Strategi Customer Retention: 8 Langkah Krusial Untuk Mempertahankan Pelanggan!

34
Strategi Customer Retention
7 min read

“Apa yang lebih baik dari mendapatkan satu pelanggan baru untuk bisnis?

Terlihat sebagai pertanyaan yang menjebak, namun jawabannya adalah bukan “mencari pelanggan baru” tapi adalah untuk “mempertahan pelanggan yang sudah ada” Atau sering disebut sebagai strategi customer retention. 

Memiliki pelanggan baru memang hal yang esensial untuk sebuah bisnis, tapi apa gunanya memiliki pelanggan baru jika kamu tidak bisa mempertahankan mereka? 

Padahal, semakin banyak pelanggan yang loyal, semakin cepat sebuah bisnis akan mencapai tujuan mereka. Oleh karena itu, inilah beberapa rekomendasi cara berikut langkah yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan strategi customer retention terhadap bisnismu. 

Apa itu Strategi Customer Retention 

Strategi Customer Retention
Ilustrasi mengenai strategi customer retention (Sumber: Adobe Photo Stock)

Strategi customer retention atau bisa dibilang sebagai strategi retensi pelanggan adalah beberapa strategi dan aktivitas yang dipakai sebuah bisnis untuk menambahkan jumlah pelanggan tetap agar bisa meningkatkan profitabilitas setiap pelanggan yang sudah ada. 

Nyatanya, pelanggan yang baik bukan hanya membeli produk atau memakai layanan milikmu sekali, tapi mereka yang terus kembali untuk membeli lebih. Strategi customer retention merupakan salah satu cara yang bisa meningkatkan nilai experience pelanggan dengan sebuah bisnis (customer experience) alhasil mendorong pendapatan. 

Perbedaan Strategi Customer Retention dan Customer Acquisition 

Sering di salah artikan, strategi customer retention memiliki konsep yang beda lho dengan customer acquisition (akuisisi pelanggan)! Ini dia perbedaan nya; 

  1. Customer retention: sebuah aksi yang bisa menyimpang pelanggan yang sudah ada dan mempertahankannya. 
  2. Customer acquisition: sebuah proses yang membutuhkan bisnis untuk mencari dan membawa pelanggan baru ke dalam bisnis mereka. Hal tersebut dilakukan jika bisnis masih berada di tahap utama. 

Sehingga, customer acquisition ( akuisisi pelanggan ) adalah langkah pertama yang harus dilakukan sebuah bisnis untuk menambah pelanggan. Kemudian langkah selanjutnya adalah untuk memiliki strategi customer retention yang tepat untuk mendorong para pelanggan agar bisa melakukan pembelian ulang. 

Semakin menambah pelanggan, sangat krusial bagi bisnis untuk mengembangkan cara untuk membuat merekat menetap dan membangun loyalitas. 

8 Cara Meningkatkan Strategi Customer Retention untuk Bisnis!

Dengan demikian apakah kamu sudah melakukan strategi customer retention yang tepat untuk mempertahankan pelanggan bisnis milikmu? Jika belum, inilah beberapa cara yang bisa diikuti untuk meningkatkan strategi customer retention untuk bisnismu!

Cara meningkatkan strategi customer retention
Cara meningkatkan strategi customer retention (Sumber: Adobe Stock Photo)

Membangun User Experience yang Positif

Yang pertama adalah dengan membangun user experience yang positif. Layanan dan pengalaman yang didapatkan oleh pelanggan disaat sedang membeli layanan bisnis kamu bisa menentukan apakah mereka akan terus membeli dan mendukung bisnismu atau tidak. 

Memberikan customer service yang nyaman, efisien dan bagus akan membuat para pelanggan nyaman dan dapat memastikan bahwa proses yang pelangganmu melewati bisa berjalan dengan lancar. Dengan demikian, bisnis kamu akan meninggalkan citra baik untuk pelanggan sehingga membuat mereka kembali. 

Menawarkan Program Customer Loyalty 

Program customer loyalty sering sekali disebut sebagai program retensi karena bisa meningkatkan frekuensi pembelian pelanggan secara efektif. Dengan program tersebut, kamu bisa mendorong pelanggan untuk mengulang pembelian dan sebagai ganti, kamu bisa ngasih penghargaan. 

Penghargaan tersebut bisa dengan bentuk voucher pembelian, atau promo diskon. Kemudian, kamu bisa memulai dengan mengarahkan mereka untuk membikin akun pelanggan di website bisnis kamu. 

Selalu Berhubungan dengan Pelanggan

Cara ketiga untuk meningkatkan strategi customer retention adalah untuk selalu menjaga hubungan dengan para pelanggan bisnis milikmu. Hal tersebut bisa dilakukan dengan selalu berhubungan dengan pelanggan melewati email. 

Email merupakan salah satu tool yang sangat efektif untuk marketing dan juga retensi dan bisa digunakan untuk membangun relasi positif dengan pelanggan yang sudah ada. Dengan email kamu bisa mengirim email penjangkauan untuk keterangan produk, update produk, kartu ucapan ulang tahun, atau juga penawaran khusus. 

Memberikan Lebih dari Ekspektasi 

Langkah selanjutnya untuk meningkatkan strategi customer retention adalah dengan memberi jauh lebih banyak dari apa yang sudah ditawarkan kepada pelanggan. Hal tersebut artinya, kamu sebagai entrepreneur harus memiliki cara yang bisa mengesankan pelanggan dengan sesuatu yang tidak akan mereka duga. 

Misalnya, memberikan produk bonus, tambahan diskon, kemasan yang rapi ataupun after sale service yang berdampak. Dengan demikian, kamu bisa menciptakan pengalaman yang bagus dan akan mengajak pelanggan untuk kembali. 

Meminta Feedback 

Kemudian, meminta feedback merupakan cara ke lima untuk meningkatkan strategi customer retention terhadap suatu bisnis. 

Kebanyakan bisnis bisa kehilangan prospek karena mereka tidak mendengar permintaan pelanggan. Sehingga, tidak ada salahnya jika kamu menanyakan opini pelanggan dan mengasih tahu bagaimana opini mereka penting untuk bisnismu. 

Jangan hanya fokus terhadap marketing produk dan menganggap bahwa hal tersebut bisa memecahkan masalah mereka. Jangkaulah pelanggan kamu agar bisa membantu mereka dan memberi solusi yang tepat. 

Penghargaan Untuk Pelanggan setia 

Bisnis kamu pasti memiliki banyak kompetitor dan substitusi, oleh karena itu pelanggan kamu bisa kapan saja pindah ke mereka. Akan tetapi memberikan apresiasi tertentu ke mereka akan membedakan bisnismu dari yang lain. 

Memberikan apresiasi dalam bentuk penghargaan akan mempertahankan pelanggan yang sudah ada dan menunjukkan bahwa bisnis kamu sangat menghargai pembelian mereka. 

Menunjukkan rasa terima kasih bisa sesimpel dengan mengasih kartu ucapan makasih atau bisa dengan ngasih penghargaan seperti memberi hadiah, diskon spesial, produk gratis, atau penawaran khusus. Memberikan “shout-out” di sosial media juga bisa menjadi salah satu cara yang bagus untuk memberi apresiasi kepada pelanggan. 

Mengadakan Opsi Program Langganan Serta Promo 

Cara selanjutnya yang bisa meningkatkan strategi customer retention sebuah bisnis adalah dengan mengadakan opsi program langganan beserta promo. Bagaimana bisa program langganan seperti “subscription” meningkatkan pertumbuhan dan meningkatkan customer retention? 

Program langganan seperti ngasih opsi “subscription” bisa mengajak pelanggan untuk menetap dengan bisnismu dan tidak memiliki jasa dari kompetitor lainnya. Tentunya, di dalam opsi tersebut kamu tidak harus memungut biaya untuk menambahkan loyalitas pelanggan.

Dengan memberi benefit dalam bentuk konten eksklusif atau event menjadi salah satu cara untuk mengalih pelanggan tanpa harus mengeluarkan biaya yang banyak. 

Memanfaatkan Social Proof

Social proof berarti bentuk validasi dari orang lain yang bisa dipercaya seperti; testimonial atau review. Hal tersebut bisa menjadi strategi yang efektif untuk meyakinkan customer untuk melakukan repeat order seterusnya. Selain itu, social proof ini dapat meyakinkan calon customer bahwa brand yang kamu miliki itu asli dan trusted.

Review dan testimoni merupakan social proof
Review dan testimoni merupakan social proof (Sumber: Adobe Photo Stock)

Selanjutnya, menampilkan review dan testimonial beserta fotonya bisa menunjukkan kepuasan pelanggan saat membeli produk dan jasa sebuah bisnis bisa menarik perhatian pelanggan dan mempertahankan yang sudah ada. 

Membuat Website sebagai Langkah Pertama

Jika sudah mengetahui cara meningkatkan strategi customer retention, bisa disimpulkan bahwa kamu harus melakukan langkah-langkah tersebut;

  1. Membangun User Experience
  2. Memiliki program customer loyalty 
  3. Mempertahankan hubungan dengan pelanggan melalui email
  4. Meminta feedback 
  5. Memberikan jauh lebih banyak 
  6. Memberi Reward 
  7. Mengadakan opsi subscription 
  8. Memanfaatkan Social Proof 

Tapi apakah kamu bingung gimana caranya untuk melakukan hal tersebut? Jawabannya hanya satu; membangun website yang aman dan nyaman untuk bisnis kamu. 

Membuat  website bisa menjadi salah satu langkah yang pertama untuk bisa mencapai langkah-langkah selanjutnya seperti; membangun user experience, program customer loyalty dan subscription, feedback, reward, dan social proof. 

Oleh karena itu, yuk segera buat website untuk bisnismu melewati layanan WordPress Hosting dari Exabytes! Dengan demikian kamu bisa mempertahankan retensi pelanggan bisnis. Jika kamu membutuhkan jasa pembuatan website e-commerce atau toko online, Exabytes juga bisa membantu mewujudkannya. Kunjungi Exabytes Indonesia untuk informasi lebih lanjut.

Penutupan

Sudah sering didengar berkali-kali bahwa mempertahankan retensi pelanggan, strategi customer retention, tidak semahal mencari pelanggan baru dan membuat pelanggan yang sudah ada untuk melakukan repeat order menjadi salah satu strategi yang lebih efektif. 

Kapan terakhir kali kamu mencoba untuk melakukan engagement dengan pelanggan agar bisa mengembalikan mereka? Jika sudah lama, sekarang adalah waktu yang tepat untuk mengimplementasikan strategi customer retention untuk membangun hubungan positif dengan pelanggan. 

Kamu bisa memulai dengan membuat website dengan exabytes lho!

Apakah artikel ini membantu?
YaTidak
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments