Social Media Marketing: Cara Kerja, Jenis, & Tools Penunjang

745
Social Media Marketing
10 min read

Dunia digital saat ini telah mengambil alih peradaban manusia. Masyarakat sangat bergantung dengan internet. Salah satu hal yang digandrungi sebagian besar masyarakat saat sedang menggunakan internet adalah media sosial. Media sosial begitu banyak jenisnya. Namun, setiap orang setidaknya memiliki tiga jenis media sosial di smartphone mereka.

Di Indonesia sendiri, tingkat penetrasi internet pada tahun 2021 berada di peringkat 15 di antara negara-negara Asia. Sedangkan media sosial yang paling banyak digunakan adalah YouTube sebesar 88%. Diikuti oleh WhatsApp (84%), Facebook (82%), Instagram (79%), dan Twitter (56%). Platform media sosial baru seperti Pinterest (34%), Snapchat (28%), dan TikTok (25%) juga mencatat angka penetrasi yang signifikan (Menurut Muller 2020).

Hal tersebut yang menjadi landasan mengapa saat ini social media marketing merupakan salah satu cara jitu untuk meningkatkan penjualan dan engagement suatu perusahaan atau bisnis. Para pemilik bisnis dan brand juga diharapkan dapat memahami pentingnya beriklan di media sosial.

Nah, pada artikel kali ini akan menjawab kebutuhan kalian terhadap pemahaman mengenai social media marketing. Akan dijabarkan secara komprehensif mulai dari apa itu social media marketing, pentingnya social media marketing, jenis-jenisnya, cara kerja, hingga tips dan trik dalam memanfaatkan social media marketing agar mendatangkan lebih banyak pelanggan.

Pengertian Social Media Marketing

apa itu social media marketing
Social media yang saat ini sedang digandrungi oleh sebagian besar masyarakat (sumber: iStock Photo)

Istilah social media marketing mengacu pada penggunaan media sosial untuk memasarkan produk dan layanan dari suatu perusahaan atau bisnis. Sederhananya, social media marketing adalah sebuah strategi pemasaran yang dilakukan melalui social media, seperti Facebook, Instagram, atau Twitter. Social media marketing menargetkan audiens dari media sosial dengan demografi yang luas serta jenjang usia yang beragam.

Dengan social media marketing, perusahaan dapat secara langsung berinteraksi dengan pelanggan lama maupun menjangkau pelanggan baru sambil mempromosikan produk dan layanan mereka. Social media marketing juga dilengkapi dengan analytics tools (seperti Snaplytics, Google Analytics, Sprout Social, dan Curalate) yang memungkinkan perusahaan untuk memantau keberhasilan dari campaign mereka.

Pentingnya Social Media Marketing

Mengutip hasil penelitian yang diterbitkan pada “Digital 2021: The Latest Insights Into The State of Digital”, bahwa rata-rata masyarakat Indonesia menggunakan media sosial selama 3 jam 14 menit dalam sehari. Pada Januari 2021 sendiri total populasi di Indonesia sebanyak 274,9 juta jiwa. Di mana 61,8% diantaranya (atau sekitar 170 juta jiwa) aktif menggunakan media sosial dalam keseharian.

Fakta di atas membuktikan bahwa di era digital seperti sekarang, media sosial memiliki pengaruh yang masif terhadap kehidupan masyarakat. Sehingga strategi marketing menggunakan media sosial dianggap ampuh untuk menjangkau berbagai calon konsumen di Indonesia dengan rentang usia beragam. Berikut akan dijelaskan alasan lainnya mengapa social media marketing sangat penting digunakan.

Meningkatkan Brand Awareness

Brand awareness adalah kondisi di mana konsumen atau calon pelanggan dari bisnis kita langsung mengenali dan mengingat brand walaupun hanya dengan melihat logo, gambar, warna, atau contoh produk saja.

Para calon pelanggan yang awalnya hanya melihat sekilas produk kita melalui media sosial, tetapi karena produk tersebut terus menerus diunggah di media sosial dan terlihat, maka secara perlahan-lahan masyarakat akan mulai memperhatikan. Atau bahkan merasa tertarik dan ingin membeli serta menggunakan produk tersebut.

Meningkatkan User Engagement

Dengan semakin banyaknya masyarakat yang mulai mengetahui dan menaruh perhatian terhadap brand atau produk kita, maka akan semakin banyak pula calon pelanggan yang bisa didapatkan. Mengunggah produk atau jasa kita pada media sosial juga mampu meningkatkan komunikasi dan interaksi dengan para calon konsumen.

Memetakan Target Pasar

Dengan semakin populernya media sosial di kalangan masyarakat, tentu saja banyak perusahaan dan brand yang beralih menggunakan media sosial dalam memasarkan produk mereka. Oleh karena itu, akan lebih mudah bagi kita dalam mempelajari kompetitor mulai dari strategi marketing yang digunakan hingga inovasi produk yang dikeluarkan.

Mengetahui Respon Pelanggan Pada Produk

Media sosial menyediakan berbagai fitur yang bermanfaat guna mengetahui respon pelanggan terhadap produk yang kita jual. Contohnya, melalui fitur komentar dan like dapat diketahui seberapa banyak pelanggan yang puas dilihat dari feedback yang mereka berikan di kolom komentar.

Baca Juga  8 Kesalahan Digital Marketing yang Harus Kamu Hindari Beserta Tipsnya

Jenis-Jenis Social Media Marketing

jenis-jenis social media yang semakin beragam
jenis-jenis social media yang semakin beragam (sumber: iStock Photo)

Ada beragam jenis media sosial yang cocok digunakan dalam menjalankan strategi marketing. Nah, media sosial apa saja itu? Simak selengkapnya pada pembahasan di bawah ini, ya!

Instagram

Daily Active Users (DAU) : 500 juta (tahun 2021)

Total Pengguna : 1,386 miliar (2021)

Rentang Usia : 18-35 tahun (paling banyak)

Peringkat media sosial: empat (berdasarkan jumlah pengguna 2021)

Instagram saat ini sangat digandrungi oleh sebagian besar anak muda. Instagram sebagai salah satu platform visual berbasis seluler yang dilengkapi dengan banyak fitur pendukung untuk menunjang strategi marketing. Fitur-fitur dari Instagram yang dapat dimanfaatkan untuk memasarkan produk, diantaranya reels, IGTV, stories, live IG, dan feeds.

Twitter

Daily Active Users (DAU) : 211 juta (tahun 2021)

Terdapat total 1.3 miliar akun di Twitter saat ini

Rentang Usia : 18-45 tahun (paling banyak)

Peringkat media sosial: lima (berdasarkan jumlah pengguna 2021)

Twitter sangat cocok digunakan untuk membangun citra dari suatu brand. Karena saat ini Twitter dikenal sebagai platform untuk berbagi cuitan informasi yang dianggap viral dan penting. Aktif berinteraksi dengan konsumen melalui Twitter akan meningkatkan brand awareness dan kepekaan calon pelanggan pada bisnis kita.

WhatsApp

Daily Active Users (DAU) : 2 miliar (tahun 2021)

Total Pengguna : 1,600 miliar (2021)

Rentang Usia : 15-45 tahun (paling banyak)

Peringkat media sosial: tiga (berdasarkan jumlah pengguna 2021)

Mungkin kalian heran mengapa WhatsApp dapat digolongkan sebagai media sosial untuk strategi marketing. Memang WhatsApp tidak memiliki jangkauan users yang luas seperti Instagram atau Twitter. Karena Whatsapp hanya dapat menjangkau users yang telah kita kenal dan terdaftar pada kontak telepon kita. Namun, WhatsApp adalah salah satu platform chatting dengan jumlah pengguna terbanyak.

Tergabung pada satu grup perusahaan dengan Facebook dan Instagram, membuat WhatsApp sangat cocok dipertimbangkan sebagai salah satu opsi media marketing selain Instagram dan Twitter.

YouTube

Daily Active Users (DAU) : 283.5 juta (tahun 2021)

Total Pengguna : 2,290 miliar (2021)

Rentang Usia : 18-55+ tahun (paling banyak)

Peringkat media sosial: dua (berdasarkan jumlah pengguna 2021)

YouTube adalah salah satu platform media sosial untuk berbagi konten video secara online. Pertumbuhan pengguna Youtube setiap tahun terus meningkat secara pesat. Hingga akhirnya saat ini YouTube menjadi mesin pencari paling populer di dunia setelah Google. Bagi kalian yang memiliki brand atau bisnis dapat membuat konten promosi menarik dalam bentuk video lalu mengunggahnya di YouTube.

Facebook

Daily Active Users (DAU) : 1.9 miliar (tahun 2021)

Total Pengguna : 2,850 miliar (2021)

Rentang Usia : 18-45+ tahun (paling banyak)

Peringkat media sosial: satu (berdasarkan jumlah pengguna 2021)

Facebook saat ini menduduki puncak ranking untuk media sosial di seluruh dunia berdasarkan total pengguna 2021. Dengan persebaran pengguna Facebook yang sangat luas membuat bisnis kalian akan dapat menjangkau calon pelanggan baru dengan sangat mudah. Kalian dapat rutin membagikan konten, iklan, atau berinteraksi dengan calon pelanggan melalui Facebook.

Cara Kerja Social Media Marketing

Generasi muda saat ini adalah generasi instan yang tidak terlalu suka segala sesuatu yang rumit. Alih-alih menggunakan berbagai platform berbeda untuk chatting, membaca berita, dan berbelanja, mereka justru lebih suka hanya menggunakan satu platform untuk melakukan semua aktivitas tersebut. Dan platform yang dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk melakukan segala aktivitasnya adalah media sosial.

Sebagai contoh, Instagram memiliki miliaran akun di dalamnya. Selain akun individu, banyak pula akun-akun resmi perusahaan (misal Netflix, Gojek, dan lainnya), akun media (misal detik, liputan6, dan lainnya), akun bisnis (online shop dan e-commerce), ataupun akun komunitas dan pegiat sosial. Media sosial menjadi tempat berkumpulnya segala lapisan masyarakat dengan tujuan yang berbeda-beda.

Nah, pada pembahasan kali ini akan dijelaskan mengenai cara kerja dari social media marketing agar kalian dapat menggunakannya pada target pasar yang sesuai.

Menentukan Strategi

Langkah pertama yang harus dilakukan untuk memulai social media marketing adalah menentukan strategi. Strategi yang dimaksud yaitu menentukan tujuan, target pasar, saluran media sosial yang akan digunakan (YouTube, Instagram, Facebook, atau lainnya), dan jenis konten yang akan dibagikan. Jenis konten yang dibagikan bisa berupa foto, video, Q&A (tanya jawab), atau konten berhadiah dalam bentuk giveaway.

Apabila ingin membagikan konten promosi berupa foto, maka kalian tidak perlu repot untuk menemukan ide kontennya. Karena saat ini telah banyak tersedia jasa desain logo dan konten yang siap membantu mempersiapkan konten promosi kalian.

Baca Juga  Ikuti Exabytes Digital Day On Air (Webinar) : Boost Your Sales with Facebook Ads & Google Ads Sambil Berdonasi!

Perencanaan dan Penerbitan

Setelah strategi bisnis sudah matang dan platform media sosial yang akan digunakan juga sudah ditentukan, maka langkah selanjutnya adalah penerbitan. Tentukan kapan saja kalian akan menerbitkan konten-konten promosi melalui media sosial. Sebaiknya jadwalkan pula waktu posting yang efektif seperti pada saat weekend, pagi hari ketika orang-orang baru bangun tidur, sore hari, atau lainnya.

Kalian juga bisa menggunakan social media marketing tools online yang dapat menerbitkan konten secara otomatis sesuai jadwal yang telah kita atur. Misalnya menggunakan dlvr.it Facebook atau Facebook Instant Article.

Menggunakan Kata-Kata Yang Mengundang Pembaca

Salah satu rahasia kesuksesan social media marketing terletak pada susunan katanya. Copywriting sangat diperlukan dalam proses pembuatan konten promosi agar ketika membaca dan melihat konten tersebut, pelanggan menjadi tertarik dan penasaran.

copywriting sebagai salah satu strategi dalam mengoptimalkan social media marketing
copywriting sebagai salah satu strategi dalam mengoptimalkan social media marketing (sumber: iStock Photo)

Untuk menghasilkan copywriting yang bagus, maka dapat menggunakan jasa copywriter professional. Copywriter tentu saja berbeda dengan Content Writer dan UX Writer. Lalu, apa sih bedanya? Simak pada artikel berikut, ya! Perbedaan Copywriter, Content Writer, dan UX Writer.

Memantau dan Mengamati

Langkah selanjutnya adalah memantau feedback dari pelanggan terhadap konten yang kita terbitkan. Kita harus tetap memperhatikan respon pelanggan karena apabila pelanggan merasa terganggu atau kurang suka dengan konten promosi yang dibuat, akan berpotensi pada eksistensi brand kita.

Pelaporan dan Analisis 

Sekarang telah banyak muncul berbagai tools online untuk membantu dalam menganalisa data-data dari pelanggan kita, contohnya Google Analytics. Berapa banyak klik dan konversi terhadap produk kita yang berasal dari media sosial juga sangat menentukan strategi marketing kedepannya. Oleh karena itu, penggunaan tools social media marketing dalam hal pelaporan dan analisis sangat penting untuk dilakukan.

Iklan Berbayar

Nah, tahap terakhir dari sebuah social media marketing adalah menggunakan iklan berbayar untuk menambah intensitas promosi dari produk. Membeli iklan di media sosial merupakan cara yang cukup ampuh dalam mempromosikan dan mengembangkan brand lebih lanjut.

Cukup mudah bukan cara agar social media marketing dapat berjalan dengan lancar? Nah, apabila kalian masih awam dan bingung mengenai social media marketing, maka kalian dapat membaca terlebih dahulu salah satu artikel Exabytes berikut: Cara Membangun Bisnis Digital Marketing.

Tools Penunjang Social Media Marketing

Tentunya kehadiran beberapa tools penunjang akan sangat membantu kinerja dari strategi marketing. Berikut akan disebutkan beberapa tools penunjang tersebut. Silakan disimak!

Google Trends

Tampilan Google Trends
Tampilan Google Trends

Google Trends menyediakan berbagai kata kunci dari konten-konten yang sedang banyak dicari dan viral. Dengan menggunakan Google Trend, maka konten dapat disesuaikan dengan kata kunci yang sedang populer sehingga akan menarik perhatian users.

Buffer

Tampilan Buffer
Tampilan Buffer

Buffer adalah tools untuk menjadwalkan penerbitan konten-konten kalian secara berkala. Di tengah kesibukan, kalian tetap dapat mengunggah konten untuk media promosi di media sosial menggunakan tools ini.

Awario

Tampilan Awario
Tampilan Awario

Awario adalah social listening tools yang menawarkan berbagai fitur untuk keperluan social listening. Fitur yang ditawarkan yaitu mengetahui seberapa banyak mention yang dikirimkan pelanggan ke akun media sosial kalian dibandingkan kompetitor.

Talkwalker

Tampilan Talkwalker
Tampilan Talkwalker

Hampir mirip dengan Awario, Talkwalker digunakan sebagai tools analisis bagi bisnis dalam mengetahui users behaviour dan traffic dari media sosial.

Kesimpulan

Social media marketing merupakan salah satu cara jitu untuk meningkatkan penjualan dan engagement suatu perusahaan atau bisnis. Social media marketing dianggap penting karena dapat meningkatkan brand awareness, user engagement, memetakan target pasar, dan mengetahui respon pelanggan terhadap produk.

Jenis-jenis social media marketing sendiri sangat beragam. Beberapa yangpaling banyak diminati adalah Facebook, Twitter, Instagram, dan YouTube. Sedangkan contoh social media marketing lainnya yaitu menggunakan Linkedin, Pinterest, TikTok, dan Snapchat. Ada beberapa tools penunjang yang dapat membantu dalam menjalankan social media marketing, yaitu Google Trends, Buffer, Awario, dan Talkwalker.

Nah, cukup sekian pembahasan kali ini mengenai social media marketing. Semoga bermanfaat, ya! Bagi kalian yang ingin membaca artikel-artikel menarik lainnya mengenai website, digital marketing, email marketing, email hosting, atau mengenai dunia digital, maka dapat mengunjungi blog Exabytes.

Selain itu, Exabytes juga menyediakan layanan Web Hosting, loh! Tak perlu khawatir akan merogoh kocek dalam karena web hosting yang ditawarkan Exabytes sangat terjangkau dan memiliki garansi 100 hari uang kembali. Serta memiliki fitur yang lengkap dan Control panel Plesk yang ramah pengguna. Sangat menarik bukan penawarannya? Buruan cek website Exabytes untuk info selengkapnya, ya! 

Jangan lupa juga untuk subscribe agar tak ketinggalan konten artikel up-to-date lainnya. Sampai jumpa!

Apakah artikel ini membantu?
YaTidak
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments