Perbedaan Web Hosting dan Website Builder: Pilih yang Mana?

220
blog exabytes indonesia
9 min read

Masa pandemi memang berdampak baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap perubahan aktivitas masyarakat. Selama masa pandemi, telah banyak bermunculan ide-ide dan potensi kreatif untuk dikembangkan dalam penggunaan teknologi. Salah satunya yaitu potensi dalam membuat website sendiri.

Website yang kita bangun sendiri dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan pundi-pundi uang, seperti untuk e-commerce atau untuk mengembangkan keahlian blogging sehingga dapat mendatangkan adsense. 

Nah, jika saat ini Exabytes Friends sedang mencoba untuk meluncurkan situs website pertama kalian, maka ada beberapa hal mendasar yang harus dilakukan dan dipahami terlebih dahulu seperti mempersiapkan domain, layanan web hosting, website builder, HTML, CSS, dan bahasa pemrograman lainnya. 

Mungkin terlalu banyak hal yang perlu dipersiapkan untuk membuat website membuat kalian bingung dan khawatir. Namun tenang saja karena pada artikel kali ini akan menjawab kebingungan kalian melalui topik yang dibahas, yaitu perbedaan web hosting dan website builder.

Mengenal Web Hosting

Sebelum sampai pada pembahasan tentang perbedaan web hosting dan website builder, sebaiknya Exabytes Friends mengenal terlebih dahulu apa itu web hosting beserta fungsi dan jenisnya. 

Apa Itu Web Hosting?

Menggunakan server hosting pada website adalah hal yang wajib karena dapat mempermudah proses penyimpanan data dan file penting. (Sumber: Shutterstock)
Menggunakan server hosting pada website adalah hal yang wajib karena dapat mempermudah proses penyimpanan data dan file penting. (Sumber: Shutterstock)

Hosting memiliki peranan kunci dalam membangun website. Tanpa hosting, website akan sulit untuk digunakan dan dikembangkan. Karena web hosting adalah server yang digunakan untuk menyimpan semua data dan file penting dari website melalui internet atau cloud.

Biasanya jasa penyedia layanan web hosting akan menyimpan semua data website pada Data Center. Data Center tersebut dapat memuat banyak data sekaligus dari beberapa website yang menggunakan jasa hosting.

Sebenarnya pemilik website dapat menyimpan dan mengatur seluruh data website sendiri. Tetapi tentu sangat merepotkan dan kurang optimal. Itulah mengapa banyak orang lebih memilih untuk menggunakan layanan penyedia jasa hosting. 

Selain memiliki fungsi utama sebagai penyimpanan data, ternyata web hosting juga memiliki kegunaan lainnya, yaitu melakukan file transfer pada FTP dan menjalankan pusat data untuk email. Layanan web hosting juga dapat menjamin website terus beroperasi non-stop selama 24 jam dengan kecepatan internet yang tinggi dan kapasitas yang besar (300MB hingga ratusan GB).

Dengan berbagai manfaat dan kelebihan web hosting seperti yang dijelaskan di atas, tidak heran jika banyak layanan web hosting yang dibanderol dengan harga fantastis. Namun Exabytes Friends tidak perlu khawatir karena Exabytes sebagai perusahaan hosting Indonesia menyediakan jasa hosting murah mulai dari Rp34.900 per bulan. Meskipun harganya terbilang terjangkau, layanan hosting Exabytes tetap dilengkapi dengan backup harian yang terjamin keamanan dan kualitasnya. 

Jenis Web Hosting

Jenis hosting terbagi menjadi tiga yaitu, Shared Hosting, VPS, dan Cloud Hosting.

VPS (Virtual Private Server)

VPS adalah layanan hosting yang banyak disukai oleh pemilik website akhir-akhir ini. VPS melakukan hosting website dan menyimpan semua data penting secara virtual dan pribadi. 

Meskipun menggunakan penyimpanan berbasis cloud untuk mengelola file penting pada website, tetapi VPS tetap memiliki server fisik. Server fisik pada VPS Hosting memiliki kapasitas yang sangat besar. 

Kapasitas yang sangat besar pada server fisik VPS tersebut yang selanjutnya dibagi sama rata pada beberapa server virtual untuk masing-masing website. Sehingga meskipun menggunakan jasa VPS dan server fisik yang sama, tetapi keamanan, privasi, dan pengaturan dari masing-masing hosting website tiap pengguna tidak akan tercampur dengan pengguna lainnya.

Baca Juga  Apa Itu Hosting? Yuk Kenali Lebih Dekat! (Lengkap)

Cloud Hosting

Cloud Hosting merupakan layanan hosting website yang menggunakan beberapa server virtual sekaligus dan dikelola menggunakan cloud computing. Cloud Hosting dan VPS memiliki konfigurasi yang hampir sama. Namun secara penggunaan, Cloud Hosting lebih mudah dan cepat. Para pengguna tidak memerlukan keahlian konfigurasi atau pemrograman tertentu agar dapat mengoperasikan Cloud Hosting. 

Simak juga beberapa perbedaan VPS dan Cloud Hosting untuk mengetahui perbandingan keduanya. 

Shared Hosting

Jenis hosting yang terakhir adalah Shared Hosting. Shared Hosting merupakan kebalikan dari VPS. Karena server hosting dari website digunakan secara bersama-sama oleh beberapa pengguna website sekaligus. Sehingga memiliki harga yang lebih murah dibandingkan jenis hosting lainnya, namun tingkat keamanan datanya yang paling rendah. 

Mengenal Website Builder

Setelah mengenal dan memahami website hosting, maka selanjutnya kalian akan berkenalan dengan website builder. 

Apa Itu Website Builder?

Website builder sangat memudahkan orang awam yang ingin mulai untuk membangun website sendiri. (Sumber: iStock Photo)
Website builder sangat memudahkan orang awam yang ingin mulai untuk membangun website sendiri. (Sumber: iStock Photo)

Website builder adalah sebuah aplikasi atau layanan untuk membuat website secara mudah tanpa harus menguasai bahasa pemrograman tertentu. Dengan menggunakan website builder, maka membangun website dapat dilakukan hanya dalam hitungan menit saja. Website builder memiliki berbagai template dan tema yang dapat dipilih untuk diterapkan pada website. 

Website builder memiliki konsep yang hampir sama dengan elementor pada WordPress. Dengan elementor, pengguna WordPress dapat dengan mudah mengubah tampilan website. Namun pada artikel kali ini akan membahas secara mendalam tentang website builder. Oleh karena itu jika Exabytes Friends membutuhkan penjelasan lebih tentang elementor, maka dapat membaca panduan menggunakan elementor. 

Berikut akan dijelaskan sebuah metafora yang menggambarkan website builder: membangun sebuah website dapat diibaratkan membangun rumah. Web builder adalah agen real estate yang akan membangun dan menciptakan rumah dengan cepat dan sesuai keinginan desain kalian. Sehingga kalian pun tidak perlu repot memikirkan cara membangunnya. Namun, jika ingin membangun rumah tentu harus memiliki tanah, bukan? Nah, tanah ibarat domain.

Kalian harus memiliki domain terlebih dahulu karena penyedia layanan web builder tidak menyediakan jasa domain. Biasanya web builder hanya memberikan URL website dengan mencantumkan subdomain berupa nama website. Sebagai contoh, jika situs kalian menggunakan WordPress, maka nama situs akan menjadi nama.wordpress.com.

Tentu saja website profesional membutuhkan domain pribadi agar terlihat lebih meyakinkan pengunjung. Oleh karena itu Exabytes Friends tetap harus memiliki domain meskipun menggunakan jasa website builder.

Jenis Website Builder

Secara teoritikal, website builder dibedakan menjadi dua jenis, yaitu online website builder dan offline website builder.

Online Website Builder 

Online website builder adalah jenis website builder terbaik. Jika kalian menggunakan online website builder, maka hasil website yang telah jadi akan tersimpan secara online sehingga tidak perlu mengunduh file website yang telah dibuat. Jenis web builder yang satu ini lebih sering dan umum digunakan.

Offline Website Builder 

Sedangkan offline website builder akan menghasilkan output sebuah website yang hanya dapat diakses secara offline. Pengguna harus mengunduh atau melakukan install software tertentu untuk dapat membuka website.

Perbedaan Web Hosting dan Website Builder

Nah, kita telah sampai pada bagian utama dari pembahasan kali ini yaitu perbedaan web hosting dan website builder. Berikut akan disajikan beberapa poin penting untuk membandingkan kedua layanan tersebut:

Penggunaan

Perbedaan web hosting dan website builder yang pertama adalah cara penggunaannya. Web hosting dapat digunakan pada beberapa website sekaligus sedangkan web builder hanya dapat digunakan pada satu situs saja. Sehingga apabila Exabytes Friends ingin membangun dua website, maka harus berlangganan dua website builder secara terpisah.

Baca Juga  Saatnya Pindah Web Hosting Segera Kalau Kamu Mengalami 5 Hal Ini

Penyimpanan Database

Website dengan penyimpanan database yang memadai akan memudahkan pengguna dan pemilik website. (Sumber: Shutterstock)
Website dengan penyimpanan database yang memadai akan memudahkan pengguna dan pemilik website. (Sumber: Shutterstock)

Website hosting dapat sekaligus mengatur penyimpanan database menggunakan MySQL. Sedangkan layanan website builder tidak dilengkapi dengan kemampuan untuk mengelola dan menyimpan database. Sehingga hal ini perlu dipertimbangkan ketika kalian ingin mengetahui perbedaan web hosting dan website builder secara mendasar. 

Harga 

Sebenarnya perbedaan web hosting dan website builder dari segi harga tidak terlalu signifikan. Keduanya memiliki banderol harga yang tergolong ekonomis. Untuk website builder, harga yang ditawarkan mulai dari Rp49.000,00. Sedangkan layanan web hosting membutuhkan biaya mulai dari Rp35.000,00. 

Fitur dan Layanan

Perbedaan web hosting dan website builder selanjutnya yaitu berkaitan dengan fitur yang ditawarkan. Fitur dan layanan yang dimiliki oleh web hosting yaitu konfigurasi email, domain, subdomain, melakukan instalasi instant script website, mengatur database MySQL, bahkan melakukan pengaturan konfigurasi PHP. Ada beberapa penyedia layanan web hosting yang juga sekaligus menyediakan layanan sertifikat SSL, seperti Exabytes. 

Sedangkan fitur yang dimiliki oleh website builder adalah menyediakan ratusan template dan tema website, fitur drag and drop, responsive design, tersedia dalam versi mobile, dan menyediakan pengaturan SEO.

Pengaturan Email

Web hosting dilengkapi dengan fitur pengaturan email. (Sumber: iStock Photo)
Web hosting dilengkapi dengan fitur pengaturan email. (Sumber: iStock Photo)

Poin selanjutnya dalam perbedaan web hosting dan website builder adalah berkaitan dengan pengaturan email. Pada web builder tidak memiliki fasilitas untuk membuat email account sehingga bagi para pemilik online shop atau e-commerce, menggunakan jasa website builder tidak dianjurkan.

Kelebihan dan Kelemahan

Selain berdasarkan aspek penggunaan, harga, fitur, layanan, penyimpanan database, pengaturan email, dan pengaturan domain, perbedaan web hosting dan website builder juga dapat terlihat dari kelebihan serta kelemahan keduanya.

Kelebihan dan Kelemahan Website Hosting

Berikut akan dijabarkan beberapa kelebihan utama dan kekurangan dari website hosting.

KelebihanKelemahan
Dapat mengatur domain bahkan subdomain, park domains, dan addon domains untuk website dengan mudahMembutuhkan setidaknya keahlian dasar dalam hal pemrograman dan konfigurasi website
Dapat mengatur, membuat, menghapus, dan membatasi email pada websiteHanya membatasi aktivitas email hingga 100 per jam
Membuat database dengan menggunakan MySQL
Membuat dan mengatur konfigurasi PHP pada website
Dapat mengunggah, menyimpan, dan mengunduh berbagai data dan file penting website

Kelebihan dan Kelemahan Website Builder

Berikut akan dijabarkan beberapa kelebihan utama dan kekurangan dari website builder.

KelebihanKelemahan
Tidak membutuhkan keahlian pemrograman dan konfigurasi website secara khusus Tidak menyediakan pengaturan terhadap database website
Menyediakan ratusan template dan tema website yang menarikTermasuk jenis web statis
Sangat responsive (mendukung versi mobile) dan user friendlyTidak menyediakan pengaturan terhadap domain website
Memiliki fitur drag and dropTidak dapat digunakan untuk dua situs website sekaligus
Menyediakan pengaturan terhadap SEOTidak menyediakan layanan pembuatan dan pengaturan email

Web Hosting atau Website Builder, Pilih yang Mana?

perbedaan web hosting dan website builder
Website hosting dan web builder adalah hal utama yang perlu dipertimbangkan ketika membangun website terutama bagi pemula. (Sumber: Shutterstock)

Selaras dengan perkembangan teknologi yang semakin masif, kemunculan situs-situs website di internet juga semakin deras. Banyak pemula yang ingin membangun website tetapi terhalang oleh pemahaman tentang bahasa pemrograman dan konfigurasi yang terbatas. Oleh karena itu, hadirlah sebuah layanan berupa web hosting dan web builder. 

Web hosting dan web builder sama-sama memegang peranan penting dalam membantu user untuk membuat dan mengembangkan website. Walaupun begitu, kedua layanan tersebut memiliki beberapa perbedaan utama yang terletak pada aspek penggunaan, harga, layanan, fitur, penyimpanan database, pengaturan email, dan pengaturan domain. 

Apabila Exabytes Friends termasuk tipe pengguna dengan keterbatasan pemahaman tentang bahasa pemrograman dan hal teknikal website, maka menggunakan web builder adalah pilihan terbaik. Selain itu, web builder juga dapat digunakan untuk membuat website user friendly dengan mudah dan cepat.

Sedangkan jika Exabytes Friends telah memiliki pemahaman dan keahlian dasar tentang pemrograman dan hal teknis website namun membutuhkan layanan yang lebih profesional untuk membuat website lebih terpercaya bagi pengunjung, maka web hosting dapat membantu kalian. 

Nah, cukup sekian pembahasan kali ini mengenai perbedaan web hosting dan website builder. Semoga bermanfaat bagi Exabytes Friends, ya! Bagi kalian yang ingin membaca artikel-artikel menarik lainnya mengenai website dan tips pembuatan konten, maka dapat mengunjungi blog Exabytes. Selain itu, Exabytes sebagai perusahaan juga menyediakan jasa digital marketing, loh!

Jangan lupa pula untuk subscribe agar tak ketinggalan konten artikel up-to-date lainnya. Sampai jumpa!

Apakah artikel ini membantu?
YaTidak
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments