Apa Itu Tagline: Definisi, Contoh, Jenis, & Tips Membuatnya

586
blog exabytes
9 min read

Kita semua tentu menyetujui jika strategi pemasaran adalah salah satu aspek terpenting dalam bisnis. Sebuah strategi pemasaran yang menarik dan menonjol dapat membangun merek atau branding sebuah perusahaan.

Menurut konsep Psikologi Marketing, pelanggan atau konsumen cenderung lebih memilih untuk membeli produk dengan merek yang sudah terkenal dan banyak diketahui oleh masyarakat. Nah, melalui strategi pemasaran yang baik konsumen akan lebih mengenal merek bisnis kita serta keunggulan di dalamnya. 

Strategi pemasaran sendiri tidak hanya terbatas pada digital marketing seperti Content Marketing, Social Media Marketing, atau Video Marketing. Logo, Tagline, dan Brand Ambassador juga mengambil alih dalam ranah strategis pemasaran.

Nah, khusus pada artikel kali ini kita akan mengulik secara komprehensif mengenai Tagline. Mulai dari pengertiannya, fungsi dan manfaat, jenis, contoh, hingga tips dan trik dalam membuat Tagline. Apakah Exabytes Friends sudah tak sabar? Yuk, simak pembahasan selengkapnya di bawah ini!

Mengenal Tagline

Sebelum kita membahas secara detail tentang tips serta rekomendasi dalam membuat Tagline, sebaiknya Exabytes Friends berkenalan terlebih dahulu mengenai seluk beluk Tagline.

Apa Itu Tagline?

Menurut seorang ahli marketing yang juga penulis yaitu Eric Swartzm, Tagline adalah susunan dari dua hingga tujuh kata yang disusun sedemikian rupa serta mengandung pesan dan filosofis tertentu dari brand.

Secara sederhana, arti Tagline yaitu kumpulan kata yang mampu mendeskripsikan brand agar para audiens yang membacanya dapat mengenali dan mengingat brand tersebut. Biasanya sebuah Tagline disuguhkan melalui kata-kata singkat yang mampu menjelaskan bisnis secara cepat dan tepat.

Tagline dianggap mampu meningkatkan brand awareness. Karena sejatinya Tagline dapat mempengaruhi pengambilan keputusan dari calon konsumen.

Tagline merupakan bagian penting dalam branding sebuah bisnis. (Sumber: Shutterstock)
Tagline merupakan bagian penting dalam branding sebuah bisnis. (Sumber: Shutterstock)

Biasanya, Tagline disajikan di dalam logo brand. Tagline dan Logo Brand dianggap menjadi garda terdepan untuk menunjukkan Unique Selling Point (USP) dari bisnis sehingga membedakannya dengan kompetitor.

Meskipun telah beredar banyak sekali informasi mengenai Tagline, namun masih banyak orang yang salah kaprah dan menganggap jika Tagline dan Logo adalah sama. Padahal kedua hal tersebut adalah berbeda.

Tagline berfungsi untuk merepresentasikan brand sebuah bisnis secara keseluruhan. Sedangkan slogan biasanya digunakan sebagai campaign untuk mempromosikan produk tertentu yang dirilis oleh brand.

Untuk melengkapi pemahaman Exabytes Friends, berikut akan dipaparkan contoh penggunaan Tagline dan Slogan pada brand Samsung.

Samsung memiliki Tagline yaitu “Do what You Can’t”.

Samsung memiliki Tagline yaitu “Do what You Can’t”.

Sedangkan slogan yang digunakan oleh Samsung adalah beragam tergantung dari produk baru yang mereka rilis. Contohnya, produk Samsung Galaxy Fold memiliki slogan “The Future Unfolds”. Sedangkan produk lainnya yaitu Samsung Galaxy S22 Ultra menggunakan slogan “The Epic Standard”. 

Fungsi Tagline 

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa fungsi utama dari Tagline adalah untuk meningkatkan brand awareness serta mempengaruhi keputusan calon konsumen agar mau membeli dan berlangganan produk. 

Namun terdapat fungsi lain Tagline yang tidak kalah penting. Di antaranya yaitu merepresentasikan USP (Unique Selling Point), visi misi, serta product north star dari sebuah bisnis. Selain itu, Tagline juga berfungsi untuk memperkuat merek dagang dan identitas brand.

Tagline tidak hanya dapat digunakan pada bisnis. Seorang individu dapat menciptakan Tagline untuk memperkuat Personal Branding. Sebagai contoh, apabila kalian adalah seorang digital marketer andal, maka dapat mencantumkan Tagline berupa “An Intelligent Marketer with Strong Skill in Digital Marketing” pada profil Linkedin kalian untuk menarik perhatian para rekruter pekerjaan. 

Jenis-Jenis Tagline

Tagline terbagi menjadi empat jenis yang memiliki ciri khas dan kegunaan masing-masing.

1. Tagline Deskriptif

Seperti yang tertera pada namanya, jenis Tagline satu ini mendeskripsikan suatu brand sesuai dengan kelebihan, keunggulan, serta keunikan yang dimiliki brand tersebut. Tagline Deskriptif sangat cocok digunakan bagi kalian yang tidak ingin terlalu repot mencari ide untuk Tagline. Kalian hanya perlu meringkas kegunaan dan keunggulan produk menjadi sebuah Tagline. 

Contoh brand raksasa yang menggunakan Tagline Deskriptif adalah Lego – “Play On” dan Ebay – “Buy it. Sell it. Love it”.

2. Tagline Provokatif

Sesuai namanya, Tagline Provokatif menggunakan kata-kata berupa ajakan atau tantangan kepada para calon potensial konsumen mereka. Menggunakan kata-kata provokatif pada Tagline sebagai strategi pemasaran untuk mempersuasi pelanggan sedang banyak dilakukan saat ini.

Contoh Tagline dari brand Nike. (Sumber: Shutterstock)
Contoh Tagline dari brand Nike. (Sumber: Shutterstock)

Contoh brand raksasa yang menggunakan Tagline Provokatif yaitu Adidas – “Impossible is Nothing”, Tolak Angin – “Orang Pintar Minum Tolak Angin”, dan Nike – “Just Do It”. 

3. Tagline Imperative

Ciri khusus dari Tagline Imperative adalah menggunakan kata kerja. Jenis Tagline satu ini menggunakan kata-kata ajakan untuk menyuarakan kelebihan produk dari suatu bisnis. Pada intinya, Tagline Imperative meminta audiens untuk melakukan suatu aksi yang berhubungan dengan brand yang sedang dipromosikan. 

Contoh brand raksasa yang menggunakan Tagline Imperative yaitu Burger King – “Have it Your Way”, Diesel Jeans – “Be Stupid”, dan Sanken – “Untung Ada Sanken”.

4. Tagline Spesifik

Jenis Tagline selanjutnya adalah Tagline Spesifik. Jenis Tagline satu ini lebih menonjolkan satu kelebihan khusus dari sebuah produk atau brand yang menjadi pembeda dengan kompetitor.

Contoh brand raksasa yang menggunakan Tagline Fortune Magazine – “For The Man in Charge of Change” dan Olay – “Love the Skin You’re In”.

5. Tagline Superlative

Ciri khusus dari Tagline Superlative adalah mempromosikan keunggulan brand dengan kata-kata yang sedikit hiperbolik, berani, dan menantang. Banyak pendapat yang mencuat jika Tagline Superlative dan Tagline Provokatif memiliki sedikit kesamaan. 

Contoh brand raksasa yang menggunakan Tagline Superlative adalah Kapal Api – “Jelas Lebih Enak”, BMW – “The Ultimate Driving Machine”, Disneyland – “The Happiest Place on Earth”, dan Budweiser – “The King of Beers”

Contoh Tagline

Berikut disajikan beberapa contoh Tagline dari berbagai brand terkenal dunia. Yuk, simak selengkapnya!

Brand

Tagline

Apple“Think Different”
Nike“Just Do It”
Yamaha“Semakin di Depan”
KFC“It’s Finger-lickin’ Good”
Coca-Cola“Open Happiness”
McDonalds“I’m Lovin It”
Sony“Make Believe”
LG“Life’s Good”
Harley Davidson“American by birth Rebel by Choice”
Panasonic“Ideas for Life”
Reebok“I am What I am”
Levi“Quality never Goes Out of Style”
Google“Don’t Be Evil”
Volkswagen“Think Small”
IBM“Solutions for a Small Planet”
L’Oreal“Because You’re Worth It” 

Tips Membuat Tagline yang Unik dan Menarik

Nah, pada bagian kali ini Exabytes Friends akan mempelajari tentang cara menciptakan Tagline agar terkesan unik dan menarik.

Ciptakan Tagline yang Orisinal, Otentik, dan Unik

Sebaiknya merancang Tagline yang orisinil dan otentik dan jangan meniru Tagline dari brand kompetitor. (Sumber: Shutterstock)
Sebaiknya merancang Tagline yang orisinil dan otentik dan jangan meniru Tagline dari brand kompetitor. (Sumber: Shutterstock)

Tagline nantinya akan menjadi identitas dan merek bagi bisnis kalian. Tagline juga dapat memberikan representasi kepada para calon pelanggan mengenai USP dan keunggulan dari brand. Oleh karena itu, sebaiknya Exabytes Friends menghindari membuat Tagline yang meniru brand lain, apalagi brand kompetitor. 

Tagline yang unik dan otentik akan memberi kesan positif kepada konsumen. Mereka akan berpandangan bahwa brand kalian profesional karena masih mengutamakan nilai orisinalitas dan tidak menjadi peniru. 

Setelah menciptakan Tagline yang otentik dan orisinil, sebaiknya kalian juga harus langsung mendaftarkannya sebagai copyright. Exabytes Friends dapat mengacu pada Pasal 1 UU No.20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis (UU Merek).

Bunyi pasal tersebut yaitu “Merek adalah tanda yang dapat ditampilkan secara grafis berupa gambar, logo, nama, kata, huruf, angka, susunan warna, dalam bentuk 2 (dua) dimensi dan/atau 3 (tiga) dimensi, suara, hologram, atau kombinasi dari 2 (dua) atau lebih unsur tersebut untuk membedakan barang dan/atau jasa yang diproduksi oleh orang atau badan hukum dalam kegiatan perdagangan barang dan/atau jasa.” 

Apa Adanya dan Tidak Dilebih-lebihkan 

Meskipun terdapat satu jenis Tagline yang cenderung menggunakan kiasan Hiperbola untuk melebih-lebihkan keunggulan brand, yaitu Tagline Superlative, namun Exabytes Friends yang baru membangun sebuah brand atau bisnis sebaiknya menghindari hal tersebut.

Bagi para perintis awal bisnis, ciptakan Tagline secara jujur dan apa adanya. Hindari kalimat yang dapat mengandung makna klaim sepihak. Seperti contoh, “tercepat, termurah, terbaik, teraman, terpercaya.” 

Karena para calon potensial pelanggan yang membaca Tagline dengan kata-kata tersebut dapat salah paham dan membangun ekspektasi yang tinggi pada mereka. Jika mereka lalu membeli produk perusahaan tersebut dan tidak sesuai dengan ekspektasi, maka otomatis mereka tidak akan kembali lagi untuk berlangganan.

Menyesuaikan dengan Produk yang Dijual

Tagline harus mampu merepresentasikan brand dengan baik. (Sumber: Shutterstock)
Tagline harus mampu merepresentasikan brand dengan baik. (Sumber: Shutterstock)

Tagline yang baik mampu menggambarkan dengan jelas mengenai produk yang ditawarkan oleh brand. Karena melalui Tagline yang diciptakan, konsumen diharapkan dapat mengenali produk dengan baik dan mudah.

Sebagai contoh, Tagline milik Disneyland, yaitu “The Happiest Place on Earth”. Dari Tagline tersebut, Disneyland berusaha menjelaskan kepada para calon pelanggan bahwa bisnis mereka menyediakan sebuah taman hiburan yang dapat membuat setiap orang yang mengunjunginya bahagia. 

Kombinasikan Tagline dengan Logo

Tidak dapat dipungkiri lagi jika manusia adalah makhluk visual. Oleh karena itu, konsumen cenderung lebih tertarik ketika melihat sebuah visual daripada tulisan. Tagline yang dilengkapi dengan logo sangat memperkuat filosofi serta pesan yang terkandung di dalamnya. 

Namun Exabytes Friends harus mengingat bahwa logo tersebut harus seirama dengan Tagline agar terkesan pas dan selaras ketika dikombinasikan. Selain itu, logo dan Tagline juga dapat kalian cantumkan pada berbagai media promosi seperti newsletter, unggahan media sosial, atau lainnya. Hal tersebut dapat bermanfaat untuk meningkatkan visibilitas dari CTA (Call To Action).

Kesimpulan

Tagline yang baik akan mampu meningkatkan brand awareness dari bisnis. (Sumber: Shutterstock)
Tagline yang baik akan mampu meningkatkan brand awareness dari bisnis. (Sumber: Shutterstock)

Tagline adalah kumpulan kata yang mampu mendeskripsikan brand agar para audiens yang membacanya dapat terus mengenali dan mengingat brand tersebut. Biasanya sebuah Tagline disuguhkan melalui kata-kata singkat yang mampu menjelaskan bisnis secara cepat dan tepat. 

Tagline memiliki segudang manfaat untuk menunjang keberlangsungan bisnis. Diantara fungsi dan manfaat Tagline yaitu merepresentasikan USP (Unique Selling Point), visi misi, serta product north star dari sebuah bisnis. Selain itu, Tagline juga berfungsi untuk memperkuat merek dagang dan identitas bisnis.

Cara membuat Tagline agar mampu mempersuasi dan mempengaruhi pengambilan keputusan dari calon konsumen yaitu menjaga orisinalitas, otentik, tidak menduplikasi, serta menggunakan kata-kata yang jelas dan mampu merepresentasikan brand dengan baik.

Nah, cukup sekian pembahasan kali ini mengenai Tagline. Semoga bermanfaat bagi Exabytes Friends, ya! Bagi kalian yang ingin membaca artikel-artikel menarik lainnya mengenai website dan tips pembuatan konten, maka dapat mengunjungi blog Exabytes. Selain itu, Exabytes sebagai perusahaan digital marketing Indonesia juga menyediakan jasa Facebook Ads, loh! 

Jangan lupa pula untuk subscribe agar tak ketinggalan konten artikel up-to-date lainnya. Sampai jumpa!

Apakah artikel ini membantu?
YaTidak
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments