Bounce Rate Website Tinggi? 10 Hal Ini Mungkin Penyebabnya!

312
Bounce Rate Website
7 min read

Salah satu masalah besar yang acapkali membuat orang merasa frustasi usai membuat website adalah tingkat bounce rate tinggi. Bagi yang masih awam dan pemula, istilah ini mungkin terdengar asing. Tapi jika kamu sudah sering mengelola situs, tentu sudah sering mendengar kata ini namun tetap selalu menjadi momok menakutkan.

Terlebih bagi yang menekuni dunia digital marketing dan pemilik bisnis yang selalu mengandalkan promosi online sebagai strategi penjualan. Mereka menganggap bahwa bounce rate tinggi adalah sebuah sumber kegagalan dalam melakukan kegiatan bisnis dan pemasaran melalui teknologi internet khususnya website.

penyebab bounce rate tinggi
Bounce rate tinggi sering menimbulkan kegagalan dalam kegiatan bisnis dan pemasaran online. (Sumber: pix4free.org

Apa Itu Bounce Rate?

Apabila masih bingung tentang apa itu bounce rate, kata ini mengandung arti sebagai persentase kunjungan website. Misalnya ada pengunjung yang hanya secara sekilas membuka situs tersebut. Setelah itu langsung keluar begitu saja dan tidak melakukan tindakan lain misalnya masuk ke tautan, mendaftar, apalagi melakukan transaksi.

Jadi kamu bisa menarik kesimpulan bahwa bounce rate adalah rasio antara kunjungan pada halaman unik dan jumlah keseluruhan kunjungan situs. Sehingga semakin tinggi bounce rate suatu situs menandakan bahwa kualitas website tersebut adalah buruk dan sebaliknya.

Secara lebih luas, bounce rate yang bagus merupakan bagian dari ukuran kesuksesan campaign bisnis kamu. Ukuran ini sendiri dapat kamu amati melalui digital marketing metric. Bentuknya berupa kumpulan nilai dengan fungsi utama sebagai bantuan untuk melihat hasil atas usaha-usaha digital marketing yang telah berjalan.  

Sebagai gambaran, kualitas website bisa dikatakan sangat bagus jika memiliki bounce rate kurang dari 40%. Artinya adalah dari 100 kunjungan website, terdapat lebih dari 60 pengunjung yang menjalankan aksi lain saat membuka situs. Sementara itu website menjadi buruk apabila bounce-rate-nya lebih dari 70%.

Kemudian untuk mengetahui tinggi atau rendahnya bounce rate tersebut, kamu tidak perlu menghitung secara manual. Manfaatkan fasilitas Google Analytics dan di situ terdapat fitur khusus untuk melihat bounce rate situs milik kamu sendiri.

Penyebab Bounce Rate Tinggi yang Wajib Kamu Ketahui

Ada beberapa faktor utama yang menjadi penyebab bounce rate tinggi dan berikut ini adalah penjelasan lengkapnya.

Baca Juga  3 Langkah Mudah Melakukan Redirect 301

Tidak Mobile Friendly

penyebab bounce rate tinggi:website tidak mobile friendly
Setiap website harus bersifat mobile friendly. (Sumber: pxhere.com)

Di masa sekarang, sebagian besar pengguna internet lebih suka menggunakan smartphone daripada laptop atau komputer ketika menjelajahi dunia maya. Jadi jika membuat website, kamu harus dapat menyediakan situs yang bersifat mobile friendly. Website mobile friendly akan membuat pengunjung makin mudah masuk ke website kamu.

Desain Tidak Menarik

Desain website yang tidak menarik juga sering menjadi penyebab bounce rate tinggi. Untuk mengatasi masalah ini, buat pengunjung merasa nyaman dan jangan memakai sistem navigasi yang terlalu rumit. Demikian pula kelengkapan fiturnya, harus dapat memberi kemudahan untuk melakukan penjelajahan.

Tidak Mementingkan User Interface

penyebab bounce rate tinggi: tidak mementingkan user interface
Website yang tidak mementingkan user interface juga bisa menyebabkan bounce rate tinggi. (Sumber: maxpixel.net)

Selain kesalahan desain, buruknya tampilan visual merupakan penyebab bounce rate tinggi berikutnya. Ini bisa terjadi karena banyak pengunjung yang terburu-buru keluar dengan alasan font, gambar, dan unsur lain yang terlihat langsung oleh mata tampak kurang menarik.

Untuk menghindari masalah tersebut, jangan segan menerapkan prinsip-prinsip user interface sebagai bantuan. Terutama jika kamu membuat website bisnis, sehingga bisa berinteraksi dan menjaring banyak konsumen dengan cara lebih gampang.

Waktu Loading Terlalu Lama 

Kecepatan loading website berpengaruh tinggi terhadap ketertarikan seseorang dalam mengunjungi website. Apabila loading tersebut terlalu lama maka hal ini bisa menjadi penyebab bounce rate tinggi.

Pengunjung sering membatalkan niat membuka halaman situs jika merasa waktunya  terbuang karena proses loading yang sangat lambat. Untuk meningkatkan kecepatan loading website kamu, segera hubungi perusahaan penyedia layanan web hosting yang mampu mengerjakan tugasnya secara profesional..

Konten Tidak Berkualitas

penyebab bounce rate tinggi: konten tidak berkualitas
Membuat konten tidak boleh kamu lakukan secara asal-asalan. (Sumber: pixabay.com)

Penyebab bounce rate tinggi selanjutnya adalah sajian konten yang tidak berkualitas. Bayangkan apabila kamu ingin mencari informasi di website, akan tetapi kontennya hanya dibuat secara asal-asalan. Pasti akan merasa bosan dan langsung menutup situs. Jadi belajarlah membuat konten menarik sehingga pengunjung jadi betah membuka halaman website.

Topik Tidak Relevan

Masih berkaitan dengan konten, meski punya traffic kunjungan yang tinggi tapi tetap bisa mendapat bounce rate tinggi pula. Penyebabnya adalah karena konten yang kamu buat ternyata kurang relevan dengan produk yang kamu tawarkan atau tidak punya hubungan sama sekali dengan niche website.

Misalnya kamu ingin menjual produk fashion, namun justru mengulas hal lain tentang makanan. Bisa pula, niche website kamu adalah pariwisata tapi memuat konten yang tidak berkaitan dengan kegiatan liburan dan wisata. Hasilnya, pengunjung tidak akan tertarik lagi berkunjung ke website tersebut.

Baca Juga  Langkah Mudah Mempercepat Loading Website

Salah Menerapkan Metode SEO

penyebab bounce rate tinggi: salah menerapkan metode seo
Untuk mendapatkan bounce rate yang rendah, hindari kesalahan SEO. (Sumber: pixabay.com)

Kurangnya ketepatan dalam menggunakan SEO juga sering menjadi penyebab bounce rate tinggi. Dalam hal ini kamu perlu mengetahui berbagai kesalahan SEO yang harus dihindari agar bisa memperoleh bounce rate yang lebih rendah.

Selain itu jangan lupa mempelajari bagaimana  web crawler bekerja dalam menghasilkan rekomendasi halaman pada SERP (Search Engine Result Page). Keduanya punya kaitan yang sangat erat dengan kaidah-kaidah SEO. Kemudian untuk mendapatkan bounce rate yang semakin rendah lagi, gunakan layanan jasa SEO Indonesia terpercaya.

Kesalahan lain yang sering terjadi dan jadi penyebab bounce rate tinggi yaitu adanya kesalahan saat mengatur internal link. Saat membuat konten, pasti kamu ingin bahkan harus menaruh beberapa tautan.

Ketika melakukan tugas ini, aturlah agar tautan atau link tersebut menuju ke halaman baru. Tujuannya agar pengunjung tidak perlu repot menggunakan tombol back untuk kembali ke halaman pertama. Setelah itu, tingkatkan Organic Click Through Rate (CTR) di Google karena juga bisa menimbulkan dampak positif bagi penggunaan internal link

Blank Page

Kesalahan teknis berupa blank page adalah penyebab bounce rate tinggi yang sering tidak disadari oleh para web developer. Blank page merupakan halaman web yang ketika ada yang membuka ternyata kosong alias error 404 Not Found dan kamu harus bisa mengatasi secepatnya.

Selain menjadi penyebab bounce rate tinggi, kondisi ini juga berpengaruh besar pada sistem pencarian. Bahkan Google bisa menurunkan peringkat situs kamu dalam mesin pencarian mereka. Jadi ketika mengalami masalah seperti ini, harus secepat mungkin kamu perbaiki.

Salah Menata Banner Iklan dan Pop Up 

Apabila kamu adalah web developer yang sering mencari penghasilan dari adsense harus betul-betul memperhitungkan layout penataan iklan banner. Jika penataannya kurang tepat, akan menjadi penyebab bounce rate tinggi. Misalnya menutup konten sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman bagi pengunjung saat ingin membaca.

Demikian pula dengan banner yang terlalu banyak apalagi berbentuk video, dapat membuat audiens jadi semakin jengkel dan langsung menutup website. Hal sama juga perlu kamu perhatikan jika membuat popup. Jika ada kesalahan dan tidak ramah SEO bisa menimbulkan akibat yang sama.

Kesimpulan

Semoga penjelasan terkait dengan penyebab bounce rate tinggi di atas bisa memberi pencerahan bagi kamu. Sehingga website kamu tidak hanya dapat muncul di halaman pertama search engine saja, namun juga membuat pengunjung jadi tertarik dan tidak segan melakukan aksi-aksi yang lain.

Terlebih lagi jika situs yang kamu kelola merupakan website user friendly, akan membuat pengunjung merasa lebih nyaman dan bisa menaikan ranking di mesin pencari. Sehingga tujuan untuk memajukan bisnis dan meningkatkan karier kerja juga semakin mudah tercapai.

Apakah artikel ini membantu?
YaTidak
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments