Perbedaan SSD vs HDD Hosting: Semua yang Perlu Anda Tahu

429
Perbedaan SSD vs HDD Hosting
8 min read

Memang tidak salah jika kamu menganggap bahwa SSD dan HDD itu sama karena keduanya pun memiliki fungsi yang sama yaitu menyimpan aplikasi dan file pribadi serta menjalankan booting sistem. Akan tetapi, keduanya memiliki perbedaan. Jika tertarik untuk  mengetahui lebih jauh tentang SSD vs HDD hosting, cari tahu melalui artikel ini!

Sekilas Tentang SSD dan HDD Hosting

Sekilas tentang SSD vs HDD hosting
Kenali kebutuhan penyimpanan kamu agar bisa memutuskan apakah akan memilih SSD atau HDD hosting (Sumber:flickr)

Mengetahui apa itu hosting sangatlah penting sebelum lebih jauh membahas tentang SSD vs HDD hosting. Hosting merupakan tempat yang digunakan untuk menyimpan data yang ada di website baik berupa video, gambar, tulisan, atau lainnya.

Hosting menjadi alasan loading website harus cepat. Agar website selalu berjalan dengan waktu loading yang cepat, maka kamu tidak boleh sembarang memilih hosting. Oleh karena itu, pastikan selalu mempercayakan kebutuhan hosting dari penyedia hosting terpercaya seperti Exabytes.

Lalu, apa itu SSD dan HDD dan apa hubungannya dengan hosting

SSD merupakan singkatan dari solid state drive yaitu media penyimpanan berbasis sirkuit yang tersusun atas beberapa chip memori yang saling terintegrasi tanpa adanya piringan cakram. Meski secara fungsi sama dengan HDD, tetapi arsitektur SSD lebih andal serta lebih tahan goncangan ketika dibawa bepergian.

Sementara HDD atau hard disk merupakan hardware yang digunakan untuk menyimpan data yang biasa terdapat pada komputer atau laptop. Media ini bekerja menggunakan piringan cakram yang bergerak dalam memproses data.

Perbedaan SSD dan HDD Hosting

SSD vs HDD hosting
Meski memiliki fungsi yang sama tetapi ada beberapa perbedaan SSD vs HDD hosting (Sumber: flickr)

Memiliki fungsi yang sama bukan berarti bahwa tidak ada perbedaan antara SSD dan HDD. Dengan mengetahui perbedaan antara keduanya, kamu bisa memastikan apakah SSD lebih reliable dari HDD atau tidak.

Berikut adalah beberapa perbedaan SSD vs HDD hosting.

Perbedaan pada Komponen Penyusun SSD dan HDD

Saat mencari apa saja yang membedakan antara SSD vs HDD hosting, kamu bisa melihat pada komponen penyusunnya. Hard disk terdiri dari piringan dan motor yang terhubung langsung ke piringan tersebut. Sedangkan SDD sama sekali tidak memiliki tiga komponen tersebut melainkan integrated circuit (IC), chip, dan kapasitor.

Kemampuan Membaca dan Menulis Data

Sama-sama digunakan untuk penyimpanan data bukan berarti SDD dan HDD memiliki kemampuan membaca dan menulis data yang sama. Perbedaan lain SSD vs HDD hosting terletak pada kemampuan tersebut. SSD dikenal lebih unggul karena bekerja dengan mengandalkan sistem elektrik yang tertanam dalam komponennya.

Baca Juga  5 Keuntungan Hosting WordPress SSD yang Wajib Kamu Tahu

SSD mampu bekerja 8 kali lebih cepat dibandingkan dengan hard disk (HDD). Dengan demikian, SSD bisa memproses data lebih efektif dan efisien. Selain itu, penggunaan SSD juga tidak merepotkan di mana kamu tidak perlu menunggu agar bisa menggunakan data yang tersimpan.

Perbedaan ini juga menjadi alasan mengapa banyak pengguna HDD beralih ke SSD.

Perbedaan SSD dan HDD dari Aspek Ketahanan Komponen

Karena SSD menggunakan flash memory atau chip untuk menyimpan data, SSD aman dari guncangan yang bisa menyebabkan kerusakan pada komponen dan data. Berbeda dari SSD, HDD rawan mengalami kerusakan bahkan kehilangan data karena data tersebut tersebar pada piringan cakram. 

Dalam Hal Cara Kerja

Perbedaan SSD vs HDD hosting yang paling mencolok adalah dari cara kerja keduanya dalam memproses data. Hal ini karenakan SSD dan HDD menggunakan teknologi yang berbeda. SSD menggunakan chip atau flash memory sedangkan HDD menggunakan piringan cakram.

Dengan demikian, SSD memproses data menggunakan sistem digital dengan cara mentransfer partikel dalam chip. Alhasil, tidak ada jeda dalam pemrosesan data. 

Sementara HDD bekerja dengan menggabungkan sistem mekanik dan elektrik agar bisa mengolah data yang tersimpan. Piringan dalam hard disk diputar oleh motor yang terhubung dengannya.

Jadi bisa dikatakan kalau penggunaan SSD lebih ringan dan cepat dalam bekerja dibandingkan dengan HDD. Hal tersebut membuat penggunaan SSD lebih menguntungkan bahkan dalam hosting.

Saat berbicara tentang hosting, kamu mungkin tertarik untuk lebih jauh tahu seperti apa dedicated hosting dan apa saja kelebihan yang bisa didapatkan oleh penggunanya.

Kapasitas SSD dan HDD

Perbedaan lain dari SSD vs HDD hosting adalah kapasitas antara keduanya. Dalam hal kapasitas, HDD lebih unggul dari SSD karena SDD umumnya memiliki kapasitas 128 hingga 256 GB sedangkan kapasitas HDD antara 500 GB hingga 2,1 TB.

Dari perbedaan ini, kamu bisa mempertimbangkan apakah lebih membutuhkan SSD atau HDD karena kebutuhan penyimpanan setiap pengguna hosting itu berbeda-beda. Tertarik untuk lebih mengenal server? Yuk baca artikel ini!

Dalam Hal Kenyamanan

Kenyamanan adalah hal lain yang membedakan SSD vs HDD hosting. Seperti yang sudah dikatakan bahwa SSD memproses data menggunakan sistem digital. Jadi, komputer server tidak akan berisik saat berjalan dalam mengolah data.

Selain itu, sistem digital tidak memiliki pergerakan sehingga perangkat yang kamu gunakan sebagai server tidak akan cepat overheat.

Hal berbeda pada penggunaan HDD karena sistem ini menggunakan piringan cakram bergerak. Saat memproses data, kamu akan sedikit terganggu dengan suara berisik dari komputer dan perangkat akan cepat overheat.

Dalam Hal Backup Data

Perbedaan SSD vs HDD hosting selanjutnya terletak pada tingkat cadangannya. Server yang menggunakan SSD drive untuk menyimpan data tidak hanya memerlukan waktu maksimal 6 jam untuk melakukan backup data.

Baca Juga  8 Langkah Yang Harus Dilakukan Saat Migrasi Hosting

Lalu, bagaimana dengan server yang menggunakan HDD? Dalam hal backup data, HDD memerlukan waktu sekitar 20 hingga 24 jam. 

Agar kamu semakin memahami server, pastikan kamu juga tahu apa itu content delivery network.

Konsumsi Daya

Konsumsi daya juga berhubungan dengan biaya listrik dan lingkungan. Apabila kamu ingin mendapatkan pilihan hosting yang hemat daya sekaligus ramah lingkungan, maka SSD hosting adalah yang paling tepat. 

Secara umum, drive SSD membutuhkan energi yang sedikit yaitu sekitar 2 hingga 5 watt karena perangkat yang menggunakan SSD tidak mudah panas. Ini jauh berbeda dengan HDD yang membutuhkan sekitar 6 hingga 15 watt untuk memastikan bahwa sistem tetap dingin.

Kelebihan dan Kekurangan SSD Hosting

Setelah tahu bahwa SSD vs HDD hosting itu berbeda, kamu bisa melihat apa saja kelebihan dan kekurangan dari SSD hosting. Kedua hal tersebut bisa menjadi pertimbangan saat memilih SSD server untuk kebutuhan bisnis yang dijalankan. 

Akan tetapi, kamu juga tidak boleh lupa bahwa uptime server juga tidak kalah penting untuk dipertimbangkan.

Berikut adalah kelebihan dan kekurangan SSD hosting.

Kelebihan SSD Hosting Kekurangan SSD Hosting
Memberi hasil yang lebih optimalHarganya tergolong mahal
Kemudahan dalam menjalankan random data pada websiteKapasitas penyimpanan lebih kecil dibandingkan HDD
Performa yang lebih cepat dari HDD
Menjadi pilihan banyak orang di seluruh dunia
Hemat penggunaan daya
Tidak mudah panas
Tahan lebih lama
Tanpa fragmentasi

Kelebihan dan Kekurangan HDD Hosting

Seperti halnya SSD, HDD hadir dengan berbagai kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Kamu bisa mempertimbangkan apakah HDD lebih bisa memenuhi kebutuhan penyimpanan atau tidak. 

Jika ingin menyertakan kelebihan dan kekurangan HDD hosting dalam daftar pertimbangan, berikut adalah ulasannya.

Kelebihan HDD HostingKekurangan HDD Hosting
Menawarkan kapasitas yang besar hingga
2,1 TB
Kinerja HDD tidak sebaik SSD
Harga lebih terjangkauButuh waktu lama untuk melakukan backup data
Risiko hard disk rusak dan data hilang
Performa dan respon yang lambat

SSD vs HDD: Mana Pilihan Terbaik?

SSD hosting
SSD hosting menawarkan berbagai kelebihan dan menjadi solusi tepat dalam hal keandalan, kecepatan, dan keamanan data (Sumber: flickr)

Sebenarnya, SDD maupun HDD merupakan pilihan tepat karena semua bergantung pada kebutuhan masing-masing. Apabila kamu ingin mendapatkan kecepatan, keandalan, dan keamanan tambahan untuk kebutuhan penyimpanan data seperti file sharing dan database, ini berarti kamu lebih membutuhkan SSD hosting.

Akan tetapi, jika kamu ingin mendapatkan penyimpanan data dengan harga yang lebih terjangkau dan kapasitas yang lebih besar, maka pilihan terbaiknya adalah HDD hosting.

Jika telah menentukan pilihan dan kamu lebih memilih SSD hosting, hubungi Exabytes sekarang juga untuk mendapatkan pengalaman hosting yang berbeda. 

Kesimpulan

Setelah mengetahui perbedaan SSD vs HDD hosting serta kelebihan dan kekurangannya, mana yang akan lebih kamu pilih? Jika masih belum yakin dengan pilihan server yang tepat, kamu juga bisa mempertimbangkan dedicated server hingga VPS murah berkualitas sebagai salah satu pilihan yang sesuai dengan kebutuhan.

Saat ini, media penyimpanan yang berbasis solid state drive atau SSD sangat direkomendasikan dan bahkan lebih banyak digunakan. Agar semakin yakin dengan pilihanmu, mencari tahu perbedaan SSD vs HDD hosting merupakan keputusan yang tepat. Pada akhirnya, kamu bisa mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangan keduanya.

Untuk urusan hosting, mengapa tidak mempercayakannya pada Exabytes, penyedia hosting terkemuka di Indonesia? Dengan begitu, semuanya akan menjadi lebih mudah, di mana kamu akan mendapatkan hosting sesuai kebutuhan, keinginan, dan budget.

Apakah artikel ini membantu?
YaTidak
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments