9 Penyebab Artikel Tidak Muncul di Google

271
Penyebab Artikel Tidak Muncul di Google
Free Credit Exabytes
9 min read

Untuk seorang Blogger atau pembuat artikel mungkin pernah mengalami situasi dimana artikel yang Anda buat tidak muncul di Google atau sebelumnya pernah muncul namun  tiba-tiba tidak ada di hasil pencarian Google.

Hal tersebut bisa dibilang sangat merugikan karena Anda akan kehilangan trafik yang ada dari artikel  tersebut atau Anda hanya buang – buang waktu untuk membuat artikel yang tidak terindex di Google.

Perlu diketahui bahwa mesin pencari yang paling populer saat ini di dunia adalah Google sebesar 98% dan 2% nya untuk mesin pencari lain seperti Bing. Oleh karena itu, jika artikel yang Anda buat tidak muncul di SERP Google maka Anda kehilangan kesempatan mendapat traffic besar.

Untuk mengecek artikel Anda apakah muncul di hasil pencarian Google atau tidak yaitu Anda bisa menambahkan tulisan site: didepan URL artikel tersebut. Contohnya site:https://www.exabytes.co.id/server/vps-linux-ssd.

Nah untuk mengetahui apa penyebab artikel tidak muncul di Google, Anda bisa simak pembahasannya dibawah ini. Kami akan membahas beberapa penyebab artikel tidak muncul di hasil pencarian Google atau deindex Google dan bagaimana langkah – langkah untuk mengatasinya.

Apa Itu Deindex Google?

Deindex Google adalah kondisi dimana artikel atau halaman yang Anda buat tidak di index oleh Google dan menyebabkan artikel tersebut tidak muncul di SERP Google. Selain itu, hal tersebut juga bisa disebut Deindex Google jika artikel yang sudah muncul di SERP tapi tiba – tiba hilang di kemudian hari. 

Jika hal tersebut dibiarkan secara terus menerus tanpa tau sumber masalahnya, maka secara perlahan website Anda akan kehilangan trafik cukup besar dan bisa merugikan perkembangan bisnis Anda.

Artikel tidak muncul di hasil pencarian Google sebenarnya bisa disebabkan oleh beberapa hal. Penyebab utamanya tentu mungkin website atau artikel Anda melanggar peraturan dari Google, contohnya copy paste konten website lain. Oleh karena itu silahkan simak lengkapnya dibawah ini penyebab artikel tidak muncul di Google.

Penyebab Artikel Tidak Muncul di Google dan Cara Mengatasinya

Simak beberapa poin penyebab artikel tidak muncul di hasil pencarian Google yang perlu Anda perhatikan dan hindari. Kami akan menjelaskan juga langkah – langkah bagaimana cara mengatasi hal tersebut dan cara pencegahannya.

1.Salah Konfigurasi Visibilitas

Perlu diketahui di WordPress yaitu ada sebuah konfigurasi yang mengatur kemunculan website di mesin pencari. Anda bisa mengatur website Anda apakah dapat di crawling mesin pencari atau tidak. Jika tidak maka website tidak akan tampil di SERP Google. 

Konfigurasi ini digunakan biasanya dengan maksud agar website tidak muncul terlebih dahulu di hasil pencarian saat website sedang dibuat atau diperbaiki.

Kemungkinan penyebab kenapa artikel tidak muncul di Google bisa saja karena konfigurasi tersebut dihidupkan yang membuat Google tidak bisa crawling website tersebut.

Cara Mengatasi:

Untuk Anda yang menggunakan WordPress,  Anda bisa masuk dahulu ke halaman dashboard WordPress. Setelah itu buka Settings – Reading. Di halaman tersebut di bagian “Search Engine Visibility” pastikan tidak diberikan tanda ceklis.

Artikel Tidak Muncul di Google

2.Konten Copy Paste

Perlu diketahui bahwa ada 2 jenis konten copy paste, pertama adalah copy paste konten dari website Anda sendiri dan kedua copy paste konten dari website orang lain. 

Untuk yang pertama ini, Anda membuat konten artikel di website dengan konten yang sudah pernah dibuat sebelumnya atau sama. Kondisi ini biasanya ditemukan ketika Anda memperbarui konten artikel menggunakan URL yang baru. Google tidak mengizinkan menggunakan 2 URL yang berbeda untuk konten yang sama persis.

Baca Juga  Apakah Nama Domain Berpengaruh Terhadap SEO?

Untuk jenis yang kedua, copy paste seluruh konten artikel dari website orang lain lalu diterbitkan di website Anda sendiri. Hal ini sangat tidak diperbolehkan dan Google melarang hal tersebut. Google dapat mengetahui, mendeteksi serta membedakan mana artikel dengan tulisan sendiri dan mana konten artikel yang didapat dari hasil copy paste konten dari website orang lain.

Cara Mengatasi:

Ada 2 solusi atau cara mengatasi masalah ini.

  1. Redirect 

Redirect yaitu sebuah pengalihan akses dari sebuah domain lama ke domain baru. Redirect memiliki 2 jenis yaitu yang pertama Redirect 301 dan kedua Redirect 302.

Redirect 301 adalah mengalihkan URL lama ke URL baru secara permanen.

Redirect 302 adalah mengalihkan URL lama ke URL baru secara sementara.

Dalam hal kasus ini, Kami sarankan Anda menggunakan Redirect 301. 

Jika Anda tidak tahu cara melakukan redirect, jangan khawatir. Anda bisa install plugin RankMath atau Redirection jika Anda pengguna WordPress. 

  1. Membuat Konten Sendiri

Untuk menghindari masalah duplikat konten seperti ini yang berakibat artikel Anda tidak tampil di Google, jalan satu-satunya adalah buatlah konten Anda sendiri tanpa copy paste. Cobalah buat konten asli yang unik, menarik dan bermanfaat.

Copy paste konten artikel dari website lain adalah hal yang wajib Anda hindari saat website atau blog Anda dibuat. Jika hal tersebut tetap Anda lakukan, Google akan mengetahuinya dan artikel tidak akan muncul di Google. Selain itu website Anda juga berpotensi akan sulit menempati posisi terbaik di mesin pencari Google.

3.Keyword Stuffing

Mungkin sebelumnya Anda belum tau apa itu Keyword stuffing. Keyword stuffing merupakan sebuah teknik SEO yang sudah tidak bisa digunakan lagi saat ini. Mengapa? Karena cara kerjanya sudah melanggar ketentuan Google. Anda hanya menulis konten artikel dengan jumlah kata 400 sampai 500 kata lalu Anda masukkan kata kunci secara berlebihan atau tidak normal dengan harapan dapat mendapatkan ranking di halaman pertama untuk pencarian kata kunci tersebut.

Sebuah artikel yang dimasukkan kata kunci dengan jumlah berlebihan dan tidak bervariasi dapat menjadi penyebab ranking merosot ke posisi terbawah atau kemungkinan besar artikel bisa saja tidak muncul di mesin pencari Google atau deindex.

Cara Mengatasi:

Untuk menghindari masalah karena keyword suffing, coba gunakanlah beberapa variasi kata kunci. Kami beri contoh keyword utamanya adalah “Panduan Redirect 301 ” maka dengan kata kunci utama tersebut Anda bisa gunakan kata kunci lain yang masih berhubungan contohnya “Cara Redirect 301” atau “Langkah Mudah Redirect 301” dan lain-lain. Buatlah kata kunci bervariasi agar artikel tersebut terlihat normal. 

4.Teknik Cloaking

Apa itu cloaking? Definisi cloaking sendiri yaitu penyelubungan atau membuat pengguna Google masuk ke website yang berbeda dari website yang sebelumnya di klik pada SERP atau hasil pencarian. Hal ini mungkin pernah Anda alami contohnya seperti saat Anda ingin masuk ke website travel dari Google, tapi ternyata Anda tidak masuk ke website travel dan malah masuk ke situs perjudian.

Hal tersebut sering terjadi karena serangan hacker. Hacker melakukan hal tersebut dengan salah satu tujuannya mengarahkan pengunjung ke situs yang hacker inginkan.

Cara Mengatasi :

Anda bisa mengatasi hal ini dengan cara scan website Anda menggunakan tools Google Search Console. Anda dapat mengetahui halaman mana yang bermasalah di website tersebut lalu Anda bisa mulai coba perbaiki.

Jika Anda pengguna WordPress, Anda juga bisa menggunakan plugin seperti WordFence atau SecuPress

5.Tautan Tidak Natural

Link Building merupakan sebuah teknik SEO yang saat ini masih digunakan untuk meningkatkan reputasi sebuah website. Jika Anda mendapatkan banyak backlink dari website yang kredibel kemungkinan besar saat Anda membuat artikel, artikel tersebut lebih mudah untuk berada di halaman pertama hasil pencarian. 

Baca Juga  6 SEO Tools Gratis Terbaik Versi Exabytes

Namun jika ternyata Anda membangun link building dengan website yang berkualitas buruk, hal tersebut dapat merugikan. Website Anda bisa jadi tidak muncul di mesin pencari google.

Cara Mengatasi:

Anda bisa coba cek menggunakan tools Google Search Console mana saja situs web yang sudah memberikan backlink. Anda temukan mana website yang terindikasi memiliki kualitas buruk atau tidak jelas. Jika sudah Anda temukan beberapa, segera langsung lakukan disavow.

Jenis website yang perlu Anda hindari yaitu Direktori Link , Private Blog Network (PBN) dan juga Website Link Farming.

6.Domain Sudah Tidak Aktif

Jika domain website Anda sudah tidak aktif, maka otomatis domain akan terhapus dan berdampak pada website Anda juga akan hilang karena  tidak mempunyai alamat untuk mengaksesnya.

Cara Mengatasinya:

Gunakan kalendar di smartphone Anda dan catat kapan domain harus diperpanjang. Penyedia hosting dan domain biasanya selalu memberikan notifikasi melalui email untuk pelanggannya kapan terakhir Anda harus memperpanjang masa aktif domain tersebut.

7.Server Website Down

Ini adalah hal yang cukup penting dan Anda tidak bisa mengatur hal ini. Jika server untuk website Anda down cukup lama, hal ini dapat berakibat website hilang dari SERP. 

Cara Mengatasi:

Hal ini memang sesuatu yang tidak bisa Anda kendalikan, namun Anda bisa mengurangi resiko tersebut dengan menggunakan penyedia hosting berpengalaman dan memiliki uptime terbaik. 

Kami sarankan Anda gunakan VPS Linux SSD dari Exabytes, kecepatan dan performa berada di level terbaik untuk jenis VPS. Exabytes memiliki Uptime server 99,99% per tahunnya dan juga ada jaminan garansi uang kembali.

8.Algoritma Google Update

Saat ini Google selalu update algoritma atau sistem nya untuk kenyamanan pengguna Google. Jika sebelumnya artikel atau website Anda baik-baik saja, maka setelah ada update dari Google kemungkinan bisa saja website Anda tiba-tiba hilang atau deindex.

Cara Mengatasi:

Saran dari Kami, gunakan lah cara-cara yang wajar untuk meningkatkan trafik dan selalu patuhi ketentuan dari Google. Anda bisa baca artikel diluar sana tentang bagaimana update algoritma Google terbaru. Jika sudah tau maka Anda bisa coba ubah atau perbarui artikel Anda agar sesuai dengan ketentuan tersebut. 

Anda bisa mencari informasi terkait hal ini di Search Engine Journal, Alexa Blog.

9.Website Terkena Malware

Salah satu penyebab artikel tidak muncul di Google bisa jadi karena ada malware di website tersebut. Contohnya yaitu hacker dengan sengaja menyebarkan software berbahaya.

Karena hal tersebut Google berpotensi membuat website Anda tidak masuk di SERP atau deindex dengan tujuan keamanan pengguna, karena website Anda terindikasi ada malware.

Penyebab Deindex Google

Cara Mengatasi:

Anda bisa gunakan tools Google Search Console untuk melihat halaman mana yang terindikasi memiliki malware. Jika sudah ditemukan masalahnya, Anda bisa memperbaikinya. Saran dari Kami pastikan website Anda selalu terlindungi oleh SSL. Jika website Anda belum menggunakan SSL, Anda bisa beli SSL di Exabytes.

Kesimpulan

Sekian pembahasan dari Kami tentang apa penyebab deindex Google atau artikel tidak muncul di Google. Anda bisa cek hal-hal yang sudah Kami sebutkan diatas jika artikel di website Anda tiba-tiba tidak muncul di Google.

Terakhir jika Anda ingin mempercepat artikel atau halaman muncul di Google, Anda bisa copy URL artikel Anda lalu request kepada Google untuk mengindeks URL tersebut. Langkahnya yaitu pilih URL Inspection – Masukkan URL yang ingin di index lalu pilih request indexing.

Terima kasih untuk semuanya yang sudah menyimak artikel ini sampai akhir, semoga konten ini dapat bermanfaat untuk semuanya dan bisa mengatasi permasalahan Anda terkait deindex Google.

Baca Juga : Panduan Daftar Google Search Console

Free Credit Exabytes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here