10 Ide Mendapatkan Penghasilan Tambahan Dari Internet (Bagian 1)

Terinspirasi dari sebuah artikel mengenai sebuah kampung Blogger di Magelang, Jawa Tengah, yang sukses membawa anggotanya memperoleh penghasilan hingga ribuan dolar per bulan. Berikut beberapa cara untuk mendapatkan pendapatan melalui internet :

  1. Blogging, Youtube, Instagram

Blogging adalah salah satu cara termudah mencari uang di internet meskipun bukan cara tercepat karena bogging membutuhkan kesabaran dan waktu yang cukup lama untuk mendapatkan pendapatan dengan cara ini. Syarat mutlak sebuah blog agar bisa menghasilkan uang adalah jumlah traffic (pengunjung) ke blog tersebut.

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mendatangkan traffic ke sebuah blog tetapi pada dasarnya traffic didatangkan dengan 2 cara, yaitu Traffic berbayar dan Organik (gratis). Traffic berbayar maksudnya adalah traffic yang didapat dengan cara membayar iklan (advertisement), misalnya Google Adwords, Facebook Ads, Instagram Ads, Blog Ads dan lain-lain. Sedangkan Traffic Organik adalah traffic yang di dapat secara alami, misalnya membagikan artikel yang bermanfaat ke social media kemudian pengguna social media mengunjungi blog kamu, atau melalui mesin pencari (seperti Google, Yahoo).

Dari pengalaman beberapa blogger dan pengalaman saya, dibutuhkan paling kurang 6-12 bulan untuk sebuah blog atau website mulai memperlihatkan peningkatan traffic dari pengunjung, dengan asumsi ada 2-3 artikel baru setiap minggu.

Source: kidslearntoblog.com
Source: kidslearntoblog.com
  1. Freelance

Freelancing atau kerja sampingan menjadi salah satu cara populer di kalangan pekerja online karena hasilnya dapat dirasakan saat itu juga dan bayarannya sangat menggiurkan. Ada banyak website tempat berkumpulnya para freelancer dan employer (sebutan untuk si pemberi kerja) mulai dari lokal seperti freelancer.co.idsribulancer.com, projects.co.id hingga internasional seperti Upwork (odesk.com), toptal.com, elance.com, freelancer.com dan banyak lagi.

Hasil yang di dapat terbilang cukup menggiurkan. Bayangkan saja upah untuk seorang designer di Odesk berkisar USD $30 – $50 per jam atau setara dengan Rp. 400.000 sampai 700.000 rupiah. Kalau kita rata-ratakan saja gaji web designer di Jakarta menjadi Rp. 8.000.000 /bulan, maka seorang web designer hanya perlu kerja selama 20 jam (atau 3 hari) untuk mendapatkan gaji 1 bulan sebagai karyawan biasa. Fantastis bukan?

Meskipun cukup menggiurkan, mendapatkan perkerjaan di situs freelancer bukanlah perkara mudah, pasalnya kamu harus bersaing dengan berbagai orang dari negara lain terutama India, Bangladesh, Philipina yang mau di bayar lebih rendah, selain itu modal utama seperti bahasa Inggris, dan menjual diri mutlak diperlukan oleh seorang pekerja freelance.

Source : globetrotterguru.com
Source : globetrotterguru.com
  1. Fotografi

Hampir semua photo bisa mendatangkan pendapatan tambahan. Ga percaya? Coba aja lihat photo-photo di shutterstock.com, istockphoto.com, photoshelter.com

stock-photo-red-chillies-background-selective-focus-326358413
Source : shutterstock.com

Foto cabai di atas misalnya, bisa kamu dapatkan di pasar-pasar tradisional atau supermarket terdekat. Dengan teknik fotografi dan editing yang cukup, kamu sudah bisa mendapatkan sebuah foto yang bisa kamu jual dengan tanpa mengeluarkan biaya alias gratis :). Di Shutter Stock misalnya, setiap foto yang di download akan mendapatkan royalti antara $0.25 hingga $28 atau Rp. 3.000 – 350.000. Pemilik foto akan terus dibayar selama foto yang ia punya terus di pakai orang lain, dengan kata lain, kamu bisa punya passive income.  

  1. Afiliasi

Pernah dengar istilah affiliate atau afiliasi? artinya pertalian atau perhubungan sebagai anggota atau cabang. Misalnya Exabytes menjual produk Web Hosting. Kamu mendaftarkan diri ke Exabytes untuk ikut menjadi pemasar produk (affiliate marketer) untuk menjual produk Exabytes ke orang lain. Kamu akan mendapatkan 40% untuk setiap produk yang berhasil kamu jual.

Beberapa program afiliasi bisa kamu lakukan tanpa harus punya media online sendiri (blog, website), seperti halnya program afiliasi dari Exabytes, tetapi program afiliasi seperti Amazon, kamu butuh media seperti blog, website, atau media social supaya orang bisa meng-klik link atau banner (yang diberikan Amazon). Dari link itu, Amazon bisa melacak jumlah orang yang kamu rekomendasikan.

Metode penjualan afiliasi ada bermacam-macam, diantaranya berdasarkan Jumlah penjualan, Jumlah link klik dan Jumlah kontak (informasi pribadi) terkumpul.

Affiliate Marketing conceptual image with various element and blue background.
Source : ratracebuster.com
  1. Design Theme

Hampir serupa dengan Fotografi tadi, men-design theme untuk website juga bisa mendatangkan penghasilan pasif (passive income) bagi kamu para pekerja web, bahkan potensinya bisa lebih besar dari pada fotografi. Theme atau tema adalah garis besar rupa atau bentuk sebuah website. Tema pada website bisa berupa kumpulan dari warna, icon, jenis huruf, gambar (atau video). Contoh tema misalnya Safari (binatang), halloween, anak-anak, dan sebagainya.

Design tema website bisa dibagi menjadi 2, yaitu tema untuk CMS (Content Management System) dan non CMS. Bedanya, tema yang digunakan untuk CMS lebih berpotensi terjual lebih banyak karena jumlah permintaan yang lebih besar, misalnya saja CMS terpopuler, WordPress. Pada tahun 2014, theme WordPress telah di download lebih dari 123 juta.

Beberapa website yang bisa kamu jadikan acuan untuk berjualan website theme seperti themeforest.net, themeshift.com, themify.me.

mockup-400

Kelanjutan dari artikel ini bisa dilihat di Bagian ke-2.

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here