain, WordPress Self-hosted (WordPress.org) sangat direkomendasikan.

Memilih Platform yang Tepat, WordPress.com atau WordPress.org

Kamu sudah mengetahui perbedaan WordPress.com dan WordPress.org. Semua ditentukan dari siapakah pengelola rumahnya (website). Tetapi rasanya kurang kalau belum dijelaskan apa saja kelebihan dan kekurangannya agar kamu bisa memilih platform yang tepat di antara keduanya.

Berikut akan mimin jabarkan apa-apa saja yang akan didapatkan jika menggunakan WordPress Hosted (WordPress.com) dan juga WordPress Self-hosted (WordPress.org).

Jika Memakai WordPress.com (WordPress Hosted)

Ke

WordPress.com memiliki beberapa kelebihan serta kekurangan untuk pengguna paket tertentu.

Kelebihan WordPress.com

Untuk website dengan tujuan seperti cerita perjalanan, bercerita tentang hobi atau bahkan jurnal sehari-hari, WordPress.com mempunyai keuntungan seperti:

Bisa Digunakan Secara Gratis

Yang pertama, WordPress.com mempunyai opsi untuk menggunakannya secara gratis (Free Plan/Paket Gratis) meski terbatas pada tema dan plugin serta tools yang disediakan oleh WordPress. Di platform ini ada beberapa paket yang tersedia salah satunya adalah yang free,

Data Otomatis Back-Up

Selain itu, kamu tidak usah khawatir dengan data-data yang ada di WordPress kamu sewaktu-waktu bisa hilang karena WordPress telah memback-up dan menghandle semuanya termasuk pada pembaruan fitur-fitur WordPress.

Mudah Dipelajari Pemula Website

Selain gratis dan dijamin aman data-datamu, menggunakan WordPress.com merupakan cara termudah bagi pemula yang baru belajar ngeblog atau memiliki website.

Cocok Untuk Personal

Seperti yang dijelaskan di atas, platform ini cocok bila kamu ingin merekam cerita pribadi seperti travelling, foto-foto berharga, jurnal sehari-hari hingga portfolio. Banyak orang yang menciptakan portfolio karya dengan menggunakan WordPress hosted ini lho.

Kekurangan WordPress.com

WordPress Hosted / WordPress.com

Dibalik keuntungan tersebut, ada beberapa hal tertentu yang tidak bisa dicapai oleh pengguna Free Plan yang dapat dibilang seperti kekurangan dari WordPress.com. Adapun kekurangannya yakni :

Menghapus WordPress.com Dari Alamat Website

Alamat website akan tetap menjadi websitekamu.wordpress.com. Kecuali kamu membeli domain dan hosting web, baru bisa berganti ke websitekamu.com. website juga dapat dihapus jika sewaktu-waktu kamu terdapat melanggar aturan dari WordPress.

Ruang Penyimpanan Terbatas

Disk space atau ruang penyimpanan hanya disediakan 3GB saja. Untuk mendapatkan kapasitas lebih harus upgrade ke yang berbayar dan lebih tinggi dari Free Plan seperti Personal Plan yang menyediakan 6GB dan Business Plan yang menyediakan 13GB.

Tidak Bisa Mendapatkan Uang (Monetize)

Pada Free Plan, WordPress bisa saja meletakkan Ads / Iklan di website kamu. Akan tetapi kamu tidak bisa mendapatkan uang dari iklan yang dipajang di situs kamu dan diklik oleh pengunjung situs. Kecuali kalau kamu upgrade minimal ke Premium Plan. Premium Plan juga bisa meniadakan iklan di WordPress kamu,

Tidak Bisa Beriklan di Website

Begitupun jika kamu merasa situs kamu banyak dikunjungi dan mempunyai traffic yang sangat tinggi, kamu tidak bisa beriklan di website kamu.

Jika ingin beriklan kamu harus menggunakan WordAds, sebuah layanan Ads dari WordPress yang hasilnya nanti akan dibagi dua antara kamu dan pihak WordPress. untuk menggunakan WordAds kamu minimal harus upgrade ke Premium Plan atau Business Plan.

Kustomisasi Tema Terbatas

Menyoal tentang tema, pengguna Free Plan hanya bisa mengakses 150 tema gratis. sedangkan Premium Plan dan Business Plan bisa mengakses 200 tema.

Untuk Free Plan kamu tidak bisa menggunakan custom CSS website kamu dan tidak bisa menggunakan font spesial sesuai selera kamu seperti pengguna Premium dan Business Plan.

Plugin Terbatas

WordPress.com melimitkan kamu dari menginstall plugin di luar yang telah disediakan WordPress. Untuk Free Plan, dapat built-in Jetpack features yang bisa diaktivasi. Personal Plan hanya bisa install plugin yang telah dipilah oleh WordPress. Business dan eCommerce Plan bisa install plugin yang kamu inginkan.

Tidak Bisa Dianalisa

WordPress.com terbatas pada analisa situs. Karena pengguna Free Plan tidak bisa menginstall tools analisis seperti Google Analytics, kamu tidak bisa mengetahui apa-apa saja yang pengunjung lakukan di website.

Pada akhirnya kamu tidak bisa menganalisa eperti berapa lama mereka berkunjung, halaman apa yang paling banyak dilihat, dari mana mereka berasal dan menggunakan device apa. Minimal kamu harus upgrade ke Business Plan.

Tidak Bisa Menjadi Toko Online

Pengguna Free Plan yang membuat WordPress dengan tujuan sebagai toko online tidak dapat membuat page untuk checkout/membeli barang. Jika ingin maka upgrade lah ke E-commerce Plan. 

Jika dirasa kurang dengan Free Plan dan ada fitur yang kamu ingin tambahkan ke WordPress kamu, maka kamu bisa upgrade ke Plan lain seperti: Personal Plan, Premium Plan, Business Plan, E-commerce Plan hingga VIP Plan. Paket-paket ini berbayar lho jadi kamu perlu merogoh kocek lebih.

Akan tetapi dengan WordPress.com yang berbayar sekalipun pengguna masih dibatasi untuk fitur-fitur tertentu. PIlihan lainnya, jika ingin secara penuh dapat mengelola tanpa mendapati kekurangan di sana-sini kamu bisa mencoba WordPress Self-hosted atau WordPress.org.

Jika Kamu Memakai WordPress.org (WordPress Self-hosted)

Perbedaan WordPress.com dan WordPress.org

Kalau WordPress.com diibaratkan kamu seperti menyewa rumah dan tidak mempunyai kontrol penuh terhadap website, maka dengan WordPress.org kamu bisa melakukan apa saja yang kamu inginkan pada website kamu. Kamu hanya perlu melakukan dua hal mencari dan menggunakan WordPress hosting terbaik dan membeli domain

Kelebihan WordPress.org

Selain mempunyai kontrol sepenuhnya, menggunakan platforn WordPress Self Hosted ini memiliki kelebihan dan fitur-fitur tambahan jika menggunakan WordPress.org yaitu:

Bisa Mengubah Alamat Website

Setelah kamu sudah membeli domain, maka kamu bisa mengubah alamat website kamu dari yang tadinya websitekamu.wordpress.com menjadi websitekamu.com.

Website Tidak Akan Terhapus

Kelebihan WordPress.org selanjutnya adalah website kamu tak akan terhapus. Hal ini karena website sudah sepenuhnya kamu yang kontrol, maka tidak ada yang bisa menghapus website kamu meski ada yang melaporkan situs kamu melanggar aturan, pihak WordPress tidak bisa menghapusnya.

Bisa Mendapatkan Uang (Monetize)

Salah satu keuntungan menggunakan WordPress Self-Hosted adalah kamu bisa monetize dari websitemu. Kamu bisa mendapatkan uang dari setiap Ads yang ditampilkan di website kamu dan kamu pun bisa beriklan tanpa harus membagi hasil dengan pihak siapapun di sana.

Mudah Dikustomisasi

Kelebihan WordPress.org lainnya adalah kamu bisa mengkustomisasi tampilan website kamu seperti yang kamu inginkan, baik menggunakan semua 7.500 tema-tema yang telah disediakan WordPress ataupun menggunakan custom CSS.

Selain itu, pengguna juga menambahkan plugin apapun ke website baik 50.000 plugin yang gratis dan berbayar dari WordPress, maupun yang tidak disediakan oleh WordPress atau bersifat open source.

Misalnya kamu ingin menambahkan keamanan lebih, maka kamu dapat menginstall WordPress security plugin pilihan kamu. Atau kamu ingin menambah fungsi khusus di websitemu, maka kamu bisa install plugin yang berkaitan.

Bisa Dianalisa

Kamu bisa menggunakan tools untuk menganalisa website kamu seperti Google Analytics. Dengan menggunakan tools analisa kamu bisa dengan segera mengetahui data singkat dan behavior pengunjung saat mereka berada di website kamu.

Kedepannya, kamu bisa menyesuaikan atau memperbaiki apa yang kurang dari website kamu. Seperti memperbaiki desain halaman, membuat navigasi jelas agar pengunjung tidak bounce atau keluar dari website kamu tanpa melakukan apa pun (pembelian atau subscribe newsletter).

Ketika website bisa dianalisa, pengguna pun bisa melakukan evaluasi yang perlu ditingkatkan agar bisa meningkatkan traffic atau meningkatkan penjualan.

Dapat Digunakan Untuk Toko Online

Buat yang memiliki bisnis online, menggunakan WordPress Self-Hosted adalah pilihan yang tepat karena bisa dijadikan toko online lho.

Dengan WordPress.org kamu sekarang sudah bisa membuat landing page untuk checkout/purchasing barang, menerima pembayaran dalam bentuk credit card, mengirimkan barang ke pembeli langsung dari website kamu, jika situs kamu adalah online store.

Pengunjung juga bisa mendaftar membership untuk mendapatkan konten-konten premium dari website kamu lho. Pokoknya lengkap banget deh!

Kekurangan WordPress.org

Perbedaan WordPress.com dan WordPress.org , kekurangan WordPress.org

Untuk kekurangannya sendiri sebenarnya tidaklah begitu banyak. Ada pun yang perlu diingat dalam menggunakan WordPress.org selain harus merogoh kocek untuk membeli tambahan WordPress hosting dan domain, kamu harus rajin mengupdate software atau plugin WordPress dan memback-up data-data kamu. 

Hal ini penting agar software atau plugin yang bekerja di website WordPress bisa membuat performa website lebih optimal.

Walau begitu, gampang banget kok cara mengupdate software hanya dengan menekan sekali tombol ‘update’. Kamu juga bisa menginstall macam-macam WordPress backup plugin yang kamu mau, sehingga data akan dibackup otomatis oleh plugin.

Yang Mana yang Lebih Worth It?

Lebih worth it yang mana, WordPress.com atau WordPress.org?

Nah, mimin sudah jabarkan apa-apa saja yang akan kamu dapatkan kalau kamu memliih menggunakan WordPress.com atau WordPress.org. Semua ada kelebihan dan kekurangan tentunya.

Kembali lagi ke kesuksesan secara online yang ingin kamu raih dengan website kamu. Sekarang kamu tahu bahwa WordPress sejatinya adalah platform membuat website yang sangat mudah dan sederhana tanpa perlu menjadi developer web handal. 

WordPress.com memang mempunyai opsi untuk menggunakan secara gratis, namun masih dibatasi pada fitur-fitur tertentu sehingga website kamu bisa jadi tidak sesempurna yang kamu mau. WordPress.com cocok untuk website yang berisikan tulisan-tulisan mengenai hobi, personal blog atau website yang memang tidak diperuntukkan mencari uang.

Akan tetapi jika bisa mendapatkan keuntungan lebih (jika website kamu ialah toko online) atau mendapatkan uang dari monetisasi setiap pengunjung di website kamu, why not go for WordPress.org? 

WordPress.org memang membutuhkan budget lebih besar untuk membeli WordPress hosting dan domain namun jika kamu sudah membeli sekali maka kamu bisa 100% mempunyai kelola akan website kamu tanpa dibatas apapun. Bahkan paket berbayar WordPress.com masih dibatasi oleh beberapa hal.

Jika disandingkan, paket berbayar bisnis/Business Plan di WordPress seharga Rp. 4.210.000 per tahun sedangkan jika kamu membeli di WordPress Hosting Exabytes akan jauh lebih murah.

Jadi, jika website kamu diperuntukkan sebagai website perusahaan, untuk project, toko online, mendaftar keanggotaan, atau website apapun yang bisa mengahasilkan uang untuk kamu maka WordPress.org adalah pilihan yang tepat. Memang di awal harus merogoh kocek yang setelah disandingkan lebih murah dari membeli paket di WordPress.com.

Kesimpulan

Setelah melihat perbedaan WordPress,com dan WordPress.org, kamu telah mengetahui banyak keuntungan dan kekurangan di antara keduanya. Sekarang sudah tercerahkan kan dan siap mau menentukan yang mana?

Jika kamu saat ini menggunakan WordPress.com dan ingin menambah fitur yang lebih banyak, bisa kok berpindah ke WordPress.org. Tenang, konten dan datamu di WordPress Hosted sebelumnya masih tetap ada dan tak akan hilang.

Pemula WordPress yang ingin memuat website untuk menghasilkan uang bisa langsung menggunakan WordPress.org dengan memilih WordPress hosting terbaik dan sekaligus membeli domain. Untuk melihat tutorial cara membuat website dari WordPress bisa dilihat di sini. Yang kamu perlu siapkan adalah WordPress Hosting dan Domain.

WordPress Hosting dari Exabytes dioptimalkan untuk kecepatan Litespeed Server dan teknologi SSD, uptime 99,9% serta dilengkapi fitur Imunify360 untuk jaminan keamanan.  Karena langkah untuk setup WordPress.org berbeda tergatung hosternya, dengan Exabytes semuanya dilakukan hanya dengan satu kali klik. Dan tidak lupa untuk urusan domain, Exabytes juga menyediakannya jadi kunjungi laman Exabytes sekarang juga.

Selain itu, Exabytes juga mengadakan promo bulanan termasuk promo untuk WordPress Hosting. Jangan sampai ketinggalan!

Sekian informasi mengenai perbedaan WordPress.com dan WordPress.org. Semoga informasi ini bisa menjadi referensi dan memperkaya insight baru untuk Exabytes Friends ya.

Apakah artikel ini membantu?
YaTidak