15+ Tips Memilih VPS Terbaik Untuk Kebutuhan Website Anda

564
tips memilih vps terbaik
8 min read

Apa itu VPS? VPS (Virtual Private Server) merupakan salah satu jenis hosting website yang menggunakan server pribadi sehingga server website suatu pengguna tidak akan terpengaruh oleh pengguna lainnya. VPS sangat bermanfaat untuk membuat koneksi secara pribadi sehingga semua data, riwayat akses, serta informasi lainnya yang berkaitan dengan website kalian tidak akan terlihat dan disalahgunakan oleh pengguna lain.

Sejatinya, penggunaan VPS sangat mudah dilakukan, kalian hanya perlu memahami perintah dasar Linux serta panel WHM atau Webuzo. VPS akan sangat berguna jika kita mampu memilih dengan tepat. Jika Exabytes Friends memutuskan untuk membeli VPS yang bermasalah, maka semua layanan website yang terhubung pada VPS tersebut juga akan terkena dampaknya.

Nah, maka dari itu pada pembahasan kali ini akan diberikan sejumlah tips memilih VPS agar lebih efektif dan efisien. 

Tips Memilih VPS Terbaik

Virtual Private Server (VPS) sebagai pilihan server hosting terbaik untuk menjaga privasi data website.
Virtual Private Server (VPS) sebagai pilihan server hosting terbaik untuk menjaga privasi data website. (Sumber: Shutterstock)

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan untuk membeli VPS. Apa saja kah itu? Yuk simak pembahasannya di bawah ini mengenai tips memilih VPS terbaik.

Pahami Tujuan Memilih VPS

VPS memiliki begitu banyak kegunaan, di antaranya adalah untuk hosting website, melakukan backup, remote desktop, mengamati trafik dari website, atau pun untuk menghubungkan website dengan semua layanan Internet of Things (IoT).

Dengan memahami tujuan utama penggunaan VPS, maka kalian akan lebih mudah menentukan VPS mana yang akan dibeli. Karena tiap perusahaan yang menyediakan jasa VPS pasti memiliki fokus penggunaan VPS masing-masing. Sebagai contoh, perusahaan kalian membutuhkan VPS terutama untuk menyambungkan layanan pada IoT. Maka, carilah penyedia jasa VPS yang memiliki pengalaman dan terpercaya dalam menangani layanan IoT.

Pertimbangkan Operating System (OS)

OS yang direkomendasikan untuk VPS adalah Windows.
OS yang direkomendasikan untuk VPS adalah Windows. (Sumber: Shutterstock)

Pada dasarnya VPS akan bekerja paling baik pada operating system Windows dan Linux. Namun, adakah perbedaan mendasar antara VPS Windows vs VPS Linux? Linux adalah sistem operasi open-source dengan harga yang lebih murah daripada Windows. Sehingga VPS Linux jauh lebih terjangkau. 

Nah, jika kalian lebih menginginkan VPS murah, maka menggunakan operating system Linux adalah pilihan yang tepat. Tetapi kalian dapat memilih VPS Windows apabila website atau layanan yang sedang kalian kembangkan dirancang untuk platform Windows. 

Pertimbangkan Rencana Ke Depan

Setelah memahami tujuan utama memilih VPS dan mengetahui operating system yang digunakan, maka tips memilih VPS selanjutnya adalah mempertimbangkan rencana ke depan. Tentu saja sebuah bisnis maupun platform akan terus mengalami inovasi dan ekspansi ke depannya. Sehingga seiring berjalannya waktu akan terus membutuhkan sumber daya yang semakin besar.

Beberapa hal terkait sumber daya ke depannya yang harus dipertimbangkan sebelum memilih VPS yaitu RAM, CPU, dan Hard Disk. Jika hanya dalam waktu dekat VPS yang kalian gunakan sudah kehabisan memori atau sumber daya, maka tentu saja akan merepotkan untuk melakukan proses migrasi.

Kapasitas Bandwidth

Bandwidth yang memadai akan mampu menjamin kecepatan koneksi VPS.
Bandwidth yang memadai akan mampu menjamin kecepatan koneksi VPS. (Sumber: Shutterstock)

Bandwidth sangat berperan penting dalam memperlancar lalu lintas sebuah server. Bandwidth dengan kapasitas memadai akan membuat proses pengiriman data melalui server lebih cepat dan mudah.

Namun banyak penyedia jasa VPS yang memasang batas tertentu penggunaan bandwidth setiap bulannya. Apabila penggunaan bandwidth melebihi batas, maka kecepatan akses VPS dapat berkurang secara signifikan. Tentu saja hal tersebut akan merugikan kalian sebagai pengguna VPS.

Maka dari itu, cara memilih VPS yang harus diperhatikan selanjutnya adalah memastikan bahwa kalian tidak dikenakan biaya tambahan ketika penggunaan bandwidth melebihi batas normal. 

Baca Juga  6 Fitur Terbaik dari Panel Kontrol Plesk Onyx yang Perlu Kamu Tahu!

Kapasitas RAM 

Tips memilih VPS hosting berikutnya berkaitan dengan RAM. Karena RAM sangat berperan penting dalam memastikan berbagai domain serta situs website yang berjalan dalam satu VPS kalian tetap lancar dan tidak ada kendala kecepatan.

Jika perusahaan kalian memiliki beberapa proyek untuk dijalankan bersamaan, maka pilihlah VPS dengan RAM yang mencukupi. Idealnya, RAM untuk VPS adalah 4GB. Tetapi jika proyek yang sedang kalian kerjakan berkaitan dengan banyak media (media-intensive), maka sebaiknya memilih RAM dengan kapasitas lebih dari 4GB.

Kapasitas CPU

Jenis CPU yang direkomendasikan untuk VPS adalah seperti pada Intel dengan E5 dan E7 Xeon server serta arsitektur seperti Broadwell atau Haswell. Selain itu, perlu mempertimbangkan pula pemilihan prosesor 14nm dengan multi-core sehingga bagus untuk multitasking.

Kapasitas Penyimpanan

Sejalan dengan bandwidth, CPU, serta RAM yang memiliki kedudukan penting dalam menjamin kecepatan hosting VPS, maka kapasitas penyimpanan juga berpengaruh pada performa VPS.

Jenis penyimpanan yang direkomendasikan untuk digunakan pada VPS adalah SSD (Solid-state Drive). Hal tersebut dikarenakan SSD memiliki performa booting yang lebih cepat dibandingkan dengan Hard Disk (penyimpanan tradisional).

Selain itu, SSD jauh lebih tahan banting dan tidak mudah rusak ketika terjadi kegagalan power sekalipun atau berbagai permasalahan lainnya yang mungkin menimpa VPS.

Perhatikan Aplikasi dan Teknologi yang Didukung

Tidak semua versi VPS dapat mendukung berbagai perangkat lunak yang ada di komputer kalian. Contoh sederhananya, kalian harus mengecek versi kernel yang digunakan pada VPS. Karena sering kali terjadi aplikasi atau perangkat lunak pada komputer atau server tidak mendukung versi kernel tertentu.

Manajemen Operasi Backend

Tips memilih VPS selanjutnya yaitu memperhatikan manajemen operasi pada backend. Karena sebenarnya VPS hosting terdiri dari dua jenis, yaitu Managed dan Unmanaged. VPS Managed memiliki harga yang lebih mahal namun sangat cocok digunakan bagi kalian yang kurang paham mengenai konfigurasi VPS dan tidak mau repot-repot dalam mengurusnya.

Sedangkan VPS Unmanaged memiliki harga server yang lebih terjangkau. Namun kekurangannya adalah kalian perlu ikut serta dalam mengerjakan konfigurasi dan pengaturan pada VPS. Sehingga akan sangat merepotkan karena penyedia VPS hanya memberikan akses ke dalamnya saja. 

Data Center yang Digunakan

Memperhatikan kapasitas dan lokasi Data Center merupakan salah satu tips penting memilih VPS.
Memperhatikan kapasitas dan lokasi Data Center merupakan salah satu tips penting memilih VPS. (Sumber: iStock Photo)

Data Center ini yang akan digunakan untuk menampung semua data dan dokumen penting dari website kalian. Apabila website yang dikelola adalah website e-commerce maka Data Center yang dikelola akan berisi data-data para pelanggan. Nah, jika pelanggan kita ternyata lebih banyak datang dari suatu negara (semisal Indonesia), maka lebih baik untuk memilih server VPS yang memiliki Data Center di Indonesia.

Root Access 

Sewajarnya ketika menggunakan VPS pada operating system Linux, kalian akan diberikan root access agar dapat menuliskan script coding untuk setting konfigurasi, melakukan kontrol terhadap VPS, dan menuliskan perintah SSH Linux.

Nah, sebagai contoh jika kebutuhan kalian adalah VPS untuk server admin, maka Plesk Onyx adalah pilihan tepat. Plesk Onyx merupakan salah satu template OS (operating system) yang tersedia pada paket VPS hosting. Plesk Onyx menyediakan akses penuh terhadap domain, database, dan situs-situs website lainnya yang ingin dijadikan dalam satu server.

Pahami Kesepakatan Kerja

Tips memilih VPS selanjutnya yaitu kalian harus memahami kesepakatan kerja atau kontrak ketika akan membeli VPS. Karena masing-masing penyedia jasa VPS tentu saja memiliki syarat dan ketentuan layanan  yang berbeda.

Jika kalian tidak membaca dan memahami terms of service tersebut, maka ketika tidak sengaja melanggar salah satu aturan dalam penggunaan VPS, akan mengakibatkan VPS dihapus atau di­-suspend.

Baca Juga  Managed VPS vs Unmanaged VPS, Mana Pilihan Terbaik?

Harga VPS 

Harga untuk membeli VPS memang relatif, tergantung pada layanan yang ditawarkan serta ruang penyimpanan yang digunakan. Namun perlu diketahui pula harga wajar yang saat ini ada di pasaran. Sehingga apabila penyedia jasa VPS menawarkan harga terlalu tinggi, kalian dapat mengetahuinya dan berusaha untuk melakukan nego.

Begitu pula ketika penyedia jasa VPS menjual dengan harga yang sangat murah dibandingkan pada pasaran, maka perlu waspada terhadap kemungkinan penipuan. Saat ini, harga VPS di Indonesia berkisar antara Rp50.000,00 hingga Rp5.000.000,00 per bulan.

Tetapi Exabytes Friends tidak perlu khawatir, karena Exabytes menyediakan layanan VPS terbaik dengan harga bervariasi mulai dari sangat terjangkau hingga versi yang lebih premium dan profesional. Kalian dapat membeli VPS mulai dari harga Rp50.000,00 saja per bulannya. 

Tersedianya Customer Support yang Memadai

Tips memilih VPS berikutnya adalah customer support. Ketika kalian membeli VPS, maka diharapkan VPS tersebut dapat digunakan kapan pun untuk menjalankan server website. Apabila ada trouble atau masalah ketika menjalankan VPS, tentu saja customer support yang tersedia selama 24/7 dan dapat dihubungi melalui berbagai media (email, telepon, live chat) akan sangat membantu.

Maka dari itu, pilihlah penyedia layanan VPS yang menjanjikan pendampingan customer support memadai sehingga kinerja dan performa website tidak akan terkendala meskipun VPS sempat mengalami trouble.

Keamanan Data

Keamanan data adalah faktor penting lainnya yang harus diperhatikan dalam tips memilih VPS. Keamanan data VPS biasanya saling berkaitan pula dengan jenis platform visualisasi yang digunakan.

Pada VPS, platform visualisasi dibedakan menjadi KVM, OpenVZ, dan XEN. Kamu dapat memilih salah satu dari ketiga platform visualisasi tersebut untuk mengelola dan menyimpan data server. 

Layanan Backup

Tips memilih VPS selanjutnya adalah memastikan bahwa tersedia layanan backup data dan semua dokumen penting yang berada pada server website. Sangat penting untuk menanyakan ketersediaan layanan back up pada penyedia VPS agar tidak mengganggu kinerja serta performa website

Selain itu, apabila perusahaan kalian bergerak di bidang bisnis atau e-commerce, maka backup data adalah sesuatu yang wajib ada karena data-data pelanggan kalian sangat penting.

Kesimpulan

VPS adalah pilihan hosting yang tepat untuk menjamin keamanan dan privasi data.
VPS adalah pilihan hosting yang tepat untuk menjamin keamanan dan privasi data. (Sumber: iStock Photo)

VPS semakin digemari untuk digunakan pada server website karena dapat digunakan untuk menyimpan file dengan ukuran sangat besar, membatasi akses hanya pribadi, hosting website, melakukan backup, xremote desktop, mengamati trafik dari website, atau pun untuk menghubungkan website dengan semua layanan Internet of Things (IoT).

Namun memilih VPS yang cocok sesuai tujuan, bagus, murah, dan terpercaya ternyata tidak semudah itu. Diperlukan beberapa tips memilih VPS, seperti pahami terlebih dahulu tujuan memilih VPS, pertimbangkan operating system (OS) yang digunakan, pertimbangkan rencana ekspansi bisnis ke depan, kapasitas bandwidth, kapasitas RAM, kapasitas CPU, serta kapasitas penyimpanan.

Selain itu, tips memilih VPS selanjutnya yaitu memperhatikan aplikasi dan teknologi yang didukung, mengetahui manajemen operasi backend, memperhatikan Data Center yang digunakan, root access, memahami kesepakatan kerja, mengetahui harga VPS , memastikan tersedianya customer support yang memadai, menjamin keamanan data, dan yang terakhir adalah mengetahui apakah penyedia layanan VPS tersebut memberikan layanan backup. Nah, cukup sekian pembahasan kali ini mengenai tips memilih VPS. Semoga bermanfaat, ya!

2022 hampir datang nih, Exabytes Friends! Sudah persiapkan diri untuk mulai go online belum? Yuk, ini #WaktunyaUntukMulai! Psstt… Ada promo Exabytes 12.12 Year End Sale mulai dari diskon Hosting hingga 75% dan potongan 85% produk VPS khusus untuk kebutuhan website yang kamu kelola!

Apakah artikel ini membantu?
YaTidak
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments