Marketing Funnel: Optimasi Jitu Pemasaran Bisnis Untuk Sukses

332
kenali marketing funnel
5 min read

Saat menjalankan sebuah bisnis baik online maupun offline, kita tidak bisa lepas dari yang namanya marketing. Marketing merupakan sebuah aktivitas pemasaran agar target pasar mengetahui produk atau jasa yang ditawarkan. Salah satu dari sekian banyak pilihan marketing yang ada adalah marketing funnel. Tertarik mencari tahu lebih dalam tentang optimasi marketing funnel untuk bisnis Anda?

Memang benar ada banyak pilihan saat hendak melakukan pemasaran atau marketing. Tidak ada salahnya mengombinasikan beberapa strategi agar hasil lebih maksimal. Namun, penting untuk memastikan apakah Anda benar-benar menguasai setiap strategi tersebut sehingga Anda bisa menghindari kesalahan selama proses penerapannya.

Mengenal Marketing Funnel

Jika tertarik pada marketing yang satu ini, tentu saja Anda harus mengetahui apa itu marketing funnel dan mengapa harus menjadi pilihan bisnis Anda. Marketing funnel terkait dengan proses yang ditempuh sampai akhirnya barang terjual.

Bisa diartikan bahwa marketing funnel merupakan model yang menggambarkan tahapan perjalanan calon pelanggan dari interaksi pertama dengan brand sampai membuat keputusan pembelian karena sebenarnya funnel juga ada dalam kehidupan sehari-hari para pelanggan. Berikut adalah contoh skema dari marketing funnel:

Funnel Toko Offline

Pelanggan masuk ke toko kemudian melihat-lihat produk. Setelah itu mereka memilih produk yang diinginkan dan kemudian dimasukkan ke keranjang belanja. Langkah selanjutnya adalah pelanggan berjalan ke kasir untuk melakukan pembayaran.

Funnel Toko Online atau E-commerce

Pelanggan mengunjungi website dan melihat-lihat produk di website. Setelah menambahkan produk ke keranjang, mereka kemudian melakukan checkout dan melakukan pembayaran setelah mengklik tombol beli.

Pentingnya Marketing Funnel Untuk Bisnis

Mungkin beberapa dari Anda masih bertanya-tanya mengapa marketing funnel itu penting untuk bisnis. Berikut adalah beberapa alasan yang akan membuat Anda semakin yakin untuk menjalankan marketing funnel.

Membantu Bisnis Mengetahui Cara Agar Terhubung dengan Pelanggan

Terkadang, cara Anda mendeskripsikan produk, membuat konten, dan bahkan berbicara dengan klien mempengaruhi cara Anda mendorong mereka lebih jauh ke marketing funnel. Dengan demikian, Anda bisa terhubung dengan kebutuhan calon pembeli.

Membantu Mendapatkan Penjualan

Jika Anda tahu cara memilih strategi marketing yang tepat dan tahu cara terhubung dengan pelanggan, Anda bisa mendapatkan lebih banyak calon pelanggan. Kemungkinan terbaiknya adalah Anda bisa mendapatkan penjualan yang lebih banyak bahkan dalam jangka waktu yang lama.

Menumbuhkan Bisnis

Yang harus selalu diingat adalah tidak ada model bisnis yang sempurna. Tidak ada kesuksesan yang terjadi hanya dalam waktu sekejap. Dengan memahami marketing funnel, Anda bisa mendapatkan feedback yang bertambah pada setiap strategi yang juga membantu pertumbuhan sales.

Tips Optimasi Marketing Funnel Untuk Membantu Kesuksesan Bisnis

Tips Optimasi Marketing Funnel dalam Bisnis yang dapat Anda terapkan.
Tips Optimasi Marketing Funnel dalam Bisnis yang dapat Anda terapkan. (Sumber: Pixabay)

Tidak cukup hanya sekedar tahu marketing funnel. Bagaimanapun juga, Anda harus tahu cara memaksimalkannya. Dengan melakukan optimasi yang tepat, Anda bisa memastikan calon pelanggan atau pembeli tidak memilih produk dari kompetitor. Berikut adalah beberapa tips dalam optimasi marketing funnel, di antaranya:

Prioritaskan Pelanggan

Agar mampu berpusat pada pelanggan, cobalah untuk mengerti pelanggan dan terhubung dengan mereka secara emosional. Anda harus mendapatkan insight yang tepat dari pelanggan serta menawarkan informasi yang tepat di waktu yang tepat.

Anda bisa menggunakan data pelanggan untuk mampu mengerti kebiasaan atau perilaku belanja, ketertarikan dan engagement mereka. Untuk membuat pengalaman pelanggan yang sangat membantu, identifikasi berbagai peluang. Saat Anda hendak melakukan segmentasi pelanggan berdasarkan perilaku mereka, gunakan nilai umur para pelanggan.

Dengarkan Pelanggan Anda

Jika tidak bisa mengerti keinginan dan kebutuhan para pelanggan, Anda tidak akan bisa membujuk mereka untuk membeli produk atau jasa Anda. Seringlah menanyakan pelanggan apa yang ada di benak mereka dengan mendapatkan feedback dari beberapa kontak seperti survei online, media sosial, email, dan website. Anda juga bisa melibatkan pelanggan dalam proses desain pemasaran Anda.

Pertimbangkan Kelengkapan Pengalaman Brand

Setiap bisnis harus bisa melihat strategi agar bisa meningkatkan pengalaman pelanggan. Sebenarnya, jika bisnis Anda dilakukan secara online, mereka bisa menemukannya dimana saja termasuk di Facebook.

Pastikan semua elemen visual termasuk tagline dan logo ditampilkan dengan cara yang yang sama. Ingatan audiens harus ditingkatkan secara konsisten. Di samping itu, Anda harus bisa meminimalisir kebingungan mereka.

Untuk beberapa alasan, Anda juga harus membangun konten guna memperkuat cerita dan nilai-nilai Anda di berbagai platform tempat audiens terlibat dengan Anda. Simak beberapa cara terbaik untuk content marketing pada artikel berikut.

Memetakan Perjalanan Pelanggan

Memetakan perjalanan pelanggan bisa dikatakan sebagai representasi visual pengalaman para pelanggan dengan bisnis atau perusahaan Anda. Tentu saja pengalaman ini dari perspektif pelanggan termasuk perasaan, emosi, dan pikiran mereka.

Tujuan dari peta ini adalah untuk mendapatkan gambaran menyeluruh tentang apa yang pelanggan alami secara pribadi. Kemudian, Anda bisa menggunakannya untuk mengetahui cara berkomunikasi dengan pelanggan terlepas dari kontak apa yang Anda gunakan.

Dengan memetakan perjalanan pelanggan, Anda dapat lebih mengenal pelanggan.
Dengan memetakan perjalanan pelanggan, Anda dapat lebih mengenal pelanggan. (Sumber: Pixabay)

Untuk membuat peta perjalanan pelanggan, pastikan Anda akan mendefinisikan pembeli secara personal. Identifikasi peluang untuk mendapatkan data dan pilih tujuan pelanggan yang selaras dengan tujuan bisnis Anda.

Langkah selanjutnya adalah melakukan identifikasi channel yang tepat dengan cara memilih jenis channel komunikasi yang akan pelanggan gunakan. Misalnya, jika calon pelanggan sering mengunjungi forum diskusi online sebelum membeli sebuah produk, Anda bisa mempertimbangkan channel tersebut. Dengan kata lain, Anda harus masuk ke dalam forum tersebut agar bisa lebih dekat dengan calon pelanggan.

Gunakan Konten Sebagai Funnel

Untuk kebanyakan bisnis, konten mungkin menjadi sistem funnel yang paling mudah. Cara ini bisa menghasilkan traffic yang lebih besar dari peringkat ranking mesin pencari atau search engine. Selain itu, Anda berkesempatan untuk menyaring audiens dengan mudah melalui topik dan saran. Untuk menarik traffic ke website, Anda bisa menerbitkan konten editorial atau blog. Sudah pernah mencobanya?

Kesimpulan

Yang disampaikan di atas mungkin hanya sebagian kecil dari marketing funnel. Anda tentu saja bisa mencari tahu lebih dalam tentang hal tersebut jika hendak menerapkannya. Pastikan Anda juga mendapatkan hasil yang terbaik. Maka dari itu, Anda harus bersungguh-sungguh dalam mengoptimalkan marketing funnel tersebut apapun jenis bisnis yang dijalankan.

Jika Anda baru saja membuat website dan memulai bisnis online, pastikan Anda mendapatkan hosting terbaik dari penyedia hosting terpercaya seperti Exabytes. Anda juga dapat meningkatkan eksistensi bisnis Anda di media sosial maupun mesin pencari dengan menggunakan layanan Google Ads terpercaya. Karena langkah awal Anda berkontribusi menentukan hasil apakah mampu mencapai tujuan bisnis atau tidak.

Apakah artikel ini membantu?
YaTidak
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments