Keyword Cannibalization: Panduan Lengkap & Tips Mengatasinya

0
2943

Hi Exabytes Friends!

Semua upaya SEO sudah dilakukan dengan tujuan agar mesin pencari, terutama Google bisa mengerti dan web crawler dapat merayapi website Anda. Seperti yang kita ketahui bahwa Search Engine Optimization atau yang biasa dikenal dengan SEO itu sangat penting karena merupakan pengoptimalan mesin pencari agar website berada di halaman pertama, sehingga pengguna internet bisa dengan mudah menemukannya. 

Pada umumnya, mereka mengetik keyword atau kata kunci yang berhubungan dengan kepentingan mereka, contohnya: “layanan SEO terbaik” saat hendak memilih perusahaan penyedia jasa SEO. Untuk hal inilah, pemilik atau pengelola website mencari cara terbaik agar minimal website mereka berada di 10 peringkat pertama hasil pencarian. 

Akan lebih baik jika berada di 10 ranking teratas, yang berarti muncul di halaman pertama. Sayangnya, terkadang hasil tidak semulus harapan. Tidak ada yang bisa memprediksi di halaman berapa Google atau mesin pencari lainnya akan menempatkan website Anda, apakah 1, 10, atau 100. Anda akan semakin kehilangan kesempatan jika melakukan beberapa kesalahan termasuk keyword cannibalization.

Istilah keyword cannibalization mungkin sudah tidak asing bagi para pelaku dan pakar SEO, tapi tidak dengan pemula atau mereka yang baru saja terjun ke dunia Search Engine Optimization. Nah, agar pengetahuanmu seputar SEO semakin bertambah, tidak ada salahnya membaca artikel ini agar tahu istilah keyword cannibalization dan tips mengatasinya. 

Sebelumnya, apakah Anda pernah atau sedang bekerja sama atau membayar seorang ahli SEO? Atau mungkin memiliki karyawan yang bisa membantu mengatasi setiap permasalahan yang berhubungan dengan SEO? Mereka bisa membantu Anda mendalami masalah seputar keyword cannibalization sembari memperbaikinya.

Mengenal Apa Itu Keyword Cannibalization yang Berpengaruh pada SEO

Keyword cannibalization memiliki pengaruh besar terhadap SEO.
Keyword cannibalization memiliki pengaruh besar terhadap SEO. (Sumber: Shutterstock)

Anda memiliki berbagai artikel di website dan postingan blog yang bisa diberi peringkat untuk query penelusuran yang sama di Google. Inilah yang disebut Keyword Cannibalization. Maka dari itu, pastikan halaman-halaman website dan atau post di blog tidak berkompetisi untuk keyword dan frasa yang sama.

Terkadang kita salah mengartikan bahwa semakin banyak halaman yang memiliki keyword tertarget, semakin tinggi kesempatan untuk mendapatkan ranking yang baik. Apa yang Anda lakukan terkadang malah membahayakan SEO, alih-alih mendapatkan hasil yang bagus. 

Sederhananya, saat beberapa halaman memiliki ranking yang berurutan untuk keyword yang sama, sebenarnya Anda sedang berkompetisi dengan diri sendiri. Alhasil, setiap halaman website memiliki CTR (Click-through Rate) yang rendah. Disamping itu, otoritas menjadi berkurang dan tingkat konversi pun lebih rendah dibandingkan dengan satu halaman yang terkonsolidasi.

Dampak Buruk Keyword Cannibalization Terhadap SEO

Ada banyak dampak buruk yang bisa terjadi sebagai konsekuensi yang harus diterima oleh SEO Anda. Mereka yang mengalami Keyword Cannibalization tidak menyadari bahwa ada sesuatu yang salah dan tetap melanjutkan strategi yang sudah dijalankan.

Dibandingkan dengan halaman yang berada di peringkat yang berurutan, misal 5 dan 6, satu halaman yang otoritatif justru memiliki potensi untuk berada di posisi yang lebih tinggi dan bisa dikonversi lebih baik. Beberapa dampak buruk yang bisa terjadi akibat keyword cannibalization adalah sebagai berikut:

  1. Berkurangnya Otoritas Halaman
  2. Anchor text dan link yang melemah
  3. Google mungkin mendevaluasi lebih banyak halaman yang lebih relevan
  4. Kualitas halaman website menjadi semakin buruk
  5. Tingkat konversi menjadi lebih rendah
  6. Berkurangnya trafik website
  7. Menghamburkan budget untuk crawling

Mengidentifikasi Keyword Cannibalization

Semakin cepat suatu masalah atau issue terdeteksi, maka semakin cepat pula bisa diperbaiki. Beberapa orang menyebutkan bahwa mengidentifikasi masalah semacam keyword cannibalization semudah membuat matriks keyword. Buat spreadsheet yang berisi daftar URL penting dan keyword terkait. Adapun cara lain adalah dengan menggunakan tool yang berfungsi untuk membuat mapping keyword, dan temukan duplikat keyword.

Tips Mengatasi Keyword Cannibalization

Terapkan beberapa tips ini untuk menghindari keyword cannibalization.
Terapkan beberapa tips ini untuk menghindari keyword cannibalization. (Sumber: Shutterstock)

Cara mengatasi suatu masalah, tentu bergantung pada sumbernya itu sendiri. Jika ini kali pertama mendapati masalah keyword cannibalization, silahkan ikuti beberapa tips dibawah ini yang diharapkan bisa membantu. Karena, berada di halaman pertama, terlebih dengan ranking yang tinggi akan berpengaruh terhadap keberadaaan website. Biasanya, orang-orang cenderung memilih untuk mengakses atau mengunjungi website yang memang bisa dengan mudah mereka temukan di halaman pertama sebuah mesin pencari.

Struktur atau Organisir Ulang Website

Mengambil halaman yang paling otoritatif dan kemudian mengubahnya menjadi landing page adalah solusi yang paling mudah. Jangan lupa untuk memastikan bahwa landing page memiliki link ke halaman unik lainnya dengan kata kunci yang sudah Anda targetkan.

Buat Landing Page Baru

Lebih baik coba untuk membuat landing page baru yang unik yang akan berfungsi sebagai halaman sumber otoritatif dan link ke semua variasi dari sana. Memang memakan lebih banyak waktu tapi bisa membantu mengatasi masalah yang sedang dihadapi. Jadi, tidak ada salahnya untuk mencoba.

Agar landing page berjalan dengan lancar dan tidak mengalami banyak kendala ketika diakses, kami merekomendasikan agar Anda menggunakan hosting indonesia SSD untuk landing page website Anda tersebut. Dengan dibekali teknologi LiteSpeed dan Brotli, membuat situs web Anda bergerak 5x lebih cepat dan stabil.

Gabungkan atau Hapus Konten

Jika konten yang ada tidak cukup unik, akan lebih baik untuk menggabungkannya dengan konten lain yang memiliki keyword tertarget yang sama. Ini memungkinkan untuk membuat konten tersebut menjadi sumber yang lebih otoritatif. Di sisi lain, bisa menyelesaikan permasalahan konten yang ada. Untuk konten yang tidak relevan dengan website, Anda bisa menghapusnya meskipun terbilang cukup ekstrim.

Hapus Keyword

Keberadaan beberapa keyword mungkin tidak penting dan menghapusnya merupakan pilihan yang tepat. Nampak seperti solusi manual tapi sangat mudah untuk dilakukan. Atau bisa juga dengan mengganti keyword dengan yang lebih relevan dan berperan penting guna mendapatkan hasil pencarian yang lebih tinggi.

Ubah Internal Link

Jika memiliki konten yang terhubung dengan konten lainnya, lakukan peningkatkan pada link yang ada. Search engine seperti Google menilai bahwa link itu penting dan bisa menjadi salah satu faktor halaman mendapatkan ranking yang tinggi di hasil pencarian. Masukkan link ke konten atau halaman lain website Anda.

Manfaatkan Canonical Tags

Tahukan Anda jika canonical tags bisa membuat website menjadi lebih efektif? Selain itu, canonical tags dapat menuntun search engine halaman mana yang lebih mereka sukai. Gunakan canonical tags untuk memberitahu mesin pencari terkait halaman mana yang kamu inginkan memiliki ranking tinggi untuk keywords tunggal tersebut. Mereka yang memiliki banyak halaman dengan keyword yang sama bisa juga mengimplementasikan tips ini.

Kesimpulan

Setelah membaca artikel ini, mungkin Anda tahu kenapa website atau domain yang dimiliki sulit berada di peringkat teratas. Padahal, kita semua tahu jika keberadaan di halaman teratas dengan ranking yang tinggi sangat penting, dan menjadi idaman setiap pemilik website.

Seberapa sering pun konten diperbarui atau ditambah, jika Google atau mesin pencari lain bingung untuk menentukan postingan mana yang seharusnya mendapat ranking yang lebih baik, maka hasil optimalisasi tidak sesuai yang diharapkan. 

Jangan sampai page atau postingan Anda diberi query penelusuran yang sama. Segera selesaikan masalah seperti keyword cannibalization ini ya. Jadi, website Anda akan berada di kompetisi yang sehat, bukan saling berkompetisi dengan konten pada website Anda sendiri.

Semoga artikel ini bermanfaat!

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments