Mengenal Firewall: Pengertian, Cara Kerja, dan Fungsinya

0
3297

Perkembangan internet telah membawa kemudahan bagi berbagai bidang. Pekerjaan, bisnis, pendidikan, urusan pribadi bahkan kejahatan turut ambil bagian dalam era digital. Para pelaku kejahatan internet atau yang lebih sering disebut hacker, umumnya mengincar data pribadi korbannya untuk mengeruk saldo rekening, mengajukan pinjaman fiktif maupun menjual informasi korban di pasar gelap.

Kejahatan online seperti ini memang sulit untuk ditindak tegas. Pasalnya, para pelaku biasanya menggunakan identitas palsu dan pintar bersembunyi. Hal ini membuat polisi kesulitan melacak dan menangkap mereka. Karena itu, tidak ada salahnya bila Anda lebih berhati-hati saat berselancar di internet demi terhindar dari ancaman cyber crime.

Selain antivirus, Anda dapat mengaktifkan fungsi firewall di komputer. Firewall umumnya dilambangkan dengan logo tembok api atau perisai pada versi windows terbaru. Pop up notification akan muncul bila fungsi ini berada dalam keadaan mati. Meskipun terlihat remeh dan kadang diabaikan, sebenarnya firewall memegang peran penting bagi keamanan aktivitas online Anda. Mari mengenal apa itu firewall, untuk lebih memahami cara kerja dan fungsinya dalam melindungi data Anda.

Pengertian Firewall

Apa Itu Firewall
Firewall bisa menjadi pilihan dalam meningkatkan sistem keamanan Anda. (Sumber: jcomp on freepik)

Firewall merupakan sistem keamanan yang berfungsi sebagai pembatas antara jaringan internet dan komputer. Sama dengan namanya, firewall dapat digambarkan seperti tembok api yang melindungi Anda dari bahaya cyber crime. Saat Anda mengaktifkan fungsi firewall, Anda seolah sedang membangun pintu gerbang di tengah jalan. Ketika transaksi data terjadi, penjaga pintu gerbang akan menyeleksi data mana yang harus ditolak atau dipersilakan masuk.

Dengan kata lain, firewall adalah filter yang mengatur informasi apa saja yang boleh terjadi dalam aktivitas online Anda. Data – data, konten dan tautan yang mengandung virus berbahaya otomatis akan ditolak oleh firewall. Sehingga, Anda memiliki proteksi keamanan lebih dan bisa bekerja dengan tenang.

Baca juga: Meningkatkan Keamanan Online: Tips dan Trik Terbaik

Jenis-Jenis Firewall

Firewall terbagi menjadi dua jenis, yaitu hardware dan software. Kedua firewall ini memiliki satu fungsi yang sama yaitu untuk melindungi keamanan jaringan Anda. Firewall hardware adalah sistem jaringan yang terdapat pada perangkat keras seperti router. Jenis firewall ini perlu diatur untuk bisa bekerja secara maksimal.

Berbeda dengan firewall software yang berbentuk perangkat lunak. Jenis ini biasanya sudah tertanam pada antivirus maupun sistem operasi komputer. Sehingga, mudah untuk diaktifkan dan tidak perlu diatur ulang. Setelah mengenal apa itu firewall, ada baiknya Anda juga memahami cara kerja firewall agar lebih memahami fungsi-fungsinya.

Cara Kerja Firewall

Pekerjaan utama firewall adalah memfilter transaksi data yang terjadi saat Anda berselancar di internet. Aktivitas ini dilakukan melalui serangkaian prosedur dalam sistem firewall. Ada tiga cara yang dapat dilakukan untuk melakukan penyaringan, firewall dapat menggunakan salah satu atau kombinasi dari tiga cara berikut ini.

Packet Filtering

Pertama, firewall dapat melakukan penyaringan menggunakan packet filtering. Filtrasi akan dilakukan pada setiap paket data yang masuk dalam jaringan. Paket data sendiri merupakan satuan informasi dasar yang memuat informasi protocol, sumber, tujuan serta data yang akan ditransmisikan. Masing-masing paket data akan diperiksa secara terpisah menggunakan satu aturan tertentu. Apabila ditemukan hal-hal mencurigakan dalam suatu packet data, firewall akan menolak packet data tersebut secara otomatis.

Proxy Service

Berbeda dengan packet filtering, proxy service adalah sebuah aplikasi yang berada di dalam firewall. Proxy service bertugas memeriksa pertukaran data yang terjadi dalam jaringan. Seluruh informasi yang diperlukan harus melewati proxy service terlebih dahulu sebelum diteruskan pada sistem terkait. Penyaringan yang terpusat membuat proxy service bisa dibilang lebih efektif dalam mengamankan aktivitas Anda di internet.

Simak artikel ini untuk mengetahui cara setting proxy di berbagai browser.

Stateful Inspection

Stateful inspection adalah sebuah sistem yang membandingkan packet data dengan history aktivitas sebelumnya. Ketika sebuah paket data diterima, sistem akan menelusuri database terpercaya untuk mencocokan bagian kunci dengan kriteria yang diminta. Apabila tidak terdapat kecocokan antara packet data dengan database, maka firewall akan menolak akses dan membuang packet data tersebut.

Fungsi Firewall

Setelah mengenal apa itu firewall dan memahami cara kerjanya, tentu Anda sudah mengerti bahwa fungsi utama firewall adalah menjaga keamanan jaringan. Itu sebabnya firewall sebenarnya adalah fitur yang tidak boleh diabaikan. Nah, agar Anda lebih yakin lagi, mari membahas lebih spesifik mengenai apa saja fungsi firewall dalam aktivitas online sehari-hari.

Mencegah Pencurian Data Pribadi

firewall dapat Mencegah Pencurian Data Pribadi
Pencurian data kerap terjadi di era yang semakin digital ini. (Sumber: 8photo on freepik)

Saat mengakses internet jalur informasi otomatis terbentuk guna memfasilitasi terjadinya transaksi data. Para hacker kerap kali memanfaatkan jalur ini untuk menyisipkan virus dan menginfeksi perangkat Anda. Dengan adanya firewall, seluruh packet data yang masuk akan diperiksa lebih dulu, sehingga data-data mencurigakan tidak akan bisa menyusup kedalam sistem. Dengan begitu, data pribadi Anda akan aman terlindungi dari serangan hacker.

Memblokir Website Tertentu

Internet memuat banyak sekali informasi, namun tidak semua informasi itu berguna untuk Anda. Ada kalanya, beberapa konten mengandung konotasi negatif dan tidak baik untuk dikonsumsi. Dengan firewall, Anda dapat memblokir situs-situs tertentu lewat pengaturan manual. Sehingga, aktivitas browsing menjadi lebih nyaman dan aman.

Memblokir Pesan Berbahaya

Tidak hanya melalui jaringan internet, beberapa hacker juga aktif menyebarkan virus melalui email spam. Pesan mencurigakan seperti ini biasanya tidak hanya muncul satu kali, tapi terus menerus bahkan dalam jumlah banyak. Dengan mengaktifkan firewall Anda dapat mencegah email-email semacam ini masuk dalam perangkat Anda. Sehingga, kotak masuk Anda bersih dari gangguan email spam.

Memantau Penggunaan Bandwidth

firewall dapat Memantau Penggunaan Bandwidth
sumber: maxim ilyahov on unsplash

Selain melindungi perangkat dari serangan malware, firewall juga dapat mengontrol pemakaian bandwidth Anda. Akses internet seringkali menghabiskan kuota yang tidak sedikit, terutama untuk konten-konten hiburan online. Anda dapat mengatur limit maksimal atas konten tertentu dan mengalokasikan bandwidth untuk keperluan yang lebih penting. Dengan begitu, Anda dapat memprioritaskan hal yang lebih bermanfaat seperti belajar online atau keperluan bisnis sekaligus menghemat biaya internet.

Mendukung Akses VPN

Firewall juga dapat memfasilitasi penggunaan VPN bagi aktivitas browsing Anda. Dengan menggunakan VPN, Anda dapat mengakses website apapun tanpa terhalang pembatasan dan blokir dari pihak tertentu. Hal ini dapat memudahkan Anda mengakses informasi, sharing data dan meningkatkan produktivitas.

Menjaga Keamanan Game Online

Firewall merupakan hal wajib bagi para pemain games online. Pasalnya, pada sistem games online terjadi pertukaran data yang cepat dalam jaringan internet. Celah ini dapat dimanfaatkan oleh hacker untuk menyisipkan malware pada perangkat Anda. Meskipun biasanya server game sudah dilengkapi dengan antivirus, namun lebih baik Anda berjaga-jaga dan mengaktifkan firewall untuk menambah proteksi keamanan pribadi.

Mencegah Kebocoran Data

Bagi beberapa orang dengan mobilitas tinggi, internet bukan hanya sekedar sarana informasi melainkan juga alat untuk mengirim data, hasil pekerjaan maupun file penting lainnya. Pesan yang Anda kirimkan akan disampaikan melalui transmisi packet dalam jaringan internet. Tanpa proteksi keamanan, data Anda mungkin saja diretas oleh hacker untuk disalahgunakan. Karena itu, sebaiknya Anda memanfaatkan fungsi firewall untuk melindungi data yang Anda miliki.

Kesimpulan

Ancaman cyber crime semakin marak seiring berkembangnya teknologi. Karena itu penting bagi Anda untuk meningkatkan proteksi keamanan online. Setelah mengenal apa itu firewall, cara kerja dan fungsi-fungsinya, Anda dapat segera mengaktifkan firewall demi melindungi diri dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Selain firewall Anda juga dapat memanfaatkan layanan keamanan website hosting untuk melindungi informasi pada website Anda. Dengan menggunakan ayanan hosting Indonesia dengan fitur imunify 360 yang dapat memindai malware serta memperbaiki website secara otomatis. 

Tidak hanya itu, Exabytes juga memberikan dukungan gratis backup data harian dan restore dalam 1x klik apabila website Anda terinfeksi virus.  Jadi, tidak perlu diragukan lagi, Exabytes adalah pilihan tepat bagi kebutuhan hosting Anda. Mulai sekarang!

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments