10 Cara Mengatasi DNS Server Not Responding Dengan Mudah

4556

Pernahkah Anda mengalami kesulitan saat mengakses website? Salah satu pesan error yang sering muncul adalah “DNS server isn’t responding”.

Pesan ini menandakan adanya gangguan dalam proses penerjemahan alamat website (domain) menjadi alamat IP yang dapat dipahami oleh komputer Anda.

DNS (Domain Name System) adalah sistem yang berfungsi seperti buku telepon bagi internet. Ketika Anda mengetikkan alamat website seperti www.exabytes.co.id, DNS akan mencari tahu alamat IP yang sebenarnya dari website tersebut.

Alamat IP adalah sederetan angka yang digunakan komputer untuk berkomunikasi satu sama lain. Jika DNS tidak berfungsi dengan baik, komputer Anda tidak akan dapat menemukan alamat IP yang benar dan Anda tidak dapat mengakses website.

Untuk memastikan akses yang lancar ke website Anda di masa mendatang, Anda bisa mempertimbangkan untuk membeli domain Anda sendiri. Dengan domain yang tepat, website Anda akan lebih mudah ditemukan dan Anda dapat membangun identitas online yang kuat. Segera daftarkan domain impian Anda hanya di Exabytes!

Penyebab Terjadinya DNS Server Isn’t Responding

Error “DNS server not responding” muncul ketika server DNS tidak dapat mencocokkan nama domain dengan alamat IP website yang ingin Anda akses. Akibatnya, browser tidak dapat menemukan lokasi server tujuan sehingga website gagal dimuat. Masalah ini dapat berasal dari sisi pengguna, jaringan internet, maupun server DNS itu sendiri.

Berikut adalah beberapa penyebab yang paling umum:

1. Server DNS Sedang Bermasalah atau Tidak Dapat Diakses

Server DNS yang digunakan mungkin sedang mengalami gangguan, pemeliharaan sistem, atau kelebihan beban (overload). Selain itu, masalah pada jaringan yang menghubungkan perangkat Anda ke server DNS juga dapat menyebabkan permintaan DNS gagal diproses. Ketika hal ini terjadi, browser tidak dapat memperoleh alamat IP yang dibutuhkan untuk mengakses website.

2. Masalah Koneksi Internet

Koneksi internet yang tidak stabil atau terputus dapat menghambat komunikasi antara perangkat Anda dan server DNS. Gangguan ini dapat disebabkan oleh masalah pada modem, router, ISP (Internet Service Provider), atau jaringan Wi-Fi yang digunakan. Meskipun perangkat terlihat terhubung ke internet, permintaan DNS mungkin tetap gagal dikirim atau diterima dengan baik.

3. Gangguan dari Perangkat Lunak Keamanan

Perangkat lunak antivirus, firewall, maupun VPN dirancang untuk melindungi sistem dari ancaman siber. Namun, dalam beberapa kasus, konfigurasi keamanan yang terlalu ketat dapat memblokir lalu lintas DNS atau mengganggu koneksi jaringan. Akibatnya, perangkat tidak dapat berkomunikasi dengan server DNS secara normal dan muncul pesan error DNS server not responding.

4. Konfigurasi DNS yang Salah

Pengaturan DNS yang tidak tepat, baik karena kesalahan konfigurasi manual maupun perubahan sistem, dapat menyebabkan perangkat mengarah ke server DNS yang tidak aktif atau tidak valid. Hal ini sering terjadi setelah pengguna mengubah pengaturan jaringan atau menggunakan layanan DNS pihak ketiga yang bermasalah.

5. Driver atau Adapter Jaringan Bermasalah

Driver jaringan yang sudah usang, rusak, atau tidak kompatibel dapat mengganggu koneksi antara perangkat dan internet. Jika adapter jaringan tidak bekerja dengan baik, proses pengiriman permintaan DNS juga dapat terganggu sehingga website tidak dapat diakses.

6. Cache DNS yang Rusak atau Kedaluwarsa

Sistem operasi menyimpan cache DNS untuk mempercepat proses akses website yang pernah dikunjungi sebelumnya. Namun, jika data cache tersebut rusak atau sudah tidak sesuai dengan informasi terbaru, perangkat dapat mengalami kesalahan saat mencoba menghubungkan nama domain ke alamat IP yang benar.

Cara Mengatasi DNS Server Isn’t Responding

Namun, kini Anda tak usah khawatir dan bingung. Pada kesempatan kali ini, akan dijelaskan mengenai cara mengatasi DNS server not responding yang bisa Anda coba praktekkan. Langsung saja, simak penjelasannya di bawah ini!

1. Gunakan Alternatif Browser Lainnya

dns server not responding
Simple browser window on blue background. Browser search. Flat vector stock illustration.

Langkah pertama yang bisa dicoba adalah menggunakan web browser lainnya. Nah, jika website dapat terbuka dengan lancar, itu tandanya web browser Anda yang bermasalah. Akan tetapi, jika DNS server not responding masih muncul, coba beralih ke tips selanjutnya.

2. Buka Melalui Perangkat Lain

Cara berikutnya Anda bisa membukanya melalui perangkat lain, misalnya smartphone, tablet, atau komputer. Apabila cara ini berhasil, maka sumber masalahnya ada di perangkat utama yang Anda gunakan sebelumnya. Nah, jika masih saja bermasalah cobalah cara berikut ini.

3. Restart Modem Atau Routerdns server not responding

Melakukan restart modem atau router mungkin terdengar klasik. Akan tetapi, sebagai perangkat untuk menyambungkan Anda ke internet bisa saja masalahnya ada pada kedua perangkat ini. 

Carilah tombol power yang ada di modem atau router Anda, kemudian tekan tombol tersebut untuk mematikannya. Tunggulah setidaknya selama 30 detik sebelum menyalakannya kembali.

4. Memutus Koneksi Sekunder

Apa itu HTTP2
Characters of people holding internet search icons illustration

Memutus koneksi sekunder pada perangkat bisa mengatasi DNS server not responding. Anda bisa memutus koneksi sekunder pada perangkat Anda terlebih dahulu, seperti misalnya koneksi VPN, proxy, atau jaringan LAN komputer.

Cara memutus koneksi sekunder pada Windows, yaitu:

Langkah 1: Masuk ke kolom Search pada taskbar, kemudian ketik “Network connections”. Apabila sudah pilihlah menu “view network connections”, lalu carilah opsi “network connections”.

Langkah 2: Di halaman selanjutnya, Anda dapat melihat semua koneksi perangkat yang terhubung. Lalu, klik kanan dan pilih “Disable” pada sambungan yang akan Anda hentikan.

Cara memutus koneksi sekunder pada MacOS, yaitu:

Langkah 1: Klik ikon Apple dan bukalah menu “System Setting” lalu pilih opsi “Network”. Di sini akan terlihat daftar seluruh koneksi yang Anda gunakan.

Langkah 2: Setelah itu, pilihlah koneksi tambahan yang akan dinonaktifkan. Jangan lupa pastikan jaringan sekunder dalam keadaan Inactive atau tidak aktif.

5. Matikan Firewall atau Antivirus

Cara lainnya untuk memperbaiki DNS server not responding adalah dengan mematikan firewall atau antivirus yang terinstal pada perangkat Anda. Anda bisa menonaktifkannya untuk sementara waktu selama memulihkan DNS server Anda.

meningkatkan keamanan online

Meskipun firewall dan antivirus memang bermanfaat dalam melindungi perangkat dari berbagai program berbahaya, tetapi konfigurasinya yang terlalu ketat bisa menyebabkan DNS error. Maka dari itu, cobalah untuk mematikannya terlebih dahulu.

Untuk pengguna Windows Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut, yakni:

Langkah 1: Bukalah Windows Search dan ketikkan “Windows Security”, kemudian pilih aplikasi yang akan dinonaktifkan. 

Langkah 2: Di halaman selanjutnya, pilihlah opsi “Virus & threat protection settings” lalu klik “Manage settings” dan matikan program antivirus yang berjalan.

Jika Anda pengguna MacOS, caranya yaitu:

Langkah 1: Bukalah menu “System Setting” lalu pilih opsi “Network”.

Langkah 2: Kemudian klik “Firewall” dan matikan antivirus yang sedang berjalan.

 

6. Flush Cache DNS 

Langkah berikutnya yang bisa Anda coba adalah dengan melakukan flush cache DNS. Seperti halnya browser, DNS pada perangkat juga akan menyimpan cache yang dapat menimbulkan masalah atau error apabila tidak rutin dibersihkan.

Fungsi cache memory adalah

Cara flush DNS melalui perangkat Windows, yaitu:

Bukalah aplikasi Command Prompt, kemudian tulis perintah “ipconfig/flushdns”. Apabila sudah, maka akan terlihat output di bawahnya yang artinya Anda telah berhasil membersihkan cache DNS di perangkat Anda.

Cara flush DNS di perangkat MacOS, yaitu:

Pada MacOS, Anda bisa melakukan flush cache DNS melalui aplikasi terminal dan tuliskan perintah di bawah ini sesuai dengan versi OS yang digunakan:

macOS El Capitan (10.11), Sierra (10.12), High Sierra (10.13), Mojave (10.14), dan Catalina (10.15), macOS Yosemite (10.10), macOS Lion (10.7), Mountain Lion (10.8), and Mavericks (10.9), macOS Snow Leopard (10.6), macOS Leopard (10.5).

7. Reset Pengaturan DNS

dns server adalah

Seperti pada langkah reset umumnya, cara ini akan menghapus seluruh konfigurasi DNS dan mengembalikanya ke pengaturan semula. Namun, perlu diingat kalau metode ini hanya bisa dilakukan pada perangkat Windows saja. Nah, berikut tutorialnya, yaitu:

Bukalah aplikasi Command Prompt dan jalankan tiga perintah berikut ini dengan urut:

  • “ipconfig /registerdns”
  • “ipconfig /release”
  • “ipconfig /renew”

Selanjutnya, eksekusi lagi dua perintah di bawah ini:

  • “netsh int ip set”
  • “dns netsh winsock reset”

Setelah itu, restart komputer Anda dan cobalah akses internet untuk memastikan apakah langkah ini telah berhasil atau tidak.

8. Nonaktifkan IPv6 Sementara

IP Address versi terbaru ini dapat melakukan routing jaringan dengan lebih efektif dan cepat. Akan tetapi, masalah kompatibilitas pada IPv6 ini dapat memengaruhi sambungan DNS perangkat Anda.

Nah, untuk pengguna Windows, ikutilahlah tutorial berikut, yaitu:

Bukalah pengaturan “View network connections” dan klik kanan pada sambungan utama Anda lalu klik “properties”.

Hilangkan tanda centang yang ada pada Internet Protocol Version 6 (TCP/IPv6), lalu klik Ok.

Sedangkan bagi pengguna MacOS, cara menonaktifkan IPv6, yaitu:

Bukalah aplikasi Terminal dan jalankan perintah berikut ini: “networksetup –listallnetworkservices”.

Apabila Anda akan menonaktifkan IPv6 pada jaringan nirkabel, maka gunakan perintah: “networksetup -setv6off Wi-Fi”.

Sementara itu, untuk koneksi LAN, perintahnya berupa: “networksetup -setv6off Ethernet”.

Seperti halnya cara yang sebelumnya, jangan lupa lakukan restart browser dan periksa kembali jaringan koneksi internet perangkat Anda untuk memastikannya berhasil.

9. Perbarui Driver Jaringan

Metode lainnya untuk mengatasi DNS server not responding adalah dengan cara mengupdate driver jaringan yang Anda gunakan. Bisa saja driver yang masih Anda gunakan merupakan versi yang lama (outdated) sehingga perlu diperbarui ke versi yang terbaru.

Apabila telah terbiasa mengutak-atik komputer, mungkin Anda bisa mengupdatenya dengan manual tanpa aplikasi lain. Akan tetapi, jika masih merasa ragu Anda bisa menggunakan software pihak ketiga untuk melakukan update driver jaringan.

10. Troubleshoot Koneksi Jaringan

10 Cara Mengatasi DNS Server Not Responding Dengan Mudah - 2026
Cloud computing technology and online data storage for business network concept. Computer connects to internet server service for cloud data transfer presented in 3D futuristic graphic interface.

Langkah terakhir yang bisa dicoba ialah dengan troubleshoot pada koneksi jaringan perangkat Anda. Nah, fitur yang satu ini dapat membantu Anda untuk mengidentifikasi dan memulihkan masalah koneksi jaringan, termasuk DNS server not responding.

Cara melakukan troubleshoot jaringan di perangkat Windows, yaitu:

Langkah 1: Ketik “troubleshoot” di kolom pencarian Windows, lalu pilih menu “Troubleshoot settings”.

Langkah 2: Pada halaman selanjutnya, pilihlah opsi “Other troubleshooters”, lalu pilih opsi “Run” pada “Internet connections”.

Langkah 3: Setelah itu, sistem akan memindai permasalahan jaringan dan tunggulah hingga selesai.

Sedangkan untuk MacOS, caranya yaitu:

Langkah 1: Klik dan tahan tombol “Option” kemudian klik ikon Wi-Fi. Selanjutnya, pilih “Open Wireless Diagnosis” dan ikutilah perintah yang muncul di layar.

Langkah 2: Berikutnya, klik tombol “Info” pada menu “Summary” untuk mengetahui cara memperbaiki koneksi internet Anda.

Mengatasi DNS Server Not Responding dengan Cepat dan Nikmati Pengalaman Internet dengan Baik!

Error DNS Server Not Responding dapat mengganggu aktivitas online karena membuat website tidak dapat diakses dengan semestinya. Namun, dalam banyak kasus, masalah ini dapat diatasi dengan langkah-langkah sederhana seperti memeriksa koneksi internet, me-restart perangkat jaringan, membersihkan cache DNS, atau mengganti server DNS yang digunakan.

Jika masalah masih berlanjut, penting untuk mengidentifikasi penyebabnya terlebih dahulu agar solusi yang diterapkan lebih efektif. Dengan memahami cara kerja DNS dan langkah-langkah penanganannya, Anda dapat menjaga koneksi internet tetap stabil serta meminimalkan risiko gangguan serupa di masa mendatang.

Bagi pemilik website, memastikan konfigurasi domain dan DNS berjalan dengan baik juga menjadi faktor penting untuk menjaga aksesibilitas website bagi pengunjung. Karena itu, pastikan Anda menggunakan layanan domain dan hosting yang andal agar pengelolaan DNS menjadi lebih mudah dan website tetap dapat diakses secara optimal.

Kelola domain dan website Anda dengan lebih mudah bersama Exabytes. Temukan berbagai pilihan domain murah terbaik dan layanan hosting yang dirancang untuk mendukung performa website bisnis maupun personal Anda.