Shared Hosting vs Dedicated Hosting: Mana yang Lebih Baik?

426
Shared hosting vs dedicated
10 min read

Ingin menciptakan website dengan performa optimal serta dapat menyimpan semua data dan file penting dengan aman? Maka website kalian membutuhkan layanan hosting. Hosting adalah sebuah layanan website yang berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan data-data penting dari pemilik maupun pengunjung website.

Tanpa adanya hosting, mustahil website dapat beroperasi dengan stabil dan maksimal. Apabila website diibaratkan sebagai rumah, maka hosting adalah lahan atau tanah tempat membangun rumah. Untuk membangun rumah yang besar dan megah, tentu dibutuhkan lahan yang luas, bukan? 

Begitu pula dengan website. Agar kecepatan, performa, kapasitas, dan kinerjanya maksimal, maka dibutuhkan hosting dengan sumber daya yang besar. Semakin pesatnya perkembangan teknologi ternyata juga berimbas pada kemajuan layanan hosting. Saat ini jenis-jenis hosting sudah sangat beragam, di antaranya yaitu VPS, Shared Hosting, Cloud Hosting, WordPress Hosting, Dedicated Server, dan Managed WordPress.

Nah, khusus pada artikel kali ini Exabytes Friends akan mempelajari perbedaan dari Shared Hosting vs Dedicated Hosting. Pemahaman mengenai keduanya kalian butuhkan untuk menghindari kesalahan dalam memilih hosting serta agar mendapatkan layanan hosting yang sesuai dengan kebutuhan.

Mengenal Shared Hosting vs Dedicated Hosting

Sebelum mengulas lebih dalam mengenai perbedaan keduanya berdasarkan beberapa aspek utama, sebaiknya Exabytes Friends memahami terlebih dahulu pengertian Shared Hosting vs Dedicated Hosting. Yuk, terus simak penjelasannya di bawah ini!

Apa Itu Shared Hosting?

apa itu shared hosting?
Shared Hosting menyediakan server dan resource website untuk digunakan secara bersama-sama antar pengguna. (Sumber: ShutterStock)

Shared Hosting ibarat rumah kos yang fasilitasnya digunakan bersama-sama oleh seluruh penghuni kos. Rumah kos memiliki kamar mandi, listrik, air, serta dapur yang harus digunakan bersama-sama.

Begitu pula dengan Shared Hosting di mana penggunanya harus berbagi fasilitas dan layanan dengan pengguna lain. Sehingga secara sederhana, Shared Hosting adalah jenis layanan hosting yang server-nya digunakan secara bersama-sama oleh beberapa users sekaligus.

Layanan Shared Hosting menyediakan fasilitas yang digunakan secara bersama-sama seperti disk space, bandwidth, memory, dan lainnya. Kelemahannya yaitu jika salah satu users menggunakan daya atau memori yang terlalu banyak, maka performa website dari user lainnya juga terkena imbasnya. 

Oleh karena itu, jika kalian memilih layanan Shared Hosting, sebaiknya menanyakan terlebih dahulu tentang “soft limit” agar penyedia web hosting dapat menambah kapasitas website ketika volume trafik sedang tinggi. 

Apa Itu Dedicated Hosting?

apa itu dedicated hosting?
Dedicated Hosting menyediakan server secara pribadi untuk masing-masing penggunanya. (Sumber: ShutterStock)

Sebelum membahas secara mendalam mengenai perbedaan Shared Hosting vs Dedicated Hosting, sebaiknya Exabytes Friends berkenalan terlebih dahulu dengan Dedicated Hosting atau sering pula disebut “Dedicated Server”.

Jika sebelumnya Shared Hosting diibaratkan sebagai rumah kos, maka untuk lebih mengenal Dedicated Server, digunakan perumpamaan sebuah kamar hotel. Segala fasilitas seperti air, dapur, kamar mandi, hingga WiFi pribadi dapat kalian nikmati tanpa takut terganggu oleh pengunjung lainnya di hotel.

Secara harfiah, Dedicated Hosting adalah server hosting yang khusus digunakan oleh satu user saja untuk mengelola website mereka. Kelebihan utama dari jenis hosting satu ini yaitu kalian tidak perlu risau website akan mengalami down karena server yang digunakan adalah pribadi tanpa intervensi user lainnya. 

Baca Juga  Apa Itu Imunify360 dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Namun, untuk mengelola Dedicated Hosting, kalian memerlukan pemahaman yang memadai tentang segala seluk-beluk server. Karena Dedicated Hosting memberikan kebebasan bagi penggunanya untuk mengatur server sendiri sesuai kebutuhan.

Apabila Exabytes Friends memiliki anggaran biaya yang cukup banyak, mengerti tentang server, dan juga membutuhkan website dengan performa sangat tinggi, maka sangat disarankan untuk memilih Dedicated Hosting.

Perbedaan Shared Hosting vs Dedicated Hosting

Nah, kita telah sampai pada bagian utama dari artikel kali ini. Berikut akan dipaparkan beberapa perbedaan Shared Hosting vs Dedicated Hosting berdasarkan aspek utama yang dimiliki.

Performa

shared hosting vs dedicated hosting: perbedaan terletak pada performa
Ketersediaan server merupakan aspek penting yang harus diperhatikan ketika memilih layanan hosting. (Sumber: iStock Photo)

Performa website tentu menjadi prioritas pertama dalam pertimbangan memilih layanan hosting. Dikarenakan jika performa website stabil dan cepat, maka pengunjung pun akan semakin betah untuk mengeksplorasi halaman.

Pada Shared Hosting, sumber daya website tersedia secara terbatas karena server digunakan bersama-sama. Sehingga jika menggunakan Shared Hosting, kalian tidak dapat berharap akan memiliki performa website yang terus stabil dan cepat. Karena performa website kalian juga dipengaruhi oleh trafik website users lainnya. 

Sedangkan pada Dedicated Hosting, performa website lebih cepat, stabil, dan andal. Hal tersebut dikarenakan Dedicated Hosting menyediakan server pribadi yang hanya digunakan oleh satu account hosting. 

Keamanan

Perbedaan Shared Hosting vs Dedicated Hosting selanjutnya dapat dilihat berdasarkan sisi keamanan. Pada Shared Hosting, resource dan server yang digunakan bersifat sharing sehingga tingkat keamanan datanya masih rendah. Kalian tidak disarankan menyimpan data yang konfidensial karena user lainnya juga dapat mengakses server hosting

Sedangkan pada Dedicated Hosting, keamanan datanya lebih terjamin karena server dan segala sumber daya yang ada digunakan secara personal.

Nah, apabila website yang ingin kalian bangun tidak memiliki data konfidensial dan krusial, menggunakan Shared Hosting sudah cukup memenuhi kebutuhan. Namun jika kalian ingin membangun e-commerce dengan ribuan data customers yang tersimpan di dalamnya, maka sangat disarankan untuk berlangganan Dedicated Hosting.

Konfigurasi

Perbedaan Shared Hosting vs Dedicated Hosting yang akan dibahas berikutnya adalah mengenai konfigurasi keduanya. Konfigurasi server dari Shared Hosting sangat sederhana. Sehingga sangat cocok digunakan oleh Exabytes Friends yang masih awam dan pemula dalam dunia IT Teknologi. 

Berkebalikan dengan Shared Hosting, Dedicated Hosting memiliki konfigurasi aplikasi dan software yang kompleks sehingga dibutuhkan skill serta keahlian khusus untuk mengoperasikannya. Disarankan jika kalian tertarik menggunakan Dedicated Hosting, sebaiknya belajar terlebih dahulu mengenai konsep konfigurasi server.

Biaya

shared hosting vs dedicated hosting: perbedaan terletak pada biaya penggunaan
Alokasi anggaran biaya juga harus diperhatikan dalam memilih layanan hosting. (Sumber: iStock Photo)

Biaya atau harga juga dapat menjadi pertimbangan Exabytes Friends dalam memahami perbedaan Shared Hosting VS Dedicated Hosting. Yang pertama mari kita bahas terlebih dahulu biaya yang dibutuhkan untuk berlangganan layanan Shared Hosting.

Karena Shared Hosting menerapkan sistem sharing dimana server serta sumber daya digunakan secara bersama-sama oleh banyak pengguna, maka harga yang ditawarkan pun sangat murah. Mulai dari Rp10.000 per bulan saja kalian sudah dapat menggunakan layanan Shared Hosting. 

Sedangkan pada Dedicated Hosting, harga yang dipasang per bulannya jauh lebih mahal yaitu mulai dari Rp1.000.000. Harga tersebut sebenarnya sangat wajar mengingat performa dan keamanan website yang dijamin aman dan cepat. 

Baca Juga  5 Keuntungan Hosting WordPress SSD yang Wajib Kamu Tahu

Fleksibilitas

Hal berikutnya yang akan dibahas terkait dengan perbedaan Shared Hosting vs Dedicated Hosting adalah pada aspek fleksibilitas atau kustomisasi server. Fleksibilitas yang dimaksud di sini yaitu kemudahan yang didapatkan pengguna dalam melakukan upgrade sendiri pada server hosting.

Dedicated Hosting menyajikan kemudahan bagi para penggunanya untuk melakukan upgrade terhadap konfigurasi, resource, hingga sumber daya agar website dapat menampung trafik yang semakin tinggi. Dengan kata lain, Dedicated Hosting sangat menawarkan fleksibilitas dalam kustomisasi server.

Sedangkan pada Shared Hosting, karena konfigurasi serta resource yang didapat oleh pengguna terbatas sesuai paket layanan yang dipilih, maka kalian tidak dapat melakukan kustomisasi server sesuai keinginan. Sehingga dari sisi fleksibilitas, Dedicated Hosting jauh lebih unggul daripada Shared Hosting.

Perbedaan Shared Hosting vs Dedicated Hosting: Perbandingan Berdasarkan Keunggulan dan Kelemahan

Pada bagian artikel sebelumnya telah mengulik secara detail mengenai perbedaan VPS dan Cloud Hosting berdasarkan beberapa aspek utama. Nah, pada bagian kali ini kalian akan lebih memahami tentang keduanya dilihat dari kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Keunggulan dan Kelemahan Shared Hosting 

Berikut disuguhkan beberapa keunggulan dan kelemahan Shared Hosting sebagai bahan pertimbangan Exabytes Friends dalam memilih layanan hosting.

Keunggulan

Kelemahan

Memiliki harga berlangganan yang sangat terjangkau.Kurangnya fleksibilitas dalam melakukan kustomisasi server.
Memiliki konfigurasi full-managed sehingga pengguna tidak perlu mengelola dan merawat server sendiri.Tingkat keamanan data kurang terpercaya karena server digunakan oleh banyak users sekaligus.
Tidak memerlukan keahlian teknikal khusus sehingga cocok bagi pemula.Rawan terjadi website down apabila pengguna lain tiba-tiba mengalami lonjakan trafik.
Menyediakan layanan dan fasilitas lengkap mulai dari bandwidth, database, SSL, hingga disk space.Adanya limitasi dalam memori penyimpanan file website. 

Keunggulan dan Kelemahan Dedicated Hosting

Di bawah ini menyajikan beberapa poin penting terkait keunggulan dan kelemahan dari Dedicated Hosting.

Keunggulan

Kelemahan

Memiliki sumber daya dan resource yang sangat besar.Memiliki harga yang cukup mahal.
Memiliki performa serta keamanan yang sangat stabil dan terpercaya.Membutuhkan keahlian khusus dalam bidang teknis server website.
Fleksibel dalam memilih sistem operasi yang digunakan pada website.Cukup menyita waktu karena harus melakukan perawatan server hosting sendiri.
Dapat menyimpan data website yang sangat banyak (big data). 
Mampu menampung trafik website yang melonjak tinggi. 
Menyediakan akses root untuk mengatur server hosting. 

Manakah yang Lebih Baik, Shared Hosting atau Dedicated Hosting?

manakah yang lebih baik? shared hosting vs dedicated hosting
Perlu pertimbangan khusus dan matang dalam memilih antara Shared Hosting dan Dedicated Hosting. (Sumber: iStock Photo)

Agar website yang dibangun mampu beroperasi dengan stabil dan optimal, tentu saja dibutuhkan layanan hosting. Hosting adalah sebuah layanan website yang berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan data-data penting dari pengguna maupun pengunjung website.

Lalu layanan hosting seperti apakah yang sebaiknya digunakan? Shared Hosting dan Dedicated Hosting selama ini cukup populer dan telah menggaet begitu banyak pelanggan. Sehingga Exabytes Friends dapat menjadikan Dedicated Hosting dan Shared Hosting sebagai rekomendasi layanan hosting untuk digunakan pada website. 

Beberapa perbedaan Shared Hosting vs Dedicated Hosting yang utama untuk bahan pertimbangan yaitu pada aspek biaya penggunaan, keamanan, performa, konfigurasi, dan fleksibilitas.

Sebagai tambahan, apabila Exabytes Friends saat ini sudah memiliki skill teknikal server dan programming yang memadai, memiliki website dengan load dan trafik yang tinggi, serta memiliki anggaran biaya yang memadai, maka Dedicated Hosting adalah pilihan yang terbaik. 

Namun sebaliknya, jika Exabytes Friends tidak memiliki skill teknikal server dan programming sama sekali, sibuk dengan pekerjaan lainnya sehingga tidak memiliki waktu untuk mengurus konfigurasi hosting dan kustomisasi server, serta memiliki anggaran biaya yang sangat terbatas, maka Shared Hosting dapat menjadi pilihan yang tepat.

Nah, cukup sekian pembahasan kali ini mengenai perbedaan Shared Hosting vs Dedicated Hosting. Semoga bermanfaat, ya! Bagi kalian yang ingin membaca artikel-artikel menarik lainnya mengenai website dan tips pembuatan konten, maka dapat mengunjungi blog Exabytes. 

Bagi Exabytes Friends yang belum tahu, Exabytes saat ini menyediakan berbagai jenis layanan hosting, loh! Layanan hosting Exabytes sangat andal, terpercaya, premium, memiliki garansi 100 hari uang kembali, serta biaya yang murah. Sehingga hal tersebut dapat menjadi pertimbangan sebagai alasan menggunakan hosting Exabytes. 

Jangan lupa pula untuk subscribe agar tak ketinggalan konten artikel up-to-date lainnya. Sampai jumpa!

Apakah artikel ini membantu?
YaTidak
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments